Tampilkan postingan dengan label Jenis Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Penyakit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Oktober 2022

5 Penyakit yang Mengintai Akibat Banjir, Apa Saja?


 Adanya curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan suatu wilayah terendam banjir. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi. 

Banjir dapat menimbulkan kerugian karena dapat merusak tempat tinggal dan fasilitas umum. Selain merusak pemukiman, banjir juga dapat meningkatkan risiko beberapa masalah kesehatan. Berikut penjelasannya!

1. Demam tifoid

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Bakteri tersebut menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Ketika makanan atau air yang terkontaminasi bakteri Salmonella Typhi tertelan, bakteri tersebut akan berkembang biak dan menyebar di dalam tubuh sehingga menyebabkan infeksi. DominoQQ

Seseorang yang mengalami demam tifoid dapat membawa bakteri di aliran darah dan usus. Maka dari itu, demam tifoid lebih sering terjadi pada lingkungan dengan sanitasi yang buruk dan sumber air minum bersih yang kurang memadai. Dengan akses air bersih dan sanitasi yang baik dapat mencegah demam tifoid.

2. Diare

Dilansir Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, diare termasuk salah satu penyakit yang umum ditemui setelah terjadinya banjir. Biasanya, diare disebabkan mengonsumsi air minum yang tercemar oleh kuman atau zat tertentu pasca banjir.

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa diare merupakan kondisi ketika frukuensi buang air besar meningkat daripada kondisi biasanya dengan tekstur tinja lebih cair. Maka dari itu, penting untuk membiasakan diri mencuci tangan dan memasak makanan maupun air sampai matang.

3. Penyakit kulit

Tidak jarang orang harus melewati genangan air saat terjadi banjir. Air banjir bisa mengandung beragam kuman yang dapat mengganggu kesehatan. Bagian tubuh yang kontak lansung dengan air yang terkontaminasi tersebut dapat memicu gangguan kulit, misalnya gatal-gatal hingga infeksi.

Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa menjaga lingkungan dan kesehatan pribadi menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Mandi dengan air bersih dan sabun dapat menurunkan risiko penyakit kulit, termasuk saat terjadi banjir. 

4. Leptospirosis

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira. Penyakit tersebut ditularkan melalui hewan, salah satunya tikus. Biasanya, leptospirosis ditularkan melalui air kencing tikus yang mengandung bakteri tersebut.

Apabila air kencing tikus tersebut bercampur dengan genangan banjir, maka bakteri dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka di kulit. Maka dari itu, sebisa mungkin mengenakan sepatu bot untuk melindungi kaki dari banjir dan dapat mencegah penyakit tertentu pasca banjir.

5. Demam berdarah dengue

Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Virus tersebut dibawa oleh nyamuk dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. 

Menurut Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, penyakit demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah utama kesehatan karena menyerang berbagai usia dan dapat berakibat fatal, khususnya pada anak-anak. Langkah pencegahan demam berdarah yaitu dengan menguras, mengubur, menutup tempat penampungan air, serta mencegah gigitan dan perkembang biakan nyamuk.

Selain merusak pemukiman, banjir juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan pada korban banjir. Beberapa masalah kesehatan tersebut di antaranya demam tifoid, diare, penyakit kulit, leptospirosis, dan demam berdarah dengue. Langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta memasak makanan dan air hingga matang.

Rabu, 14 September 2022

5 Cara Ampuh Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

 Hindari Serangan Virus dengan Perubahan Gaya Hidup Sederhana Berikut IniKita seringkali dihujani berita mengenai serangan penyakit dan infeksi. Walaupun beragam faktor eksternal mungkin mempengaruhi hal ini, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, dan daya tahan tubuh yang kuat bisa berlaku seperti tanda “STOP” bagi serangan virus yang berniat hidup di tubuh Anda.

Berikut ini beberapa cara sederhana namun ampuh untuk meningkatkan dan memperkuat daya tahan tubuh dalam menangkal serangan penyakit di kemudian hari!

1. Cukup Tidur dan Kelola Stres Anda


Cukup tidur dan mengelola tingkat stres dapat membantu mengendalikan kadar kortisol, suatu hormon steroid dalam tubuh. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal pada bagian atas masing-masing ginjal ini akan dilepaskan sebagai respon terhadap peristiwa atau kondisi semacam kurang tidur atau stres akut.
Kortisol berfungsi untuk mengurangi peradangan dalam tubuh, yang sebenarnya bagus, namun lama-kelamaan efek antiradang ini juga akan menekan sistem imun. Peradangan kronis yang disebabkan oleh faktor gaya hidup seperti pola makan yang buruk, kurang tidur, dan stres menyebabkan peningkatan kadar kortisol sehingga berdampak negatif bagi sistem imun.
Sistem imun yang terganggu akan membuat Anda rentan terhadap flu dan penyakit lainnya, cenderung mudah alergi terhadap makanan, dan berisiko lebih besar mengalami beragam masalah saluran cerna. Jadi, cukupilah waktu tidur dan kelola stres Anda untuk mempertahankan daya tahan tubuh yang kuat terhadap penyakit! DominoQQ

2. Sesendok Susu Fermentasi (Yoghurt) untuk Menghindari Penyakit


Menjaga kesehatan saluran cerna merupakan bagian penting dalam membangun sistem imun yang kuat karena 70 hingga 80% sistem imun kita terletak di sepanjang usus. Ketidakseimbangan komposisi bakteri dalam usus dapat mempengaruhi komposisi kimiawi dalam sistem imun, dan membuat Anda rentan terhadap penyakit.

Asupan yoghurt setiap pagi dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh dengan suplai probiotik, atau bakteri baik, yang membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen probiotik dapat menurunkan insidensi infeksi saluran napas dan saluran cerna. Produk susu fermentasi juga diketahui dapat mengurangi infeksi saluran napas pada orang dewasa dan anak-anak.

3. Tingkatkan Asupan Vitamin C

Vitamin C, atau asam askorbat, telah lama dikenal sebagai nutrisi yang sangat bermanfaat bagi sistem imun tubuh. Vitamin C dapat menstimulasi sistem imun untuk melawan sel-sel asing yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C dapat meningkatkan jumlah antibodi yang diproduksi oleh tubuh — suatu hal yang sangat penting dalam melindungi tubuh dari serangan bakteri dan virus.

Walaupun dosis vitamin C yang dibutuhkan antara satu orang dengan lainnya berbeda-beda, pria dewasa umumnya dianjurkan untuk mengkonsumsi 90 mg vitamin C setiap hari, sementara wanita dewasa sebaiknya mendapatkan paling tidak 75 mg setiap harinya. Vitamin C dosis tinggi antara 250 mg hingga 1 gram sehari terkadang digunakan untuk membantu mengurangi insidensi dan durasi serangan flu.

Buah jeruk dan kentang sama-sama kaya akan vitamin C, sementara itu, banyak juga sari buah yang mengandung 100% vitamin C yang dibutuhkan tubuh setiap harinya. 

4. Makan Sehat dan Seimbang


Diet seimbang akan memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang diperlukan oleh sistem imun. Penelitian pada orang dewasa tua menunjukkan bahwa peningkatan asupan buah dan sayuran dapat meningkatkan respon antibodi terhadap vaksin Pneumovax yang melindungi tubuh dari serangan Streptococcus pneumonia.

Selain vitamin, mineral dan makanan yang telah disebutkan sebelumnya, pastikan juga untuk mengkonsumsi diet sehat secara keseluruhan. Menjalani diet seimbang dengan  seluruh nutrisi yang dibutuhkan tubuh akan membantu memastikan tubuh dan sistem imunnya berfungsi secara optimal.

Cobalah sertakan banyak buah dan sayuran, serealia utuh, protein sehat, dan produk olahan susu rendah lemak ke dalam diet Anda. Makanan seperti ini akan memberikan banyak vitamin, mineral, serta antioksidan yang sangat penting bagi sistem imun.

Ingatlah untuk meneliti sebelum membeli suplemen vitamin, mineral, atau herbal apa pun. Suplemen biasanya tidak diregulasi ketat, jadi pastikan untuk membelinya dari produsen terpercaya. Cari ulasan online dari pengguna, maupun informasi lain mengenai produsennya.

Tips Khusus: Manfaatkan bawang putih. Bawang putih adalah suatu antimikrobia berspekturm luas dan penguat daya tahan tubuh. Namun, karena panas dapat menonaktifkan kandungan senyawa utamanya, tambahkanlah bawang putih ke dalam makanan tepat sebelum disajikan.

Tips Khusus 2: Jika sering menempuh perjalanan bisnis, Anda juga tetap bisa menjalani diet seimbang dengan mudah sekalipun sibuk.

5. Minum Teh


Dalam penelitian Harvard, orang-orang yang minum 5 cangkir teh hitam selama 2 minggu memiliki kadar interferon penangkal serangan virus, 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang meminum minuman plasebo panas.

Kandungan asam amino yang bertanggung jawab atas peningkatan daya tahan tubuh ini, L-theanin, sangat banyak dalam teh hitam dan teh hijau, bahkan teh nonkafein juga memilikinya! Dosis optimalnya adalah beberapa cangkir setiap hari.

Tips Khusus: Untuk meningkatkan kadar antioksidan hingga 5 kali lipat lebih banyak dari sekantong teh, celupkan naik turun selama Anda menyeduhnya.

Walaupun ada begitu banyak cara meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal penyakit, tips yang paling bermanfaat adalah mengkonsumsi diet seimbang dan menyertakan banyak vitamin C alami. Bahan-bahan penangkal penyakit alami ini dapat mendukung tubuh berfungsi dalam efisiensi maksimal sehingga tetap sehat dan siap menghadapi tantangan yang menghadang di depan!


Senin, 12 September 2022

4 Jenis Makanan Penambah Sperma untuk Meningkatkan Kesuburan

 


Masalah kesuburan dapat ditandai dengan rendahnya jumlah sperma. Nah, ada beberapa jenis makanan penambah sperma yang dapat Anda konsumsi sebagai upaya untuk meningkatkan produksi sperma yang berkualitas.

Jumlah dan kualitas sperma dapat dikatakan sebagai salah satu penentu kesuburan pria. Normalnya, sperma yang sehat ditandai dengan air mani yang kental dan berwarna putih keabu-abuan saat dikeluarkan. Selain itu, volume air mani juga seharusnya lebih dari 2 ml.

Meski demikian, volume air mani yang terlalu banyak tidak selalu berarti baik, karena dapat menunjukkan kondisi sperma yang terlalu encer. Sperma encer bisa menjadi salah satu tanda tubuh memproduksi sperma dalam jumlah yang rendah.


Penyebab Jumlah Sperma Sedikit

Sebelum mengenal beragam jenis makanan penambah sperma, sebaiknya Anda mengetahui apa saja penyebab jumlah sperma yang sedikit terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan produksi dan kualitas sperma menurun:

Kegemukan

Kebiasaan merokok

Konsumsi minuman keras

Penggunaan narkoba

Kebiasaan yang dapat meningkatkan suhu testis, seperti sering memakai celana terlalu ketat dan sering berendam di air panas. DominoQQ

Stres

Paparan radiasi

Selain karena beberapa hal di atas, produksi dan kualitas sperma juga bisa menurun akibat gangguan hormon dan berbagai masalah kesehatan pada organ intim pria, seperti varikokel, infeksi testis, dan epididimitis.

Beragam Jenis Makanan Penambah Sperma

Bila Anda merasa jumlah sperma yang dihasilkan sedikit, jangan langsung khawatir. Ada beberapa jenis makanan penambah sperma yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan produksi sperma berkualitas.

Berikut ini adalah empat jenis makanan penambah sperma yang kaya akan nutrisi untuk meningkatkan jumlah sekaligus memperbaiki kualitas sperma Anda:

1. Makanan dengan kandungan antioksidan tinggi

Mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan antioksidan bermanfaat untuk menambah jumlah sperma sekaligus meningkatkan pergerakannya. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa beberapa jenis antioksidan, seperti vitamin C dan vitamin E, mampu mengurangi kerusakan DNA pada sperma.

Anda bisa mendapatkan asupan antioksidan dari berbagai macam buah  dan sayuran, seperti anggur, stroberi, jeruk, bayam, brokoli, dan wortel. Selain itu, kacang dan makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh juga merupakan sumber antioksidan yang baik untuk menambah sperma.

2. Makanan dengan kandungan asam folat

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pria yang kekurangan asam folat atau vitamin B9 akan lebih sulit untuk menghasilkan sperma yang sehat dan berkualitas.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan produksi sperma yang sehat, Anda disarankan untuk memenuhi sekitar 400 mikrogram asupan asam folat harian dari beberapa jenis makanan.

Sayuran hijau, kacang-kacangan, serta buah-buahan sitrus, seperti lemon, jeruk mandarin, dan jeruk nipis merupakan makanan dengan kandungan asam folat yang tinggi.

3. Makanan dengan kandungan zinc

merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam fungsi reproduksi pria. Zinc mampu meningkatkan kadar hormon testosteron, mencegah kerusakan sperma, dan bahkan melindungi sperma dari serangan bakteri.

Sebaliknya, kekurangan asupan zinc dapat menyebabkan munculnya berbagai masalah kesehatan, seperti penyusutan testis, pengurangan produksi sperma yang sehat, hingga hipogonadisme.

4. Makanan dengan kandungan selenium

merupakan salah satu mineral yang dapat bekerja layaknya antioksidan. Sifat antioksidan inilah yang membuat selenium diyakini bermanfaat untuk menambah jumlah sperma dan meningkatkan kesuburan pria.

Untuk memperoleh manfaat dari selenium, Anda disarankan untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti ikan sarden, ikan tilapia, ikan tuna, daging sapi, daging ayam, nasi merah, telur, dan bayam.

Beragam jenis makanan penambah sperma memang dapat meningkatkan produksi sperma. Selain itu, Anda pun perlu menjalani pola hidup sehat, seperti berolahraga secara rutin, menghindari stres, serta mencukupi waktu tidur, untuk menjaga dan memperbaiki kualitas sperma.

Selain itu, bila Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan, ada beberapa jenis makanan penyubur kandungan, seperti makanan dengan protein dan karbohidrat kompleks yang tinggi. Jenis makanan tersebut dapat meningkatkan peluang Anda dan pasangan untuk mewujudkan kehamilan.

Jika Anda memiliki masalah dengan kesuburan atau jumlah sperma tak kunjung meningkat meski telah mengonsumsi beragam makanan penambah sperma, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Sabtu, 03 September 2022

7 Bahaya Mandi Malam Hari, Demam Hingga Nyeri Otot

 Hati-hati mandi malam hari bisa merusak kesehatan.
Banyak orang tidak menyarankan untuk mandi di malam hari. Kebiasaan ini dianggap tidak baik untuk kesehatan. Berbagai jenis penyakit sering dikaitkan dengan bahaya mandi malam hari. DominoQQ


1. Menyebabkan Peradangan Sendi


Bahaya mandi malam hari yang paling dikenal adalah rematik atau radang sendi. Penyakit autoimun ini dapat menyebabkan Moms merasa nyeri di beberapa bagian tubuh.


Penyebab rematik sendiri belum begitu jelas, namun menurut para ahli kesehatan penyakit tersebut disebabkan oleh kelainan genetik yang menyerang orang-orang yang produktif.


Beberapa gejala rematik yang perlu Moms ketahui adalah sebagai berikut:


Nyeri pada persendian

Area persendian terasa hangat saat disentuh

Sendi kaku di pagi hari

Kemerahan atau memar di bagian sendi

Penurunan fungsi sendi

Walaupun penyakit ini tidak berbahaya, tetapi Moms akan merasa tidak nyaman saat merasakannya. Jika tidak ingin mengalami kondisi ini, Moms sebaiknya mandi malam menggunakan air hangat. Karena hal ini dapat membantu menyembuhkan rematik dan membuat tidur Moms lebih lelap.


2. Penuaan Dini


Mandi malam juga bisa mempercepat penuaan dini pada tubuh. Beberapa sumber menjelaskan, kondisi tubuh setiap orang berbeda sehingga tidak semua akan tahan saat mandi dengan air dingin di malam hari.


Mandi air dingin di malam hari mengakibatkan peningkatan metabolisme, sehingga tubuh membutuhkan suplai kalori dan oksigen yang cukup tinggi untuk menstabilkannya. Moms sebaiknya menggunakan air hangat sehingga tidak merasakan imbas dari bahaya mandi malam hari


3. Asam Urat


Mandi malam juga bisa memicu serangan asam urat. Penyakit ini sebenarnya akan terjadi karena banyaknya konsumsi zat purin dalam tubuh, sehingga kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat. Selain itu, hal ini juga dapat mengakibatkan ginjal tidak mampu menampung atau membuang zat tersebut.


Selain mandi di malam hari, asam urat juga dapat disebabkan konsumsi makanan tertentu lho Moms. Jadi, kalau tidak ingin tersiksa karena asam urat, mulai sekarang kurangi kebiasaan mandi malam dengan air dingin dan tidak konsumsi makanan yang mengandung purin ya Moms.


4. Gangguan Metabolisme Tubuh


Bahaya mandi malam hari lainnya adalah terjadinya gangguan pada sistem metabolisme tubuh. Hal ini dapat terjadi karena, suhu tubuh cenderung sudah mulai melemah dan akan membutuhkan istirahat.


Jika Moms mandi dan pori-pori terbuka maka air akan masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan gangguan pada hormon tubuh. Namun, hal ini dapat diatasi dengan cara mandi malam hari menggunakan air hangat.


5. Hidung Meler


Moms mungkin pernah mengalami kondisi hidung meler atau lendir yang keluar terus menerus di malam hari. Hal ini bisa terjadi karena terlalu sering mandi di malam hari.


Hal ini bisa terjadi karena tubuh yang seharusnya beristirahat harus disiram menggunakan air dingin. Sehingga suhu tubu akan naik naik bahkan menjadi demam. Jika tidak ingin hal ini terjadi, sebaiknya Moms mandi menggunakan air hangat ya.


6. Demam




Bahaya mandi malam hari lainnya adalah demam. Kondisi ini terjadi karena pori-pori tubuh dan panas tubuh yang akan meningkat di malam, sehingga rentan mengalami demam.


Karena tubuh yang panas kemudian tersiram air dingin dapat meningkatkan suhu tubuh hingga menjadi demam. Kondisi ini tentu bisa menganggu aktifitas Moms di pagi hari ya.


7. Nyeri Otot


Nyeri otot juga sering dikaitkan dengan bahaya mandi di malam hari. Kondisi ini terjadi karena air dingin masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori. Hal ini terjadi karena air dingin yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan nyeri otot.


Senin, 11 Januari 2021

Ketahui 5 Bahaya Sering Menahan Buang Air Besar

DokterSehat - Buang air besar merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga fungsi dan kesehatan tubuh. Karenanya, tiap orang perlu buang air besar secara teratur.

Hanya saja, terkadang orang merasa perlu menunda buang air besar (BAB) karena merasa malu atau berada di waktu yang tidak tepat. Meskipun menahan BAB sesekali tidak berbahaya, tetapi kebiasaan menunda-nunda dapat menyebabkan berbagai masalah serius.

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa bahaya yang mungkin terjadi akibat kebiasaan menunda buang air besar.

1. Memicu sembelit

Menahan kebutuhan untuk BAB dapat menyebabkan sistem pencernaan mundur, sehingga menundanya bisa menyebabkan sembelit, seperti dijelaskan di laman WebMD.

Pada gilirannya, ini dapat mengurangi frekuensi BAB ke depannya. Juga, menahan BAB bisa menyebabkan air terserap dari tinja, sehingga buang air besar terasa menyakitkan dan tinja sulit dikeluarkan. Kondisi ini dikenal sebagai sembelit atau konstipasi.

2. Impaksi tinja

Sebagaimana dijelaskan dalam laman Everyday Health, menahan buang air besar terlalu lama dapat menyebabkan kondisi yang disebut impaksi tinja. Ini merupakan kondisi tinja yang mengering menjadi tersangkut dan tidak dapat keluar dengan sendirinya.

Lebih lanjut, kondisi ini mungkin perlu diatasi dengan pengobatan oleh profesional kesehatan, atau bahkan operasi untuk menghilangkan penyumbatan.SahabatQQ

3. Memicu wasir

Efek samping potensial lainnya dari menunda buang air besar adalah wasir. Seperti dijelaskan dalam laman Prevention, menahan keluarnya tinja dapat menyebabkan sembelit, yang pada gilirannya dapat menyebabkan perkembangan wasir.

Wasir sendiri dikenal merupakan kondisi yang menyebabkan gatal, menyakitkan, dan tidak nyaman. Karenanya, kebiasaan menahan tinja perlu dihindari.

4. Perut menjadi tertekan

Kenyamanan usus secara keseluruhan akan terganggu selama kamu menunda kebutuhan untuk membuang air besar. Akhirnya, aktivitas menahan kotoran ini akan menyebabkan kram perut, tekanan, dan kembung, menurut laman Women's Health.

Memang, efek samping ini sebenarnya bukanlah kondisi yang parah. Akan tetapi, perasaan kembung dan tidak nyaman ini akan sangat mengganggu aktivitasmu.Agen Domino99

5. Meninggal dunia

Laman Independent pernah melaporkan kasus seorang gadis remaja yang meninggal karena serangan jantung setelah menahan diri ke toilet selama 8 minggu. Gadis itu juga menderita ketakutan akan toilet dan kasus autisme ringan.

Meskipun ini adalah kasus yang tidak umum, tetapi seharusnya ini sudah cukup untuk menjelaskan bahwa menahan BAB bukanlah hal yang baik, bahkan bisa sangat berbahaya.

Pada dasarnya, menahan kotoran adalah hal yang sangat tidak disarankan. Namun, jika kamu berada dalam situasi yang tidak tepat untuk buang air besar, kamu dapat mengontrol otot yang relevan sampai waktu yang tepat untuk buang air besar.

Sabtu, 09 Januari 2021

5 Dampak Negatif Tidur dengan Mulut Terbuka, Harus Segera Diatasi!

DokterSehat - Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua menggunakan hidung dan mulut untuk bernapas. Kita juga tahu bahwa mayoritas ahli merekomendasikan pernapasan dengan hidung karena beberapa alasan kesehatan.

Namun, pada beberapa kesempatan, kadang kita lebih cenderung bernapas menggunakan mulut daripada hidung, misalnya saat sedang berolahraga. Begitu juga saat tidur, beberapa orang cenderung tidur dengan mulut terbuka yang secara otomatis menyebabkan pernapasan melalui mulut lebih dominan.

Rupanya, kebiasaan tidur dengan mulut terbuka dapat menyebabkan berbagai masalah. Apa sajakah itu? Simak pembahasannya di bawah ini.

1. Mulut dan bibir kering

National Institute of Dental and Craniofacial Research melaporkan bahwa tidur dengan mulut terbuka bisa menyebabkan banyak cairan hilang. Hal itu terjadi karena cairan atau air liur menguap dari mulut yang terbuka, sehingga esok harinya kamu bangun dengan mulut dan bibir yang kering.

Lebih lanjut, hal ini dapat menyebabkan banyak masalah, seperti gangguan menelan. Belum lagi, bangun dengan mulut kering bisa jadi tidak nyaman.

2. Bau mulut

Bau mulut bisa jadi konsekuensi akibat hilangnya air liur saat kamu tidur dengan mulut terbuka, yang membuat mulut tidak bisa membersihkan diri. Lebih jauh, jika banyak bakteri yang dibiarkan menumpuk, ini akan menyebabkan kerusakan gigi.

Sebuah penelitian dalam jurnal Clinics bahkan menemukan kaitan antara pernapasan mulut invasif selama tidur dan bau mulut pada anak-anak. Penelitian tersebut melaporkan bahwa lebih dari 50 persen peserta memiliki bau yang kuat akibat tidur dengan mulut terbuka. Walau partisipan adalah anak-anak, tetapi kemungkinan hal ini juga dialami oleh orang dewasa.SahabatQQ

3. Kelelahan dan kantuk sepanjang hari

Konsekuensi umum lainnya akibat tidur dengan mulut terbuka adalah bangun dengan perasaan lelah. Sebab, tidur yang seperti itu menyebabkan kamu sulit tidur nyenyak, sehingga esok harinya kamu akan merasa lelah sepanjang hari. 

Sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa tidur dengan mulut terbuka dapat memengaruhi tahapan tidur, serta mengganggu pola tidur nyenyak yang penting untuk istirahat dan tidur restoratif. Akhirnya, esok paginya kamu akan bangun dan beraktivitas seperti orang yang kurang istirahat.

4. Memengaruhi pertumbuhan gigi dan tengkorak

Menurut sebuah studi di Journal of International Oral Health, pernapasan mulut dikaitkan dengan tingkat pertumbuhan yang lebih rendah pada anak-anak, terutama fitur wajah dan gigi.

Tidur dengan mulut terbuka bisa menyebabkan gigi berdesakan dan terbangun dengan gusi bengkak. Selain itu, tidur dengan mulut terbuka dapat menyebabkan pertumbuhan gigi lebih lambat dan amandel membengkak.Agen Domino99

Terkadang, tidur dengan mulut terbuka dapat menyebabkan wajah lebih pendek atau lebih panjang, saluran hidung menyempit, dagu lebih kecil, dan bibir kaku. Kadang-kadang, hal itu dapat menyebabkan rahang bawah lebih menghadap ke dalam dibandingkan dengan bibir atas.

5. Masalah dengan proses menelan

Melansir Good Housekeeping, tidur dengan mulut terbuka berhubungan dengan cara menelan yang tidak normal. Karena saat mulut kering, kamu cenderung mendorong lidah ke depan untuk menelan alih-alih menutup mulut.

Saat menelan normal, lidah menekan atap mulut dan menciptakan gelombang yang mengirim makanan ke kerongkongan dan masuk ke perut.

Juga, benapas dengan mulut menyebabkan lebih banyak udara tertelan, yang dapat memengaruhi refluks lambung.

Setelah mengetahui masalah yang mungkin ditimbulkan dari tidur dengan mulut terbuka, tentunya kita jadi paham bahwa kebiasaan tidur tersebut tak boleh terus dibiarkan. Jadi, bicarakan dengan dokter untuk mencari solusi bagaimana menghentikan kebiasaan tersebut. 

Jumat, 08 Januari 2021

Inilah 5 Penyebab Masih Muda Sudah Kena Penyakit Jantung, Waspadalah!

DokterSehat - Penyakit jantung sudah tak lagi identik dengan lansia. Saat ini, banyak orang yang berusia masih terbilang muda, tapi sudah kena penyakit mematikan ini.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Circulation tahun 2018 melibatkan 28.732 pasien berusia 35-74 tahun telah membuktikannya. Partisipan merupakan pasien yang dirawat di rumah sakit akibat kena serangan jantung antara tahun 1995 sampai tahun 2014.

Hasilnya, sebanyak 30 persen dari pasien tersebut tergolong muda. Selain itu, dari tahun ke tahun angka serangan jantung pada usia muda, terutama perempuan, mengalami peningkatan. Tingkat serangan jantung pada pasien usia 35-54 tahun telah meningkat dari 27 persen (tahun 1995-1999) menjadi 32 persen (tahun 2010-2014).

Peningkatan jumlah tersebut juga terjadi pada penyakit tidak menular lainnya, yakni hipertensi pada usia muda meningkat dari 59 persen menjadi 73 persen, dan diabetes meningkat dari 25 persen menjadi 35 persen.

Ada beberapa penyebab kenapa seseorang yang masih muda bisa terkena penyakit jantung. Mari kita simak sama-sama ulasannya.

1. Merokok

Salah satu hal terpenting yang bisa kamu lakukan jika serius ingin terhindar dari risiko terkena penyakit jantung adalah dengan menjauhi kebiasaan merokok. Kaitan antara rokok dengan risiko berbagai penyakit telah dilaporkan dalam jurnal Circulation tahun 1997.

Diketahui, sebanyak 30 persen dari kematian akibat penyakit jantung koroner disebabkan oleh kebiasaan merokok. Merokok, juga dapat meningkatkan kemungkinan terkena stroke iskemik hingga dua kali lipat.

Tak hanya itu, para perokok menjadi lebih rentan terhadap risiko penyakit pembuluh darah perifer, kanker, penyakit paru-paru kronis, dan banyak penyakit kronis lainnya.

Di Amerika Serikat (AS), jika kebiasaan merokok ini bisa ditekan, maka akan dapat mengurangi tingkat kematian dini hingga 430.000 jiwa setiap tahunnya.

2. Kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Hasil penelitian yang terbit di Journal of the American College of Cardiology menemukan kaitan antara tingkat kolesterol tinggi dengan kemungkinan penyakit jantung.

Penelitian yang melibatkan 5.000 orang berusia 18-30 tahun ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Maryland School of Medicine, AS. Kesimpulannya, memiliki kadar kolesterol tinggi saat masih remaja atau di usia awal 20-an, akan meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung, stroke, atau penyakit kardiovaskular lainnya saat mereka di usia paruh baya.

Peningkatan risiko ini akan tetap terjadi, meskipun orang tersebut telah mampu menurunkan kadar kolesterolnya sampai level sehat, sebelum mencapai usia akhir 30.

Hal ini bisa menjadi dasar agar para dokter maupun orang tua untuk menekankan pentingnya pola hidup sehat sejak dini, sehingga mengurangi jumlah remaja atau anak muda yang mengalami kolesterol tinggi. Dengan begitu, angka penyakit jantung yang dialami oleh generasi muda pun bisa dikurangi.SahabatQQ

3. Depresi

Depresi bisa timbul akibat tingkat stres tinggi yang dibiarkan berlarut-larut. Penyakit mental ini tak hanya bisa mengganggu kehidupan personal penderitanya, tapi juga memengaruhi kesehatan fisik.

Mengutip laporan yang diterbitkan dalam AMA Journal of Ethics, hasil studi yang berlangsung selama 40 tahun terhadap hampir 1.200 mahasiswa Johns Hopkins Medical School menemukan bahwa mereka yang memiliki riwayat depresi berat atau depresi klinis, bahkan jika depresi itu telah terjadi 10 tahun yang lalu, memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung koroner sebanyak dua kali lipat dibanding yang tidak memiliki riwayat depresi. Adanya riwayat depresi ini juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga 20 persen.

Para peneliti menduga, hubungan antara depresi dengan penyakit jantung disebabkan efek buruk hormon kortisol pada sistem kardiovaskular.

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin dan kortisol. Hormon stres ini memang berguna dalam jangka pendek, tapi merugikan dalam jangka panjang.

Orang yang depresi, selalu berada dalam keadaan tertekan atau stres, menyebabkan kadar hormon kortisol dalam tubuhnya selalu tinggi. Hal tersebut akan memicu resistansi insulin dan peningkatan lemak viseral, yang kemudian meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung.

4. Gaya hidup tidak aktif

Jarang olahraga, ke mana-mana selalu menggunakan kendaraan pribadi, malas jalan kaki, pesan apa-apa selalu lewat daring karena gerak ke luar saja enggan, adalah beberapa contoh gaya hidup tidak aktif.

Melansir laman resmi New York State Department of Health, supaya kamu tidak termasuk fisik yang tidak aktif, American Heart Association merekomendasikan untuk melakukan latihan aerobik 30-60 menit, setidaknya 3-4 kali dalam seminggu.

Yang termasuk latihan aerobik ini di antaranya adalah jalan cepat, berenang, bersepeda, sepatu roda, dan lompat tali. Melakukannya, penting untuk kesehatan jantung dan paru-paru.

Sementara itu, pernyataan konsensus tahun 1996 oleh National Institutes of Health menganjurkan orang dewasa untuk melakukan aktivitas sedang setiap harinya minimal selama 30 menit (jumlah waktu akumulasi).

Yang dimaksud dengan aktivitas sedang antara lain adalah jalan santai, naik tangga, berkebun, mengurus pekarangan rumah, melakukan pekerjaan rumah skala sedang hingga berat, menari, maupun olahraga di rumah.

Ada banyak manfaat yang bisa kamu peroleh dengan rutin melakukan aktivitas fisik. Di antaranya adalah mengurangi risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular, mencegah diabetes, menurunkan berat badan, mengurangi hipertensi, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Sebaliknya, gaya hidup yang tidak aktif dapat meningkatkan risiko hipertensi hingga 30-50 persen. Meski terkesan sepele, ternyata fisik yang tidak aktif disetarakan dengan faktor risiko penyakit jantung lainnya, yakni kebiasaan merokok, tingkat kolesterol tinggi, dan hipertensi.

Jadi, yuk mulai sekarang banyak-banyakin gerak. Jangan sampai usia masih muda terkena penyakit mematikan!Agen Domino99

5. Diabetes

Seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic, kardiolog, Luke Laffin, MD, menuturkan bahwa saat ini serangan jantung bisa terjadi pada orang muda berusia 25 atau 35 tahun. Padahal, 20 tahun yang lalu, kasus ini tak pernah terjadi.

Lanjutnya, ada beberapa alasan terjadinya peningkatan serangan jantung di usia muda. Akan tetapi, salah satu faktor risiko terbesarnya adalah terjadi peningkatan insiden diabetes tipe 2.

Beberapa hal yang menyebabkan seseorang terkena diabetes tipe 2 antara lain adalah banyaknya mengonsumsi makanan olahan, obesitas, gaya hidup sedenter, dan minim aktivitas fisik.

Laporan yang dimuat dalam World Journal of Diabetes menemukan, terdapat hubungan yang erat antara diabetes melitus dengan penyakit kardiovaskular. Diketahui, faktor risiko kardiovaskular, seperti obesitas, hipertensi, dan dislipidemia (kadar lemak dalam darah meningkat), merupakan kondisi yang umum ditemukan pada penderita diabetes. Hal ini yang kemudian mengakibatkan penyakit kardiovaskular menjadi penyebab umum kematian penderita diabetes.

Itulah penyebab seseorang yang masih berusia muda sudah terkena penyakit jantung. Menghindari faktor risiko di atas memang tidak bisa menjamin 100 persen seseorang bisa terhindar dari penyakit jantung. Namun, setidaknya kamu sudah berusaha untuk meminimalkan risiko. Lebih baik mencegah, kan, daripada mengobati?

Selasa, 17 November 2020

Waspada, 5 Penyakit Usia Lanjut Ini Bisa Menyerang pada Anak Muda

DokterSehat - Secara umum, usia yang mengkhawatirkan adalah di atas 50 tahun. Penyakit sudah mulai berdatangan sebagai akibat dari gaya hidup yang dilakoni sebelumnya. Itu zaman dulu sebelum teknologi semakin canggih.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Nah, seiring dengan kecanggihan teknologi, apapun menjadi lebih mudah. Contoh kecil soal makanan yang semua serba instan. Kemudian soal transportasi pun semakin lebih mudah. Hanya saja itu adalah pilihan pribadi mau mengambil langkah apa demi hidup sehat.

Dibalik dengan nyamannya saat ini, penyakit pun semakin mudah menggerogoti di berbagai kalangan usia. Bahkan usia muda pun perlu aware dengan penyakit ini. Sekarang sudah tak perlu menunggu jadi tua untuk mempunyai penyakit yang serius.

Kira-kira apa saja ya penyakit serius yang bisa mengintai di usia muda? Langsung simak, yuk

1. Hipertensi

Apakah kamu sudah mengecek tekanan darah? Hal ini penting untuk diketahui, lho. Jika dibiarkan akan terjadi hal yang tak terduga meski usia masih muda. Tekanan darah tinggi bisa menjadi silent killer.

Melalui laman Houstonmethodist, Dr. Nasir, Kepala Pencegahan dan Kesehatan Kardiovaskular di Houston Methodist mengatakan bahwa meskipun tidak merasakan apapun, tekanan darah tinggi diam-diam bisa merusak tubuh seiring dengan berjalannya waktu.

Otot jantung menebal sehingga sulit untuk memompa darah. Selain itu, bisa mempersempit dan mengeraskan arteri. Hal ini dapat membatasi aliran darah normal. Arteri dibangun untuk menahan beberapa tekanan tetapi ada batasannya. Berikut adalah batasan yang dimaksud:

- Tekanan darah normal Lebih rendah dari 120/80 mmHg
- Tekanan darah tinggi: Antara 120-129 / 80 mmHg
- Tekanan darah tinggi, stadium 1: Antara 130-139 / 80-90 mmHg
- Tekanan darah tinggi, stadium 2: 140/90 mmHg atau lebih tinggi

Angka teratas, atau tekanan sistolik, mengacu pada tekanan di dalam arteri saat jantung berkontraksi dan memompa darah ke seluruh tubuh. Angka terbawah, atau tekanan diastolik, mengacu pada tekanan di dalam arteri saat jantung dalam keadaan istirahat dan terisi dengan darah.

2. Diabetes tipe 2

Dilansir dari The Lancet, menurut Anna Norhammar dalam jurnal penelitiannya yang berjudul 'Diabetes and Cardiovascular Mortality: The Impact of Sex', wanita dalam kelompok usia termuda (18-40 tahun) memiliki insiden diabetes tipe 2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita 40-60 tahun.

Faktor risiko yang diketahui untuk penyakit kardiovaskular, diabetes memberikan tingkat kematian vaskular oklusif hampir 6 kali lipat lebih tinggi (yaitu penyakit jantung iskemik dan stroke) pada wanita berusia 35-59 tahun.

Melalui laman Forbes, Dr. Naveed Sattar dari Universitas Glasgow melakukan penelitian bahwa hampir 75% dari orang dewasa yang lebih muda memiliki tingkat kolesterol LDL "jahat" yang sangat tinggi, faktor risiko yang diketahui. Namun hanya 4% yang memakai obat penurun lipid seperti statin.

Selain itu, penelitian tersebut menunjukkan bahwa 3/4 orang dewasa muda mengalami obesitas dibandingkan dengan kurang dari setengah dari mereka yang didiagnosis diabetes tipe 2 di usia 70-an. Obesitas adalah salah satu faktor utama seseorang mengidap diabetes tipe 2.SahabatQQ

3. Stroke

Bagi kebanyakan anak muda, stroke hanya terjadi pada orang tua. Namun, jangan salah, hal ini bisa terjadi pada usia muda. Dilansir dari laman AHA Journals Stroke, sebuah jurnal penelitian yang berjudul 'Risk Factors for Ischemic Stroke in Younger Adults' dari Mary G. George mengungkapkan bahwa antara 10-15% stroke terjadi pada orang berusia 18 hingga 50 tahun.

Secara umum, sebagian besar ahli menganggap usia muda terkena stroke adalah di bawah 45 tahun. Melalui laman Everydayhealth, Andrew Russman, DO, ahli saraf dan direktur medis dari Comprehensive Stroke Center di Klinik Cleveland, Ohio, berpendapat bahwa banyak anak muda yang tidak menyadari bahwa mereka mempunyai gejala stroke meski belum terjadi.

Faktor yang berkontribusi untuk terjadinya stroke pada usia muda adalah merokok, obesitas, seringnya mengonsumsi alkohol dan narkoba, memiliki lubang kecil di dua atrium jantung yang saat masih kecil tidak melakukan diskrining, adanya pembekuan darah, dan dulunya pernah melakukan pembedahan pembuluh darah di leher karena whiplash (cedera leher).

4. Kanker kolon dan rektum

Dilansir dari laman UTSouthwestern, Patricio Polanco, M.D., asisten profesor di Divisi Onkologi Bedah, UT Southwestern Medical Center, mengungkapkan kanker ini muncul dari lapisan dalam usus besar, juga dikenal sebagai mukosa.

Biasanya dimulai sebagai pertumbuhan abnormal atau polip yang terbentuk di usus besar atau rektum. Gejala mungkin tidak langsung terlihat, mereka muncul seiring perkembangan penyakit. Gejala umumnya adalah sakit perut, pendarahan pada tinja, sembelit, diare, nafsu makan menurun, dan penurunan berat badan.Agen Domino99

Studi menunjukkan bahwa orang yang lebih muda lebih mungkin didiagnosis dengan kanker kolorektal stadium akhir karena menganggap gejala mereka disebabkan oleh sesuatu yang kurang serius. Hal ini dikarenakan biasanya penyakit ini hanya menyerang pada usia lanjut.

5. Otak menyusut

Kedengarannya memang mengerikan, tetapi ini merupakan hal yang lumrah jika terjadi pada di usia lanjut. Namun, jika ini terjadi saat usia masih muda pasti ada beberapa faktor yang mendukung penyusutan otak.

Dilansir dari laman Hopkinsmedicine, mempunyai tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, bahkan terlalu sering merokok, otak bisa menyusut lebih cepat dari biasanya. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa membuat pilihan yang sehat untuk jantung di usia 20-an dapat melindungi otak dari penyusutan untuk tahun mendatang.

Rebecca Gottesman, M.D., Ph.D., profesor neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, mengungkapkan bahwa orang dengan faktor risiko penyakit jantung memiliki lebih banyak simpanan amiloid (penumpukan protein) di otak, yang terkait dengan penyakit Alzheimer. 

Demikian, 5 penyakit yang sering terjadi pada usia lanjut bisa mengintai di kaum muda. Dengan sudah mengetahui penyakit serius ini semoga bisa lebih mencintai diri sendiri dengan melakukan gaya hidup sehat di usia muda.

Kamis, 29 Oktober 2020

5 Manfaat Madu Manuka bagi Kesehatan dan Kecantikan, Sudah Teruji!

DokterSehat - Pernah dengar madu manuka yang berasal dari Selandia Baru ini? Atau mungkin pernah melihatnya saat sedang berbelanja di swalayan? Atau kamu termasuk yang rutin mengonsumsinya?

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Madu manuka adalah madu monofloral (dibuat seluruhnya, atau hampir seluruhnya, dari nektar satu jenis bunga) dari pohon manuka (Leptospermum scoparium).

Madu ini cukup populer dikonsumsi karena membawa banyak manfaat bagi kesehatan dari berbagai kandungan nutrisinya. Apa saja, sih, manfaat madu manuka? Yuk, kita simak bersama!

1. Menyembuhkan luka, infeksi, bahkan luka pada pasien diabetes

Berdasarkan sebuah laporan dalam jurnal Frontiers in Microbiology tahun 2016, sejak zaman dulu madu telah digunakan untuk mengobati luka, seperti luka bakar dan bisul. Penggunaannya pun sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada tahun 2007.

Madu memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Sembari menjaga area luka yang lembap, madu juga dapat mencegah infeksi mikroba pada luka.

Beberapa studi telah membuktikan bahwa madu manuka dapat memperkuat regenerasi jaringan, meningkatkan penyembuhan luka, bahkan mengurangi rasa sakit pada pasien yang menderita luka bakar.

Sebuah studi dalam jurnal Revue de Chirurgie Orthopédique et Réparatrice de l Appareil Moteur tahun 1998 memberikan madu manuka pada luka yang tak kunjung sembuh pada 40 partisipan selama 2 minggu. Hasilnya, 88 persen luka mengecil dan membangun lingkungan asam pada luka, yang artinya dapat mendukung penyembuhannya.

Bahkan, madu manuka juga dapat membantu menyembuhkan luka pada penderita diabetes. Penelitian yang dilakukan di Arab Saudi dan Yunani menunjukkan hasil bahwa mengombinasikan madu manuka dengan pengobatan konvensional dapat menyembuhkan luka lebih efektif daripada hanya mengandalkan pengobatan konvensional. Selain itu, waktu penyembuhannya pun lebih cepat.

Ada pula studi lainnya yang mengamati efektivitas madu manuka dalam penyembuhan luka di kelopak mata setelah operasi. Pasien melaporkan bahwa jaringan parut lebih tersamarkan dan serta mengurangi rasa sakit. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Ophthalmic Plastic & Reconstructive Surgery tahun 2017.

Berbagai penelitian juga meneliti efek madu manuka untuk pengobatan infeksi luka yang disebabkan oleh strain bakteri yang kebal antibiotik seperti Staphylococcus aureus (MRSA). Hasilnya, madu manuka bisa membantu mencegah MRSA hanya dengan mengoleskan madu manuka secara teratur pada luka yang terinfeksi.

2. Mengurangi plak, radang gusi, dan perdarahan gusi

Khasiat madu untuk kesehatan gigi dan mulut pun juga diteliti berbagai penelitian. Ada studi yang menemukan bahwa madu manuka memiliki sifat antibakteri yang tinggi, yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri mulut yang berbahaya, yang bisa menimbulkan plak gigi, radang gusi, dan kerusakan gigi. Contohnya adalah bakteri Porphyromonas gingivalis dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans.

Sebuah studi dalam Journal of International Academy of Periodontology tahun 2004 melaporkan bahwa mengunyah madu selama 10 menit dapat mengurangi plak gigi, radang gusi, dan gusi berdarah secara signifikan.SahabatQQ

3. Membantu mengobati sakit tenggorokan dan nyeri akibat kemoterapi atau radiasi

Sifat antivirus dan antibakteri dalam madu manuka dapat mengurangi peradangan dan nyeri. Bahkan, madu manuka juga dapat melapisi lapisan dalam tenggorokan dan memberi efek menenangkan.

Menurut sebuah penelitian dalam Journal of Oral Rehabilitation tahun 2000, bakteri Streptococcus Mutans menurun secara signifikan pada pasien yang menjalani perawatan kemoterapi. Bakteri tersebut dikenal dapat menyebabkan sakit tenggorokan.

Selain itu, studi dalam jurnal British Journal of Oral and Maxillofacial Surgery tahun 2012 melaporkan bahwa madu manuka dapat mengurangi bakteri mulut yang menyebabkan mukositis, yakni gangguan kesehatan mulut akibat kemoterapi. Mukositis bisa menyebabkan peradangan dan ulserasi pada selaput lendir yang melapisi kerongkongan dan saluran pencernaan.

4. Mengobati fibrosis kistik

Fibrosis kistik adalah kelainan bawaan yang dapat merusak paru-paru dan bisa memengaruhi sistem pencernaan hingga organ tubuh lainnya. Hal tersebut juga memengaruhi sel-sel yang dapat menghasilkan lendir, membuatnya jadi kental, bahkan lengket secara abnormal di area saluran udara, sehingga menyebabkan sulit bernapas.

Madu manuka ampuh melawan bakteri penyebab infeksi saluran perbatasan bagian atas, yakni bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Burkholderia spp. Terbukti dalam sebuah studi dalam jurnal Archives of Microbiology tahun 2015, madu manuka dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut dengan cara bekerja sama dengan pengobatan antibiotik.Agen Domino99

5. Memerangi jerawat

Jerawat bisa muncul karena berbagai sebab, seperti perubahan hormonal, pola makan yang buruk, penggunaan rias wajah, jarang membersihkan muka, dan sebagainya yang memicu pertumbuhan bakteri di pori-pori yang tersumbat.

Keampuhan madu manuka dalam memerangi jerawat antara lain:

- Antimikroba. Kandungan antimikroba yang ada dalam madu manuka bisa melawan jerawat bila digunakan bersamaan dengan produk penghalang jerawat pH rendah.

- Kandungan antibakterinya juga bisa membantu menjaga kulit agar bebas bakteri dan mempercepat proses penyembuhan jerawat.

- Terbukti bisa mengurangi peradangan, termasuk peradangan pada jerawat dengan kandungan antiperadangannya.

Meski demikian, penelitian terhadap penyembuhan jerawat masih dibutuhkan untuk membuktikan kemampuan sang madu ini.

Itulah berbagai khasiat dari madu manuka untuk kesehatan dan kecantikan. Walau harganya relatif lebih mahal dibanding madu lainnya, tak ada salahnya mencoba karena berbagai khasiatnya yang disebutkan di atas tadi.

Selasa, 27 Oktober 2020

Sakit Pinggang Sebelah Kiri, Pertanda Apakah Ini?

DokterSehat - Pernah mengalami sakit pinggang? Kamu tidak sendirian. Berdasarkan studi berjudul "Mechanisms of Low Back Pain: A Guide for Diagnosis and Therapy" yang diterbitkan di jurnal F1000Research tahun 2016, sebanyak 85 persen orang dewasa pernah mengalami sakit pinggang.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Sakit pinggang, khususnya di sebelah kiri, bisa memberikan petunjuk atas kondisi kesehatanmu. Pertanda apakah ini? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

1. Cedera otot atau jaringan

Dalam banyak kasus, sakit pinggang sebelah kiri diakibatkan oleh cedera jaringan. Melansir Medical News Today, cedera ini mungkin melibatkan otot, tulang, ligamen di punggung, tulang belakang, serta area di sekitarnya. Bahkan, cedera di satu area bisa menyebar ke area lain!

Gejala lainnya antara lain rentang gerak terbatas, kejang otot, kekakuan, hingga rasa sakit setelah bangun dari posisi berbaring.

American Association of Neurological Surgeons (AANS) menjelaskan bahwa penyebab paling umum sakit pinggang sebelah kiri adalah ketegangan otot yang terjadi ketika serat otot meregang berlebihan dan menyebabkan peradangan. Bisa juga diakibatkan oleh postur tubuh yang buruk atau duduk terlalu lama.

2. Infeksi ginjal

Kemungkinan kedua adalah infeksi ginjal yang menyebabkan nyeri di salah satu sisi pinggang. Menurut National Health Service (NHS), gejalanya adalah nyeri pinggang, demam, menggigil, mual, buang air kecil lebih sering dari biasanya, nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, hingga adanya darah di urine.

Apa penyebab infeksi ginjal? Biasanya, ini terjadi karena bakteri E. coli masuk ke uretra, "bergerak" menuju kandung kemih, menyebabkan sistitis, dan naik ke ginjal.

Infeksi ginjal diatasi dengan antibiotik untuk menghentikan infeksi yang merusak ginjal. Mungkin saja dokter juga meresepkan obat penghilang rasa sakit.SahabatQQ

3. Batu ginjal

Batu ginjal adalah endapan mineral dan garam yang telah mengkristal dan terbentuk di dalam ginjal. Batu yang berukuran 3 mm atau lebih besar bisa menghalangi ureter lalu menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan di punggung bawah bagian kiri atau kanan, laman Urology Austin menjelaskan.

Gejala lain yang bisa dikenali adalah demam, menggigil, mual, muntah, warna urine menjadi keruh atau gelap, nyeri saat buang air kecil, muncul darah dalam urine, hingga keluarnya batu ginjal kecil yang terlihat seperti kerikil, melansir Healthline.

Batu ginjal yang berukuran kecil bisa diatasi dengan minum air sebanyak 1,8-3,6 liter per hari dan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit. Dokter juga akan memberi resep obat alpha blocker untuk membantu mengeluarkan batu ginjal. Akan tetapi, bila batu sudah berukuran besar, perlu dilakukan pembedahan untuk mengangkatnya.

4. Radang sendi

Artritis adalah peradangan pada persendian dan menyebabkan nyeri, kaku, dan bengkak. Menurut Orthopaedic Associates of Central Maryland, ada lebih dari 100 jenis radang sendi, tapi yang paling banyak diderita adalah osteoartritis dan artritis reumatoid.

Sementara, Arthritis Foundation mengatakan bahwa radang sendi bisa menimbulkan nyeri di pinggang atau punggung bawah, biasanya hanya di satu sisi saja. Selain itu, radang sendi juga bisa menyebabkan kekakuan atau bengkak di punggung serta rentang gerak menurun.

Menurut NHS, penyakit ini diidap lebih dari 10 juta orang, sedangkan menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), radang sendi dialami oleh 55 juta orang dewasa di Amerika Serikat dan 30 juta di antaranya adalah osteoartritis.

5. Disk hernia

Disk hernia atau disk yang tergelincir (slipped disk) bisa terjadi karena cedera atau berkembang seiring berjalannya waktu karena keausan. Kondisi ini banyak dialami oleh orang-orang berusia 30-50 tahun. Laki-laki berisiko dua kali lebih besar daripada perempuan.

Apa saja faktor risiko disk hernia? Ada banyak, mulai dari mengangkat benda berat berulang, obesitas, merokok, hingga postur tubuh yang buruk. Melansir Medical News Today, disk hernia bisa mengakibatkan nyeri yang menjalar dari tulang belakang ke salah satu sisi pinggang.

Perawatan disk hernia bergantung pada tingkat ketidaknyamanan yang dialami serta seberapa jauh cakram keluar dari tempatnya. Umumnya, kondisi ini bisa diatasi dengan latihan peregangan dan memperkuat otot punggung, serta mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran.

6. Pankreatitis

Pankreatitis atau peradangan pankreas terjadi jika enzim menjadi aktif dan menyebabkan kerusakan pada organ. Penyakit ini bisa akut (datang tiba-tiba) atau kronis (berkembang secara bertahap). Gejalanya adalah demam dan sakit perut bagian atas yang bisa menjalar hingga punggung dan pinggang.

Pankreatitis akut bisa hilang dalam beberapa hari dengan pengobatan. Umumnya, kondisi ini diakibatkan oleh batu empedu. Pasien pankreatitis akut biasanya diberi cairan intravena (IV), antibiotik, dan obat penghilang rasa sakit.Agen Domino99

Sementara, pankreatitis kronis tidak sembuh atau membaik, justru menyebabkan kerusakan permanen. Kondisi ini disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan, kadar kalsium atau lemak yang tinggi dalam darah, obat-obatan tertentu, dan penyakit autoimun, seperti mengutip MedlinePlus.

7. Endometriosis

Pada perempuan, nyeri di pinggang sebelah kiri mungkin disebabkan oleh endometriosis. Menurut NHS, endometriosis adalah jaringan yang mirip dengan lapisan rahim yang tumbuh di ovarium dan saluran tuba. Endometriosis dialami 1 dari 10 perempuan di usia subur (15-49 tahun).

Seperti apa ciri-ciri endometriosis? Gejalanya ialah nyeri di perut bagian bawah atau punggung, nyeri haid berlebihan, nyeri saat buang air kecil saat menstruasi, hingga mengalami menstruasi yang berat (heavy flow) dan sulit untuk hamil!

Endometriosis ditangani dengan obat penghilang rasa sakit (ibuprofen atau parasetamol), obat hormon dan kontrasepsi, hingga operasi untuk memotong jaringan endometriosis dan mengangkat sebagian atau seluruh organ yang terkena endometriosis.

Nah, itulah penjelasan dari sakit pinggang sebelah kiri yang mungkin kamu alami. Jika mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas tadi serta rasa sakitnya mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau makin parah, segera periksakan diri ke dokter, ya!

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...