Tampilkan postingan dengan label infokesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infokesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Agustus 2023

5 Gejala yang Tak Terduga Ini Bisa Menandakan Usus Kamu Tidak Sehat


Usus kita adalah rumah bagi triliunan mikroorganisme. Kebanyakan orang menganggap kembung, sembelit, diare, dan sakit perut sebagai penanda utama kesehatan usus yang kurang optimal.

Meskipun gejala gastrointestinal dapat mengindikasikan usus yang tidak sehat, tetapi itu bukan satu-satunya tanda yang harus diwaspadai. Berikut ini lima gejala tak terduga yang dapat mengindikasikan usus kamu tidak sehat.klik


1. Iritasi kulit

Kalau setelah makan makanan tertentu lalu kondisi kulit memburuk, bakteri usus mungkin menjadi bagian dari masalahnya. Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan gula rafinasi meningkatkan keseimbangan bakteri usus yang tidak sehat, menurut penelitian dalam jurnal Microorganisms pada Februari 2021.

Keadaan disbiosis tersebut dikaitkan dengan fungsi kekebalan tubuh yang tidak normal, berkontribusi pada kondisi kulit inflamasi seperti eksem, psoriasis, jerawat, rosasea, dan ketombe.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kondisi peradangan kulit memiliki bakteri usus yang berbeda dibanding orang-orang yang tidak memiliki kondisi tersebut.

Orang-orang dengan rosasea juga memiliki prevalensi kondisi gastrointestinal yang lebih tinggi, dan diperkirakan 7 hingga 11 persen pasien penyakit radang usus juga memiliki psoriasis, yang selanjutnya memvalidasi hubungan usus-kulit.

Untuk mendukung kesehatan kulit, disarankan untuk mengikuti panduan diet antiinflamasi yang sama untuk kesehatan mikrobioma usus yang optimal. Menurut penelitian dalam jurnal Gut pada April 2021, ini berarti mengonsumsi banyak makanan nabati utuh dan sumber asam lemak omega-3, sekaligus membatasi makanan olahan dan pangan hewani.


2. Suasana hati tak menentu, kecemasan, dan depresi

Usus sering dijuluki sebagai "otak kedua" dan ini beralasan.SahabatQQ Menurut ulasan ilmiah dalam jurnal Frontiers in Psychiatry tahun 2018, mikroba usus berkomunikasi dengan sistem saraf, sistem endokrin, dan sistem kekebalan tubuh, memengaruhi suasana hati.

Individu yang didiagnosis dengan kecemasan dan depresi dianggap memiliki fungsi usus yang tidak normal, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplementasi prebiotik dan jenis probiotik tertentu dapat memperbaiki gejala.

Sebuah metaanalisis dalam Frontiers in Psychiatry pada Mei 2020 menemukan bahwa suplementasi probiotik dikaitkan dengan berkurangnya gejala depresi. Konon, kemampuan suplemen probiotik untuk memperbaiki suasana hati kemungkinan besar bergantung pada strain dan formulasi probiotik tertentu.

Kekurangan suplemen probiotik spesifik, menerapkan pola makan yang kaya akan makanan nabati utuh, seperti pola makan Mediterania, dapat meningkatkan mikrobioma usus yang kondusif untuk kesehatan mental yang optimal.

Menurut studi dalam jurnal Advances in Nutrition pada Juli 2020, jenis pola makan tersebut meningkatkan keanekaragaman mikroba usus dan mengurangi peradangan usus, sehingga bermanfaat bagi kesehatan mental. Meningkatkan asupan asam lemak omega-3 dari ikan atau mikroalga tertentu juga dapat memberikan efek positif pada komposisi mikrobioma usus dan mengurangi risiko depresi.


3. Kenaikan berat badan yang tidak diinginkan

Berat badan naik padahal tidak ada perubahan pola makan atau gaya hidup? Mungkin penyebabnya adalah mikrobioma usus.

Menurut studi dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers, & Prevention pada November 2020, bakteri usus memengaruhi pengeluaran energi dan jumlah kalori yang diekstrak seseorang dari makanan.

Setelah mengurutkan mikrobioma usus dari lebih dari 500 peserta, para peneliti menemukan bahwa keragaman mikrobioma usus peserta menurun, indeks massa tubuh (IMT) meningkat.

Studi lain dalam Journal of Internal Medicine pada Juli 2020 menunjukkan bahwa para peneliti dapat memprediksi siapa yang hidup dengan obesitas dengan menganalisis komposisi mikrobioma usus seseorang.

Penjelasan potensial untuk temuan tersebut adalah bahwa beberapa bakteri usus lebih efisien dalam memecah makanan daripada yang lain, memungkinkan kita menyerap lebih banyak kalori dari makan makanan yang persis sama, seperti yang dilaporkan dalam jurnal Nutrients pada November 2020.

Selain itu, menurut laporan dalam jurnal Frontiers in Immunology tahun 2020, bakteri usus tertentu memicu peradangan, yang berkontribusi terhadap resistansi insulin, yang secara tidak langsung memengaruhi berat badan.

Hubungan antara berat badan dan mikrobioma usus sudah sangat mapan sehingga strategi baru yang diusulkan untuk mengobati dan mencegah obesitas menargetkan mikrobioma usus.

Ketimbang mengandalkan suplemen probiotik tertentu, yang terbaik adalah memiliki pola makan tinggi serta tumbuhan dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, untuk mendukung mikrobioma usus yang sehat. Menurut penelitian dalam jurnal Preventive Nutrition and Food Science pada Juni 2020, jenis pola diet ini dikaitkan dengan penurunan berat badan terlepas dari kalori yang dikonsumsi.


4. Intoleransi makanan

Intoleransi makanan terjadi ketika kamu kesulitan mencerna makanan atau komponen makanan tertentu.

Intoleransi makanan tidak menimbulkan reaksi alergi, melainkan menyebabkan gejala gastrointestinal seperti diare, kram perut, kembung, dan gas.

Tidak seperti alergi makanan, orang-orang dengan intoleransi makanan mungkin dapat menoleransi sejumlah kecil makanan yang tidak dapat mereka toleransi, menurut Mayo Clinic.

Menurut studi dalam jurnal Nutrients, intoleransi makanan memengaruhi sekitar 20 persen populasi. Meskipun tidak mengancam jiwa, tetapi kondisi ini bisa sangat tidak nyaman.

Meskipun ada berbagai jenis intoleransi makanan dan sejumlah alasan mengapa seseorang bisa mengembangkannya, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa banyak kasus intoleransi makanan terjadi akibat perubahan mikrobioma usus yang dapat diperbaiki melalui penyesuaian pola makan.

Laporan kasus dalam Case Reports in Clinical Nutrition pada Juli 2021 menggambarkan kasus ketika transplantasi mikrobiota tinja secara efektif merawat seorang perempuan dengan intoleransi makanan terhadap produk susu, gluten, telur, dan kedelai.

Dengan mengubah ekosistem mikroba yang hidup di ususnya, perempuan tersebut mengalami peningkatan signifikan pada gejala gastrointestinal, dan mampu mengonsumsi gluten kembali.

Untuk mengidentifikasi intoleransi makanan, kamu bisa membuat jurnal makanan dan gejala untuk menentukan makanan pemicu. Setelah diidentifikasi, hilangkan makanan itu dari pola makan selama beberapa minggu. Jika gejala menghilang, pertimbangkan untuk memperkenalkan kembali makanan dalam jumlah kecil, perlahan-lahan tingkatkan porsinya sesuai toleransi.

Reintroduksi bertahap memungkinkan bakteri usus berubah dan menyesuaikan diri menjadi lebih mahir dalam memecah makanan tersebut,Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya berpotensi meningkatkan toleransi. Bekerja dengan ahli gizi dapat membantu kamu dalam proses ini.


5. Mengidam gula secara berlebihan

Gula memang memiliki sifat adiktif, dan mengidam gula berlebihan mungkin berkaitan dengan jenis mikroogranisme di usus.

Menurut tinjauan ilmiah dalam jurnal Bioessays, karena tubuh terdiri dari sejumlah organisme yang bersaing untuk mendapatkan sumber nutrisi, mengidam mungkin merupakan hasil dari konflik evolusioner antara seseorang dan mikroba usus mikrobiotanya dapat memanipulasi perilaku makan untuk menguntungkan kelangsungan hidup mereka.

Kalau kamu terus-terusan ingin makan atau minum yang manis-manis, cara terbaik untuk mencegah mikroba usus yang menyukai gula mengambil alih adalah dengan mengurangi asupan gula tambahan secara bertahap.

Misalnya, ganti minuman yang diberi pemanis dengan teh hernal dan infused water dengan irisan jeruk. Daripada permen, pilih cokelat hitam dan kacang. Kalau biasanya kamu menambahkan ke teh atau kopi, coba tambahkan kayu manis.

Baca juga label kemasan produk untuk meminimalkan konsumsi gula tambahan yang tidak perlu yang tersembunyi dalam makanan yang tidak kamu duga, seperti saus pasta, selai kacang, saus, dan roti.

Seiring waktu, upaya-upaya tersebut bisa membantu mengembalikan keseimbangan mikrobioma usus.

Itulah gejala yang tak terduga dari usus yang tidak sehat. Jadi, kamu mengidam gula secara berlebihan, memiliki intoleransi makanan, mengalami kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, suasana hati tak menentu, kecemasan, dan depresi, serta iritasi kulit, sebaiknya jangan diabaikan. Apabila khawatir, temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.hidupsehat

~ Jayasahabat.org ~

Jumat, 11 Agustus 2023

Ngantuk Saat Bekerja?, Kenali Minuman Penghilang Ngantuk Selain Kopi


Menyeduh kopi di tengah aktivitas, khususnya pada siang hari, kerap jadi pilihan untuk mengusir kantuk. Kandungan kafein di minuman ini bisa membantu meningkatkan fokus sehingga lebih produktif. Namun, kopi tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan.

Sebagai alternatif, kamu bisa memasukkan minuman penghilang ngantuk saat bekerja berikut ke pilihan menu harian. Minuman ini dapat membantumu agar tetap produktif dengan membuat tubuh terasa lebih segar dan bugar, lho.klik

Minuman penghilang ngantuk saat bekerja

Dilansir WebMD, minum kopi dalam jumlah sedang atau sekitar empat cangkir sehari masih terhitung aman untuk tubuh. Terlalu banyak konsumsi kopi dapat memicu efek negatif, seperti sakit kepala dan detak jantung tidak teratur.

Sebagai alternatif, minuman berikut bisa jadi opsi. Selain bisa menjadi variasi, deretan minuman ini juga memberikan efek menyegarkan yang baik untuk tubuh. Tubuh segar dan aktivitas makin lancar, deh.


1. Cokelat

Pilihan minuman terdekat untuk membantu tetap produktif selain kopi adalah olahan cokelat. Minuman berbahan dasar cokelat mengandung theobromine yang dapat meningkatkan detak jantung dan menyebabkan sulit tidur.SahabatQQ National Sleep Foundation pun merekomendasikan untuk menghindari cokelat sebelum tidur.

Walau begitu, cokelat bisa jadi alternatif karena dapat membantu tubuh tetap segar selama beraktivitas siang hari. Semakin banyak kandungan kakao yang menjadi dasar komposisinya, biasanya akan makin tinggi pula kafeinnya.


2. Air kelapa

Ada alasan mengapa banyak minuman booster mengandalkan air kelapa sebagai bahan dasarnya. Air kelapa merupakan alternatif alami untuk minuman olahraga dan aktivitas harian. Minuman berbahan dasar ini kaya akan mineral, elektrolit, juga antioksidan yang membantu meningkatkan energi secara cepat, melansir PharmEasy.

Konsumsi air kelapa saat berolahraga dapat mencegah kelelahan dan dehidrasi. Selain itu, minuman berbahan dasar tersebut juga bisa dimanfaatkan saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, jangan terlalu banyak, lho.


3. Minuman karbonasi

Minuman penghilang ngantuk saat bekerja berikutnya yakni soda atau apa saja yang berkarbonasi. Kombinasi kafein dan gula pada sebagian besar cola dapat menyebabkan masalah tidur. Sementara itu, gelembung karbonasi dapat membuatmu tetap terjaga, sebagaimana penjelasan Dana Hunnes, PhD, ahli diet di Ronald Reagan UGLA Medical Center pada Everyday Health.

Soda tidak dianjurkan untuk dikonsumsi menjelang tidur. Sebaliknya,Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya minuman ini dapat kamu manfaatkan sebagai penghilang kantuk saat beraktivitas siang hari. Tentu saja tetap pertimbangkan batas konsumsi gula harian, ya!


4. Teh hitam atau hijau

Teh hijau dan teh hitam sama-sama mengandung kafein dan bersifat diuretik. Alon Avidan, MD., profesor neurologi dan direktur Sleep Disorders Center di UCLA Health Los Angeles menjelaskan dalam sumber yang sama agar menghindari minuman ini setidaknya empat jam menjelang tidur.

Sebaliknya, kamu mungkin dapat mengonsumsi minuman ini pada siang hari. Efek kafein yang diberikan dalam teh ini memicu reaksi yang sama dengan kopi pada tubuh. Kamu bisa beraktivitas lebih segar dan produktif saat siang hari setelah minum ini. Dampak teh hijau dan hitam mungkin perlu waktu, jadi sesuaikan waktu minumnya.


5. Air mineral

Kesulitan menemukan berbagai macam minuman penghilang ngantuk saat bekerja dan adanya hanya air putih? Faktanya, minuman yang biasa kita konsumsi ini dapat membantu tubuh lebih segar, lho. Meminum air putih yang cukup sebelum makan siang atau pada sore hari dapat mencegah dehidrasi yang menyebabkan lemas.

Hal tersebut tercatat pada penelitian yang termuat dalam Journal of Nutrition. Disebutkan bahwa tingkat dehidrasi 1,4 memicu sakit kepala, konsentrasi rendah, hingga penurunan suasana hati. Agar harimu tetap produktif, pastikan mendapat asupan cairan yang cukup.

Minuman penghilang ngantuk saat bekerja selain kopi di atas dapat kamu konsumsi secara bergantian. Tetap perhatikan batasannya, ya. Terlalu banyak tentu tidak baik untuk kesehatan.hidupsehat

~ Jayasahabat.net ~

Rabu, 26 Juli 2023

Tanda Luka Sunat Mengalami Infeksi, Kenali Tandanya

Sunat merupakan prosedur yang dilakukan oleh banyak laki-laki demi alasan kesehatan maupun agama.

Dari segi kesehatan, sunat bermanfaat untuk mengurangi risiko infeksi saluran kemih, balanitis, HIV, dan banyak infeksi lain pada sistem saluran kemih dalam jangka panjang.

Teknik sunat terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu. Menggunakan teknik yang benar, sunat memiliki tingkat komplikasi yang rendah.

Sayangnya, karena satu dan lain hal, luka sunat dapat mengalami infeksi. Infeksi merupakan komplikasi yang tidak biasa dan sering kali bukan masalah yang serius. Kendati demikian, infeksi pada luka sunat memerlukan perhatian medis.klik

Berikut adalah beberapa tanda luka sunat mengalami infeksi.


1. Kemerahan yang makin parah

Pada beberapa hari pertama setelah sunat, ujung penis akan mengalami kemerahan dan ini merupakan kondisi yang normal. Namun, jika kemerahan makin parah setelah beberapa hari, segera hubungi dokter.

Kemerahan pada penis yang memburuk dari waktu ke waktu setelah sunat bisa menjadi tanda infeksi lokal, dikutip dari laman LoveToKnow. Jika terus dibiarkan, kemerahan dapat menjalar ke batang penis.


2. Demam

Peningkatan suhu tubuh hingga 38 derajat Celcius setelah prosedur sunat umumnya dianggap demam ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika demam melonjak hingga lebih dari 38,6 derajat Celcius sehari setelah operasi, ini bisa menjadi tanda yang perlu dikhawatirkan.

Dijelaskan Chennai Circumcision Clinic, infeksi pernapasan pascaoperasi, termasuk infeksi telinga, pilek, atau radang paru-paru bisa menjadi penyebab demam tinggi. Demam tinggi segera setelah sunat dan prosedur operasi apa pun harus diperiksakan ke dokter untuk memastikan bahwa itu bukan infeksi Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya telinga, sinus, atau paru-paru.


3. Pendarahan berkepanjangan

Bukan hal yang aneh jika penis mengalami sedikit pendarahan setelah sunat. Namun, jika pendarahan terus berlanjut, ini bisa menjadi tanda infeksi dan kamu harus menghubungi dokter.

Diterangkan dalam laman Stanford Medicine, laporan perdarahan yang paling parah selama atau setelah sunat terjadi pada anak laki-laki yang memiliki diskrasia darah (kondisi apa pun yang memengaruhi darah, sumsum tulang, atau jaringan getah bening) yang mendasarinya. Karena alasan ini, sangat penting menanyakan secara khusus tentang riwayat keluarga yang mengalami gangguan perdarahan sebelum menjalani prosedur sunat.


4. Nanah

Pada sunat, kulup ditarik ke belakang dan menyebabkan kepala penis terbuka. Selanjutnya, selaput berwarna putih kekuningan akan terbentuk di kepala penis dalam beberapa hari pertama setelah operasi. Ini sering disalahartikan sebagai nanah. Padahal, ini bukan nanah atau gejala infeksi dan biasanya hilang dalam waktu satu minggu.

Namun, menurut Chennai Circumcision Clinic, keluarnya cairan keruh dan berbau busuk yang berasal dari ujung penis bisa menjadi gejala infeksi. Dilansir Medical News Today, nanah adalah hasil dari sistem kekebalan alami tubuh yang secara otomatis merespons suatu infeksi, biasanya disebabkan oleh bakteri atau jamur. Leukosit atau sel darah putih, diproduksi di sumsum tulang, yang menyerang organisme pemicu infeksi.


5. Bau busuk

Jika sunat menggunakan teknik Plastibell, kamu mungkin akan melihat sedikit cairan bening di sekitar lokasi luka yang merupakan tanda normal dari kulit mati. Cairan ini terkadang berbau busuk.

Diterangkan laman Pro Wound, bau busuk ini disebabkan oleh aktivitas berbagai kategori bakteri, termasuk yang membutuhkan oksigen untuk proses metabolisme (aerob),SahabatQQ dan yang tidak (anaerob). Bakteri aerob umum yang diketahui menyebabkan luka berbau busuk termasuk Proteus, klebsiella, dan Pseudomonas.

Organisme anaerob, seperti Prevotella, Bacteroides fragilis, Fusobacterium, dan Clostridium perfringens melepaskan senyawa kimia berbau busuk setelah berinteraksi dengan jaringan luka.


6. Perangkat Plastibell tidak lepas

Jika sunat menggunakan perangkat Plastibell, perangkat tersebut akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 10 hari, dikutip dari laman Parents. Penting diingat bahwa perangkat ini tidak boleh ditarik paksa karena dapat menyebabkan pendarahan dan berbagai komplikasi lainnya.

Tidak mengapa jika perangkat ini jatuh lebih awal. Namun, jika perangkat ini tidak hilang sendirinya setelah lebih dari 14 hari atau meluncur ke bawah batang penis, segera konsultasikan dengan dokter.


7. Penis berubah warna

Jika terjadi perubahan warna pada penis, ini dapat menjadi tanda infeksi atau kurangnya aliran darah. Dalam hal ini, penting untuk segera memberi tahu dokter.

Dilansir Healthline, luka sayatan, goresan, dan luka lainnya dapat dimasuki oleh bakteri dan memicu infeksi yang ditandai dengan perubahan tekstur dan warna kulit. Daerah sekitarnya dapat berubah menjadi kemerahan atau putih, dan luka itu sendiri mungkin mengeluarkan cairan. Jenis infeksi ini dapat diobati dengan antibiotik topikal atau oral yang diresepkan oleh dokter.

Sunat yang dilakukan dengan teknik yang tepat kecil kemungkinannya untuk mengalami infeksi. Namun, kamu tetap harus mewaspadai tanda-tanda luka sunat mengalami infeksi dan segera menghubungi dokter jika mengalami satu atau beberapa tandanya.hidupsehat

~ Jayasahabat.net ~

Sabtu, 22 Juli 2023

Selepas Sunat Tdak Boleh terkena Air, Kenali Cara merawatnya


Kamu mungkin pernah mendengar pantangan terkena air setelah sunat. Sama seperti luka bedah lainnya, bekas operasi kecil ini juga tidak boleh langsung basah. Kecuali jika kamu mau lukamu kena infeksi.klik

Lantas, berapa lama luka sunat tidak boleh kena air? Apakah ini artinya seseorang tidak boleh mandi setelah sunat? Simak penjelasan lengkapnya di bawah, plus tips merawat luka setelah sunat agar lekas membaik. 

Berapa lama luka sunat tidak boleh kena air?

Sejatinya, durasi pantangan luka sunat terkena air tergantung metode yang dilakukan. Namun, secara keseluruhan, disarankan untuk tidak membasuhnya dalam 2-3 hari pertama setelah sunat, melansir Circumcision Centre.

Pada kurun waktu tersebut, luka sunat umumnya masih dalam tahap pemulihan. Kamu mungkin mendapati ujung penis mengalami peradangan atau terlihat sangat memar. Hal ini merupakan efek normal dari anestesi selama operasi.SahabatQQ Namun, tenang, akan berangsur pulih, kok. 

Selain itu, kamu dianjurkan untuk tidak berendam setidaknya sampai jahitan benar-benar kering atau sudah waktunya dilepas. Durasinya berkisar antara 2-4 minggu tergantung pada kondisi masing-masing individu. 

Lebih jauh, air mungkin dapat membersihkan kotoran yang ada di permukaan kulit. Sayangnya, air pada bak mandi atau shower belum tentu steril sehingga dapat memicu infeksi. Selain itu, kulit sekitar pun berisiko menjadi lunak dan menimbulkan luka kembali, melansir NHS.

Lantas, apakah artinya tidak boleh mandi? Bukan, kamu tetap boleh membasuh beberapa bagian tubuh lainnya, tetapi tidak dengan bekas sunatnya. Kamu hanya perlu menghindari berendam, mandi di bath tub atau berenang, sampai luka benar-benar kering.


Cara merawat luka sunat agar cepat kering

Selain mengetahui berapa lama luka sunat tidak boleh kena air, kamu juga perlu memahami perawatannya. Tujuannya agar luka tidak terinfeksi dan lebih cepat kering.

Perawatan ini dapat kamu lakukan sendiri di rumah, kok. Berikut beberapa caranya:

- Bersihkan area luka secara rutin dengan membuka kasa khusus. Tap-tap luka dengan kasa yang diberi cairan steril atau infus

- Gunakan salep yang telah diresepkan dokter. Obat ini biasanya digunakan untuk mencegah infeksi. Beberapa salep tersebut terkadang juga mengandung antinyeri

- Kurangi aktivitas fisik yang berat selama 1 minggu pertama pasca khitan

- Kenakan pakaian yang tidak menimbulkan gesekan

- Kosongkan kandung kemih sebelum tidur guna mengurangi sensasi tertarik jika terjadi ereksi.


Tanda infeksi setelah sunat dan kapan harus ke dokter

Selama melakukan pengobatan di rumah, pastikan untuk memantau bekas jahitannya. Terutama jika mendapati tanda-tanda infeksi. Dilansir Dayton Children's,Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya beberapa gejala berikut bisa menjadi tanda jahitan bermasalah: 

>< Pendarahan tanpa henti. Alih-alih menetes, darah merembes atau mengalir

>< Kemerahan atau bengkak makin parah atau tidak kunjung hilang setelah 7-10 hari

>< Demam

>< Tanda infeksi lain seperti keluarnya cairan, bahkan lepuh berisi nanah

>< Tidak kencing secara normal dalam waktu 12 jam setelah sunat.

Perhatikan apabila mengalami satu hingga dua gejala di atas. Terlebih jika muncul rasa nyeri berlebih padahal sudah minum obat. Atau, adanya bau tidak sedap. Hal ini jelas menandakan bekas luka mengalami infeksi. 

Dalam hal ini, pasien harus segera ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat. Sebab, perlu adanya penanganan yang tepat guna mencegah risiko. Termasuk di  berkurangnya kepekaan di kepala penis, bekas luka memburuk, hingga penyusutan yang menyakitkan, melansir Vinmec.

Perhatikan dengan benar berapa lama luka sunat tidak boleh kena air, ya. Kalau tidak, pasien berisiko terserang infeksi sehingga diharuskan melakukan perawatan tambahan dan proses penyembuhan pun jadi lebih lama.hidupsehat

~ Jayasahabat.net ~

Rabu, 12 Juli 2023

Kenali Lebih Dalam 3 Perbedaan Burnout dan Depresi

 

Stres merupakan respons atau reaksi tubuh yang terjadi akibat berbagai tekanan, keadaan, kondisi, dan pengaruh yang ada di luar diri. Nah, kondisi ini sebetulnya merupakan hal wajar yang bisa terjadi pada masing-masing individu. Bahkan, manusia sudah dibekali dengan berbagai indra yang mampu menyerap rangsangan (tekanan) dari luar dirinya sejak ia dilahirkan.klik

Salah satu tipe stres atau kondisi lelah mental yang cukup umum adalah burnout. Kondisi ini sering dialami oleh mereka yang sangat sibuk di sekolah, kampus, kantor, hingga tekanan dalam keluarga. Meski sama-sama menyerang mental, burnout rupanya sangat berbeda dengan depresi, lho. Sayangnya, banyak orang awam yang menyamakan keduanya, nih


1. Keduanya merupakan istilah yang berbeda

Laman HelpGuide menyatakan bahwa burnout merupakan kondisi saat seseorang mengalami kelelahan emosional, mental, dan fisik akibat rutinitas yang intens dan banyak menuntut. Burnout juga dapat menyebabkan penurunan produktivitas dan energi yang tentu berdampak negatif bagi studi maupun pekerjaan.

Di sisi lain, depresi memiliki arti yang lebih luas dan dalam. Secara umum, depresi diartikan sebagai kejatuhan mental dan perasaan yang sangat dalam hingga menyebabkan seseorang merasakan rasa sakit dalam jiwanya.SahabatQQ Jika tak diatasi dengan benar, depresi dapat menarik seseorang ke dalam keputusasaan hingga menyebabkan bunuh diri.

Trauma dan kejadian menyedihkan pada masa lalu dapat memicu seseorang mengalami depresi terpendam sepanjang hidupnya. Nah, sementara itu, burnout lebih tepat jika dikorelasikan dengan kondisi atau rutinitas yang sedang dialami, bukan disebabkan oleh kejadian sedih pada masa lalu.


2. Burnout bisa menyebabkan depresi, tapi tidak sebaliknya

Dilansir PsychCentral, kondisi burnout atau kelelahan mental bisa saja berujung pada depresi. Namun, hal tersebut tidak berlaku sebaliknya. Hal ini membuktikan bahwa kondisi burnout (pada tahap awal) masih bisa diatasi dengan cara-cara yang lebih sederhana. Bahkan, burnout biasanya juga akan hilang jika seseorang tidak lagi berada dalam tekanan atau rutinitas yang sama seperti dulu.

Ini sangat berbeda dengan depresi yang sulit dihilangkan meskipun seseorang tidak berada dalam tekanan tertentu. Depresi bersifat menetap dan intens sehingga membuatnya membutuhkan pertolongan segera dari pihak profesional, seperti psikolog, dokter, atau psikiater. Masalahnya, ada banyak pengidap depresi yang enggan dan malu untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental.


3. Menampakkan gejala berbeda

Burnout dan depresi menampakkan gejala yang berbeda satu sama lain. Seperti dipaparkan dalam laporan studi Psychiatry Research 2021, gejala ketika seseorang mengalami burnout:


kelelahan dan malas melakukan aktivitas harian, entah itu di sekolah atau di kantor;

> sulit mengambil keputusan penting;

> turunnya prestasi kerja atau studi;

> menarik diri dari lingkungan;

> turunnya kadar empati dalam diri sendiri;

> perasaan gelisah, khawatir, dan berpikir berlebihan;

> sulit tidur malam;

> kecemasan di luar batas normal.


Di lain sisi, depresi memiliki gejala:

> merasa hilang harapan sama sekali;

> pikiran dan perasaan yang gelap, sedih, dan hampa dalam kurun waktu lama;

> mampu tersenyum dan berpura-pura bahagia kepada orang lain, tapi hanya penderitaan yang dirasakan di dalam diri;

> putus asa dan merasa tidak ada yang peduli;

> rasa kesepian yang mendalam;

> kerap menangis tanpa alasan yang jelas;

> munculnya perasaan negatif, seperti rasa bersalah, tidak layak, dan penghakiman diri sendiri;

> pada tahap akhir, muncul kecenderungan untuk melakukan bunuh diri.

Dengan adanya Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya perbedaan seperti ini, penanganan keduanya pun dapat berbeda. Depresi jelas membutuhkan penanganan medis yang lebih kompleks dan teratur. Meski begitu, burnout juga tidak boleh disepelekan. Beberapa cara mengurangi burnout adalah olahraga ringan, ambil cuti beberapa hari, bercerita, lakukan hobi kala libur, makan makanan bergizi, dan tidak berpikiran negatif (overthinking) mengenai pekerjaan atau studi.

Well, jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, terutama depresi, gak ada salahnya memberanikan diri untuk berkonsultasi pada ahlinya. Jangan biarkan mentalmu terus-menerus tertekan dan terganggu karena hal itu hanya akan menurunkan kualitas hidupmu. Yuk, izinkan dirimu memiliki tubuh dan mental yang sehat!.hidupsehat

~ Jayasahabat.net ~

Selasa, 11 Juli 2023

Bekerja Dengan Komputer, Kenali Tips Menjaga Kesehatan Mata

 Di era digital yang serba canggih ini, banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer, smartphone, tablet, atau perangkat lainnya. Baik bekerja, belajar, atau bersosialisasi di media sosial, ketergantungan terhadap teknologi makin meningkat. Padahal, menatap layar secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan mata.

Menjaga mata saat bekerja dengan komputer atau laptop sangat penting. Dirangkum dari American Optometric Association, National Institute for Occupational Safety and Health, The Vision Council, dan Mayo Clinic, berikut ini tips yang bisa membantu melindungi mata kita dari efek negatif penggunaan komputer yang berlebihan.klik


1. Atur pencahayaan dan kontras monitor

Pencahayaan yang terlalu terang atau terlalu redup dapat menyebabkan ketegangan pada mata kita. Pastikan ruangan tempat kamu bekerja cukup terang, dan sesuaikan kecerahan monitor agar tidak terlalu terang atau terlalu gelap.


2. Istirahatkan mata secara teratur

Saat bekerja dengan komputer, mata kita sering kali fokus pada layar untuk waktu yang lama, bahkan bisa nonstop berjam-jam. Kalau begini terus, ini dapat menyebabkan kelelahan mata dan ketegangan yang berlebihan.SahabatQQ

Usahakan untuk mengikuti aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit sekali pandangi objek yang berjarak sekitar 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Mempraktikkannya secara rutin akan membantu mengurangi ketegangan mata dan memberikan mata waktu istirahat yang diperlukan.


3. Gunakan filter anti silau

Cahaya yang dipancarkan oleh monitor komputer dapat menyebabkan silau dan mengganggu penglihatan kita. Menggunakan filter anti silau pada monitor dapat membantu mengurangi efek silau dan mencegah kelelahan mata.

Filter ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari pelindung layar fisik hingga perangkat lunak yang dapat diinstal di komputer.


4. Pastikan ergonomi yang tepat

Posisi tubuh dan posisi monitor yang salah dapat menyebabkan stres pada mata dan leher kita. Pastikan monitor berada pada tingkat mata yang nyaman berjarak sekitar 20 hingga 24 inci (50–60 cm) dari wajah dan terletak sejauh lengan yang nyaman untuk mengurangi tegangan pada mata dan otot leher.

Selain itu, pastikan pula posisi duduk yang baik dengan menggunakan kursi yang ergonomis dan memberikan dukungan yang memadai.


5. Periksa penglihatan secara berkala

Penting untuk menjaga kesehatan mata dengan melakukan pemeriksaan penglihatan secara teratur. Jika kamu mengalami gejala seperti penglihatan kabur, mata kering, atau sakit kepala yang berhubungan dengan penggunaan perangkat elektronik,Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya temuilah dokter spesialis mata untuk mendapatkan pemeriksaan dan saran medis yang tepat.

Mengingat pentingnya kesehatan mata kita, perhatikanlah penggunaan komputer dengan bijak dan jaga keseimbangan antara waktu yang dihabiskan di depan layar dengan waktu istirahat yang cukup.

Dengan melakukan upaya pencegahan dan merawat mata kita dengan baik, kita bisa terus bekerja dengan komputer secara nyaman dan meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan mata kita.hidupsehat

~ JAYASAHABAT.NET ~

Selasa, 04 Juli 2023

Teh Terbaik untuk Sistem Imun, Ada Teh Hitam?

 Saat cuaca sedang dingin atau turun hujan, teh adalah salah satu minuman hangat yang dicari. Bukan rahasia, minuman dari daun C. sinensis ini memang memiliki segudang manfaat. Sebagai antioksidan yang adekuat, teh mengandung flavonol, antioksidan untuk mencegah penumpukan zat radikal bebas yang membuat imun lemah.klik

Selain teh dari daun C. sinensis, teh herbal dari berbagai rebusan rimpang juga memiliki khasiat yang mumpuni untuk sistem imun. Jadi, harus pilih yang mana? Inilah 5 teh terbaik untuk sistem imun. Bisa dicoba di rumah nanti!


1. Teh hijau

Direbus dari daun C. sinensis, teh hijau adalah sumber katekin terbaik, polifenol yang juga antioksidan. Katekin yang ditawarkan teh hijau adalah epigallocatechin gallate (EGCG) yang diketahui bisa meningkatkan sistem imun.

Tenang, beberapa riset sudah melibatkan manusia. Salah satunya adalah studi di Taiwan yang dimuat dalam jurnal Biochemical and Biophysical Research Communications pada April 2021. Hasilnya, ECCG dari teh hijau membantu mengontrol sistem imun dengan mencegah sel T memproduksi protein inflamasi sitokin berlebihan


2. Teh hitam

Teh hitam mendapatkan warna keruhnya dari polifenol theaflavin. Menurut sebuah studi di Hong Kong pada 2001, theaflavin dan ECGC sama-sama polifenol antioksidan yang ampuh untuk kesehatan. Apa peran teh hitam untuk sistem imun?

Dalam sebuah uji klinis yang dimuat dalam jurnal BBA Clinical pada 2015, orang sehat yang meminum tiga cangkir teh hitam per hari selama 6 bulan menunjukkan kinerja imun yang lebih baik. Para peneliti memantau tiga penanda imun pada para partisipan, yaitu:

> Neopterin

> Kynurenine

> Tryptophan

Sementara teh hitam tak memberikan efek signifikan pada neopterin atau tryptophan, teh ini meningkatkan kynurenine. Dengan kata lain, polifenol dalam teh hitam ampuh untuk meningkatkan imun pada populasi sehat.


3. Teh putih

Sama-sama dari C. sinensis, teh putih menjalani proses pengolahan yang lebih singkat dibanding teh hitam dan hijau.Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya Seperti teh hijau, teh putih juga dilengkapi katekin. Meski teh hijau memiliki kandungan katekin yang lebih besar, tetapin teh putih juga bisa diandalkan, lo!

Menurut sebuah studi di Spanyol pada 2011 terhadap tikus, ekstrak teh putih melindungi sel saraf tikus yang rusak akibat paparan radikal bebas hidrogen peroksida. Selain itu, tes lainnya pada sel kulit manusia menunjukkan keampuhan ekstrak teh putih untuk mengobati inflamasi akibat radikal bebas.

Selain imun, teh putih juga mengandung khasiat antimikroba. Sebuah studi pada 2019 di Malaysia meneliti khasiat ekstrak teh putih dari Jawa Timur terhadap bakteri Streptococcus yang menyebabkan pembusukan gigi. Hasilnya, setelah inkubasi selama 3 hari, ekstrak teh putih ampuh mencegah pembusukan gigi akibat Streptococcus.


4. Teh kunyit (ukoncha)

Selain untuk bumbu dapur, kunyit juga bisa dijadikan teh herbal. Mengandung senyawa curcumin, kunyit hadir sebagai antioksidan ampuh untuk meningkatkan proteksi imun tubuh. Sebuah studi di Amerika Serikat (AS) pada 2017 membuktikan kinerja kunyit yang ampuh untuk menangkal dan mencegah pembentukan radikal bebas di tubuh.

Lalu, sebuah studi pada 2007 terhadap sel limpa tikus menunjukkan bahwa curcumin bisa mengontrol sel T dan B, limfosit yang jadi garda terdepan saat senyawa asing menginvasi tubuh. Curcumin dapat mengontrol respons imun dari merusak jaringan sehat tubuh.


5. Wedang

Selain kunyit, jahe juga menawarkan dukungan sistem imun yang adekuat, terutama saat diseduh menjadi wedang. Ini karena jahe mengandung gingerol, senyawa yang menyebabkan rasa pedas dan hangat pada jahe sekaligus khasiat medisnya.

Menurut penelitian di Iran pada 2013, selain jadi antioksidan, gingerol pada jahe ampuh untuk menangani infeksi. Selain gingerol, penelitian pada 2011 di Pakistan menunjukkan bahwa jahe memiliki senyawa antivirus untuk menyembuhkan batuk pilek.


6. Teh hibiscus

Mencari teh dengan rasa asam yang juga berpotensi mendongkrak kekebalan tubuh? Coba, deh, teh hibiscus atau teh kembang sepatu.

Teh hibiscus adalah campuran dari kelopak bunga, sepal, dan daun kembang sepatu. Bunganya memiliki warna yang berbeda,SahabatQQ tetapi varietas merah biasanya digunakan dalam suplemen herbal.

Kandungan antioksidannya yang kaya, khususnya antosianin, memberi warna merah, biru, dan ungu pada tanaman. Antosianin dapat melindungi sel, jaringan, dan organ dengan memperkuat membran sel, membuatnya tidak terlalu keropos dan rentan terhadap radikal bebas, mengutip laporan dalam Brazilian Journal of Biology tahun 2015.

Teh kembang sepatu dijual sebagai teh lepas, dalam kantong teh, atau sebagai bagian dari campuran teh dengan bahan lainnya. Untuk menikmati secangkir teh hibiscus, seduh teh selama 5 menit, saring, dan sesuaikan rasa manisnya sesuai selera.

Itulah beberapa jenis teh yang bisa mendongkrak kinerja sistem imun. Walaupun beberapa masih butuh penelitian lebih mendalam, tetapi tidak ada salahnya untuk rutin meminumnya saat waktu luang.

Kalau kamu punya komorbiditas tertentu, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum meminum teh-teh di atas untuk memastikannya aman dan tidak berinteraksi dengan obat yang kamu gunakan.hidupsehat

~ JAYASAHABAT.NET ~

Minggu, 02 Juli 2023

7 Manfaat Kopi untuk Otak, pengaruh positif soal kopi

 SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Merupakan salah satu jenis minuman paling populer di dunia, kopi juga dikenal akan manfaatnya bagi kesehatan. Berbagai penelitian pun telah meneliti efeknya bagi kesehatan, baik manfaat langsung maupun jangka panjang.

Manfaat kopi bagi kesehatan pun beragam, dan beberapa penelitian tertarik untuk mencari tahu manfaat kopi bagi kesehatan otak. Seduh kopimu, inilah ulasan mengenai manfaat kopi bagi kesehatan otak.klik


1. Kopi dapat meningkatkan fungsi kognitif

Kopi memiliki kemampuannya untuk meningkatkan fungsi otak dan kognitif. Dilansir Eat This Not That!, kafein mendorong pelepasan neurotransmiter yang bermanfaat termasuk dopamin, serotonin, dan noradrenalin, dan ini menghasilkan peningkatan waktu reaksi, suasana hati, pemahaman, dan rentang perhatian.

Sementara kafein telah terbukti memiliki efek kognitif yang positif, penelitian lebih lanjut saat ini sedang dilakukan tentang kemungkinan bahwa beberapa manfaat kognitif ini mungkin juga berasal dari kopi tanpa kafein, yang berarti bahwa antioksidan dalam kopi ini mungkin memainkan peran besar juga.


2. Meningkatkan fungsi otak

Kafein dapat menyebabkan peningkatan entropi otak saat istirahat. Entropi otak sangat penting untuk fungsi otak, dan tingkat yang tinggi menunjukkan kemampuan pemrosesan yang tinggi. Peningkatan entropi otak istirahat menunjukkan kapasitas pemrosesan informasi yang lebih tinggi, mengutip studi dalam jurnal Scientific Reports tahun 2018.SahabatQQ

Kafein juga merangsang sistem saraf pusat dengan mendukung pelepasan neurotransmiter lain, termasuk noradrenalin, dopamin, dan serotonin.


Menurut laporan dalam jurnal Nutrition Bulletin tahun 2008, kafein dapat meningkatkan berbagai aspek fungsi otak, termasuk:

> Suasana hati.

> Waktu reaksi.

> Kewaspadaan.

> Perhatian.

> Pembelajaran.

> Fungsi mental umum

Meski demikian, kamu bisa mengembangkan toleransi terhadap kafein dari waktu ke waktu. Ini berarti kamu perlu minum lebih banyak kopi daripada sebelumnya untuk mendapatkan efek yang sama. Namun, perlu diingat untuk tidak mengonsumsi kopi secara berlebihan.

Rekomendasi aman konsumsi kopi adalah sekitar 4 atau 5 cangkir kopi (400 miligram) per hari untuk menghindari efek samping yang berpotensi merugikan atau berbahaya. Apabila sedang mencoba untuk hamil atau sedang hamil, menyusui, sensitif terhadap kafein, minum obat, atau memiliki komorbid, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai konsumsi kafein.


3. Bisa berdampak positif pada memori

Kopi dan kafein juga dapat memengaruhi memori atau ingatan, tetapi penelitian tentang hal ini beragam sehingga memerlukan lebih banyak penelitian.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein mungkin memiliki efek positif yang signifikan pada memori jangka pendek dan jangka panjang. Sementara itu, studi lain melaporkan tidak ada efek pada memori atau bahkan menemukan bahwa kafein mengganggu kinerja pada tugas memori.

Dalam satu penelitian, ketika partisipan mengonsumsi tablet kafein setelah mempelajari serangkaian gambar, kemampuan mereka untuk mengenali gambar 24 jam kemudian diperkuat. Kafein juga tampaknya membuat ingatan bertahan lebih lama dibandingkan dengan kelompok plasebo.


4. Memberi perlindungan terhadap otak

Secara alami, kopi mengandung antioksidan kuat yang diketahui dapat membantu kesehatan otak. Antioksidan dan lebih dari seratus zat aktif biologis dalam kopi mencegah kerusakan pada pembuluh darah dan arteri, yang mana pada gilirannya membantu perfusi darah (kekuatan sehat yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh), yang berarti aliran darah sehat ke otak.

Tak hanya itu, antioksidan dalam kopi juga dapat membantu melawan radikal bebas dalam sel-sel tubuh, sehingga mungkin memberikan efek perlindungan terhadap penyakit otak.

Kopi memang bisa membawa manfaat bagi kesehatan otak. Namun, manfaat ini juga bisa dipengaruhi bagaimana cara kamu menikmati kopi. Jadi, pertimbangkan untuk tidak menambahkan krim atau gula tambahan.


5. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia di seluruh dunia. Penyakit ini biasanya dimulai perlahan, tetapi akan memburuk dari waktu ke waktu.

Alzheimer menyebabkan kehilangan memori, serta masalah dengan pemikiran dan perilaku. Saat ini tidak ada obat yang diketahui. Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya Menariknya, faktor terkait pola makan dapat memengaruhi risiko kamu mengembangkan Alzheimer dan bentuk demensia lainnya.

Studi observasional telah mengaitkan konsumsi kopi secara teratur dan moderat dengan risiko hingga 65 persen lebih rendah terkena Alzheimer. Namun, efek perlindungan dari kopi dan kafein belum dikonfirmasi oleh uji coba terkontrol secara acak.


6. Menurunkan risiko penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson adalah gangguan kronis sistem saraf pusat. Ini ditandai dengan kematian sel saraf di otak yang mengeluarkan dopamin dan penting untuk pergerakan otot.

Parkinson terutama mempengaruhi gerakan dan sering kali disertai tremor. Tidak ada obat yang diketahui untuk kondisi ini, sehingga membuat pencegahan menjadi sangat penting.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat membantu menurunkan risiko penyakit Parkinson. Studi tinjauan ilmiah besar dalam jurnal Geriatrics & Gerontology International tahun 2014 melaporkan risiko penyakit Parkinson 29 persen lebih rendah pada orang yang minum tiga cangkir kopi per hari. Mengonsumsi lima cangkir tampaknya tidak menambah manfaat, menunjukkan bahwa asupan kopi yang lebih banyak belum tentu lebih baik.

Kafein dalam kopi tampaknya menjadi bahan aktif yang bertanggung jawab atas efek perlindungan ini. Namun, perlu dicatat bahwa meskipun buktinya substansial, itu tidak 100 persen konklusif.


7. Menurunkan risiko stroke dan demensia

Studi dalam PLOS Medicine tahun 2021 menganalisis data dari 365.682 orang berusia 50 tahun hingga 74 tahun yang berpartisipasi dalam UK Biobank (basis data biomedis dan sumber daya penelitian berskala besar di Inggris). Kesehatan para peserta, bersama dengan kebiasaan minum kopi dan teh mereka, diikuti selama 10 tahun. sampai 14 tahun.

Selama masa studi, 5.079 peserta mengalami demensia dan 10.053 peserta mengalami setidaknya satu kali stroke. Para peneliti membandingkan orang yang tidak minum kopi atau teh dengan mereka yang minum minuman tersebut secara teratur, dan menemukan bahwa mereka yang rutin meminumnya memiliki risiko stroke dan demensia yang lebih rendah daripada yang tidak.

Secara khusus, mereka yang minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari atau tiga hingga lima cangkir teh sehari memiliki risiko demensia dan stroke yang lebih rendah.

Mereka yang minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari dan dua hingga tiga cangkir teh sehari (jadi, dalam kombinasi, empat hingga enam cangkir kopi dan teh dalam sehari) memiliki hasil terbaik, dengan risiko stroke 32 persen lebih rendah dan risiko demensia 28 persen lebih rendah.

Jika dikonsumsi secara bijak dalam jumlah sedang, kopi bisa bermanfaat bagi kesehatan otak, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Moderasi adalah kunci. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein dalam kopi dapat menyebabkan kecemasan, kegugupan, jantung berdebar, dan masalah tidur. Selain itu, baiknya konsumsi kopi hitam tanpa gula untuk memastikan hanya manfaatnya saja yang didapat.hidupsehat

~ JAYASAHABAT.ORG ~

Kamis, 29 Juni 2023

idul adha,ini dia Batas Aman Konsumsi Daging dalam Sehari

 Mengonsumsi daging memang sangat dianjurkan. Pasalnya, dari daging tubuh akan mendapatkan gizi baik seperti protein yang dibutuhkan untuk metabolisme. Meski demikian, bukan berarti kamu boleh makan daging berlebihan untuk mencukupi nutrisinya, ya.klik

Konsumsi sumber gizi, termasuk daging, juga harus dibatasi. Memangnya, seberapa banyak batas aman konsumsi daging dalam sehari yang dianjurkan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah!


> Mengapa konsumsi daging perlu dibatasi?

Sebelum mengulas lebih jauh, kita bahas dulu apa pentingnya membatas konsumsi daging. Mengapa konsumsi daging sapi tidak boleh terlalu banyak, padahal ini merupakan sumber nutrisi yang diperlukan tubuh? Nah, terkait hal itu, berikut beberapa penjelasannya. 


> Mengurangi risiko penyakit jantung

Konsumsi daging merah dalam sehari perlu dibatasi karena kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi. Dalam 100 gram daging sapi panggang terdapat sebanyak 4,68 gram dan 2,47 gram lemak jenuh. Jika konsumsi daging tidak dikendalikan maka terjadi peningkatan asupan lemak jenuh dalam tubuh.

Hal ini bisa menaikkan kadar kolesterol jahat (LDL). Dalam jumlah yang banyak, kolesterol ini bisa menumpuk menjadi plak. Bukan tanpa risiko, plak tersebut dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah sehingga berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan hipertensi, melansir The Healthy.SahabatQQ


>  Meningkatkan peradangan tubuh

Sebuah studi yang dimuat dalam European Journal of Nutrition menyebutkan bahwa konsumsi daging berlebih dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak jenuh pada daging. Selain itu, daging juga tidak mengandung banyak antioksidan yang berperan sebagai penangkal. 


> Sembelit

Mengonsumsi daging terlalu banyak dapat memicu konstipasi alias sembelit. Alasannya, daging tidak mengandung serat yang cukup bagi tubuh. Jenn LaVardera, MS., RD., dalam Bustle menyarankan untuk mengimbangi daging dengan karbohidrat dan buah serta sayuran agar seimbang.  


> Kanker

Daging merah tanpa lemak merupakan sumber penting zat besi, seng, vitamin B12, dan protein. Namun, The World Cancer Research Fund Continuous Update Project menyimpulkan bahwa terdapat bukti kuat bahwa mengonsumsi daging merah dalam jumlah berlebih bisa meningkatkan risiko kanker usus.


Batas aman konsumsi daging

Daging merah seperti daging sapi maupun kambing, memang memberikan nutrisi bagi tubuh. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, hal ini dapat memicu masalah kesehatan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti Agen Domino99 Dan Poker terpecaya batas aman konsumsi daging yang dianjurkan. 

Lantas, berapa banyak daging yang dianjurkan untuk dimakan? Well, Cancer Council menganjurkan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 455 gram daging merah matang (setara dengan sekitar 700g daging mentah) per minggu. Ini bisa berupa porsi kecil atau sekitar 65 gram daging yang dimasak setiap hari atau 2 porsi (130g) 3-4 kali seminggu.

Konsumsi daging yang perlu dibatasi tidak hanya daging sapi saja, melainkan juga seluruh kategori daging merah. Termasuk daging kambing, daging domba, dan daging kerbau. Untuk lebih mudah memperkirakannya, jaga konsumsi daging sebanyak 3 porsi dalam seminggu atau 2 potong saja dalam sehari.


Aturan makan daging

Untuk tetap mengonsumsi daging, tapi dengan cara yang lebih aman, kamu bisa terapkan tips berikut, ya.

1. Konsumsi serat

Agar kadar gizi tetap seimbang maka konsumsi daging sebaiknya dijaga dengan cara mengonsumsi serat. Dalam hal ini serat bisa meliputi serat larut, air, apel, oatmeal, jeruk, dan wortel. Cara ini memungkinkan terjadi peningkatan kolesterol di usus halus yang tidak bisa masuk ke aliran darah dan dibuang melalui feses.


2. Olah daging jadi rendah lemak

Selain dengan komsumsi serat, untuk menjaga batas aman konsumsi daging juga bisa dilakukan dengan memastikan daging bersih sebelum dikonsumsi. Pastikan tidak ada lemak yang menempel pada daging tersebut.

Pilih daging bagian paha belakang. Bagian ini merupakan bagian yang rendah lemak dibanding bagian tubuh lain. 


3. Masak danging dengan metode slow cooking 

Dengan menggunakan metode slow cooking dalam memasak, daging akan dimasak dalam suhu rendah dan dalam waktu yang lama. Metode ini membantu gizi daging tetap terjaga dan menekan senyawa kimia yang mungkin timbul akibat memasak daging dalam suhu tinggi.

Selalu gunakan metode pengolahan daging yang tepat untuk menghindari penumpukan senyawa kimia penyebab kanker. Kadungan lemak jenuh dan garamnya yang tinggi sangat berisiko terkena penyakit jantung.

Batas aman konsumsi daging bukan sekadar angka, lho. Harus diperhatikan apalagi kamu yang sedang merayakan Idul Adha. Pastikan tetap terkontrol agar sehat dan bugar, ya!.hidupsehat

 ~ JAYASAHABAT.NET ~

Selasa, 27 Juni 2023

Perbedaan Gejala Campak dan Alergi

 


Munculnya bintik-bintik di kulit bisa bikin cemas dan membuat kita bertanya-tanya apa penyebabnya. Kadang tidak mudah untuk mengetahui apakah ruam atau perubahan kulit mengindikasikan masalah medis yang serius dan apakah perlu evaluasi medis lebih lanjut.

Ruam bisa memberi petunjuk tentang jenis penyakitnya, tetapi tanda dan gejala lainnya yang menyertai sama pentingnya dalam menentukan seberapa serius suatu penyakit.

Karena kemunculan ruam, beberapa orang tidak tahu perbedaan gejala campak dan alergi di kulit. Nah, artikel ini akan membahas perbedaan keduanya lebih lanjut agar kamu tak lagi keliru.klik

Perbedaan gejala campak dan alergi

Gejala campak muncul 7 hingga 14 hari setelah kontak dengan virus dan biasanya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, dan mata berair. Ruam campak muncul 3 sampai 5 hari setelah gejala pertama dan umumnya tidak disertai gatal-gatal.

Gejalanya antara lain:

> Demam tinggi (mungkin bisa sampai lebih dari 40 derajat Celcius).

> Batuk.

> Hidung meler (rinitis).

> Mata merah dan berair (konjungtivitis).

Selanjutnya, 2–3 hari setelah gejala dimulai, akan muncul Koplik's spot, yaitu bercak putih keabuan dengan dasar merah di pipi bagian dalam, seperti dijelaskan dalam laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).


Nah, 3–5 hari setelah gejala dimulai, muncullah ruam campak. Ruam muncul pada wajah dan leher, dimulai dari belakang telinga, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Ruam bertahan selama 3 hari atau lebih pada kisaran hari ke-4 sampai ke-7 demam.SahabatQQ Ruam muncul saat demam mencapai puncaknya. Ruam berakhir dalam 5 sampai 6 hari, dan menjadi berwarna seperti tembaga atau kehitaman.

Benjolan kecil juga dapat muncul di atas bintik merah yang rata.

Bintik-bintik bisa menyatu saat menyebar dari kepala ke seluruh tubuh.

Saat ruam muncul, demam bisa melonjak hingga lebih dari 40 derajat Celcius.

Gejala alergi

Kondisi alergi kulit yang paling umum adalah dermatitis atopik (eksem), dermatitis kontak alergi, urtikaria, dan angioedema. 

Dilansir Asthma and Allergy Foundation of America, gejala umum alergi kulit di antaranya:


1. Ruam.

2. Gatal-gatal.

3. Kemerahan.

4. Pembengkakan.

5. Lepuhan.

6. Sensasi terbakar.

7. Kulit bersisik atau mengelupas.

8. Kulit pecah-pecah.

Umumnya reaksi alergi pada kulit tidak langsung terjadi setelah terpapar alergen. Ini bisa memakan waktu mulai dari beberapa jam hingga 10 hari. Biasanya dibutuhkan dari 12 jam hingga 3 hari. Bahkan dengan pengobatan, gejalanya bisa bertahan selama 2 hingga 4 minggu, menurut WebMD.


Perbedaan penyebab campak dan alergi

Penyebab campak

Campak adalah penyakit yang sangat menular. Ini berarti sangat mudah menyebar ke orang lain. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), campak disebabkan oleh virus dalam keluarga paramyxovirus, dan biasanya ditularkan melalui kontak langsung dan udara. Virus menginfeksi saluran pernapasan, kemudian Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya menyebar ke seluruh tubuh, menyebabkan penyakit parah, komplikasi, bahkan kematian.

Campak sangat menular dari sekitar 4 hari sebelum hingga 4 hari setelah ruam muncul. Sekitar 90 persen orang yang belum pernah terkena campak atau telah divaksinasi campak akan terinfeksi bila terpapar dengan seseorang yang terkena virus campak.


Penyebab alergi kulit

Ada lebih dari 3.700 alergen potensial. Berikut adalah beberapa alergen reaksi alergi kulit yang umum:

Poison ivy, poison oak, dan poison sumac.

> Nikel.

> Lateks atau karet.

> Pakaian.

> Pengawet.

> Wewangian.

> Obat-obatan.

> Sinar ultraviolet.

> Serangga.

> Serbuk sari.

> Bulu hewan peliharaan.

> Perbedaan pengobatan campak dan alergi


Pengobatan campak


Tidak ada pengobatan antivirus khusus untuk campak. Perawatan termasuk memberikan tindakan kenyamanan untuk meredakan gejala, seperti istirahat, dan mengobati atau mencegah komplikasi.

Komplikasi parah dari campak bisa dikurangi melalui perawatan suportif dengan nutrisi yang baik, asupan cairan yang cukup, dan perawatan dehidrasi dengan larutan rehidrasi oral yang direkomendasikan untuk menggantikan cairan dan elemen penting yang hilang akibat diare atau muntah. Antibiotik bisa diresepkan untuk mengobati infeksi mata dan telinga, serta pneumonia.

Semua anak yang didiagnosis campak harus menerima dua dosis suplemen vitamin A, diberikan dalam selang waktu 24 jam. Ini mengembalikan kadar vitamin A yang rendah selama campak yang terjadi bahkan pada anak-anak yang bergizi baik, dan membantu mencegah kerusakan mata dan kebutaan. Suplemen vitamin A juga dapat mengurangi jumlah kematian campak.


Pengobatan alergi


Alergi kulit diobati dengan menghindari alergen bila memungkinkan, minum obat pencegahan seperti antihistamin, dan mengelola gejala yang muncul, menurut laporan dalam The Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice tahun 2015.

Dermatitis kontak dan eksem umumnya bukan keadaan darurat medis. Obat resep yang digunakan untuk mengobati alergi kulit termasuk kortikosteroid topikal untuk mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa gatal. Obat-obatan ini, yang tersedia dalam bentuk salep atau krim, antara lain:


- Flurandrenolide.

- Diflorasone diacetate.

- Desoximetasone.

- Fluocinonide.

- Hidrokortison, yang termasuk dalam kategori yang sama, tersedia tanpa resep.


Untuk reaksi alergi yang serius, dokter mungkin meresepkan steroid sistemik—baik oral atau injeksi—untuk membantu mengurangi pembengkakan dan gejala lainnya.

Penting juga untuk melindungi kulit yang teriritasi dengan pelembap atau penghalang, seperti petroleum jelly, untuk menghindari kontak dengan iritan. Hindari juga mandi atau berendam air panas.

Campak biasanya menyebabkan demam tinggi dan timbul ruam merah pada tubuh yang mungkin terasa tidak nyaman namun tidak gatal. Setelah pulih, campak tidak kambuh lagi. Sementara itu, alergi tidak menyebabkan demam dan ruam biasanya terasa gatal dan merespons obat antihistamin. Ruam alergi bisa kambuh sampai pemicunya diidentifikasi dan dihindari. Setelah tahu perbedaan gejala campak dan alergi, diharapkan kamu tidak bingung lagi, ya.hidupsehat

~ JAYASAHABAT.NET ~


Senin, 26 Juni 2023

Makan Daging Kambing Sebabkan Hipertensi? Simak ini!

 

Sumber protein bisa didapatkan dari daging. Selain mengandung protein, daging juga memiliki kandungan zat besi yang penting untuk pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. 

Di Indonesia, ada berbagai menu olahan daging baik yang berasal dari daging sapi maupun daging kambing dengan rasa yang lezat. Namun, menu makanan berbahan daging kambing kerap kali dihindari oleh beberapa orang karena dianggap dapat meningkatkan tekanan darah. Benarkah makan daging kambing picu hipertensi? Berikut penjelasannya!klik


1. Benarkah daging kambing menyebabkan hipertensi?

Olahan berbahan daging kambing sering kali dihindari sebagian orang dengan alasan dapat memicu hipertensi. Adanya anggapan ini membuat sebagian orang enggan mengonsumsi daging kambing. Padahal, kabar tersebut tidak benar

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menerangkan bahwa anggapan daging kambing memicu hipertensi tidak didukung bukti ilmiah. Ini juga dibantah oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia lewat laman resminya.

Dijelaskan bahwa makan daging kambing tidak menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sebab, kandungan lemak jenuh dalam daging kambing jauh lebih rendah. Daging kambing justru mengandung lemak tak jenuh yang bermanfaat untuk tubuh.SahabatQQ


2. Daging kambing justru lebih sehat dibanding daging merah lainnya

Dilansir WebMD, daging kambing justru memiliki kandungan lemak yang lebih rendah jika dibandingkan dengan daging merah lainnya. Hal yang sama juga dijelaskan oleh Healthline, bahwa daging kambing termasuk salah satu daging yang paling dibanding daging merah lainnya. Ini karena daging kambing memiliki lemak jenuh dan kolesterol yang rendah.

Kandungan kalori pada daging kambing juga lebih rendah daripada daging merah lainnya. Daging kambing juga mengandung zat besi yang lebih tinggi daripada daging merah dan daging putih lainnya.


3. Kandungan nutrisi daging kambing

Daging kambing mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, di antaranya protein, zat besi, vitamin, dan mineral. Dijelaskan United States Department of Agriculture, seporsi 100 gram daging kambing panggang mengandung:


- Kalori: 143 kcal

- Protein: 27,1 gram

- Lemak total: 3,03 gram

- Lemak jenuh: 0,93 gram

- Kolesterol: 75 miligram (mg)

- Kalsium: 17 mg

- Zat besi: 3,73 mg

- Fosfor: 201 mg

- Potasium atau kalium: 405 mg

- Natrium: 86 mg

- Vitamin B12: 1,1 mikrogram (mcg)


4. Cara pengolahan memengaruhi nutrisi daging kambing

Mungkin beberapa orang memang mendapati tekanan darah yang cenderung lebih tinggi setelah mengonsumsi hidangan daging kambing. Adapun faktor yang memicu tekanan darah tinggi setelah mengonsumsi daging kambing adalah karena kesalahan saat mengolahnya. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan cara pengolahan dan bahan-bahan yang digunakan saat mengolah daging kambing.

Seperti dijelaskan dalam laman Direktorat P2PTM Kemenkes RI, pemicu hipertensi dalam hidangan berbahan daging kambing bukanlah dari daging kambing itu sendiri, melainkan dari garam.

Dijelaskan pula bahwa dari hasil pengamatan, semangkuk sup kambing rata-rata diberi satu sendok teh garam. Ini merupakan batas konsumsi Agen Dominon99 Dan Poker Terpecaya garam harian yang disarankan oleh Kemenkes. Selain itu, garam juga bisa terkandung dalam kecap yang menjadi bumbu utama hidangan daging kambing.


5. Anjuran konsumsi garam di Indonesia

Anjuran konsumsi garam di Indonesia telah diatur oleh Kemenkes, yaitu 2.000 mg natrium per orang per hari. Jumlah tersebut setara dengan 1 sendok teh garam per orang per hari atau 5 gram garam per orang per hari.

Maka dari itu, Direktorat P2PTM Kemenkes RI menyarankan untuk mengurangi konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi. Selain itu, juga disarankan agar tidak menambah garam atau kecap pada makanan yang disajikan.


6. Garam dan lemak jenuh berlebih menjadi faktor risiko hipertensi

American Heart Association menjelaskan bahwa hipertensi terjadi ketika kekuatan aliran darah yang mengalir di pembuluh darah terlalu tinggi. Tekanan darah yang dibiarkan tinggi menjadi faktor risiko serangan jantung, stroke, dan berbagai komplikasi lainnya.

Dilansir Badan Kesehatan Dunia (WHO), beberapa faktor risiko tekanan darah tinggi yang dapat diubah antara lain:

> Konsumsi garam berlebih.

> Konsumsi lemak jenuh dan lemak trans berlebih.

> Kurangnya asupan buah dan sayur.

> Aktivitas fisik yang kurang.

> Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol.

> Kebiasaan merokok.

> Memiliki berat badan berlebih.


Sementara itu, faktor risiko tekanan darah tinggi yang tidak dapat diubah yaitu:

1. Memiliki riwayat keluarga hipertensi.

2. Berusia lebih dari 65 tahun.

3. Memiliki penyakit penyerta seperti diabetes atau penyakit ginjal.


Selama dikonsumsi dalam jumlah terbatas, daging kambing tidak menyebabkan tekanan darah tinggi. Namun, pengolahan daging yang kurang tepat, seperti menambahkan banyak garam atau mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan dapat memicu hipertensi. Maka dari itu, perhatikan pengolahan dan bahan-bahan yang digunakan saat mengolah daging kambing maupun daging merah lainnya agar nutrisinya tetap terjaga.hidupsehat

~ JAYASAHABAT.NET ~

Minggu, 25 Juni 2023

Kebiasaan yang Memicu Sakit Pinggang, Jarang Disadari

Sakit pinggang adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum, terutama di kalangan orang dewasa. Keadaan ini bisa menjadi sangat mengganggu karena bisa memengaruhi aktivitas harian. Namun, apakah kamu tahu jika beberapa kebiasaan dapat memicu sakit pinggang?

Dalam artikel ini akan dibahas kebiasaan yang memicu sakit pinggang dan bagaimana cara mencegahnya. Setelah membacanya, kamu akan memiliki pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan pinggang dan menghindari sakit.klik


1. Duduk terlalu lama

Banyak orang lebih suka duduk daripada berdiri atau berjalan. Namun, apakah kamu tahu bahwa duduk terlalu lama bisa menjadi kebiasaan yang memicu sakit pinggang?

Melansir UCLA Health, duduk dalam waktu yang lama bisa menjadi penyebab utama sakit pinggang. Ketika kamu duduk terlalu lama, pinggang menjadi berada dalam posisi yang sama tanpa gerakan selama beberapa waktu. Hal ini dapat membuat otot dan ligamen pinggang menjadi kencang dan menyebabkan sakit.

Untuk menghindari sakit pinggang yang disebabkan oleh kebiasaan duduk terlalu lama, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Pertama, pastikan kamu sering berdiri dan bergerak beberapa menit setiap jamnya. Selain itu, pilihlah kursi yang nyaman untuk duduk dan aturlah ketinggian kursi yang tepat sehingga kamu tidak menyilangkan kaki saat duduk.SahabatQQ


2. Membungkuk terlalu sering

Membungkuk atau menunduk terlalu sering juga dapat memicu sakit pinggang. Sebab, membengkuk memberi tekanan pada otot dan ligamen di daerah pinggang. Postur tubuh yang buruk juga bisa menambah ketegangan otot dan tekanan pada tulang menurut Everyday Health.

Banyak orang yang melakukan kebiasaan ini tanpa sadar, seperti ketika membungkuk untuk mengambil barang atau untuk menekan tombol lift. Untuk menghindari sakit pinggang, pastikan kamu memperhatikan postur tubuh saat membungkuk.

Jangan menunduk terlalu sering dan pastikan kamu membungkuk dengan benar dengan menekuk lutut dan tidak membengkokkan pinggang. 


3. Membawa beban berat

Sering membawa barang-barang berat, seperti tas atau ransel, dapat menambah beban pada pinggang dan menyebabkan sakit. Kebiasaan yang memicu sakit pinggang ini juga akan memicu penegangan pada otot dan ligamen Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya di pinggang sehingga menyebabkan nyeri.

Untuk menghindari sakit pinggang akibat membawa beban berat, pilihlah tas atau ransel yang ukurannya sesuai dan pastikan kamu membagi beban di kedua sisi tubuh.

Jangan membawa barang-barang yang terlalu berat atau terlalu banyak sehingga dapat mengganggu keseimbangan saat berjalan.


4. Kurang olahraga

Melansir West Tennessee Healthcare, kurangnya aktivitas olahraga teratur juga dapat memicu sakit pinggang. Saat kamu tidak berolahraga secara teratur, otot dan ligamen di pinggang bisa menjadi lemah dan terbatas gerakannya.

Untuk menghindari sakit pinggang akibat kurangnya aktivitas fisik, pastikan kamu melakukan olahraga secara teratur. Berolahraga ringan selama 30 menit setiap hari dapat membantu menguatkan otot dan ligamen pinggang.

Selain itu, pilihlah olahraga yang sesuai dengan keadaan fisikmu, seperti jalan kaki, berenang, atau yoga.

Sakit pinggang bisa mengganggu aktivitas harian seseorang. Namun dengan mencegah kebiasaan yang memicu sakit pinggang, kita dapat mengurangi risiko mengalami masalah ini.

Pastikan kamu sering berdiri dan bergerak, tidak membungkuk terlalu sering, memilih tas atau ransel yang sesuai, dan berolahraga secara teratur. Dengan begitu, kamu bisa menjaga kesehatan pinggang dan menghindari sakit pinggang yang tidak diinginkan.hidupsehat

~ JAYASAHABAT.NET ~


Sabtu, 24 Juni 2023

Bahaya Human Papillomavirus (HPV)

 

HPV atau human papillomavirus merupakan infeksi menular seksual yang paling umum. Ada sekitar 200 jenis HPV dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti kutil kelamin dan beberapa jenis kanker.

Siapa pun bisa tertular HPV melalui seks vaginal, anal, atau oral dengan seseorang yang memiliki virus tersebut. Namun, HPV paling sering menular dari satu individu ke individu lain melaui seks vaginal atau anal.klik

Setelah terinfeksi HPV, kadang seseorang dapat sembuh dengan sendirinya setelah 1 atau 2 tahun. Namun, jika HPV tetap berada dalam tubuh dalam waktu lama, ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, seperti berikut ini.


1. Kanker orofaring

Kanker orofaringeal ialah jenis kanker yang terjadi pada kepala dan leher. Terkadang, lebih dari satu kanker dapat terjadi di orofaring dan di bagian lain dari rongga mulut, hidung, faring, laring, trakea, atau kerongkongan pada saat yang bersamaan.

Dijelaskan National Cancer Institute, sebagian besar SahabatQQ kanker orofaringeal adalah karsinoma sel skuamosa. Sel skuamosa merupakan sel tipis dan datar yang melapisi bagian dalam orofaring.

Faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker orofaringeal yaitu merokok atau terinfeksi HPV. Tanda dan gejala kanker orofaringeal antara lain benjolan di leher dan sakit tenggorokan.


2. Kutil periungual

Kutil periungual terbentuk di sekitar kuku tangan dan kaki. Saat pertama kali muncul, kutil periungual berukuran sangat kecil dan seiring waktu tumbuh menjadi benjolan kasar yang menyerupai kembang kol.

Diterangkan laman Healthline, kutil periungual disebabkan oleh HPV, khususnya oleh strain 1, 2, 4, 5, 7, 27, dan 57. HPV masuk ke dalam tubuh melalui luka saat kamu menggigit kuku atau mencungkil kutikula. Atau, jika kamu sering memasukkan tangan ke dalam air.


3. Kanker serviks

Sama seperti namanya, jenis kanker ini menyerang sel-sel leher rahim, yaitu bagian yang menghubungkan rahim dengan vagina. Hampir seluruh kanker serviks dipicu oleh infeksi HPV. 

Dijelaskan laman Mayo Clinic, saat terinfeksi HPV, sistem kekebalan tubuh biasanya mencegah virus melakukan kerusakan. Namun, terkadang, virus bertahan selama bertahun-tahun, berkontribusi pada proses yang menyebabkan beberapa sel serviks menjadi sel kanker.


4. Kanker anus

Kanker anus merupakan jenis kanker langka yang menyerang anus, yaitu tempat usus terhubung ke bagian luar tubuh. Kanker anus dimulai di bagian mana pun dari anus.


Sebagian besar kanker anus disebabkan oleh infeksi HPV. Diterangkan National Health Service, kamu lebih mungkin terkena kanker anus jika:


> Melakukan seks anal.

> Berusia di atas 75 tahun.

> Merokok.

> Memiliki kanker serviks atau vagina.

> Memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti dari HIV atau transplantasi organ.


5. Kanker penis

Kanker penis berkembang saat sel-sel ganas di penis tumbuh di luar kendali. Diterangkan laman Cleveland Clinic, banyak jenis virus HPV yang sama yang menyebabkan kanker serviks telah ditemukan pada penderita kanker penis. 

Kendati HPV hadir pada hampir semua kasus kanker serviks, HPV hadir sekitar separuh waktu pada orang dengan kanker penis. Namun, infeksi HPV merupakan faktor risiko yang signifikan untuk kanker penis.Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya


6. Kutil kelamin

Kutil kelamin merupakan benjolan lunak yang tumbuh di sekitar alat kelamin. Kutil kelamin dapat memicu rasa sakit, ketidaknyamanan, dan gatal.

Kutil kelamin disebabkan oleh HPV strain 6 dan 11. Ini disebarkan melalui aktivitas seksual, seperti seks oral, vagina, dan anal. Seseorang mungkin baru mengembangkan kutil selama beberapa minggu atau bulan setelah infeksi.

Kutil kelamin terkadang tidak terlihat oleh mata manusia. Mereka mungkin sangat kecil dan berwarna sama seperti kulit atau sedikit lebih gelap. Bagian atas kutil mungkin menyerupai kembang kol dan mungkin terasa halus atau sedikit bergelombang saat disentuh.


7. Kanker vagina

Kanker vagina ialah kanker sangat langka yang ditemukan di mana pun di vagina. Menurut National Health Service, lebih dari setengah kasus kanker vagina dipicu oleh infeksi HPV. Kamu mungkin mendapatkan HPV dari:

> Kontak kulit ke kulit di area genital.

> Seks vaginal, anal, atau oral.

> Berbagi mainan seks.

Kanker vagina biasanya ditemukan dan dapat dicegah dengan mengikuti pemeriksaan serviks, yang bertujuan untuk menemukan dan mengobati kelainan sebelum berubah menjadi kanker. Kanker vagina biasanya tumbuh sangat lambat dan tingkat keparahan tergantung pada seberapa besar, apakah sudah menyebar, dan kesehatan secara umum.

Masalah kesehatan yang disebabkan oleh HPV tidak boleh disepelekan. Pada sebagian besar waktu, HPV hilang dengan sendirinya dalam waktu dua tahun. Diperkirakan bahwa sistem kekebalan dapat melawan HPV secara alami. Namun, ketika HPV tinggal di dalam tubuh selama bertahun-tahun, ini dapat menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lainnya.hidupsehat

Selasa, 20 Juni 2023

Menjaga Kesehatan Gusi. Jangan Asal Kumur!

Bicara tentang kesehatan mulut, jangan hanya fokus pada gigi. Gusi pun harus diperhatikan karena gusi bisa terserang penyakit. Karena biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, kebanyakan orang tidak tahu ada yang salah dengan gusi mereka.

Sudah banyak penelitian yang menemukan bahwa kondisi gusi dapat memengaruhi kondisi kesehatan. Dilansir WebMD, sebagai contoh:

Kesehatan jantung: Penyakit gusi sedang hingga berat telah terbukti meningkatkan tingkat inflamasi atau peradangan di seluruh tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa inflamasi dari penyakit gusi parah mungkin berkaitan dengan risiko stroke dan penyakit jantung, yang juga merupakan penyakit inflamasi.klik

Kesehatan paru-paru: Beberapa studi menemukan bahwa kesehatan periodontal dapat membantu meningkatkan kesehatan paru-paru bagi orang-orang dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penyakit periodontal juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia. Ini dapat terjadi karena menghirup bakteri ke dalam saluran pernapasan.

Kecukupan asupan nutrisi: Jika kamu kehilangan gigi karena penyakit gusi, mungkin akan lebih sulit untuk makan makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran segar. Masalah mengunyah dapat menyebabkan gizi buruk, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah lain, termasuk kelelahan dan pusing.

Kesehatan emosional: Semua orang tentu ingin memiliki senyum menawan. Jika ada penyakit gusi atau penyakit tersebut berdampak pada gigi atau sampai membuat gigi tangga, ini tentu dapat menyebabkan rasa malu.

Penyakit gusi dimulai ketika plak gigi menumpuk di bawah dan di sepanjang garis gusi. Plak adalah zat lengket seperti film yang berisi bakteri. Ini bisa menyebabkan infeksi dan tulang, yang dapat menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan gusi. Plak juga bisa menyebabkan gingivitis atau radang gusi, tahap awal penyakit gusi.

Penyakit gusi bisa dicegah. SahabatQQ Agar hal-hal di atas tidak kamu alami, yuk, menjaga kesehatan gusi mulai hari ini dengan cara-cara mudah ini!


1. Pastikan kamu sudah menyikat gigi dengan benar

Menyikat gigi dengan benar adalah kunci untuk kesehatan mulut dan gusi. Berikut ini panduannya dari American Dental Association:

> Sikat gigi setidaknya dua kali sehari menggunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi berfluorida.

> Ganti sikat gigi setiap 3 hingga 4 bulan, atau lebih cepat jika bulu mulai berjumbai atau tampak rusak.

> Posisikan sikat gigi pada sudut 45 derajat dari gusi.

> Gerakkan sikat gigi dengan gerakan pendek.

> Tekan sikat gigi dengan lembut.

Bersihkan bagian dalam gigi depan dengan memutar sikat secara vertikal dan membuat beberapa sapuan pendek di sepanjang setiap gigi.


2. Jangan asal pilih pasta gigi

Pasta gigi yang beredar di pasaran sangat beragam, mulai dari produk pemutih, klaim dapat mengurangi radang gusi, gigi sensitif, menyegarkan napas, dan lain-lain.

Saat memilih pasta gigi, kamu harus memastikan apakah produk tersebut mengandung fluorida serta memiliki izin edar yang jelas.


3. Flossing setiap hari

Banyak orang mengabaikan flossing atau membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi setiap hari. Kamu termasuk? Padahal, memupuk kebiasaan flossing setiap hari sejak dini merupakan bagian penting dari perawatan mulut. 

Menurut ADA, flossing menghilangkan makanan dan plak dari antara gigi dan gusi. Jika makanan dan plak tetap berada di area ini, ini dapat menyebabkan Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya karang gigi, yang merupakan penumpukan bakteri keras yang hanya bisa dihilangkan oleh dokter gigi. Karang gigi dapat menyebabkan penyakit gusi.


4. Berkumur dengan hati-hati

Banyak orang berkumur setelah menyikat gigi. Namun, praktik kebersihan mulut harus melengkapi efektivitas produk fluorida, seperti pasta gigi. Saat kamu berkumur dengan air setelah menyikat gigi dengan pasta gigi berfluorida, maka ini akan menghilangkan fluorida.

Sebaliknya, saat kamu berkumur setelah makan, ini dapat membilas makanan dan bakteri yang dapat menyebabkan plak dan karang gigi, mengutip Medical News Today.


5. Gunakan mouthwash

Ada dua jenis mouthwash, yaitu kosmetik dan terapeutik. Keduanya banyak tersedia di pasaran dan dijual bebas.

Mouthwash terapeutik dapat membantu:


> Mencegah penyakit gusi.

> Mengurangi kecepatan pembentukan karang gigi.

> Mengurangi jumlah plak pada gigi.

> Menghilangkan partikel makanan dari mulut.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa mouthwash bukanlah pengganti sikat gigi dan flossing. Selain itu, anak-anak usia di bawah 6 tahun tidak boleh menggunakan mouthwash.


6. Tidak merokok

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), merokok membuat kamu lebih rentan terhadap penyakit gusi karena melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Jadi, berhentilah merokok jika kamu seorang perokok. Bukan cuma untuk mengurangi risiko penyakit gusi, tetapi juga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jika kamu tidak merokok, jangan memulainya. Penggunaan produk tembakau lainnya juga dapat meningkatkan risiko.


7. Pemeriksaan gigi rutin

Pemeriksaan gigi biasanya mencakup pembersihan mulut secara profesional. Pembersihan profesional adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan karang gigi dari gigi. Pembersihan profesional juga dapat membantu menghilangkan plak yang mungkin terlewatkan saat menyikat gigi.

Dengan kunjungan rutin, setidaknya setiap enam bulan sekali, dokter gigi dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda awal penyakit gusi dan gingivitis. Deteksi dini dapat membantu mencegah terjadinya masalah yang lebih serius.


 A. Kenali tanda dan gejala gusi kamu tidak sehat

Sebagian besar penyakit gusi dimulai dengan gejala ringan, tetapi dapat berkembang seiring waktu. Gingivitis adalah bentuk paling ringan dari penyakit gusi. Dalam kasus ini, gusi kamu akan merah dan bengkak dan lebih mudah berdarah. Kamu juga mungkin akan memiliki bau mulut kronis.

Kebanyakan orang dengan gingivitis tidak mengalami rasa sakit atau kehilangan gigi. Kondisi ini dapat diatasi dengan mempraktikkan kebersihan mulut dan perawatan gigi yang baik.

Seiring waktu, gingivitis yang tidak diobati dapat menyebabkan periodontitis. Periodontitis terjadi ketika plak dan karang gigi menyebar di bawah garis gusi.

Bakteri dalam plak mengiritasi gusi dan memicu respons peradangan, menyebabkan tubuh menghancurkan jaringan dan tulang yang menopang gigi. Seiring penyakit berkembang, kerusakan ini makin parah, yang menyebabkan makin dalam kantong ruang antara gigi dan jaringan ikat.

Pada awalnya, periodontitis tidak selalu menimbulkan gejala. Namun, kamu mungkin akan mendapati gejala berikut saat penyakit berkembang:

1. Gusi yang surut atau resesi gingiva, yang dapat membuat gigi tampak lebih panjang.

2. Gigi goyang.

3. Nanah di antara gigi atau di garis gusi.

4. Bau mulut kronis.

5. Gusi berdarah.

6. Gusi merah dan bengkak.

Penyakit gusi yang tidak ditangani dapat menyebabkan kehilangan gigi. Namun, kebanyakan orang dapat mencegah penyakit gusi dengan menerapkan praktik kebersihan mulut yang tepat, seperti sikat gigi secara teratur dengan pasta gigi berfluoride, flossing, dan berhati-hati saat berkumur.

Perawatan mulut dan pemeriksaan gigi sederhana di rumah dapat membantu mencegah dan membalikkan penyakit gusi. Akan tetapi, jika kamu melihat tanda dan gejala penyakit gusi, seperti nyeri di gusi lebih dari seminggu, sebaiknya temui dokter gigi.hidupsehat


~ JAYASAHABAT.NET ~

Senin, 19 Juni 2023

CEGAH RABIES


 Baru-baru ini, warganet dibuat iba dengan beredarnya video di media sosial tentang seorang anak perempuan yang terjangkit rabies. Anak tersebut terlihat berjingkat dan kesakitan setelah meminum segelas air. Sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan meski sempat dirawat di rumah sakit.

Menanggapi fenomena tersebut, Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) mengadakan virtual media briefing dengan tema "Dampak Rabies pada Anak" pada Sabtu (17/6/2023).

Acara ini dihadiri oleh dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), Ketua PP IDAI, dan Dr. dr. Novie H. Rampengan, SpA(K), DTM&H, MCTM (TP), Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Penyakit Infeksi Tropik IDAI.klik


1. Apa itu rabies?

Rabies adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan hewan yang terinfeksi virus rabies. Virus ini berkembang biak di kelenjar ludah anjing, monyet, dan kucing. Hewan lain yang bisa terkena rabies adalah kelelawar, rakun, dan sigung.


Menurut Dr. Novie, masa inkubasi (periode antara pertama kali tergigit hingga timbulnya gejala) rabies bervariasi antara 3–8 minggu. Lama masa inkubasi tergantung pada lokasi gigitan (makin dekat dengan otak, makin cepat) dan viral load (jumlah virus dalam darah).


2. Sekitar 99 persen kasus rabies pada manusia disebabkan oleh gigitan anjing


Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sekitar 99 persen kasus rabies pada SahabatQQ manusia disebabkan oleh gigitan anjing. Selain gigitan, rabies juga bisa menular melalui jilatan pada luka terbuka di kulit atau mukosa (bibir, kelopak mata, dan kemaluan).

Dokter Novie menjabarkan ciri-ciri anjing yang mengidap rabies, yaitu:


> Menjadi tidak patuh pada pemiliknya.

> Suka menghindar.

> Mudah terkejut.

> Menyerang dan menggigit tanpa provokasi.

> Terlihat gelisah.

> Takut terkena cahaya atau sinar matahari (fotofobia) dan suka menyendiri di tempat gelap.

> Takut dengan air (hidrofobia).

> Menolak untuk makan.

> Menggigit benda-benda mati.

> Hidung menjadi kering.

> Air liur berlebihan (hipersalivasi).

> Ekor berada di antara paha.

> Mengalami kelumpuhan.

> Akan mati dalam 10–14 hari sejak virus mencapai kelenjar ludah.

3. Rabies banyak terjadi pada anak-anak

Masih mengacu pada WHO, rabies menyebabkan puluhan ribu kematian setiap tahun, terutama di negara-negara Asia dan Afrika. Dari seluruh kelompok usia, sekitar 40 persen dialami oleh anak-anak di bawah usia 15 tahun.

"Kenapa banyak terjadi pada anak-anak? Ini karena anak-anak senang bermain dan bergaul akrab dengan binatang. Anak rentan diserang anjing saat tidak dijaga orang tuanya," ungkap dokter yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara ini.


4. Gejala rabies pada manusia

Manusia yang terkena rabies akan merasakan gejala seperti lesu, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, kesemutan, rasa panas di lokasi gigitan, merasa Agen Domino99 Dan Poker Terpecaya tercekik saat meminum air atau terkena angin, delirium (penurunan kesadaran akut), sensitif terhadap cahaya, kejang-kejang, hingga kesulitan bernapas.

"Paling penting, harus dicegah sebelum timbul gejala. Tapi, kalau sudah ada gejala, 99,9 persen akan meninggal," Dr. Novie memaparkan fakta pahit rabies.


5. Alur perjalanan penyakit rabies

Gejala tidak langsung muncul setelah digigit hewan yang terinfeksi virus rabies. Berikut ini alur perjalanan penyakit rabies:

Virus masuk melalui gigitan hewan.

Replikasi (penggandaan) virus rabies di jaringan otot sekitar lokasi gigitan.

Virus masuk ke sistem saraf perifer (tepi) berjalan secara retrograde.

Replikasi virus pada ganglion spinal (sekelompok saraf di sepanjang sumsum tulang belakang) dan terus berjalan ke atas menuju sistem saraf pusat.

Virus menggandakan diri secara cepat di sel-sel otak.

Terakhir, virus menyebar ke berbagai jaringan dan organ seperti kelenjar ludah, kornea, dan ginjal.


6. Dua wilayah Indonesia yang berstatus KLB rabies

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), terdapat 31.113 kasus gigitan hewan penular rabies dari Januari hingga April 2023, yang membuat 11 orang meninggal. Dari 31.113 kasus, hanya 23.211 kasus yang mendapatkan vaksin anti rabies (VAR).

Saat ini, terdapat dua wilayah di Indonesia yang berstatus kejadian luar biasa (KLB) rabies, yaitu Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Status KLB ditetapkan karena kasus gigitan dan kematian karena rabies meningkat di wilayah tersebut.


7. Pertolongan pertama setelah digigit anjing

Dokter Novie menekankan bahwa ada tiga hal yang harus dilakukan setelah digigit anjing, yakni:

Mencuci luka dengan air sabun atau detergen di bawah air mengalir selama 10–15 menit.

Memberikan antiseptik (iodin atau alkohol 70 persen) pada luka.

Segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan vaksin dan serum anti rabies.

Observasi juga dilakukan pada hewan yang menggigit atau mencakar. Jika hewan tersebut mati, maka akan dibedah dan diamati di laboratorium apakah terdapat virus rabies di otaknya.


"Rabies memang mematikan, tetapi bisa dicegah. Bagi pemilik, pastikan anjing sehat dan divaksinasi secara rutin. Rabies bisa dicegah asalkan 70 persen anjing dalam populasi mendapatkan vaksinasi," tegasnya.hidupsehat

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...