Tampilkan postingan dengan label Gangguan Pendengaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gangguan Pendengaran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 September 2022

6 Bahaya Mabuk Minuman Beralkohol bagi Kesehatan

 


Menurut aturan yang berlaku di Indonesia, orang dewasa berumur 21 tahun diperbolehkan mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam satu waktu, minuman beralkohol dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dan kehilangan kendali diri, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Sementara itu, jika diminum terus-menerus dalam jangka panjang, mabuk minuman beralkohol dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, bahkan kematian. DominoQQ

Bahaya Penyakit akibat Sering Mabuk Miras

Berikut adalah penyakit-penyakit yang bisa muncul akibat mabuk minuman beralkohol dalam jangka panjang:

1. Penyakit liver

Ketika dikonsumsi, alkohol akan terserap ke dalam aliran darah, kemudian terkumpul di hati untuk dipecah dan dinetralkan agar dapat dibuang dari tubuh.

Hanya saja, kemampuan hati dalam memproses alkohol sangat terbatas. Jika alkohol yang diminum lebih banyak dari yang bisa diolah oleh hati, maka kadar alkohol dalam darah akan meningkat.

Jika terus-menerus terjadi, mabuk dapat menyebabkan gangguan pada organ hati, mulai dari perlemakan hati, hepatitis, sirosis, hingga kanker hati.

2. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Akibat lain dari sering mabuk adalah gangguan detak jantung, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, mati mendadak karena gagal jantung, serta meningkatnya risiko terkena stroke dan penyakit jantung.

3. Kanker

Semakin sering Anda minum alkohol, semakin besar pula risiko terkena kanker dan meninggal akibat penyakit tersebut. Jenis kanker muncul akibat sering mabuk adalah kanker hati, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, kanker usus besar, dan kanker payudara.

4. Gangguan otak dan saraf

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan juga dapat menyebabkan gangguan pada otak. Menurut penelitian, sering mabuk dapat membuat otak menyusut atau mengecil. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin besar pula penyusutannya.

Selain itu, terlalu banyak minum alkohol juga dapat menurunkan kemampuan berpikir dan melemahkan daya ingat, serta membuat refleks dan koordinasi gerakan tubuh terganggu

5. Depresi

Sebagian orang menganggap bahwa mabuk dapat membantu menenangkan pikiran. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mengonsumsi minuman keras secara berlebihan justru dapat menyebabkan atau memperberat depresi.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mabuk memiliki risiko lebih tinggi untuk bunuh diri dan mengalami gangguan kecemasan.

Kenapa bisa begitu? Ketika Anda minum alkohol terlalu banyak, fungsi zat kimia otak yang mengatur mood akan terganggu, sehingga muncul gejala depresi.

6. Kecanduan alkohol

Sering mabuk alkohol juga dapat menyebabkan kecanduan. Meskipun menyadari bahaya alkohol, orang yang kecanduan akan terus-menerus mengonsumsi minuman beralkohol dan sulit untuk berhenti. Pada akhirnya, kebiasaan tersebut akan berdampak pada kesehatan maupun kehidupan sosialnya.

Ada banyak jenis minuman beralkohol, dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Namun secara umum, alkohol yang dikonsumsi sebaiknya tidak lebih dari 14 unit (sekitar 140 mililiter kadar alkohol murni) per minggu.

Waspadai bahaya konsumsi minuman keras, terutama akibat yang tidak diinginkan karena mabuk.

Jika Anda mengalami kecanduan alkohol dan kesulitan untuk menghentikannya, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter, untuk mendapatkan konseling dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda serta mencegah dampak buruknya.

Kamis, 19 November 2020

7 Cara Mencegah Gangguan Pendengaran Sebelum Terlambat!

DokterSehat - Seiring bertambahnya usia, fungsi tubuh akan menurun dengan sendirinya. Penglihatan perlahan akan jadi buram dan pendengaran akan berkurang. Bahkan, tak perlu menunggu tua karena berbagai masalah kesehatan bisa menghinggapi ketika kita masih berusia muda. Salah satunya adalah penurunan fungsi pendengaran.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Tak ingin hal itu terjadi? Beberapa hal ini bisa dilakukan untuk mencegah gangguan pendengaran terjadi pada kita. Baca dan praktikkan, yuk!

1. Jangan memakai earphone lebih dari satu jam

Mendengarkan lagu kesayangan dengan earphone memang mengasyikkan. Namun, kita kadang-kadang lupa akan waktu. Laman National Health Service (NHS) menyarankan agar kita tak memakai earphone hingga satu jam atau lebih. Coba memberi jeda selama 5 menit untuk setiap jam agar indra pendengaranmu tetap sehat!

2. Jangan mendengarkan musik terlalu keras

Hayo, siapa yang punya kebiasaan mendengarkan musik keras-keras? National Health Service (NHS) merekomendasikan agar kita tak mendengarkan musik dengan volume lebih dari 60 persen. Menurunkan volume bisa membuat perubahan signifikan pada kesehatan indra pendengaran dan meminimalkan terjadinya gangguan pendengaran.SahabatQQ

3. Melindungi indera pendengaran ketika berada di tempat yang bising

Kamu tipe orang yang suka nonton konser musik? Atau hobi melihat pertandingan olahraga? Well, meskipun seru, kedua aktivitas itu bisa merusak indra pendengaranmu! Apalagi, jika kamu sering melakukannya. Untuk mencegah, jangan berdiri di dekat speaker dan berikan waktu untuk memulihkan indra pendengaran setelah acara selesai.

4. Pertimbangkan untuk memakai earplug

Selain itu, kamu juga bisa memakai earplug. Fungsinya cukup vital, yakni memberi perlindungan pada telinga di situasi yang bising. Selain melindungi telinga dari suara yang keras dan meredam suara yang terlalu berisik, earplug juga berguna untuk mencegah masuknya benda asing ke telinga, seperti air, debu dan kotoran. Multifungsi kan?

5. Rutin membersihkan kotoran telinga

Penumpukan kotoran di telinga bisa mengurangi kepekaan indra pendengaran, ungkap laman Web MD. Setidaknya, bersihkan telinga seminggu sekali untuk mencegah penumpukan kotoran. Jangan pernah menggunakan benda tajam untuk membersihkan telinga, jangan mengorek terlalu keras dan mendorong terlalu dalam. Nanti bisa iritasi!Agen Domino99

6. Hindari terpapar suara bising di atas 85 desibel

Suara keras di atas 85 desibel dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel di telinga bagian dalam yang mengubah suara menjadi sinyal di otak. Sebisa mungkin, minimalisir diri sendiri agar tidak terpapar dengan suara keras dalam kurun waktu yang lama. Telinga kita perlu beristirahat setelah terpapar volume keras agar tak terdampak nantinya.

7. Periksakan diri ke dokter spesialis THT

Untuk membuat dirimu semakin yakin, jangan lupa memeriksakan diri ke dokter spesialis THT. Apalagi, jika kamu mengalami beberapa gejala seperti kesulitan mendengar percakapan, telinga berdengung, sering terpapar suara dengan volume keras atau memiliki kerabat dekat yang memiliki gangguan pendengaran. Jangan sampai terlambat!

Nah, itulah 7 cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan pendengaran terjadi pada kita. Sayangilah telinga seperti kamu menyayangi organ tubuhmu yang lain!

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...