Tampilkan postingan dengan label Dehidrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dehidrasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Desember 2023

Manfaat Tanaman Duku bagi Kesehatan Manusia


 Duku (Lansium parasiticum) adalah salah satu buah yang underrated. Buahnya berwarna cokelat muda, berbentuk bulat, dan rasanya manis, tetapi kadang ada yang asam. Rasanya akan menjadi pahit jika bijinya tidak sengaja tergigit.

Tanaman ini tumbuh secara alami di Thailand, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Papua Nugini. Duku tumbuh dengan baik di ketinggian 0–600 meter di atas permukaan laut dan di daerah dengan curah hujan rata-rata 1.500 hingga 2.500 milimeter per tahun.klik

Lantas, apa manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari tanaman duku? Merangkum dari berbagai studi, inilah jawabannya!


1. Bisa menghambat pertumbuhan bakteri

Enterococcus faecalis adalah bakteri yang umum ditemukan pada infeksi saluran akar (rongga di bagian tengah gigi yang berisi pembuluh darah dan saraf). Untungnya, pertumbuhan bakteri ini bisa dihambat oleh ekstrak kulit Lansium parasiticum, terutama pada konsentrasi 25 persen, 50 persen, dan 75 persen (Andalas Dental Journal, 2020).SahabatQQ

Kulit buah ini mengandung metabolit sekunder dan memiliki aktivitas antibakteri (mampu membunuh bakteri atau memperlambat laju pertumbuhannya tanpa membahayakan jaringan di sekitarnya).


2. Bisa melarutkan kalsium batu ginjal

Batu ginjal adalah gumpalan kristal keras yang terbentuk di ginjal. Salah satu penyebabnya adalah kelebihan kalsium. Studi menemukan bahwa ekstrak etanol kulit kayu Lansium parasiticum bisa melarutkan kalsium batu ginjal, terutama pada konsentrasi 1,5 persen (Biocelebes, 2018).  

Ekstrak tersebut juga mengandung flavonoid, senyawa fitokimia yang ditemukan dalam banyak tanaman. Flavonoid memiliki sifat antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antivirus, serta bersifat neuroprotektif dan kardioprotektif.


3. Bisa melindungi dari gigitan nyamuk

Kulit buah duku diketahui mengandung triterpenoid yang bisa digunakan sebagai repellent (zat yang memberikan perlindungan dari serangga dengan mengganggu fungsi sensoriknya).

Berdasarkan penelitian, kulit buah duku diekstrak dengan etanol 96 persen lalu dijadikan losion dengan tiga konsentrasi yang berbeda, yaitu 15 persen, 20 persen, dan 25 persen (Galenika Journal of Pharmacy, 2015).

Hasilnya, losion dengan konsentrasi 15 dan 20 persen memberikan perlindungan dari nyamuk Aedes aegypti selama satu menit, sedangkan losion dengan konsentrasi 25 persen bisa melindungi hingga 135 menit.


4. Bisa digunakan untuk mengobati malaria

Nyamuk Anopheles betina bisa menularkan penyakit malaria ke manusia. Penyebab malaria adalah Plasmodium falciparum, yang merupakan parasit protozoa uniseluler.

Salah satu obat malaria tradisional adalah ekstrak kulit kayu dan daun duku, yang mampu mengurangi populasi strain bakteri Plasmodium falciparum yang resistan terhadap klorokuin (ICBS Conference Proceedings, 2017). Ini digunakan oleh masyarakat Dayak Seberuang di Kalimantan Barat dan juga dipakai oleh etnis lain di Sabah, Malaysia.Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya


5. Melindungi ginjal dari kerusakan

Doxorubicin adalah salah satu obat kanker, tetapi memiliki efek samping seperti nefrotoksisitas. Istilah ini mengacu pada efek toksik dari obat-obatan atau bahan kimia lain yang memberikan pengaruh buruk terhadap fungsi ginjal.

Para peneliti menemukan bahwa ekstrak etanol daun duku memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan efek nefroprotektif (mampu melindungi ginjal dari kerusakan) pada tikus yang diinduksi doxorubicin (Journal of Research in Pharmacy, 2022). Setelah diberi ekstrak etanol daun duku, kerusakan pada jaringan ginjal tikus berkurang.


6. Membantu menghidrasi tubuh

Buah atau sayur yang tinggi kadar airnya bukan hanya mentimun atau semangka, tetapi juga duku. Dalam 100 gram buah duku, kadar airnya mencapai 82,9 persen.

Mengonsumsi buah duku bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan, vitamin, dan mineral kita. Apalagi, saat cuaca panas yang rentan membuat kita dehidrasi.hidupsehat

Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, asupan cairan yang cukup akan membantu tubuh mengatur suhu, menjaga pelumasan sendi, mencegah berkembangnya infeksi, dan masih banyak lagi. Selain itu, juga mengandung elektrolit alami seperti kalium.Tidak disangka, ternyata seluruh bagian tanaman duku berkhasiat. Mulai dari buah, kulit buah, kulit kayu, hingga daunnya bermanfaat bagi kesehatan manusia!

Minggu, 24 Desember 2023

Seperti Apa Lidah Putih Gejala COVID-19 Varian JN.1?

 Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut bahwa COVID-19 varian JN.1 memiliki ciri khas yang bisa terlihat dari lidah, yaitu menunjukkan warna lebih putih dari biasanya.

COVID-19 memang diketahui bisa menyebabkan gejala pada lidah, yang disebut sebagai "COVID-19 tongue". Ini merupakan gejala yang dialami beberapa orang dengan varian Omicron, termasuk varian JN.1 yang merupakan varian turunan dari Omicron.klik

COVID-19 tongue bisa terlihat berbeda pada setiap orang dan tampak serupa dengan kondisi lidah dan mulut lainnya.


COVID-19 tongue

Pada seseorang yang mengalami COVID-19 tongue, kamu mungkin memiliki lapisan putih di permukaan lidah. Kondisi ini juga bisa memunculkan bintik-bintik merah berukuran berbeda dengan batas putih (Journal of Indian Society of Periodontology, 2022).

Penelitian menunjukkan bahwa COVID-19 tongue adalah salah satu kemungkinan gejala infeksi virus corona. Sebuah penelitian di Spanyol menemukan orang-orang melaporkan adanya ulkus/sariawan, pembengkakan, dan masalah mulut lainnya (British Journal of Dermatology, 2020).SahabatQQ Gejala-gejala pada lidah dan mulut ini biasanya terjadi bersamaan dengan gejala COVID-19 lain yang lebih sering terjadi dan dapat terlihat berbeda pada setiap pasien.

Dilansir ADA Health, gejala COVID-19 tongue yang paling umum adalah:

  • Lidah bengkak atau sakit.
  • Radang lidah dengan lekukan pada sisi lidah.
  • Ulkus menyakitkan yang bisa timbul di jaringan lunak mulut atau di dasar gusi dan mungkin terlihat seperti benjolan di bagian belakang lidah.
  • Bercak putih di lidah atau lidah putih.
  • Sensasi terbakar di lidah.
  • Gangguan rasa.
  • Ada "lapisan berbulu” di lidah.
  • COVID-19 tongue bisa menyakitkan bagi pasien yang mengalaminya.


Penyebab COVID-19 tongue

COVID-19 tongue adalah gejala COVID-19 yang relatif baru dan tidak biasa. Meskipun penyebab pasti dari gejala ini masih belum jelas, tetapi para peneliti telah mengemukakan beberapa kemungkinan penjelasan.

Salah satu teori menyatakan bahwa sel-sel lidah dan lapisan dalam mulut memiliki sejumlah besar reseptor ACE2, sejenis protein tertentu, di dinding selnya. Virus corona dapat terhubung ke protein ini dan memasuki sel dengan cara ini. Reaksi sistem kekebalan terhadap virus menyebabkan peradangan.

Penjelasan lain yang mungkin adalah virus penyebab COVID-19 melemahkan respons imun tubuh. Sistem kekebalan memainkan peran penting dalam melawan infeksi virus. Ada kemungkinan bahwa dalam kondisi yang melemah ini, virus, bakteri, atau jamur baru yang menyerang lidah dapat berpeluang menginfeksi tubuh, sehingga menyebabkan berkembangnya gejala-gejala mulut ini (Journal of Indian Society of Periodontology, 2022).


Lama gejala COVID-19 berlangsung

Masih butuh penelitian lebih lanjut untuk mengetahui lebih banyak mengenai gejala lidah akibat infeksi COVID-19. Namun, biasanya gejala ini akan hilang setelah infeksi sembuh.

Dalam beberapa kasus, COVID-19 tongue bisa menetap dan pengobatan mungkin diperlukan.

Gejala COVID-19 tongue mungkin baru muncul beberapa hari atau minggu setelah timbulnya penyakit. Dalam kasus yang jarang terjadi, gejalanya dapat hilang dengan sendirinya dan kemudian kambuh lagi dalam beberapa bulan (Journal of Medical Case Reports, 2022).


Apa lagi yang bisa menyebabkan gejala pada lidah?

Beberapa virus dapat menyerang lidah dan dapat menyebabkan lepuh dan ulkus. Lesi ini mungkin disalahartikan sebagai lesi aphthous yang disebabkan oleh COVID-19. Penyakit umum, gangguan sistem kekebalan tubuh, atau pengobatan dengan obat tertentu atau kemoterapi dapat menyebabkan kamu lebih rentan terhadap virus ini (British Journal of Dermatology, 2021).

Pasien COVID-19 sering mengalami indentasi lidah (tepi bergelombang atau berlekuk yang muncul di sepanjang sisi lidah).Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya Namun, penting untuk diketahui bahwa banyak orang memiliki variasi anatomi lidah yang dapat menyebabkan jenis lekukan yang sama. Selain itu, menggemeretakkan gigi juga dapat menyebabkan lekukan pada sisi lidah.


Cara mengatasi COVID-19 tongue

COVID-19 tongue biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus selain pengobatan untuk COVID-19 yang mungkin diperlukan. Gejala COVID-19 biasanye hilang dengan sendirinya, walaupun dalam beberapa kasus gejalanya bisa berlangsung lama atau menetap.

Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, obat kumur yang difortifikasi dengan antivirus, antijamur, antibiotik, anestesi, atau steroid telah digunakan untuk mengobati COVID-19 tongue. Terapi laser adalah pilihan pengobatan lain.

Pengobatan rumahan yang digunakan untuk mengobati COVID-19 antara lain:

  • Multivitamin.
  • Multimineral.
  • Perbaikan pola makan dan gaya hidup.

COVID-19 tongue adalah salah satu gejala COVID-19 yang jarang terjadi dan masih belum sepenuhnya dipahami oleh komunitas medis secara luas. Ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti lidah putih, lekukan, pembengkakan pada lidah, ulkus, atau pola tidak merata pada lidah.hidupsehat

Sabtu, 23 Desember 2023

5 Manfaat Tersembunyi dari Olahraga Catur bagi Kesehatan


 Siapa bilang olahraga hanya melibatkan aktivitas fisik yang melelahkan? Bermain catur adalah salah satu bentuk olahraga yang menguji pikiran, strategi, dan bahkan memiliki dampak positif pada kesehatan fisik.klik

Lewat artikel ini, mari mengungkap lima manfaat tersembunyi dari olahraga catur yang akan membuatmu terkejut. Jadi, jika kamu mencari cara yang menyenangkan untuk meningkatkan kesehatanmu, telusuri alasan mengapa catur adalah pilihan yang tepat. Yuk, simak!


1. Latihan otak yang intens

Bermain catur bukan hanya tentang memindahkan bidak di papan, tetapi juga tentang merencanakan dan memproyeksikan serangkaian langkah mendatang. Aktivitas ini memerlukan konsentrasi tinggi, pengambilan keputusan yang cepat, dan analisis mendalam. Menurut penelitian dari Frontiers in Psychology, bermain catur secara teratur dapat meningkatkan keterampilan kognitif seperti memori, perencanaan, dan pemecahan masalah.

Catur merangsang kedua belahan otak.Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya Permainan tersebut mengoptimalisasi fungsi otak dan memperkuat koneksi antar neuron. Ini membuktikan bahwa bermain catur bukan hanya permainan, tetapi juga latihan otak yang intens yang dapat membantu menjaga kesehatan mentalmu.


2. Meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan

Bermain catur melatihmu mempertimbangkan konsekuensi dari setiap langkah yang diambil. Kamu harus memperhitungkan serangkaian kemungkinan yang bisa terjadi akibat setiap langkah tersebut. Menurut penelitian dalam Journal of Applied Sciences, pemain catur yang terampil memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Para pemain catur yang berpengalaman telah terlatih untuk memilih opsi terbaik dalam situasi yang kompleks dan berkembang dengan kemampuan ini. Keterampilan pengambilan keputusan ini tidak hanya berdampak pada permainan, tetapi juga dapat diterapkan dalam aspek kehidupan lainnya.


3. Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Dementia

Penelitian yang diterbitkan Neuroepidemiology menunjukkan bahwa bermain catur secara teratur dapat menjadi faktor perlindungan terhadap risiko terkena penyakit Alzheimer dan Dementia. Aktivitas mental yang menantang seperti bermain catur dapat membantu menjaga otak tetap aktif dan mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut. Para ahli mengamati bahwa pemain catur aktif memiliki tingkat resistensi yang lebih tinggi terhadap penyakit otak degeneratif. Ini menunjukkan bahwa catur bukan hanya permainan yang menyenangkan, tetapi juga merupakan investasi untuk menjaga kesehatan mental di masa depan.


4. Peningkatan fokus dan konsentrasi

Salah satu aspek penting dari bermain catur adalah kemampuan untuk memusatkan perhatian pada situasi yang kompleks. Hal ini membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi dalam jangka waktu yang panjang. Menurut studi yang diterbitkan dalam Applied Cognitive Psychology, bermain catur secara teratur dapat membantu meningkatkan daya tahan konsentrasi. Pemain catur perlu memperhatikan setiap gerakan lawan, memprediksi kemungkinan tindakan berikutnya, dan mempertimbangkan strategi jangka panjang.SahabatQQ Cara ini mengasah fokus pada detail dan meningkatkan kemampuan untuk tetap konsisten dalam pengambilan keputusan.


5. Pemecahan stres dan keseimbangan emosi

Bermain catur bukan hanya tentang strategi, tetapi juga tentang mengelola emosi. Penelitian dari Journal of Health Psychology menunjukkan bahwa aktivitas yang melibatkan pemikiran yang tenang dan fokus, seperti bermain catur, dapat membantu meredakan stres. Ketika seseorang bermain catur, fokusnya terpusat pada permainan itu sendiri sehingga mengurangi tekanan dari pikiran yang terlalu dipenuhi dengan kekhawatiran atau stres sehari-hari. Ini membantu menciptakan keseimbangan emosional dan memperbaiki kesehatan mental secara keseluruhan.hidupsehat

Jadi, apakah kamu sedang mencari olahraga yang tidak hanya membangun otot tetapi juga mengasah pikiran? Nah, bermain catur adalah jawabannya, ya! 

Jumat, 02 September 2022

6 Bahaya Mabuk Minuman Beralkohol bagi Kesehatan

 


Menurut aturan yang berlaku di Indonesia, orang dewasa berumur 21 tahun diperbolehkan mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam satu waktu, minuman beralkohol dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dan kehilangan kendali diri, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Sementara itu, jika diminum terus-menerus dalam jangka panjang, mabuk minuman beralkohol dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, bahkan kematian. DominoQQ

Bahaya Penyakit akibat Sering Mabuk Miras

Berikut adalah penyakit-penyakit yang bisa muncul akibat mabuk minuman beralkohol dalam jangka panjang:

1. Penyakit liver

Ketika dikonsumsi, alkohol akan terserap ke dalam aliran darah, kemudian terkumpul di hati untuk dipecah dan dinetralkan agar dapat dibuang dari tubuh.

Hanya saja, kemampuan hati dalam memproses alkohol sangat terbatas. Jika alkohol yang diminum lebih banyak dari yang bisa diolah oleh hati, maka kadar alkohol dalam darah akan meningkat.

Jika terus-menerus terjadi, mabuk dapat menyebabkan gangguan pada organ hati, mulai dari perlemakan hati, hepatitis, sirosis, hingga kanker hati.

2. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Akibat lain dari sering mabuk adalah gangguan detak jantung, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, mati mendadak karena gagal jantung, serta meningkatnya risiko terkena stroke dan penyakit jantung.

3. Kanker

Semakin sering Anda minum alkohol, semakin besar pula risiko terkena kanker dan meninggal akibat penyakit tersebut. Jenis kanker muncul akibat sering mabuk adalah kanker hati, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, kanker usus besar, dan kanker payudara.

4. Gangguan otak dan saraf

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan juga dapat menyebabkan gangguan pada otak. Menurut penelitian, sering mabuk dapat membuat otak menyusut atau mengecil. Semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin besar pula penyusutannya.

Selain itu, terlalu banyak minum alkohol juga dapat menurunkan kemampuan berpikir dan melemahkan daya ingat, serta membuat refleks dan koordinasi gerakan tubuh terganggu

5. Depresi

Sebagian orang menganggap bahwa mabuk dapat membantu menenangkan pikiran. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Mengonsumsi minuman keras secara berlebihan justru dapat menyebabkan atau memperberat depresi.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mabuk memiliki risiko lebih tinggi untuk bunuh diri dan mengalami gangguan kecemasan.

Kenapa bisa begitu? Ketika Anda minum alkohol terlalu banyak, fungsi zat kimia otak yang mengatur mood akan terganggu, sehingga muncul gejala depresi.

6. Kecanduan alkohol

Sering mabuk alkohol juga dapat menyebabkan kecanduan. Meskipun menyadari bahaya alkohol, orang yang kecanduan akan terus-menerus mengonsumsi minuman beralkohol dan sulit untuk berhenti. Pada akhirnya, kebiasaan tersebut akan berdampak pada kesehatan maupun kehidupan sosialnya.

Ada banyak jenis minuman beralkohol, dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Namun secara umum, alkohol yang dikonsumsi sebaiknya tidak lebih dari 14 unit (sekitar 140 mililiter kadar alkohol murni) per minggu.

Waspadai bahaya konsumsi minuman keras, terutama akibat yang tidak diinginkan karena mabuk.

Jika Anda mengalami kecanduan alkohol dan kesulitan untuk menghentikannya, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter, untuk mendapatkan konseling dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda serta mencegah dampak buruknya.

Selasa, 09 Juni 2020

Ini 6 Gejala Dehidrasi yang Jarang Disadari

Halodokter88 - Air sangat penting untuk tubuh kita. Dehidrasi terjadi ketika tubuh kita kekurangan air untuk bisa berfungsi dengan maksimal. Saat tubuh mengalami dehidrasi ringan, kita akan merasa haus. Tapi ketika dehidrasi berat, akibatnya berbahaya bagi tubuh karena bisa mengakibatkan penyumbatan aliran darah, kejang dan komplikasi fatal lainnya.



Dehidrasi harus ditangani dengan segera. Sayangnya, gejala dehidrasi terkadang tidak kita kenali dengan mudah. Berikut ini 6 tanda dehidrasi yang jarang diketahui menurut para ahli

1. Bau napas yang tidak enak


Selain untuk mencerna makanan dan melumasi mulut, saliva juga mengandung senyawa antibodi yang penting untuk melawan bakteri. Saat mengalami dehidrasi, produksi saliva pada mulut akan berkurang. Akibatnya, bakteri lebih mudah tumbuh berkembang di dalam mulut. Bila dibiarkan terus menerus, tentu akibatnya napas kita akan berbau tidak enak. SahabatQQ

2. Kulit kering dan kusam


Kulitmu kering dan kusam? Bisa jadi itu pertanda kamu tidak cukup mengonsumsi air. Saat tubuh mengalami dehidrasi sedang hingga berat, kulit kita akan terasa kering, kusam dan kaku. Kamu bisa mengecek kondisi hidrasi kulitmu dengan mencubitnya secara perlahan. Bila kulitmu cukup lama kembali ke keadaan semula, ada baiknya kamu segera minum air untuk memulihkannya.

3. Keram otot


Cukup minum air selama olahraga itu penting, lho! Hal ini karena saat tubuh dehidrasi, terjadi perubahan keseimbangan elektrolit di dalam tubuh yang bisa mengganggu kinerja ototmu. Ototmu jadi lebih cepat panas dan rentan terkena keram otot. Efek ini  bahkan bisa semakin parah bila berolahraga saat cuaca panas.

4. Menggigil


Saat dehidrasi berat, suhu tubuh akan meningkat. Tubuh pun merasakan demam dan menggigil. Semakin tinggi suhu tubuh, maka tingkat dehidrasi pun semakin parah. Oleh karena itu, saat demam kita dianjurkan untuk banyak minum air untuk mencegah dehidrasi.

5. Ingin terus makan-makanan manis


Organ tubuh terutama liver membutuhkan air untuk melepaskan glikogen ke dalam darah. Saat dehidrasi, pelepasan glikogen ini terhambat. Glikogen yang kurang mengakibatkan tubuh kita kekurangan glukosa yang penting untuk pembentukan energi. Tubuh kita pun merespon hal tersebut dengan merasa lapar dan ingin mengonsumsi makanan manis.

Saat merasa lapar di luar jam makan, sebaiknya kamu mulai dengan minum segelas air. Siapa tahu laparmu itu sebenarnya karena dehidrasi. Agen Domino99

6. Sakit kepala


Banyak penyebab sakit kepala, salah satunya adalah dehidrasi. Saat tubuh dehidrasi, otak kekurangan cairan dan akhirnya mengerut. Akibatnya, kepala pun terasa nyeri karena otak yang mengerut tertarik menjauh dari tulang tengkorak. Setelah konsumsi air yang cukup, otak akan kembali ke ukuran semula dan perlahan meredakan sakit kepala.

Itu dia 6 gejala dehidrasi yang jarang diketahui. Kamu sebaiknya segera menambah asupan air bila mengalami gejala-gejala tersebut. Jumlah air yang perlu kita minum setidaknya 8 gelas atau sekitar 2 Liter per hari, ya!

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...