Tampilkan postingan dengan label Faktor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Faktor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 September 2022

4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami

DominoQQ 

Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat nih guys !!!




Bekas jerawat di wajah kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan. Untuk mengatasinya, ada cara menghilangkan bekas jerawat secara alami yang dapat Anda coba lakukan di rumah. Dengan begitu, wajah bersih dan sehat pun dapat Anda peroleh.


Sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan wajah di klinik kecantikan, tidak ada salahnya bila Anda mencoba lebih dulu berbagai cara menghilangkan jerawat dan bekasnya secara alami di rumah. Selain mudah dilakukan, perawatan wajah dengan menggunakan bahan alami juga cenderung lebih murah dan minim efek samping.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami

Untuk menghilangkan bekas jerawat secara alami, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah, yaitu:


1. Menggunakan lidah buaya




Anda bisa memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan alami untuk menghilangkan bekas jerawat. Lidah buaya mampu memudarkan noda hitam bekas jerawat karena mengandung aloin, yaitu senyawa yang dapat mencerahkan area kulit yang gelap dan mengurangi pigmentasi kulit.

Cara mengggunakannya pun cukup mudah. Lepaskan kulit dari daunnya dan ambil daging lidah buaya yang terlihat bening. Selanjutnya, oleskan daging buah tersebut ke bekas jerawat dengan gerakan melingkar dan bilas dengan air setelah didiamkan selama 30 menit. Ulangi cara ini sebanyak 2 kali sehari.

Jika Anda tidak mau repot mengambil daging lidah buaya langsung dari tanamannya, Anda bisa menggunakan gel lidah buaya asli yang tersedia di pasaran. Namun, pastikan Anda membeli produk yang aman dan sudah terdaftar di BPOM.


2. Menempelkan irisan lemon




Lemon juga bisa Anda gunakan untuk menghilangkan bekas jerawat secara alami. Kandungan vitamin C dan antioksidan di dalamnya dipercaya mampu memudarkan noda bekas jerawat di wajah dengan baik. Anda juga bisa menggunakan jeruk purut sebagai aleternatif untuk menghilangkan bekas jerawat.

Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa menempelkan irisan lemon segar ke bekas jerawat. Sayangnya, pemilik kulit sensitif sebaiknya tidak memanfaatkan lemon untuk menghilangkan bekas jerawat karena rentan mengalami iritasi.


3. Mengoleskan soda kue



Soda kue dapat berfungsi sebagai exfoliator atau pengelupas sel kulit mati untuk mengurangi bekas jerawat. Caranya, campur 2 sendok makan soda kue dan 2 sendok makan air. Oleskan campuran tersebut ke area bekas jerawat dan diamkan selama beberapa menit, kemudian bilas dengan air hangat.

Anda disarankan untuk segera mengoleskan pelembap wajah setelah melakukan perawatan dengan soda kue agar kulit tidak menjadi kering.


4. Membuat masker madu




Madu tidak hanya mampu menghilangkan bekas jerawat secara alami, tetapi juga mempercepat penyembuhan luka, mengangkat sel kulit mati, dan mengurangi potensi pembentukan jaringan parut pada luka.

Untuk menghilangkan bekas jerawat secara alami, oleskan madu pada bekas jerawat setiap hari atau gunakan madu sebagai masker wajah. Cara menggunakan masker madu pun cukup mudah. Setelah mencuci muka dengan sabun dan air, oleskan madu murni ke wajah, diamkan selama beberapa menit, dan bilas dengan air bersih.

Secara umum, berbagai bahan alami di atas aman digunakan pada kulit. Namun, sebagian orang bisa saja mengalami reaksi alergi terhadap bahan-bahan tertentu. Bila Anda mengalami alergi, segera hentikan pemakaian dan periksakan diri ke dokter.

Di sisi lain, menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi, lakukan berbagai cara menghilangkan bekas wajah di atas secara konsisten dan tentunya penuh kesabaran.

Apabila cara menghilangkan bekas jerawat secara alami telah dilakukan secara rutin tetapi noda bekas jerawat tidak kunjung hilang, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, dokter dapat menentukan jenis perawatan yang sesuai dengan jenis kulit wajah Anda.




Jumat, 02 September 2022

6 Bahaya Mabuk Minuman Beralkohol bagi Kesehatan

 


Menurut aturan yang berlaku di Indonesia, orang dewasa berumur 21 tahun diperbolehkan mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam satu waktu, minuman beralkohol dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dan kehilangan kendali diri, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Sementara itu, jika diminum terus-menerus dalam jangka panjang, mabuk minuman beralkohol dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, bahkan kematian. DominoQQ

Bahaya Penyakit akibat Sering Mabuk Miras

Berikut adalah penyakit-penyakit yang bisa muncul akibat mabuk minuman beralkohol dalam jangka panjang:

1. Penyakit liver

Ketika dikonsumsi, alkohol akan terserap ke dalam aliran darah, kemudian terkumpul di hati untuk dipecah dan dinetralkan agar dapat dibuang dari tubuh.

Hanya saja, kemampuan hati dalam memproses alkohol sangat terbatas. Jika alkohol yang diminum lebih banyak dari yang bisa diolah oleh hati, maka kadar alkohol dalam darah akan meningkat.

Jika terus-menerus terjadi, mabuk dapat menyebabkan gangguan pada organ hati, mulai dari perlemakan hati, hepatitis, sirosis, hingga kanker hati.

2. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Akibat lain dari sering mabuk adalah gangguan detak jantung, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, mati mendadak karena gagal jantung, serta meningkatnya risiko terkena stroke dan penyakit jantung.

3. Kanker

Semakin sering Anda minum alkohol, semakin besar pula risiko terkena kanker dan meninggal akibat penyakit tersebut. Jenis kanker muncul akibat sering mabuk adalah kanker hati, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, kanker usus besar, dan kanker payudara.

4. Gangguan otak dan saraf

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan juga dapat menyebabkan gangguan pada otak. Menurut penelitian, sering mabuk dapat membuat otak menyusut atau mengecil. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin besar pula penyusutannya.

Selain itu, terlalu banyak minum alkohol juga dapat menurunkan kemampuan berpikir dan melemahkan daya ingat, serta membuat refleks dan koordinasi gerakan tubuh terganggu

5. Depresi

Sebagian orang menganggap bahwa mabuk dapat membantu menenangkan pikiran. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mengonsumsi minuman keras secara berlebihan justru dapat menyebabkan atau memperberat depresi.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mabuk memiliki risiko lebih tinggi untuk bunuh diri dan mengalami gangguan kecemasan.

Kenapa bisa begitu? Ketika Anda minum alkohol terlalu banyak, fungsi zat kimia otak yang mengatur mood akan terganggu, sehingga muncul gejala depresi.

6. Kecanduan alkohol

Sering mabuk alkohol juga dapat menyebabkan kecanduan. Meskipun menyadari bahaya alkohol, orang yang kecanduan akan terus-menerus mengonsumsi minuman beralkohol dan sulit untuk berhenti. Pada akhirnya, kebiasaan tersebut akan berdampak pada kesehatan maupun kehidupan sosialnya.

Ada banyak jenis minuman beralkohol, dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Namun secara umum, alkohol yang dikonsumsi sebaiknya tidak lebih dari 14 unit (sekitar 140 mililiter kadar alkohol murni) per minggu.

Waspadai bahaya konsumsi minuman keras, terutama akibat yang tidak diinginkan karena mabuk.

Jika Anda mengalami kecanduan alkohol dan kesulitan untuk menghentikannya, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter, untuk mendapatkan konseling dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda serta mencegah dampak buruknya.

Jumat, 25 Juni 2021

5 Cara Mencegah Impoten Saat Sudah Tua Nanti

BlogSehat - Impotensi atau disfungsi ereksi ini merupakan kondisi di mana seorang laki-laki tidak dapat ereksi dengan baik meskipun telah mendapat rangsangan. Impoten ini dapat menyerang siapa saja. Penyebab impoten sangatlah beragam. Bisa dari faktor keturunan, pola hidup yang tidak sehat, tidak menjaga kesehatan tubuhnya, dan lain-lain. Impoten ini juga dapat menjadi penyebab rusaknya rumah tangga apabila tidak ada pengertian di antara kedua pasangan.

Bagi para lelaki, impoten harus sangat dihindari karena untuk memperoleh keturunan diperlukan sel sperma. Oleh sebab itu, impoten harus dihindari dengan 5 cara berikut. 

1. Mengatasi penyakit yang menyebabkan impotensi

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengatasi penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan impotensi. Penyakit tersebut antara lain, diabetes, darah tinggi, pengerasan arteri, penyakit neurologi dan rendahnya testosteron. Sejak dari muda mulailah untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap kesehatan agar bisa mengetahui penyakit yang ada di tubuh kita lebih awal.

2. Berhenti merokok

Sudah sering terdengar saran untuk tidak merokok di telinga kita. Namun, mau bagaimana lagi? Karena rokok dapat berdampak impoten bagi laki-laki. Merokok dapat menjadi jangka pendek dan panjang terjadinya disfungsi ereksi. Hal itu juga disampaikan pada iklan-iklan dan kemasan bungkus rokok.SahabatQQ

3. Hindari alkohol

Cara untuk menghindari lainnya adalah dengan menghindari alkohol. Alkohol merupakan depresan dan bukan alat penambah gairah. Mengonsumsi alkohol tentu saja tidak akan meningkatkan libido. Alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan disfungsi ereksi di usia berapa pun, tidak hanya saat tua nanti.

4. Beralih ke makanan yang menyehatkan

Jika kamu menyukai makanan cepat saji, saatnya kamu untuk menguranginya. Hindari makanan yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan obesitas. Kelebihan berat badan juga bisa menjadi pemicu disfungsi ereksi. Pilihlah makanan rendah lemak, perbanyak buah, gandum, dan sayur.

5. Jangan lupa berolahraga

Berolahraga dapat meningkatkan aliran darah, terutama pada bagian panggul. Di bagian tersebut banyak terdapat pembuluh darah yang berfungsi untuk ereksi. Dengan berolahraga juga dapat membuat kita terhindar dari stres dan merasa menjadi lebih baik.Agen Domino99

Itulah 5 cara menghindari impoten di masa tua nanti. Teruntuk para lelaki agar dapat menjaga masa depannya dengan istrinya kelak.

Kamis, 24 Juni 2021

5 Manfaat Grounding untuk Kesehatan Fisik dan Jiwa, Dekat dengan Alam!

BlogSehat - Memiliki kesehatan tubuh dan jiwa yang baik tentunya menjadi harapan bagi banyak orang. Salah satu cara dalam mencapainya adalah dengan melalui teknik grounding. Grounding atau earthing pada dasarnya merupakan teknik yang dilakukan dengan cara memijakkan kaki langsung pada tanah atau rumput sehingga tubuh jadi terkoneksi langsung dengan bumi.

Meski merupakan aktivitas sederhana, namun beberapa manfaat berikut ini dapat kamu peroleh lewat cara grounding. Yuk, simak ulasannya!

1. Mengoptimalkan imun tubuh

Manfaat paling penting dari grounding atau earthing bagi kesehatan adalah karena dapat membantu mengoptimalkan imunitas dalam tubuh. Lewat cara ini, aktivitas grounding layaknya kandungan antioksidan yang berperan baik bagi tubuh. Adanya gelombang elektrik dari bumi seakan berperan penting dalam membuat tubuh menjadi lebih sehat.

2. Relaksasi otot

Untuk kamu yang banyak menggunakan otot sebagai pilihan untuk bekerja atau beraktivitas, maka cara grounding dapat berperan penting dalam hal ini. Grounding dinilai mampu memberikan relaksasi yang baik pada otot. Selain melindungi otot dari kerusakan, grounding juga mampu membuat tubuh jadi semakin bugar sehingga mudah dalam beraktivitas.SahabatQQ

3. Memiliki segudang manfaat untuk kardiovaskular

Grounding juga diklaim sebagai aktivitas sederhana yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular. Hal ini senada dengan penjelasan bila memang grounding dapat membantu meningkatkan efek relaksasi pada tubuh. Tentunya dapat membantu penderita hipertensi dalam menurunkan kadar darahnya.

4. Memperoleh tidur berkualitas

Jika kamu merasa sulit untuk memperoleh kualitas tidur yang baik, tak ada salahnya dalam mencoba grounding atau earthing. Cara ini dinilai cocok untuk membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga perasaan tak nyaman dapat dibuang jauh-jauh. Dengan begitu, tidur pun jadi jauh lebih berkualitas.

5. Memperbaiki mood

Grounding atau earthing memang punya banyak koneksi terhadap kesehatan mood. Alasannya adalah karena aktivitas ini dapat membantu meredakan tingkat depresi yang ada dengan cara menyatu bersama alam. Setiap tapakannya mampu memberikan efek relaksasi sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.Agen Domino99

Ternyata aktivitas sederhana seperti grounding atau earthing dapat memberikan banyak manfaat baik bagi kesehatan tubuh dan mental. Tetap sehat setiap saat!

Minggu, 20 Juni 2021

5 Gejala Penyakit Kronis yang Bisa Dilihat dari Kondisi Wajah

BlogSehat - Sistem dalam tubuh manusia sangatlah rumit dan cerdas. Misalnya, saat kamu sedang mengembangkan suatu penyakit, tubuh akan segera mengirimkan sinyal untuk memberi tahu kita tentang penyakit itu. Wajah adalah salah satu bagian tubuh di mana kita bisa melihat tanda-tanda adanya penyakit.

Ciri-ciri wajah tertentu dapat mengungkapkan petunjuk penting untuk kondisi kesehatan yang mendasarinya. Berikut adalah beberapa perubahan pada wajah yang bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan atau penyakit kronis, yang dirangkum dari laman WebMD dan The Healthy.

1. Kulit dan mata kekuningan

Kulit dan mata yang berwarna kuning merupakan tanda adanya penyakit kuning atau jaundice. Ini terjadi saat kamu memiliki terlalu banyak produk limbah yang dihasilkan tubuh saat memecah sel darah merah.

Penyakit kuning adalah kondisi yang umum dan biasanya tidak berbahaya pada bayi yang lahir sebelum 38 minggu, karena hati mereka belum cukup matang untuk bekerja sebagaimana mestinya.

Pada orang dewasa, penyakit kuning dapat menjadi indikasi kondisi yang lebih serius, seperti infeksi virus, masalah pada organ hati, kantong empedu, pankreas, atau penyalahgunaan alkohol.

2. Ruam kupu-kupu

Pada umumnya, ruam bukanlah kondisi yang serius dan dapat membaik dengan sendirinya, tetapi tidak dengan yang satu ini. Butterfly rash atau ruam kupu-kupu menutupi kedua pipi sehingga terbentuk seperti kupu-kupu, dan itu adalah tanda umum dari penyakit lupus.

Lupus merupakan penyakit yang membuat sistem kekebalan menyerang jaringan dan organ tubuhmu sendiri. Kamu mungkin juga mengalami demam, pegal dan kaku di persendian, serta jari-jari yang membiru karena kedinginan. Temui dokter jika kamu memiliki ruam yang tidak dapat dijelaskan, terutama jika disertai dengan gejala lainnya.SahabatQQ

3. Wajah yang asimetri

Wajah yang tidak simetris bisa menjadi tanda pertama stroke. Sebenarnya, kondisi wajah yang asimetris merupakan hal yang dialami banyak orang. Namun, pada stroke, hal ini juga disertai mati rasa pada satu sisi wajah atau merasa seolah-olah tidak bisa tersenyum sepenuhnya. Stroke juga bisa ditandai dengan kesulitan berbicara.

Asimetri pada wajah juga bisa menjadi indikasi dari Bell's palsy. Kunci penting dalam pengobatan stroke adalah menanganinya secepat mungkin. Stroke juga dapat hadir dengan penglihatan ganda dan kelemahan pada lengan atau kaki. Jangan pernah mengabaikan gejala aneh yang bisa menandakan penyakit serius.

4. Rambut wajah berlebih

Adanya rambut yang berlebihan pada wajah, terutama di sepanjang rahang, dagu, dan bibir atas, bisa menjadi gejala sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS). Ini merupakan kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon berupa peningkatan kadar hormon laki-laki.

Kondisi ini biasanya memengaruhi perempuan usia subur. Namun, jangan langsung berasumsi yang buruk, sebab rambut berlebih di wajah juga bisa terjadi karena genetika. Namun, tidak ada salahnya kamu menanyakan hal ini pada dokter, terutama jika kamu merasakan gejala lainnya.

5. Bibir dan kulit kering 

Bibir dan kulit kering serta bersisik merupakan peringatan umum terjadinya dehidrasi. Namun, ini juga bisa menunjukkan masalah yang lebih serius yang biasanya berhubungan dengan fungsi kelenjar keringat, seperti hipotiroidisme atau diabetes.Agen Domino99

Tanda-tanda hipotiroidisme di samping bibir dan kulit kering adalah merasa kedinginan, penambahan berat badan, dan kelelahan. Sementara itu, gejala diabetes termasuk rasa haus yang ekstrem, sering buang air kecil, dan penglihatan kabur. Selain itu, bibir dan kulit kering juga bisa menjadi gejala eksem, psoriasis, dermatitis, atau reaksi alergi obat.

Jika kamu melihat adanya perubahan pada wajah yang juga ditandai dengan ketidaknyamanan lain, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh. Bila memang ada penyakit kronis, maka kamu bisa segera mendapatkan penanganan.

Jumat, 18 Juni 2021

5 Hal Sepele yang Ternyata Bisa Menyebabkan Kecanduan

BlogSehat - Jika membahas seputar "kecanduan", banyak orang berpikir tentang konsekuensi negatif dan perubahan perilaku yang berasal dari hal-hal negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, alkohol, atau perjudian. Namun, ada juga hal-hal sepele dan ternyata juga bisa memicu kecanduan.

Meskipun tidak berbahaya, namun beberapa hal dapat menyebabkan kecanduan psikologis yang memicu obsesi atau perilaku yang tidak sehat. Berikut adalah beberapa hal yang tanpa disangka bisa menyebabkan kecanduan dilansir situs Realbuzz dan The Healthy.

1. Mengaplikasikan lip balm

Mengoleskan lip balm adalah sesuatu yang banyak dari kita lakukan tanpa berpikir, utamanya saat cuaca sedang dingin. Tetapi, tidak banyak yang tahu bahwa memakai lip balm sebenarnya bisa menjadi semacam kecanduan psikologis.

Lip balm memang dapat memberikan kelembapan sementara, namun lip balm juga dapat mengganggu pembentukan kelembaban alami dan pergantian sel, yang akhirnya menyebabkan kamu menerapkan lebih banyak lip balm untuk menyeimbangkan efek pengeringan. Kecanduan lip balm memang tidak mengancam nyawa, namun ada cara lain yang bisa kamu lakukan untuk melembapkan bibir daripada menggunakan lip balm secara kompulsif.

2. Negative self-talk

Dari mengomentari jerawat, warna kulit, berat badan, hingga mengantisipasi hasil terburuk dari suatu situasi, negative self-talk dapat dengan cepat tertanam dalam otak seseorang sejak usia muda. Bagi banyak orang, negative self-talk sudah menyebar sepanjang hidup mereka sehingga dianggap sebagai kebiasaan.SahabatQQ

Untuk menghentikan negative self-talk, kamu harus dengan sengaja memantau dialog batin dan mengganti pikiran yang terlalu keras dengan sentimen yang lebih netral atau positif. Membiasakan cara ini bisa menghentikan kebiasaan negative self-talk untuk selamanya.

3. Obat tetes mata

Pada awalnya, kamu mungkin menggunakan obat tetes mata untuk mengatasi alergi atau mata merah. Namun, seiring waktu, kamu mungkin mulai mengandalkan obat tetes mata untuk mengatasi ketidaknyamanan dan selalu ingin menggunakannya.

Obat tetes mata bekerja karena bahan aktif di dalamnya, seperti tetrahydrozoline, menyempitkan pembuluh darah konjungtiva sehingga tampak lebih kecil, membuat mata terlihat kurang merah. Beberapa orang mungkin meningkatkan frekuensi penggunaan karena obat tetes mata juga memiliki efek rebound.

4. Menjelajah internet

Jika kamu adalah orang yang menghabiskan banyak waktu di internet, kamu mungkin sebenarnya telah mengalami kecanduan menjelajah internet. Kecanduan internet bahkan dapat memiliki efek yang sama pada otak, seperti kecanduan narkoba dan alkohol.

Sebagai akibatnya, siapa pun yang menderita kecanduan internet dapat menghadapi gejala yang sama dengan kecanduan lainnya, saat mencoba menghindari pemicu kecanduan. Selain itu, kecanduan internet mungkin juga berkaitan dengan depresi.Agen Domino99

5. Olahraga

Olahraga dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menerapkan gaya hidup sehat. Namun, ternyata olahraga juga bisa menyebabkan kecanduan. Orang yang sudah kecanduan olahraga cenderung merasa bahwa olahraga adalah hal terpenting dalam hidup mereka.

Bagi pecandu olahraga, olahraga juga digunakan sebagai strategi koping untuk mengendalikan emosi. Untuk mengetahui apakah kamu kecanduan olahraga, kamu harus mengevaluasi apakah kamu merasa harus terus meningkatkan olahraga untuk merasa puas, atau mengalami lekas marah atau depresi ketika tiba-tiba mengurangi olahraga.

Ternyata, ada juga hal yang tanpa disadari bisa membuat kecanduan. Cek lagi, jangan-jangan selama ini ternyata kamu kecanduan hal-hal di atas?

Kamis, 27 Mei 2021

Ini 5 Penyebab Urat Tangan Menonjol yang Dialami Banyak Orang

BlogSehat - Urat yang menonjol di permukaan tangan sebenarnya adalah hal yang bisa dialami siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan, dan sering kali bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun, bagi banyak perempuan, kondisi ini dianggap masalah karena alasan kosmetik. Sebab, urat yang tampak jelas di permukaan tangan membuat tangan terlihat tua.

Jika kamu juga memiliki kondisi ini, kamu mungkin juga bertanya-tanya, apakah hal yang menyebabkan urat tangan tampak menonjol? Untuk menjawab rasa penasaranmu, berikut akan dijelaskan beberapa alasan urat tangan tampak menonjol yang dirangkum dari laman Medical News Today dan Firstcry Parenting.

1. Penuaan

Kulit membutuhkan perawatan ekstra seiring bertambahnya usia, termasuk kulit tangan. Namun, jika kamu telah mengabaikan perawatan tangan sepenuhnya di masa muda, kamu mungkin melihat urat tanganmu bengkak dan menonjol, meskipun sekarang kamu sudah melakukan rutinitas perawatan kulit tangan karena kamu baru merawat tangan setelah muncul tanda-tanda penuaan.

Meskipun demikian, jangan khawatir, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki kondisi tangan. Terus rawat tangan dan kamu pasti akan melihat perbedaan positif. Beberapa langkah dasar seperti melembapkan dan eksfoliasi dapat membantu kamu mendapatkan tangan yang tampak lebih muda jika dilakukan secara rutin.

2. Olahraga

Saat berolahraga, tekanan darah menjadi lebih tinggi. Ketika tekanan darah meningkat, pembuluh darah akan menekan kulit. Pada umumnya, pembuluh darah akan kembali normal setelah seseorang selesai berolahraga.

Akan tetapi, jika kamu sering berolahraga, pembuluh darah akan membengkak secara permanen di tangan dan area tubuh lainnya. Efek ini lebih sering terjadi pada individu dengan rutinitas olahraga mengangkat beban berat.SahabatQQ

3. Tromboflebitis superfisial

Tromboflebitis superfisial adalah pembengkakan pembuluh darah yang dekat dengan permukaan kulit. Penyebab yang mendasari kondisi ini biasanya adalah gumpalan darah.

Gumpalan dapat berkembang setelah penggunaan infus yang berkepanjangan atau akibat adanya trauma lain pada vena. Tromboflebitis superfisial mungkin terasa menyakitkan atau tidak nyaman, tetapi umumnya tidak berbahaya.

4. Persentase lemak tubuh yang rendah

Saat kamu memiliki persentase lemak tubuh yang rendah, jumlah lemak di bawah kulit akan lebih sedikit. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah tampak lebih dekat ke kulit dan menghasilkan tangan yang berurat. Persentase lemak tubuh yang ideal tidak membuat tangan terlihat tidak sehat, meskipun pembuluh darah terlihat.

Jika kamu merasa persentase lemak tubuhmu di bawah standar ideal, konsultasikan dengan ahli gizi untuk membuat perencanaan diet yang meningkatkan lemak tubuh. Harapannya, ini akan membuat kulit tampak lebih segar dan urat di tangan tidak terlalu menonjol.Agen Domino99

5. Genetika

Penyebab urat tangan yang menonjol yang tidak dapat dihindari mungkin terletak pada gen. Genetika memainkan peran utama dalam menentukan banyak hal, seperti tampilan fisik dan kesehatan, termasuk tangan juga. Jika keluargamu, seperti ibu, ayah, atau saudara kandung memiliki tangan yang tampak berurat, kemungkinan besar kamu akan memiliki kondisi tangan yang sama dengan mereka.

Sebenarnya, ini bukanlah hal yang perlu dicemaskan. Namun, jika kamu ingin mengurangi tampilan tangan yang berurat, kamu dapat menggunakan perawatan laser atau prosedur pengisian lemak.

Dalam kebanyakan kasus, vena tangan yang menonjol tidak membutuhkan perawatan sama sekali. Namun, karena alasan kosmetik, banyak orang yang berniat untuk mencari perawatan. Pilihan pengobatan untuk urat yang menonjol biasanya berupa skleroterapi, terapi laser atau terapi ablasi endovena, dan ligasi vena.

Rabu, 26 Mei 2021

5 Bahaya Akibat Kekurangan Natrium, Mineral Utama pada Garam

BlogSehat - Natrium adalah elektrolit penting dan komponen utama garam meja. Asupan natrium yang terlalu tinggi telah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Banyak pedoman yang juga menganjurkan individu agar membatasi asupan natrium.

Namun, meskipun terlalu banyak natrium menyebabkan berbagai masalah, makan terlalu sedikit natrium juga ternyata tidak sehat. Kira-kira, apa bahaya yang mungkin ditimbulkan akibat kurangnya natrium?

Berikut adalah bahaya yang tidak banyak diketahui akibat membatasi natrium secara berlebihan.

1. Meningkatkan resistensi insulin

Resistensi insulin terjadi saat sel-sel tubuh tidak merespons dengan baik sinyal dari hormon insulin, yang menyebabkan peningkatan level insulin serta gula darah. Kondisi ini diyakini merupakan pendorong utama banyak penyakit serius, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Satu studi dalam jurnal Metabolism yang melibatkan 152 peserta yang sehat menemukan terjadinya peningkatan resistensi insulin dalam 7 hari setelah peserta menjalani diet rendah natrium.

2. Meningkatnya risiko kematian akibat gagal jantung

Gagal jantung terjadi saat jantung tidak memompa cukup darah ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan darah dan oksigen. Ini bukan berarti jantung berhenti bekerja sepenuhnya, namun tetap saja ini adalah masalah kesehatan yang sangat serius.SahabatQQ

Yang menarik untuk diketahui, diet rendah natrium justru dikaitkan dengan meningkatnya risiko kematian pada penderita gagal jantung. Satu ulasan dalam American Journal of Hypertension menemukan bahwa bagi individu dengan gagal jantung, rendahnya asupan natrium dapat meningkatkan risiko kematian. Bahkan, efek ini tergolong kuat, di mana individu yang membatasi asupan natrium memiliki risiko kematian 160 persen lebih tinggi. Namun, hasil tersebut sangat dipengaruhi oleh satu penelitian saja, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian.

3. Meningkatkan kolesterol LDL dan trigliserida

Ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk peningkatan LDL atau kolesterol jahat dan trigliserida. Sejumlah penelitian menemukan bahwa pola makan rendah natrium dapat meningkatkan kadar LDL dan trigliserida.

Dalam tinjauan studi pada orang sehat dalam Cochrane Database of Systematic Reviews, diketahui bahwa diet rendah natrium menyebabkan peningkatan 4,6 persen kolesterol LDL dan 5,9 persen peningkatan trigliserida. Ulasan lain dalam Cochrane Database of Systematic Reviews juga melaporkan adanya peningkatan 2,5 persen pada kolesterol dan 7 persen peningkatan trigliserida.

4. Meningkatkan risiko kematian bagi penderita diabetes

Pasien diabetes memiliki peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Banyak pedoman untuk individu dengan diabetes yang merekomendasikan mereka untuk membatasi asupan garam.

Namun, penelitian dalam jurnal Diabetes Care menemukan hubungan antara asupan natrium yang rendah dan peningkatan risiko kematian di antara mereka yang menderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Kendati demikian, ini adalah studi observasional, dan hasilnya harus diinterpretasikan dengan hati-hati.Agen Domino99

5. Meningkatkan risiko hiponatremia

Hiponatremia merupakan kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar natrium dalam darah. Gejala hiponatremia mirip dengan gejala dehidrasi. Pada kasus yang parah, hiponatremia bisa menyebabkan pembengkakan otak, yang memicu sakit kepala, kejang, koma, dan bahkan kematian.

Menurut studi pada Clinica Chimica Acta, orang dewasa lanjut usia memiliki risiko hiponatremia yang lebih tinggi. Ini karena mereka cenderung mengidap penyakit atau mengonsumsi obat yang dapat mengurangi kadar natrium dalam darah.

Atlet juga berisiko tinggi mengembangkan hiponatremia terkait olahraga. Dalam kasus ini, biasanya hal itu disebabkan karena mereka minum terlalu banyak air dan gagal mengganti natrium yang hilang melalui keringat, menurut penjelasan studi di British Journal of General Practice.

Terlalu banyak asupan natrium memang bisa berbahaya, tapi terlalu sedikit juga bisa berakibat serius. Untuk asupan natrium atau garam yang optimal bisa berbeda-beda untuk tiap individu tergantung pada kondisi masing-masing.

Jika kamu memiliki kondisi medis dan penyedia layanan kesehatan menyarankanmu untuk membatasi asupan natrium, ikuti arahan dokter. Namun, jika kamu adalah individu dengan kondisi yang sehat, tidak ada bukti kuat bahwa mengikuti diet rendah natrium akan meningkatkan kesehatanmu.

Sabtu, 22 Mei 2021

11 Hal Baik yang Dialami Tubuh saat Berhenti Nge-vape, Niat Berhenti?

BlogSehat - Dianggap lebih aman ketimbang rokok konvensional, tapi semakin ke sini semakin banyak penelitian yang membuktikan risiko bahaya dari penggunaan vape atau rokok elektrik. Vaping juga dikatakan bisa menyebabkan kerusakan paru-paru serta bikin ketagihan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah mencatat hampir 3.000 kasus penyakit paru-paru yang berhubungan dengan vaping. Dalam statistik yang dikumpulkan oleh 29 negara bagian, CDC telah mencatat 68 kematian. Tak hanya itu, terdapat potensi bahwa vaping dapat memperburuk gejala COVID-19, berpotensi menyebabkan kasus parah dan meningkatkan risiko kematian.

Para ahli pun gencar menyarankan kita untuk keluar dari jerat vape, seperti halnya rokok, karena risiko bahayanya bagi kesehatan. Dimulai dengan niat dan tekad kuat, ketahuilah bahwa ini yang akan terjadi dalam tubuhmu saat kamu berhenti nge-vape, tubuh dijamin akan berterima kasih!

1. 20 menit pertama: perbaikan kardiovaskular

Dilansir The Healthy, hanya dalam 20 menit setelah tak lagi nge-vape, dikatakan bahwa detak jantung akan kembali normal, tekanan darah turun, dan sirkulasi mulai normal.

Selain itu, pernapasan pun bisa meningkat. Dua bahan utama dalam rokok elektrik—propilen glikol dan gliserin nabati—menghasilkan bahan kimia saat dipanaskan yang merusak saluran pernapasan, menurut penelitian dalam International Journal of Environmental Research and Public Health tahun 2018.

Saat berhenti vaping, kamu akan menyadari pernapasan menjadi lebih ringan dan aliran udara juga lebih lancar atau jernih.

2. Beberapa jam kemudian: penarikan nikotin akan mulai terasa

Nikotin diketahui dapat menyebabkan kecanduan, sehingga berhenti nge-vape tentu akan membuatmu merasakan beberapa gejala penarikan nikotin (nicotine withdrawal) untuk sementara waktu.

Gejala penarikan nikotin akut bisa bersifat psikologis maupun fisik. Gejala psikologis meliputi perubahan suasana hati, sulit konsentrasi, mudah tersinggung, dan kecemasan. Sementara itu, gejala fisik yang mungkin terjadi di antaranya sakit kepala, berkeringat, gemetar, insomnia, peningkatan nafsu makan, kram perut, hingga sembelit.

Itu merupakan efek pertama yang mungkin akan kamu rasakan, sering kali dalam 4 hingga 24 jam setelah berhenti. Efek ini akan mencapai puncaknya sekitar hari ketiga, dan secara bertahap turun selama tiga hingga empat minggu berikutnya. Jadi, kira-kira butuh waktu selama sebulan untuk menghentikan kebiasaan tersebut.SahabatQQ

3. Setelah satu hari: risiko penyakit jantung berkurang

Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine tahun 2018, penggunaan rokok elektrik setiap hari dapat menggandakan risiko terkena serangan jantung.

Bila kamu berhenti, tentu risikonya akan menurun berkat penurunan tekanan darah, peningkatan kadar oksigen, dan berkurangnya pengaruh buruk pada kadar kolesterol dan pembentukan gumpalan darah.

4. Dua hari kemudian: kemampuan indra penciuman dan perasa akan membaik

Seperti halnya merokok, vaping juga bisa menumpulkan kemampuan pancaindra, mengurangi kemampuan untuk mencium dan merasakan. Setelah dua hari bebas vape, kamu akan merasakan perbaikan kemampuan indra penciuman dan perasa. Kamu bisa mencium bau lebih baik begitu pula makanan akan lebih terasa.

5. Setelah tiga hari: nikotin dikeluarkan tubuh

Umumnya nikotin akan meninggalkan tubuh pada hari ketiga, yang mana ini menjelaskan kenapa gejala penarikan nikotin memuncak pada hari ketiga ini.

6. Sebulan kemudian: kondisi paru-paru akan meningkat

Para perokok biasanya sering batuk-batuk atau mengalami mengi saat bernapas (disebut sebagai batuk perokok). Bahkan merokok rokok elektrik bisa sangat mengganggu kesehatan paru-paru dan menyulitkan upaya tubuh dalam melawan infeksi. Nah, berhenti nge-vape akan membantu paru-parumu pulih.

Setelah satu bulan, kapasitas paru-paru akan meningkat, sesak napas dan batuk juga akan berkurang.

7. Setelah tiga bulan: sirkulasi darah membaik

Menurut penelitian dalam jurnal Trends in Cardiovascular Medicine tahun 2016, nikotin dalam dalam rokok menyempitkan pembuluh darah di kulit dan sekitar jantung. Nikotin dalam rokok elektrik juga sama berbahayanya.

Nah, setelah berhenti vaping, sirkulasi darah perlahan membaik, karena pembuluh darah kembali ke diameter normalnya.

8. Setelah sembilan bulan: paru-paru bisa kembali melawan infeksi dengan baik

Setelah sembilan bulan berhenti vaping, kesehatan paru-paru akan meningkat secara signifikan berkat pembaruan struktur mikroskopis seperti rambut di dalam paru-paru yang membantu mengeluarkan lendir dan melawan infeksi. Ini tentu dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan beberapa infeksi dan komplikasi dari beberapa penyakit seperti flu dan pneumonia.

9. Setelah satu tahun: risiko serangan jantung berkurang setengahnya

Mengingat diameter pembuluh darah sudah kembali ke ukuran normal, detak jantung akan kembali ke kecepatan aman, tekanan darah berkurang, dan risiko serangan jantung pun akan lebih rendah hingga 50 persen dibanding saat kamu masih nge-vape.Agen Domino99

10. Setelah lima tahun: penurunan risiko stroke

Efek jangka panjang dari kondisi jantung lebih sehat dan tekanan darah yang lebih rendah bisa memberimu manfaat besar lainnya, yaitu penurunan risiko stroke. Dibandingkan dengan bukan perokok, pengguna rokok elektrik memiliki risiko 71 persen lebih tinggi terkena stroke, menurut penelitian yang dipresentasikan pada International Stroke Conference tahun 2019.

11. Sepuluh tahun kemudian: menurunkan risiko kanker

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Scientific Reports menunjukkan bahwa rokok elektrik dan vaping dapat menyebabkan perubahan DNA dan mutasi genetik yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Semakin lama kamu tak menyentuh rokok elektrik, akan makin sehat tubuhmu. Setelah sepuluh tahun, risiko kanker paru-paru bisa berkurang hingga 50 persen, begitu pula risiko kanker pankreas, mulut, dan tenggorokan.

Selain itu, setelah 15 tahun tanpa vape, risiko mengembangkan penyakit jantung koroner pun jadi sama dengan orang-orang yang tidak merokok, begitu pula risiko mengembangkan kanker pankreas.

Bila berhasil bebas dari vape selama 20 tahun, faktor risiko akan jadi serupa dengan orang-orang yang tidak pernah merokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik. Jadi, demi kesehatan yang lebih baik di masa mendatang, sudah siap untuk berhenti merokok maupun nge-vape?

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...