Tampilkan postingan dengan label Vitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vitamin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2022

6 Manfaat Buah-buahan: Penting Dikonsumsi Tiap Hari

BlogSehat, Manfaat buah-buahan bagi kesehatan. Penuhi berbagai vitamin dan nutrisi penting yang diperlukan tubuh dengan cara praktis.


Konsumsi buah-buahan sangat penting untuk dilakukan guna mendapatkan tubuh yang sehat. Berdasarkan temuan World Health Organization (WHO), terdapat 2,8% atau sebanyak 1,7 juta orang yang mengalami kematian akibat jarang mengonsumsi buah ataupun sayur.



Oleh karena itu, WHO memberikan anjuran bagi setiap orang untuk mengonsumsi minimal 150 gram (g) buah per harinya. Asupan ini bisa kamu penuhi dengan satu buah jeruk, apel, ataupun buah lainnya.


Namun, perlu Toppers catat bahwa 150 g per hari adalah jumlah minimal. Akan lebih baik apabila Toppers mengonsumsi buah lebih banyak lagi (selama dalam jumlah wajar), sehingga mendapatkan gizi maksimal. Toppers juga perlu imbangi dengan makanan sehat lainnya.


Seringkali, kita melupakan pentingnya asupan buah untuk tubuh. Padahal, buah-buahan secara alami memiliki segudang manfaat yang diperlukan oleh tubuh, lho. DominoQQ


Mulai dari melindungi kamu dari berbagai penyakit serius, memberikan energi, menjaga kesehatan kulit, meningkatkan kinerja otak, dan sebagainya. Penasaran lebih lanjut? Simak daftar khasiat penting yang bisa kamu peroleh: 


1. Mencegah Penyakit Serius


Mengonsumsi buah setiap harinya dipercaya mampu mencegah kamu terjangkit dari berbagai penyakit serius, Toppers 


WHO menyebutkan bahwa penyakit jantung koroner (ischaemic heart disease) menjadi salah satu penyebab tingginya kematian di Indonesia. Maka dari itu, untuk mencegah hal itu terjadi, cobalah untuk mengonsumsi buah secara rutin, Toppers.


Sebab, ada penelitian yang menemukan bahwa dengan mengonsumsi buah secara rutin dapat mengurangi terkena risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, stroke, kanker, dan sebagainya.


2. Memenuhi Asupan Vitamin, Nutrisi dan Mineral


Untuk menjaga tubuh tetap sehat, Toppers perlu memenuhi kebutuhan nutrisi, vitamin, dan mineral.


Kebutuhan ini bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi berbagai jenis buah. Hampir seluruh alfabet vitamin dapat ditemukan di berbagai buah, lho, Toppers.


Berbagai vitamin dan mineral yang ada di buah ini berfungsi untuk menjaga metabolisme tubuh dan memerangi senyawa-senyawa hasil oksidasi, seperti radikal bebas yang tidak baik untuk tubuh.


3. Memerangi Radikal Bebas


Mungkin sebagian dari Toppers masih belum mengerti dengan istilah radikal bebas. Nah, radikal bebas adalah sel-sel tubuh yang telah rusak sehingga berpotensi mengakibatkan berbagai akibat negatif.


Jika tidak ditangani dengan baik, radikal bebas ini dapat menyebabkan stres oksidatif, stroke, alzheimer, hingga terburuknya adalah kanker. Untuk memerangi radikal bebas ini dibutuhkan zat antioksidan, Toppers. 


Perlu Toppers ketahui pula bahwa hampir semua buah memiliki zat antioksidan. Dengan mengonsumsi buah secara rutin diharapkan tubuh menerima zat antioksidan, sehingga mampu memerangi radikal bebas ini. 


4. Menjaga Tubuh Tetap Bugar


Menurut Badan Kesehatan Dunia, seseorang memerlukan asupan serat sebesar 25-29 g setiap harinya untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar.


Di samping itu, serat juga baik untuk kesehatan usus, mulai dari mencegah masalah sembelit, wasir, dan divertikulosis. Nah, asupan serat ini bisa kamu dapatkan di berbagai buah, Toppers!


5. Menjaga Kesehatan Tulang


Berbagai kandungan vitamin C dan vitamin D dalam buah dipercaya dapat mempertahankan massa otot sehingga mampu menjaga kesehatan tulangmu, Toppers.


ni juga dibuktikan dari studi oleh Florida State University pada 2011 yang menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi buah plum kering dapat mencegah osteoporosis


ak hanya itu, ada juga studi oleh University of East Anglia yang menemukan bahwa alpukat baik untuk membentuk tulang yang lebih kuat.


6. Meningkatkan Kinerja Otak


Pada dasarnya, buah-buahan juga terkenal akan fungsinya untuk meningkatkan kinerja otak, lho, Toppers. Terutama jenis buah beri-berian, seperti strawberry, blueberry, blackberry, blackcurrant, cranberry, dan sebagainya.


Berbagai buah beri ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga dapat memperkuat memori, mencegah penuaan sel otak, dan mencegah kehilangan memori jangka pendek (short term memory loss).



Oleh karena itu, mulai sekarang, diharapkan Toppers dapat lebih banyak mengonsumsi buah, ya! Dengan demikian, asupan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh juga dapat terpenuhi dengan baik. 


Minggu, 29 November 2020

Jadi “Primadona” di 2020, Ini Perkembangan Vitamin C dari Masa ke Masa

DokterSehat - Tahukah kamu, bahwa vitamin C telah dikenal sejak tahun 1920-an oleh seorang ilmuwan Hongaria bernama Albert Szent-Györgyi dari Universitas Szeged? Mungkin sekarang ini, kita lebih mengenali vitamin C sebagai antioksidan dan erat manfaatnya dengan imunitas tubuh. Gak heran kalau vitamin yang satu ini sangat dicari kan di sepanjang tahun ini.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Buat kamu yang belum tahu, vitamin C sebenarnya dikenal juga dengan nama asam askorbat. Ini merupakan salah satu zat gizi yang ada di buah dan sayur segar. Penasaran dengan perkembangan vitamin C selanjutnya? Lalu, apakah manfaatnya juga ikut berkembang seiring dengan berjalannya waktu? Check this out!

1. Mencegah dan mengobati pendarahan gusi, anemia dan gangguan pertumbuhan tulang

Di masa Szent-Györgyi tepatnya pada tahun 1920-an, vitamin C mulai banyak dimanfaatkan untuk mencegah dan mengobati pendarahan gusi dan perdarahan bawah kulit. Di sini peran vitamin C sangat penting karena bila dibiarkan bisa mengakibatkan gangguan penyembuhan luka, anemia dan gangguan pertumbuhan tulang.

Gangguan-gangguan yang sebelumnya disebutkan banyak diderita oleh orang-orang yang jarang mengonsumsi buah dan sayur segar. Padahal buah dan sayur merupakan salah satu ‘gudang’ untuk vitamin C. Coba ingat-ingat lagi deh, apa asupan vitamin C kamu sudah tercukupi setiap harinya?

2. Anti bakteri terhadap kuman penyebab TBC dan menghambat perkembangan virus, parasit dan jamur

Para peneliti di masa itu gak diam begitu saja dengan penemuan mereka di tahun 1920. Ini dibuktikan dengan munculnya fakta baru tentang vitamin C di tahun 1930. Gak hanya dari kegigihan para peneliti saja, ini juga didorong oleh banyaknya kemajuan ilmu kedokteran dan bertambahnya masalah kesehatan manusia.

Salah satu masalah kesehatan manusia pada masa itu adalah adanya penyakit infeksi yang bersamaan dengan adanya penyakit kronis semisal penyakit jantung dan pembuluh darah, sekitar tahun 1930, ditemukan efek lain dari vitamin C yaitu efek-anti bakteri terhadap kuman penyebab TBC dan bisa menghambat perbanyakan (replikasi) berbagai jenis virus, parasit dan jamur.SahabatQQ

3. Antioksidan penyakit kronis

Vitamin C juga bisa menjadi antioksidan saat adanya peradangan kronis dan stres oksidatif akibat kondisi kronis, yaitu gangguan lambung (gastritis), gangguan pencernaan, diabetes tipe-2, obesitas, peradangan paru, penyakit saraf menahun, penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Efek sebagai antioksidan ini berhubungan erat dengan sistem imun tubuh yang diatur oleh sel darah putih, yang membutuhkan vitamin C untuk proses perbanyakannya. Walaupun di dalam tubuh tersedia antioksidan endogen, namun dalam kondisi tertentu jumlahnya tidak cukup sehingga memerlukan vitamin C dan mineral lain sebagai antioksidan eksogen.

4. Pemerintah juga ikut memastikan masyarakat Indonesia tercukupi kebutuhan vitamin C-nya

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 28 tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia, kecukupan asupan vitamin C ditentukan berdasarkan usia dan jenis kelamin. Contohnya, untuk laki-laki usia 16 tahun sampai lebih dari 80 tahun adalah 90 mg per hari, sementara perempuan sebesar 75 mg per hari.

Anjurannya, vitamin C bisa dikonsumsi sebesar 200 mg atau lebih setiap harinya, untuk mempertahankan kadar normalnya dalam darah. Namun, bila kita aktif berolahraga dan kegiatan fisik lainnya, maka perlu menambah suplementasi vitamin C 500-1,000 mg/hari supaya tidak mengalami gangguan pernapasan setelah berolahraga. Terlebih pada seorang perokok dan sering mengonsumsi makanan yang tidak segar dan minuman keras, suplementasi vitamin C sangat diperlukan. Supaya dapat terhindar dari penyakit jantung, dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin C dengan kadar 320-1,100 mg/hari.Agen Domino99

5. Imunitas yang kuat dapat diperoleh dari vitamin C

Kalau seseorang kekurangan vitamin C, maka akan terjadi hipovitaminosis C dalam darah atau status kekurangan vitamin C. Kondisi ini bisa menyebabkan berbagai gejala klinis terkait dengan fungsi vitamin C sebagai anti-skorbut, anti-mikroba, anti peradangan atau antioksidan terkait penyakit kronis, penuaan dan imunitas tubuh. Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat ini, di mana banyak orang sudah mulai bekerja dan beraktivitas di luar rumah, tubuh memerlukan imunitas tubuh yang kuat sehingga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit. Semuanya dapat diperoleh dari vitamin C.

6. Beberapa tanda kalau badan kekurangan vitamin C

Kita bisa mengetahui kecukupan asupan vitamin C setiap harinya dengan mengevaluasi makanan yang telah kita makan. Idealnya, kita wajib mengonsumsi buah dan sayur segar sebanyak tiga porsi per hari. Sebenarnya mendapatkan sumber vitamin C bukan hal yang susah kok. 

Dengan mengonsumsi sayur dan buah, kita sudah bisa mendapat asupan vitamin C. Jambu biji mengandung 125 mg vitamin C di setiap buahnya, jeruk (70 mg/buah), papaya (90 mg/150 mg buah), stroberi (90 mg/150 g buah), brokoli (80 mg), kembang kol (50 mg) bayam (8,5 mg/30 g). Bila dirasa kurang, maka kita dapat memperolehnya dari makanan dan minuman yang telah mengalami proses penambahan mikronutrien dengan melihat di label kemasannya, dan juga dari suplemen vitamin C.

Pada intinya, vitamin C merupakan zat gizi esensial karena tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga pemenuhan kecukupannya harus diperoleh dari asupan makanan sehari-hari maka konsumsinya secara terus menerus justru dianjurkan. Jadi, jangan lupa untuk terus mencukupi kebutuhan vitamin C ya! (CSC)

Jumat, 06 November 2020

5 Buah Paling Ampuh yang Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan

DokterSehat - Berat badan menjadi isu yang banyak diperhatikan. Karena, tak cuma menyangkut penampilan, tetapi juga kesehatan.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa badan gemuk tak selalu sehat, justru dapat meningkatkan risiko banyak penyakit. Itulah kenapa banyak yang berusaha untuk mempertahankan atau menurunkan berat badan demi mencapai berat badan ideal.

Selain dengan olahraga, hal penting yang harus diperhatikan saat menurunkan berat badan adalah asupan yang dikonsumsi sehari-hari. Demi mendukung kesuksesan diet, para ahli menyarankan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah.

Berikut ini adalah beberapa buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh kamu yang ingin sukses mencapai berat badan ideal.

1. Apel 

Buah yang pertama sangat direkomendasikan untuk menurunkan berat badan adalah apel. Usahakan makan apel bersama kulitnya karena kulitnya itu mengandung asam ursolat.

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Obesity Reviews tahun 2017 mengupas lebih dalam manfaat asam ursolat. Hasilnya, senyawa tersebut dapat meningkatkan laju pembakaran kalori (thermogenesis), meningkatkan massa otot, dan meningkatkan kebugaran fisik.

Ada pula penelitian lain yang dimuat di jurnal Appetite yang melibatkan 49 perempuan berusia 30-50 tahun. Masing-masing diminta memakan 3 buah apel, 3 buah pir, dan 3 buah cookies gandum yang mengandung kadar kalori dan serat yang sama, yakni 200 kalori dan 6 gram serat selama 10 minggu.

Hasilnya, dari ketiga pilihan, perempuan yang mengonsumsi apel memiliki jumlah kalori paling sedikit. Kemudian, perempuan yang makan apel dan pir mengalami penurunan berat badan, sementara yang mengonsumsi cookies gandum tidak mengalami perubahan.

2. Raspberry dan blackberry 

Semua jenis buah berry menyehatkan, tetapi raspberry dan blackberry memiliki kandungan serat paling tinggi berdasarkan data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Dalam 100 gram buah blackberry, terdapat serat sebanyak 5,3 gram, sementara pada rasberry mengandung dan 6,5 gram serat.

Serat ini berperan besar dalam program penurunan berat badan. Melansir Harvard Health Publishing, sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa langkah sederhana mengonsumsi 30 gram serat per hari dapat menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin, sama efektifnya dengan mengikuti program diet yang lebih rumit.SahabatQQ

3. Semangka 

Berdasarkan data USDA, lebih dari 90 persen kandungan semangka terdiri dari air. Dengan begitu, mengonsumsinya selain bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh, juga memberikan rasa kenyang lebih lama.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients melibatkan 33 orang dewasa yang mengalami obesitas. Mereka diberi dua jenis camilan yang berbeda tiap harinya, yakni dua cangkir semangka segar dan cookies rendah lemak, masing-masing memiliki jumlah kalori yang sama.

Setelah empat minggu, kelompok yang mengonsumsi semangka segar menunjukkan penurunan berat badan, indeks massa tubuh, dan tekanan darah. Sementara itu, mereka yang mengonsumsi cookies justru mengalami kenaikan tekanan darah dan lemak tubuh secara signifikan.

Nah, mulai sekarang coba, yuk, mengganti camilan jadi lebih sehat. Misalnya dengan mengonsumsi semangka. Sudah terbukti secara ilmiah lho!

4. Mangga 

Rasanya yang manis bisa menjadi alternatif buat kamu yang suka makanan manis tapi nggak ingin gemuk. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition & Food Sciences menemukan bahwa konsumsi mangga dapat menurunkan asupan gula pada orang dewasa, menurunkan berat badan, serta meningkatkan asupan serat dan kalium.

Penelitian lain yang dimuat dalam jurnal Food & Function tahun 2012 menunjukkan bahwa ekstrak mangga mampu menghambat pembentukan jaringan lemak. Tentunya ini kabar gembira bagi yang sedang menjalani program diet, karena mangga bisa dengan mudah didapat dan harganya pun terjangkau.Agen Domino99

5. Alpukat 

Jenis buah lainnya yang layak kamu konsumsi untuk menurunkan berat badan adalah alpukat. Penelitian yang terbit dalam Nutrition Journal menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi alpukat cenderung lebih banyak makan sayur, buah, lemak tak jenuh (lemak baik), vitamin E, K, magnesium, serta kalium dibanding orang yang tidak makan alpukat.

Tak hanya itu, mereka yang rutin makan alpukat memiliki berat badan, indeks massa tubuh, lingkar pinggang, dan risiko penyakit sindrom metabolik yang lebih rendah dibanding yang bukan pemakan alpukat.

Studi lainnya yang dimuat dalam jurnal Nutrients menunjukkan, makan setengah atau satu buah alpukat dalam sehari bisa menekan rasa lapar dan membuatmu merasa kenyang lebih lama.

Nah, setelah paparan di atas tentang buah apa saja yang terbaik untuk menu diet kamu, mana, nih, yang paling kamu suka?

Jumat, 23 Oktober 2020

Selama Pandemik Asupan Vitamin E Wajib Dipenuhi, Ini 5 Alasannya!

DokterSehat - Vitamin E selama ini dikenal sebagai vitamin yang dapat menjaga kesehatan kulit. Salah satu sebabnya karena vitamin E ini kaya akan antioksidan yang dapat meremajakan kulit dan dapat melawan dampak buruk dari lingkungan misalnya dari paparan polusi yang kamu temui setiap hari dan sebagainya.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Dari hal ini gak heran jika selama ini banyak orang yang beranggapan bahwa Vitamin E hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Padahal vitamin E juga punya manfaat lain nih buat tubuh, apalagi di masa pandemik seperti sekarang, salah satunya dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Gak hanya itu, ternyata vitamin E juga masih menyimpan manfaat lainnya lho. Apa saja? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

1. Vitamin E kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, vitamin E ini mengandung banyak antioksidan. Tapi gak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit saja, vitamin E juga bermanfaat untuk melindungi sel-sel tubuh kamu, terutama dari radikal bebas. 

Nah, buat kamu yang belum tahu, radikal bebas ini gak hanya bisa didapat dari luar tubuh seperti misalnya saat kita terpapar polusi, asap rokok atau zat-zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh lainnya. Radikal bebas ini merupakan sebutan lain dari sel-sel rusak yang juga terbentuk dari hasil pembakaran oksigen dalam tubuh. Untuk itu, kita butuh cukup antioksidan nih untuk mencegah banyak radikal bebas yang beredar dalam tubuh. 

2. Vitamin E mampu mencegah terbentuknya hasil oksidasi yang toksik

Oksidasi merupakan proses pemanfaatan oksigen dalam tubuh. Bayangkan saja saat kita menghirup oksigen, saat itu pula kita memasukan oksigen ke dalam tubuh, kemudian oksigen beredar dalam darah dan digunakan untuk melakukan proses metabolisme tubuh. Hasil metabolisme salah satunya adalah radikal bebas yang sifatnya toksik atau beracun bagi tubuh.

Sebagai antioksidan, Vitamin E bisa mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas yang berasal dari sinar Ultraviolet dari matahari, polusi, debu, AC maupun asap kendaraan bermotor terhadap sel-sel kulit. Nah, vitamin E dapat menangkap radikal bebas peroxyl yang merupakan hasil peroksidasi asam lemak tidak jenuh. Selain itu vitamin E juga berfungsi menjaga stabilitas dan integritas membran sel-sel kulit serta melindungi komponen-komponennya dari toksisitas berbagai macam obat, logam berat dan zat kimia lain yang akan membentuk radikal bebas.SahabatQQ

3. Pelindung terhadap sinar matahari

Masih dengan peran antioksidan yang dimiliki vitamin E, vitamin yang satu ini juga dapat melindungi kamu dari paparan sinar matahari lho. Seperti yang kita tahu, sinar matahari mengandung sinar UV A dan UV B yang dapat merusak kesehatan kulit. 

Nah, vitamin E ini dapat menyerap sinar UV dari matahari. Dengan vitamin E yang kita konsumsi, peningkatan efek Photoprotective yang dihasilkannya membuat tubuh kita dapat meminimalisasi kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV. Hal ini dapat membantu mencegah terbentuknya bintik hitam dan juga kerutan.Namun, walau kamu sudah mengonsumsi vitamin E secara rutin, tetap usahakan untuk gak terpapar matahari secara langsung ya!

4. Vitamin E dapat memelihara kesehatan kulit

Kalau tadi manfaat-manfaat Vitamin E yang banyak gak diketahui orang, sekarang waktunya kita bahas manfaat vitamin E yang sering banget disebut bahkan sejak kita masih ada di bangku sekolah dasar nih, guys. Apalagi kalau bukan soal memelihara kesehatan kulit.

Vitamin E bisa memelihara kesehatan kulit. Kandungan antioksidan yang terdapat pada vitamin E dapat menjaga kelembaban kulit, karena di setiap lapisan kulit mengandung vitamin E yang mencegah agar gak terjadi penguapan air berlebihan dari kulit, sehingga dapat mencegah kulit kering deh.

5. Vitamin E juga dapat menjaga daya tahan tubuh atau imunitas

Last but not least, ini nih yang gak terduga, ternyata vitamin E juga bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh atau imunitas kita. Apalagi di momen pandemi seperti sekarang ini tubuh tentu harus lebih kuat agar gak mudah ‘tumbang’ karena virus, bakteri, dan pencetus lainnya. 

Hal ini dikarenakan vitamin E punya fungsi menjaga keutuhan struktur kulit, mengaktifkan sistem imunitas tubuh seperti meningkatkan aktivitas antibodi, dan mencegah kerusakan sel-sel daya tahan tubuh dari radikal bebas.Agen Domino99

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin E, kamu bisa menemukannya di beberapa jenis makanan. Namun, vitamin E di sumber makanan ini gak serta-merta memenuhi kebutuhanmu akan vitamin E. Makanya kamu butuh tambahan asupan Vitamin E dengan konsumsi suplemen seperti Natur-E. Natur-E merupakan suplemen dengan kandungan utama vitamin E  yang berasal dari bahan alami seperti minyak biji gandum dan minyak biji bunga matahari. 

Buat kamu yang ingin mengonsumsi vitamin E, ada aturan dosis berdasarkan usia dan kondisi kulit nih. Vitamin E dengan dosis 100 IU(Internal Units) direkomendasikan untuk kamu yang punya masalah kulit seperti kusam, berjerawat yang biasa dialami pada usia di bawah 25 tahun. Kamu bisa mengonsumsi Natur-E 100.

Untuk kamu yang punya masalah kulit mudah kering dengan berbagai macam kegiatan di dalam atau luar ruangan, dianjurkan mengonsumsi Vitamin E dengan dosis 300 IU per hari. Ini biasa terjadi pada kamu yang berusia di atas 25 tahun. Tapi bisa kamu atasi dengan mengonsumsi Natur-E 300.

Sementara untuk kamu yang berusia di atas 35 tahun, kamu bisa menggunakan Natur-E Advanced yang dapat membantu mengurangi kerutan dan garis halus. Selain itu, ada juga varian Natur-E White Suplemen yang membantu merawat dan menutrisi kulit dari dalam agar kulit sehat dan lebih cerah secara alami. Oh iya, Natur-E White ini juga ada produk perawatan kulit yang lengkap mulai dari Hand & Body Serum, Face Wash, Brightening Serum, Day Cream dan Night Cream. Oh iya, nggak perlu khawatir, Natur-E ini halal dan aman untuk dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.

Nah, itu tadi ulasan seputar manfaat dari vitamin E yang ternyata gak hanya sebatas menjaga kesehatan kulit saja. Jadi, kamu sudah cukup mengonsumsi vitamin E belum hari ini, guys?

Minggu, 30 Agustus 2020

Ini 6 Manfaat Mengejutkan Jus Jeruk bagi Tubuh, Bisa Cegah Batu Ginjal

DokterSehat - Jeruk adalah satu dari sekian buah yang tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia. Kamu bisa mengonsumsinya langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan. Selain rasanya yang segar, jeruk memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.



Apa saja manfaatnya bisa kamu rasakan bila mengonsumsinya secara rutin? Yuk, langsung saja simak ulasannya berikut ini!

1. Kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh


Menurut data dari FoodData Central yang dipublikasikan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), sebanyak 100 ml jeruk mengandung nutrisi sebagai berikut:

- Total energi: 46 kcal
- Protein: 0,83 gram
- Total lemak: 0 gram
- Karbohidrat: 11,7 gram
- Gula: 9,58 gram
- Kalsium: 8 mg
- Magnesium: 12 mg
- Potasium: 196 mg
- Sodium: 6 mg
- Vitamin C: 196 mg

2. Antioksidannya melimpah


Antioksidan adalah satu senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh. Pasalnya, antioksidan mampu mencegah terjadinya berbagai penyakit seperti penyakit jantung hingga kanker.

Menurut laporan yang dipublikasikan oleh "Journal of Agricultural and Food Chemistry" tahun 2005, jenis senyawa antioksidan yang terkandung dalam buah jeruk antara lain, flavonoid dan karotenoid.

Hal ini juga dibuktikan dengan hasil studi penelitian yang dipublikasikan oleh "Food & Nutrition Research" tahun 2015, bahwa mengonsumsi jus jeruk selama 8 minggu berturut-turut sebanyak 750 ml mampu meningkatkan jumlah antioksidan tubuh secara signifikan.

3. Mencegah terjadinya penyakit batu ginjal


Batu ginjal adalah kondisi yang menyebabkan kerusakan pada ginjal jika tak segera ditangani. Siapa sangka, ternyata rutin minum jus jeruk mencegah kamu mengalami batu ginjal, lho!

Menurut sebuah laporan dalam "Clinical Journal of the American Society of Nephrology" tahun 2006, dikatakan bahwa mengonsumsi jus jeruk secara teratur bisa meningkatkan pH urine, kondisi basa dalam urine yang mampu mencegah terjadinya risiko batu ginjal.SahabatQQ

4. Meningkatkan kadar kolesterol baik


Penyakit kardiovaskuler adalah salah satu penyakit berbahaya yang bisa merenggut nyawa seseorang. Nah, kolesterol tinggi adalah salah satu yang jadi penyebabnya.

Meski demikian kolesterol ada beberapa jenis, dan tidak semua menyebabkan penyakit. Jenis kolesterol yang sehat adalah high-density lipoprotein (HDL) alias si kolesterol baik, yang tugasnya adalah menyingkirkan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal "American Society for Clinical Nutrition" tahun 2000, jus jeruk mampu meningkatkan kadar HDL hingga 27 persen dan menurunkan kadar LDL hingga 20 persen!

5. Sistem imunitas tubuh makin kuat!


Dilansir Longevity, jus jeruk kaya akan kandungan vitamin C. Nah, seperti yang sudah kamu ketahui, vitamin C berdampak besar bagi daya tahan tubuh. Dengan sistem imun yang kuat, tubuh kita akan lebih terjaga dari berbagai penyakit, seperti flu dan batuk.Agen Domino99

6. Kulit sehat dan glowing


Dilansir NDTV Food,  jus jeruk mengandung antioksidan sekaligus vitamin C alami yang mampu menangkal radikal bebas. Radikal bebas ini adalah penyebab kulit menjadi kusam dan mempercepat penuaan dini.

Kandungan vitamin C yang melimpah dari jus jeruk mampu melawan radikal tersebut dan membuat kulitmu jadi sehat, tidak kusam sehingga tampak glowing, dan tentunya kamu bisa terlihat awet muda!

Itulah manfaat baik yang bisa kamu rasakan dengan mengonsumsi jus jeruk. Agar tidak merusak atau mengurangi nutrisinya, sebaiknya jangan menambahkan pemanis tambahan, ya.

Perlu diingat, untuk mendapatkan semua manfaat di atas sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, mengonsumsi jeruk saja tidak cukup. Kamu juga harus menjaga pola hidup sehat seperti rajin berolahraga, tidur cukup, kelola stres dengan baik, dan tentunya menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang.

Selasa, 23 Juni 2020

7 Vitamin Ini Wajib Dikonsumsi untuk Jaga Kesehatan Mata

HaloDokter88 - Kebijakan Work From Home yang digalakkan pemerintah untuk menekan persebaran COVID-19 memberi perubahan signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Sistem yang awalnya berbasis luar jaringan (offline) berubah ke dalam jaringan (online) memaksa masyarakat untuk berhadapan dengan teknologi digital seperti laptop, komputer, atau gawai dalam jangka waktu tertentu.



Kita tentu paham, terlalu lama bekerja di depan komputer bisa mengganggu kesehatan terutama berhubungan dengan kesehatan mata. Oleh karena itu, mata membutuhkan nutrisi salah satunya berupa vitamin untuk menjaga kesehatannya terlebih lagi di saat kebijakan WFH digalakkan. Konsumsi vitamin juga dapat menjadi tindakan  pencegahan terhadap penyakit mata lainnya dan kesehatan secara menyeluruh.

1. Vitamin A


Vitamin A menjadi nutrisi vital untuk membantu melindungi mata khususnya di bagian kornea dan mempertahankan kejernihan. Penelitian mengungkapkan bahwa vitamin A juga merupakan komponen dasar rhodopsin –protein yang ditemukan di mata- untuk membantu seseorang melihat dengan jelas meskipun pengaturan cahaya rendah.

Konsumsi vitamin A secara teratur dapat melindungi mata dari berbagai penyakit. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa diet kaya vitamin A memiliki manfaat terhadap pengurangan risiko degenerasi makula terkait usia (AMD). Kita dapat mengonsumsi makanan seperti paprika, labu, wortel, sayur hijau, dan kentang untuk mendapatkan kandungan vitamin A secara optimal.

2. Vitamin B1 (Tiamin)


Tiamin atau vitamin B1 memiliki kemungkinan yang efektif untuk mengurangi risiko katarak. Tiamin juga memiliki peran penting dalam fungsi sel yang sehat dan membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Sebuah studi klinis telah menemukan bukti ilmiah bahwa 100 mg tiamin yang diminum tiga kali sehari dapat mengurangi jumlah albumin dalam urin –indikasi yang berhubungan dengan penyakit diabetes tipe 2. Sumber tiamin yang mudah kita temukan seperti biji-bijian, ikan, dan daging.SahabatQQ

3. Vitamin B2 (Riboflavin)


Riboflavin atau vitamin B2 memiliki peran sebagai antioksidan yang memiliki potensi mengurangi stres oksidatif dalam tubuh. Studi memaparkan bahwa ketika seseorang mengonsumsi 1,6 sampai 2,2 mg riboflavin per hari, maka akan terjadi penurunan 31 sampai 51 persen terhadap perkembangan risiko penyakit katarak.

Bahkan pakar kesehatan memberi rekomendasi untuk mengonsumsi riboflavin 1,1 sampai 1,3 mg setiap hari. Contoh makanan yang memiliki kandungan riboflavin adalah sereal, gandum, susu, dan yogurt.

4. Vitamin B3 (Niasin)


Niasin atau vitamin B3 memiliki fungsi utama membantu mengubah makanan menjadi energi di samping berperan sebagai antioksidan. Studi menunjukkan bahwa niacin berperan terhadap pencegahan glaukoma yaitu kondisi di mana saraf optik mata mengalami kerusakan. Perlu diperhatikan bahwa ada baiknya kita mengonsumsi niasin secara alami. Kandungan niacin dapat kita jumpai di kacang-kacangan, ikan, jamur, dan daging sapi.

5. Vitamin B6, B9, dan B12


Kombinasi vitamin B6, B9, dan B12 memberi kekuatan untuk mengurangi kadar homosistein yakni sejenis protein yang ada dalam tubuh terkait dengan peradangan dan pemicu faktor risiko AMD. Sebuah studi klinis menunjukkan penurunan risiko 34 persen pada perempuan terhadap penyakit AMD dibarengi konsumsi 1.000 mcg vitamin B12, vitamin B6, dan vitamin B9. Akan tetapi perlu penelitian lebih lanjut sebagai konfirmasi terkait manfaat vitamin tersebut bagi kesehatan terutama mata.

6. Vitamin C


Vitamin C kaya akan antioksidan. Alasan lain tubuh membutuhkan vitamin C yakni untuk menghasilkan kolagen sehingga dapat memberi struktur pada mata terutama sklera dan kornea. Berbagai penelitian observasional mengungkapkan bahwa konsumsi vitamin C secara teratur menurunkan risiko penyakit katarak dan penyakit mata yang mengganggu penglihatan. Vitamin C banyak kita temukan dalam buah jeruk, lemon, paprika, dan brokoli.Agen Domino99

7. Vitamin E


Vitamin E memiliki persamaan dengan vitamin C yakni mengandung antioksidan kuat untuk membantu melindungi sel-sel tubuh terutama sel di mata dan kulit terhadap serangan radikal bebas.

Beberapa peneliti melaporkan, diet harian kaya vitamin E dapat membantu seseorang melindungi mata dari penyakit katarak karena faktor usia. Meskipun demikian masih diperlukan lagi penelitian lebih lanjut untuk menetapkan validitas hubungan antara konsumsi vitamin E dan penyakit katarak. Kita bisa mendapatkan antioksidan kuat ini dari sumber makanan alami seperti sayuran hijau, alpukat, salmon, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Melalui pola makan sehat dan seimbang kita dapat memenuhi nutrisi untuk mengoptimalkan kesehatan terutama kesehatan mata. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi vitaman dapat membantu mencegah atau memperlambat risiko penyakit mata.  Konsumsi vitamin secara alami dari buah, sayur, biji-bijian, protein, dan lemak sehat tidak hanya memperkuat kesehatan mata tapi juga kesehatan secara keseluruhan. Jadi, jangan lupa mengonsumsi makanan kaya vitamin, ya.

Minggu, 14 Juni 2020

8 Jenis Vitamin B yang Perlu Kamu Tahu

HaloDokter88 - Untuk bisa menjalankan fungsinya dengan optimal, tubuh kita butuh asupan vitamin. Salah satu jenis vitamin yang sangat kita butuhkan adalah vitamin B. Namun perlu diketahui bahwa tidak seperti vitamin lainnya, vitamin B tidak hanya ada satu macam. Ada berbagai jenis vitamin B, mulai dari B1 hingga B12.



Tapi bukan berarti bahwa ada 12 jenis vitamin B, karena sebenarnya jenis vitamin B hanya ada 8. Masing-masing memiliki nama lain, dan jika kedelapannya disatukan maka akan disebut vitamin B kompleks. Apa saja kedelapan jenis vitamin B itu? Apa manfaatnya bagi tubuh? Dan bagaimana kita bisa memperolehnya? Berikut ini ulasannya.

1. Vitamin B1 (tiamin)


Vitamin B1 atau tiamin mempunyai fungsi sebagai koenzim, alias zat yang membantu kerja enzim, dalam proses sintesis gula dan asam amino. Tanpa adanya tiamin, tubuh kita akan kesulitan mengubah gula dan karbohidrat yang kita makan menjadi energi.

Tiamin terdapat dalam gabah alias kulit beras. Namun sayangnya kita terbiasa makan nasi putih yang kulit berasnya sudah dipisahkan. Maka untuk memenuhi kebutuhan tiamin kita perlu makan kacang-kacangan dan biji-bijian, atau beralih menggunakan beras merah yang masi memiliki kandungan kulit berasnya.

2. Vitamin B2 (riboflavin)


Riboflavin punya peran penting dalam produksi energi serta merawat kesehatan kulit dan mata. Kekurangan asupan riboflavin bisa menyebabkan mata merah, radang pada kulit, dan rambut rontok. Namun cara mencegahnya cukup mudah, yaitu dengan mengonsumsi susu dan produk susu, putih telur, daging, serta hati.SahabatQQ

3. Vitamin B3 (niasin)


Niasin alias vitamin B3 punya banyak fungsi. Selain membantu mengubah lemak dan karbohidrat menjadi energi, niasin juga membantu menjaga kesehatan kulit serta sistem pencernaan dan saraf.

Makanan sumber niasin misalnya daging, ikan, susu, telur, serta kacang-kacangan. Kekurangan niasin bisa berakibat fatal, karena bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan, diare, dan kebingungan mental. Namun kelebihan niasin dalam jumlah besar juga punya efek buruk yaitu meningkatkan resiko kerusakan hati.

4. Vitamin B5 (asam pantotenat)


Vitamin B5 punya fungsi yang mirip dengan niasin, tapi selain itu juga berperan untuk memproduksi sel darah merah dan hormon-hormon steroid. Makanan kaya vitamin B5 pun hampir sama dengan yang mengandung niasin, yaitu daging, hati, susu, telur, dan sayuran hijau.

5. Vitamin B6 (piridoksina)


Seperti vitamin B5, vitamin B6 juga punya peran dalam metabolisme karbohidrat dan prodksi sel darah merah. Namun selain itu vitamin ini juga penting kinerja otak dan kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin B6 bisa menyebabkan insomnia, kebingungan, dan bahkan depresi.

Maka untuk memenuhi kebutuhan vitamin B6 kita perlu mengonsumsi makanan seperti kacang-kacangan, sayur dan buah, serta ikan dan kerang. Namun kelebihan vitamin ini juga berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf yang ditandai dengan kesulitan berjalan dan mati rasa di kaki dan tangan.

6. Vitamin B7 (biotin)


Biotin dibutuhkan tubuh untuk metabolisme energi serta sintesis asam amino dan glikogen atau gula otot. Defisiensi biotin sangat jarang terjadi karena vitamin ini terkandung dalam berbagai jenis makanan dan hanya dibutuhkan sedikit dosis.

Contoh makanan yang mengandung biotin adalah kembang kol, alpukat, kuning telur, kacang-kacangan, daging, ayam, dan jamur. Namun terlalu banyak biotin juga tidak baik karena bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang bisa berujung pada gangguan jantung.Agen Domino99

7. Vitamin B9 (asam folat)


Asam folat adalah zat yang sangat diperlukan oleh wanita hamil. Sebabnya adalah karena asam folat berperan penting dalam pertumbuhan janin, sintesis DNA dan pertumbuhan sel. Maka wanit hamil perlu banyak mengonsumsi makanan yang kaya asam folat misalnya sayuran hijau, biji-bijian, hati, telur, dan buah jeruk.

8. Vitamin B12 (sianokobalamin)


Sianokobalamin atau biasa disingkat kobalamin punya hubungan yang erat dengan asam folat, karena keduanya saling bergantung untuk bisa bekerja dengan baik. Kobalamin berperan penting dalam beberapa proses misalnya menjaga kesehatan saraf, formasi sel darah merah, serta memecah asam lemak dan asam amino.

Kobalamin banyak terdapat dalam produk hewani, mulai dari daging, hati, susu, dan telur. Orang yang menjalani gaya hidup vegetarian murni punya resiko lebih besar untuk mengalami defisiensi vitamin ini, maka mungkin perlu asupan dari suplemen.

Itulah 8 jenis vitamin B yang perlu kamu tahu. Semuanya memiliki fungsi masing-masing dan sama-sama penting, maka pastikan kamu selalu memenuhi kebutuhan seluruh vitamin tersebut agar tubuhmu tetap sehat.

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...