Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 April 2023

POLA HIDUP SEHAT

 Pola hidup sehat sebaiknya dijalankan sejak dini agar terhindar dari berbagai serangan penyakit. Penyakit yang mengintai akibat pola hidup yang buruk antara lain diabetes, gagal ginjal, kanker, maupun penyakit kardiovaskular seperti stroke, darah tinggi, dan jantung. Sebaliknya, apabila menerapkan pola hidup sehat nantinya akan memberi efek yang luar biasa dan terhindar dari penyakit tersebut.

Dengan memiliki kesehatan tubuh yang lebih baik, Anda dapat merasa lebih semangat dalam menjalani hidup serta meningkatkan produktivitas. Jangan tunda untuk mulai merencanakan dan menerapkan kebiasaan gaya hidup sehat.klik

Meskipun sulit untuk keluar dari kebiasaan lama, terapkan gaya hidup sehat secara bertahap namun konsisten. Meski perlahan namun dampak yang dirasakan cukup signifikan, yakni dapat memberi lebih banyak energi pada tubuh, meningkatkan kesehatan mental, dan menyingkirkan penyakit.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut lima langkah mudah menuju pola hidup sehat.


1. Perhatikan menu diet

Untuk mempertahankan gaya hidup sehat, Anda harus makan makanan sehat seperti sayur dan buah. Makanlah sedikit karbohidrat, garam, lemak tidak sehat, dan hindari junk food. Anda bisa meminum segelas jus dan buah di pagi hari dan porsi sayuran yang berbeda setiap kali makan.


Sayuran hijau dan buah-buahan mengandung banyak nutrisi seperti vitamin dan antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan penyakit yang menyebabkan racun. Antioksidan membantu melawan penyakit mata, meningkatkan kesehatan kulit, dan kesehatan secara keseluruhan.AGEN DOMINO TERPECAYA


Terlebih, World Health Organization (WHO) merekomendasikan makan buah-buahan dan sayuran sebagai bagian rutin dari diet Anda supaya tubuh mampu melawan penyakit seperti kanker dan penyakit jantung. Selain itu, hindari melewatkan makan seperti meninggalkan sarapan karena dapat membuat Anda makan berlebih di siang hari. Perhatikan pula ukuran porsi makan untuk menghindari mengonsumsi kalori berlebih. 


2. Perbanyak minum air putih

Anda dapat meningkatkan kesehatan sekaligus menghemat uang dengan banyak minum air putih. Air putih memberikan banyak manfaat bagi tubuh seperti menutrisi, membersihkan racun dari tubuh, meningkatkan fungsi otak, memberi energi pada otot, mengontrol kenaikan berat badan, dan menyeimbangkan suhu dan cairan tubuh.


Semakin sedikit minum akan menurunkan cadangan cairan dalam tubuh dan berisiko mengentalkan darah. Apabila darah mengental, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa. Jantung yang bekerja ekstra dalam jangka panjang akan mengalami gangguan dan masalah lainnya. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk minum sekitar 8 gelas air per hari.jayasahabat.info


3. Kelola kesehatan mental

Menerapkan gaya hidup sehat tak cukup hanya dengan makan makanan bergizi. Kesehatan mental juga perlu diperhatikan karena mental merupakan fondasi kesehatan secara keseluruhan. Penting untuk mengelola pikiran dan perasaan setiap hari. Kelilingi diri dengan orang-orang yang dapat memberi semangat dan masukan konstruktif. Biasakan untuk selalu melihat sisi kehidupan yang positif.


Sekalipun berada dalam situasi terburuk, yakin bahwa selalu ada sisi positifnya. Hindari menaruh perasaan negatif terhadap diri sendiri maupun orang lain. Hal itu hanya akan memunculkan ketidakbahagiaan dalam kehidupan sosial Anda. Meningkatkan kesehatan mental dan emosional dapat dilakukan dengan bersosialisasi. Jangan lupa untuk selalu tidur cukup, 7-9 jam setiap malam.


4. Jauhi stres

Agar terhindar dari stres dan tuntutan hidup, coba rileks dan istirahatlah. Ada saatnya untuk berhenti, menarik napas dalam-dalam, dan bersantai dengan melakukan sesuatu yang Anda sukai. Cobalah beberapa kegiatan santai seperti meditasi, mendengarkan musik, membaca, tidur, menonton komedi, atau berlibur. Kegiatan-kegiatan ini dapat membantu Anda bersantai dan mereka menimbulkan perasaan tenang dan bahagia.


5. Rutin berolahraga

Ibarat Anda sudah memiliki kesehatan mental yang baik, maka harus didukung dengan kondisi fisik yang sehat dan bugar. Penelitian menunjukkan bahwa rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga membantu memperpanjang umur dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Cobalah berolahraga satu minggu tiga kali. The American Heart Association menyarankan 150 menit berolahraga per minggunya. Pilih jadwal yang tepat dan luangkan waktu untuk berolahraga di pagi hari.

Agar tidak membosankan dan merasa malas, pilih olahraga yang menyenangkan. Anda harus menikmati olahraga dan tidak merasa seperti dipaksa. Lakukan olahraga yang menyenangkan sekaligus memungkinkan bagi tubuh seperti senam aerobik, yoga, latihan sirkuit, berenang, berjalan, lari, atau bersepeda.

Selanjutnya...

Selasa, 13 September 2022

Menu Makanan 4 Sehat 5 Sempurna dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

 Apa yang dimaksud dengan makanan 4 sehat 5 sempurna? Makanan 4 sehat 5 sempurna adalah program pemerintah yang mengharuskan setiap orang mengonsumsi lebih dari 1 jenis makanan dalam satu waktu.

Makanan 4 sehat 5 sempurna terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayur-sayuran, buah-buahan dan juga susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Lalu, apa saja komponen penyusun pola makan 4 sehat 5 sempurna? DominoQQ

1. Makanan Pokok


Makanan pokok merupakan makanan yang kaya akan karbohidrat, suatu zat yang sangat diperlukan tubuh untuk membuat energi. Di Indonesia, makanan pokok umumnya berupa nasi, tetapi di beberapa daerah, makanan pokok jenis lain juga dikonsumsi seperti contohnya, kombinasi beras dan jagung yang umum dikonsumsi di Madura dan sagu di Papua.

2. Lauk Pauk


Lauk pauk merupakan bahan makanan yang mengandung kadar protein tinggi. Pada usia tumbuh kembang anak, protein sangat diperlukan untuk membangun tubuh. Sedangkan pada usia dewasa, protein dapat diubah menjadi cadangan energi. Selain itu, protein juga menjadi salah satu zat yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Protein dapat diperoleh dari dua jenis makanan, yakni nabati dan hewani. Protein nabati umumnya berasal dari kacang-kacangan dan olahannya, seperti tahu dan tempe yang merupakan olahan dari kacang kedelai. Sementara itu, protein hewani dapat diperoleh dengan mengonsumsi daging dan olahannya.

Namun, konsumsi protein hewani sebaiknya dibatasi karena sumber protein hewani juga mengandung lemak dan kolesterol yang dapat berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi berlebih. Protein dari daging unggas dan makanan laut lebih sehat dibanding daging merah.

3. Sayuran


Selain memiliki kandungan serat yang baik untuk proses pencernaan, sayuran juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh untuk bekerja dengan baik. Misalnya, wortel kaya akan vitamin A yang diperlukan untuk mata, sementara bayam mengandung vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Agar lebih mudah dalam memilah manfaat dan kegunaan sayur dan buah, berikut klasifikasi manfaat sayur dan buah berdasarkan warnanya.

Warna Merah

Sayur dan buah yang berwarna merah memiliki kandungan nutrisi yang berguna untuk melindungi tubuh dari virus, memperlancar aliran darah ke jantung, dan mencegah penuaan dini. Selain itu, kandungan lainnya dalam sayur dan buah adalah lycopene yang ditemukan dalam semangka dan tomat. Lycopene dikenal dapat menangkal penyakit kanker prostat. Sayur dan buah yang memiliki warna merah misalnya stroberi, pepaya, tomat, jambu, anggur, dan semangka.

Warna Hijau

Sayur dan buah yang berwarna hijau kaya akan serat dan kandungan sulfur yang membantu hati mendetoksifikasi zat berbahaya yang berpotensi sebagai penyebab kanker. Selain itu, sayur dan buah yang berwarna hijau dapat melindungi perempuan dari kanker ovarium. Sayur dan buah hijau baik untuk kesehatan jantung karena kandungan kalium yang tinggi. Sayur dan buah yang berwarna hijau misalnya adalah bayam, sawi, kangkung, timun, seledri, daun singkong, pare, atau brokoli.

Warna Putih

Sayur dan buah yang berwarna putih dapat kamu temukan banyak khasiat dan nutrisi yang sehat untuk tubuh. Baik bawang merah maupun bawang putih adalah anggota keluarga allium yang dapat menurunkan gula darah dan memiliki sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi. Selain itu, juga terdapat zat allicin pada sayur dan buah yang berwarna putih yang berfungsi sebagai pereda pilek atau flu. Beberapa sayur dan buah yang berwarna putih yang bisa kamu konsumsi di antaranya adalah kembang kol, pir, turnip, atau bawang putih.

Warna Biru dan Ungu

 Sayur dan buah yang berwarna biru dan ungu bukanlah pilihan yang populer dibanding warna lainnya. Meski begitu, sayur dan buah yang berwana biru dan ungu merupakan pelindung tubuh terhadap beberapa penyakit kanker, baik untuk kesehatan saluran kemih, dan memelihara daya ingat. Sayur dan buah berwarna biru dan ungu mengandung anthocyanins flavanoids yang berfungsi sebagai anti karsinogen yang memusnahkan bibit penyakit kanker pada tubuh. Sayur dan buah yang berwarna biru dan ungu misalnya terong, anggur, atau bluberi.

Saat mengonsumsi sayuran, perlu diperhatikan juga kebersihan dari sayuran yang akan dikonsumsi karena sayuran dapat terpapar pestisida atau zat berbahaya lainnya. Pastikan sayuran yang akan dikonsumsi telah dibersihkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.


4. Buah-buahan


Konsumsi buah-buahan tidak kalah pentingnya dengan sayuran dan bahan makanan lain. Seperti sayuran, buah-buahan juga kaya akan serat dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan. Contohnya, buah jeruk kaya akan vitamin C, sementara buah naga mengandung zat besi yang diperlukan untuk mencegah anemia.

Meskipun dianggap mewah, sebenarnya kita dapat mengonsumsi buah-buahan dengan harga terjangkau. Indonesia diberkahi dengan tanah yang subur dan iklim tropis, yang memungkinkan berbagai jenis tanaman buah tumbuh subur. Buah-buahan musiman seperti mangga dan duku, atau buah yang tersedia sepanjang tahun seperti pisang, dapat diperoleh dengan mudah dan murah.

5. Susu

Susu adalah minuman yang cocok sebagai pelengkap asupan gizi karena memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Susu merupakan asupan kalsium, yang berperan penting untuk menjaga keutuhan tulang. Namun, perlu diingat pula bahwa tidak semua orang dapat mengonsumsi susu karena beberapa orang dapat mengalami intoleransi laktosa yang menyebabkan penderitanya tidak dapat mencerna laktosa, zat yang banyak terkandung pada susu. Berikut susu yang biasa di konsumsi:


Susu Kedelai 

Susu kedelai memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah. Jika kamu sedang dalam program diet, susu kedelai dapat membantu karena cocok dijadikan susu pengganti susu sapi.

Susu Almond 



Susu dari kacang almond cocok dikonsumsi oleh kamu yang alergi pada laktosa. Laktosa yang berlebih dapat menyebabkan produksi gas dan diare.


Susu Sapi


Susu sapi mengandung kalori yang cukup banyak, yaitu berkisar antara 80-150 kalori. Susu sapi baik untuk menambah energi bagi perempuan saat sedang PMS serta dapat mengurangi stres.

Setelah mengetahui manfaat dari masing-masing elemen 4 sehat 5 sempurna, kini saatnya kita untuk mencocokkan menu makanan sehari-hari agar masing-masing elemen tersebut terpenuhi. Lengkapi juga dengan Program 12 Hari Realfood yang lengkap menjaga Realfoodfam dan keluarga tercinta.

Contoh Menu Makanan 4 Sehat 5 Sempurna untuk Keluarga

Senin: Nasi putih (makanan pokok), ayam rica-rica (lauk pauk), sayur sop (sayuran), pisang (buah-buahan), dan susu.

Selasa: Nasi putih (makanan pokok), tumis daging kacang panjang (lauk pauk), urap daun singkong (sayuran), semangka (buah-buahan), dan susu.

Rabu: Nasi putih (makanan pokok), tempe dan telur bacem (lauk pauk), lalapan (sayuran), pisang (buah-buahan), dan susu.

Kamis: Nasi putih (makanan pokok), sapo tahu (lauk pauk), capcay (sayuran), mangga (buah-buahan), dan susu.

Jumat: Nasi putih (makanan pokok), ayam bumbu rujak (lauk pauk), sayur bayam (sayuran), pisang (buah-buahan), dan susu.

Dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan 4 sehat 5 sempurna, tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh, tapi juga bermanfaat mendukung pertumbuhan otak anak, membentuk jaringan sel dan tulang yang kuat, serta dapat mengurangi resiko kegemukan.

Jumat, 27 November 2020

5 Makanan Ini Bisa Picu Darah Tinggi, Batasi Mulai Sekarang

DokterSehat - Berdasarkan data Riskesdas 2018, diperkirakan ada lebih dari 63 juta orang Indonesia yang menderita hipertensi tekanan darah tinggi dan lebih dari 427 ribu orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Dari angka prevalensi hipertensi sebanyak 34,1 persen, sebanyak 32,3 persennya tidak rutin minum obat meski sudah terdiagnosis, dan 13,3 persen tidak minum obat. Sebagian besar alasannya karena penderita hipertensi ini merasa sehat.

Padahal, meski tidak menunjukkan gejala, hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan jantung jika tidak ditangani. Apabila terus-terusan tidak terkontrol, hipertensi bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke.

Jadi, tekanan darah tinggi tidak boleh disepelekan. Untuk mencegahnya, kamu bisa mulai mengurangi atau membatasi makanan dan minuman yang dapat memicu kondisi tersebut. Ini daftarnya!

1. Garam 

Garam menjadi bagian tak terpisahkan dalam menu sehari-hari. Hanya saja, mengonsumsinya secara berlebihan bisa berdampak buruk bagi tekanan darah.

Menurut penelitian yang terbit dalam Journal of the American College of Cardiology, tingginya konsumsi natrium, komponen terbesar pada garam, berhubungan erat dengan meningkatnya tekanan darah.

Selain itu, asupan tinggi natrium juga bisa berpengaruh terhadap organ tubuh lain. Di antaranya, pada otak bisa meningkatkan sensitivitas saraf simpatik, pada ginjal dapat meningkatkan ekskresi protein, pada pembuluh darah bisa membuat pembuluh darah arteri menjadi kaku, yang dampaknya berbahaya bagi kesehatan, dan sebagainya.

Dengan pengaruhnya yang besar bagi kesehatan, kamu sangat disarankan untuk mengurangi konsumsi garam dan menjaga asupannya dalam batas wajar. 

American Heart Association merekomendasikan konsumsi natrium tidak lebih dari 2.300 miligram atau setara dengan 1 sendok teh garam. Kalau berdasarkan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), anjuran konsumsi garam adalah 2.000 mg natrium atau setara dengan 1 sendok teh garam per orang per hari (atau 5 gram per orang per hari).

2. Acar 

Melansir Healthline, makanan yang diawetkan membutuhkan garam dalam jumlah banyak untuk mencegah proses pembusukan sehingga bisa lebih tahan lama. Acar adalah salah satu di antaranya.

Semakin lama sayuran berada di dalam kemasan, maka semakin banyak garam yang terserap dari cairan pengawet. Diperkirakan, satu acar mentimun berukuran kecil mengandung 447 miligram natrium.

Jadi, sebaiknya kurangi mengonsumsi jenis sayuran yang diawetkan atau acar. Pilih sayuran yang memang masih segar, sehingga kandungan nutrisinya terjamin.SahabatQQ

3. Gula 

Sudah banyak penelitian yang menemukan kaitan antara konsumsi gula atau pemanis tambahan dengan hipertensi. Salah satunya laporan yang dimuat dalam jurnal Nutrients tahun 2019.

Studi yang melibatkan 128 partisipan berusia 65-80 tahun tersebut menemukan bahwa konsumsi pemanis tambahan berhubungan dengan naiknya tekanan darah sistolik dan diastolik. Begitu pun sebaliknya.

Dengan mengurangi 2,3 sendok teh gula tambahan, itu ternyata dapat menurunkan tekanan sistolik sebesar 8,4 mmHg, dan tekanan diastolik sebesar 3,7 mmHg.

Dari penelitian tersebut juga disimpulkan bahwa konsumsi buah-buahan mampu mengurangi tekanan darah tinggi. Menambah konsumsi buah sebanyak 0,71 cangkir tiap harinya bisa menurunkan tekanan diastolik sebesar 2,8 mmHg.

Tingginya asupan gula juga bisa meningkatkan risiko obesitas. Berdasarkan penelitian yang terbit dalam jurnal Nutrients tahun 2018, ditemukan bahwa semakin tinggi angka indeks massa tubuh seseorang, maka tekanan darahnya pun semakin naik.

Untuk mencegahnya, konsumsilah gula atau pemanis dalam batas wajar. Jumlah asupan gula yang direkomendasikan oleh American Heart Association, yakni tidak lebih dari 6 sendok teh (25 gram) bagi wanita dewasa, dan 9 sendok teh (36 gram) bagi pria dewasa. Sementara itu, menurut Kemenkes, anjuran gula per orang per hari adalah 10 persen dari total energi (200 kkal) atau setara dengan 4 sendok makan gula per orang per hari (atau 50 gram per orang per hari).

4. Daging olahan 

Jenis daging olahan seperti bacon atau ham yang biasanya digunakan pada makanan cepat saji sangat tidak direkomendasikan bagi kamu yang ingin terhindar dari hipertensi.

Melansir Health Central, menurut Kathy McManus, R.D., direktur departemen nutrisi di Brigham and Women’s Hospital di Boston, Amerika Serikat, bahkan jenis daging olahan yang diklaim "rendah garam" pun kandungan garamnya masih tergolong tinggi. 

Sebanyak enam irisan tipis daging asap (ham, bacon, dan sebagainya) dapat mengandung setengah asupan natrium harian yang direkomendasikan.Agen Domino99

5. Minuman beralkohol 

Asupan lain yang perlu kamu hindari supaya tidak kena hipertensi adalah minuman beralkohol. Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology, rutin minum minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko terkena penyakit hipertensi hingga 16 persen.

Mengutip Healthline, minuman beralkohol juga bisa mencegah obat penurun tekanan darah bekerja dengan efektif akibat interaksi yang terjadi antara keduanya.

Orang yang minum minuman beralkohol juga cenderung mengalami kelebihan berat badan dan obesitas, faktor yang meningkatkan risiko hipertensi.

Selain menghindari jenis makanan dan minuman di atas, kamu perlu juga melakukan langkah lain demi menurunkan risiko hipertensi. Di antaranya adalah menghentikan kebiasaan merokok, olahraga teratur, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur. Risiko hipertensi menurun, maka risiko penyakit lain pun, seperti penyakit jantung dan stroke, juga akan menurun.

Selasa, 24 November 2020

Ini 10 Manfaat Kesehatan Daging Babi Yang Dilarang Dalam Islam

DokterSehat - Hidangan yang terbuat dari babi tidak sebanyak hidangan hewani lainnya seperti ayam, sapi, bebek, kambing, dan sebagainya. Ini karena daging babi dilarang atau diharamkan dalam Islam, agama yang dipeluk oleh mayoritas penduduk Indonesia. Meski begitu, secara nutrisi, daging babi mengandung beberapa zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Daging babi mengandung banyak vitamin, mineral, protein, dan berbagai zat lain yang krusial untuk tubuh. Ingin tahu apa saja manfaat kesehatan dari kandungan nutrisi tersebut? Berikut ini penjelasannya!

1. Merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Zat tersebut harus dikonsumsi secara cukup untuk menjaga massa otot seiring bertambahnya usia

2. Protein daging babi mengandung sembilan jenis asam amino. Fungsi dari zat tersebut adalah untuk melindungi tubuh, terutama saat kita cedera atau menjalani operasi

3. Daging babi kaya akan vitamin B. Salah satunya B6 yang berfungsi memproduksi sel darah merah dan mengontrol kerja sistem saraf pusat

4. Ada pula vitamin B12 yang berperan dalam menjaga kesehatan mental. Zat ini bertugas untuk mencegah depresi dan gangguan kecemasan.SahabatQQ

5. Kaya akan antioksidan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Beberapa jenis antioksidan yang dikandungnya adalah taurine, glutathione, dan kreatin

6. Jarang ditemukan di daging lain, babi mengandung glycine. Zat ini berguna untuk tingkatkan kualitas tidur, cegah stroke, mengatasi gejala skizofrenia, dan masih banyak lagi

7. Babi kaya akan seng atau zink, fosfor, dan selenium. Kombinasi tiga mineral ini mampu mempercepat regenerasi sel, tingkatkan imunitas, dan memperkuat pembuluh darah

8. Babi memang banyak mengandung lemak. Namun, ini berarti bahwa daging ini lebih kaya akan asam lemak omega-3 yang sangat berguna untuk tubuh.Agen Domino99

9. Lemak dalam daging babi lebih banyak disusun oleh lemak tak jenuh. Zat tersebut bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menjaga berat badan

10. Belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa daging babi meningkatkan risiko penyakit tertentu

Ternyata cukup banyak, ya, manfaat kesehatan dari daging babi terlepas dari diharamkannya hewan tersebut dalam agama Islam. Namun ingat, manfaat itu akan berubah menjadi risiko kesehatan ketika kamu mengonsumsinya terlalu banyak. Jadi, pastikan tetap jaga keseimbangan nutrisimu, ya. 

Senin, 16 November 2020

Biasa Dijadikan Sayur, Ini 5 Khasiat Daun Pepaya bagi Kesehatan

DokterSehat - Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman perdu yang hampir semua bagian tanamannya dapat dimanfaatkan, mulai dari daun, bunga, batang, buah hingga akarnya. Daun pepaya biasa dimasak dijadikan olahan sayur atau lalapan. Meski rasanya pahit, tetapi manfaatnya bagi tubuh sangat besar, lho, dan sering dimanfaatkan sebagai obat herbal.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Secara turun-temurun, daun pepaya biasa dimanfaatkan sebagai obat tradisional karena daun ini mengandung banyak kandungan berkhasiat, seperti enzim papain, tanin, alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan saponin. Semua senyawa aktif tersebut memiliki mekanismenya masing-masing dalam mengatasi berbagai masalah pada tubuh.

Penasaran apa saja manfaat dari daun pepaya bagi tubuh? Berikut ini pembahasannya!

1. Meningkatkan sistem imun

Sistem imun adalah mekanisme pertahanan dari tubuh untuk melindungi diri dari segala bahan asing yang bersifat berbahaya. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkannya adalah dengan penggunaan imunostimulan.

Efek imunostimulan ini bisa didapatkan dari bahan alam, seperti tumbuhan. Berdasarkan jurnal Farmaka tahun 2019, daun pepaya diketahui memiliki efek dalam menstimulasi sistem kekebalan tubuh. Efek ini berasal dari kandungan flavonoid yang terdapat di dalam daun pepaya.

Masih dari sumber yang sama, ekstrak daun pepaya ditemukan dapat meningkatkan aktivitas respons imun IgG dan IgM. Daun pepaya juga mampu merangsang sitokin tipe Th1 yang ikut andil dalam pengaturan sistem imun.

2. Mengobati diare

Daun pepaya juga sudah digunakan oleh masyarakat luas sebagai pengobatan diare. Disebabkan oleh beberapa mikroba, Escherichia coli adalah salah satu bakteri yang biasa menjadi penyebab munculnya gangguan pencernaan tersebut.

Penelitian dalam Jurnal Analis Kesehatan Klinikal Sains tahun 2019 membuktikan bahwa ekstrak daun pepaya terbukti mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli sebagai bakteri penyebab diare.

Khasiat tersebut berasal dari senyawa aktif daun pepaya yang berperan sebagai antibakteri, antara lain flavonoid, tanin, steroid, alkaloid, saponin, dan triterpenoid.SahabatQQ

3. Mempercepat penyembuhan luka

Telah lama digunakan banyak orang sebagai pengobatan tradisional, daun pepaya juga dimanfaatkan sebagai obat luka. Hal ini juga telah dibuktikan dalam penelitian dalam Majalah Patologi tahun 2013.

Penelitian dalam jurnal tersebut menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memberikan peningkatan jumlah makrofag dan jaringan kolagen yang terbentuk pada penyembuhan luka iris.

Hal tersebut diduga karena aktivitas dari kandungan daun pepaya, berupa enzim papain yang memiliki efek antiinflamasi dan analgesik, serta saponin yang memengaruhi pembentukan jaringan kolagen.

4. Meningkatkan trombosit pada penderita DBD

Pada penderita demam berdarah dengue (DBD) umum ditemui adanya penurunan jumlah trombosit dalam darah. Nah, daun pepaya diketahui juga punya kemampuan untuk meningkatkan trombosit, lho.

Menurut studi dalam Jurnal Dunia Farmasi tahun 2019, potensi daun pepaya dalam meningkatkan jumlah trombosit pada penderita DBD ini disebabkan karena adanya enzim proteinolitik, seperti papain dan chymopapain, yang turut membantu meningkatkan jumlah trombosit.

Selain itu, kandungan alkaloid, flavonol, dan flavonoid juga berperan dalam mencegah terjadinya trombositopenik dan memberi efek stimulan pada produksi sel darah.

Masih dari jurnal yang sama, kandungan vitamin dan mineral dalam daun pepaya rupanya juga membantu dalam peningkatan hemoglobin, hematokrit, sel darah merah, trombosit, dan isi total protein. Wah, daun pepaya memang sangat berkhasiat!Agen Domino99

5. Mengatasi demam

Khasiat lainnya yang dimiliki oleh daun pepaya adalah mampu menurunkan demam. Adanya kandungan yang bersifat antipiretik atau antidemam membuat daun pepaya juga dapat dimanfaatkan dalam mengatasi demam.

Sebuah penelitian dalam jurnal eBiomedik tahun 2014 menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memberikan efek antipiretik pada tikus wistar sebagai hewan uji. Senyawa flavonoid yang terkandung di dalamnya diduga memiliki efek antipiretik.

Gimana, dahsyat, kan, manfaat kesehatan dari daun pepaya? Karena sudah tahu kebaikannya tersebut, yuk, lebih sering menyantapnya! Kombinasikan juga dengan bahan makanan sehat lainnya, ya, agar asupan nutrisimu seimbang.

Kamis, 12 November 2020

5 Manfaat Ikan Salmon untuk Kesehatan Kulitmu

DokterSehat - Merawat kulit gak cuma tentang pakai produk perawatan yang sesuai kebutuhan kulit, tapi juga tentang gaya hidup dan pola makanmu. Kulit bisa menjadi barometer kesehatanmu. Perawatan kulit ini itu akan sia-sia kalau gaya hidup dan pola makanmu tidak terjaga.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Tentu saja, menutrisi kulit dari dalam menjadi tahap yang gak boleh dilewatkan siapapun. Alam telah menyediakan begitu banyak sumber nutrisi penting yang bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan kulit, salah satunya adalah dari laut. Ikan mengandung lemak sehat seperti salmon ternyata bisa memberi manfaat kecantikan dan kesehatan kulit yang gak main-main, lho! Berikut 5 manfaat yang akan kamu dapat kalau rutin makan salmon!

1. Bantu melembapkan kulit dari dalam

Ahli nutrisi menjelaskan melalui laman Telegraph kalau salmon bisa bantu melembapkan kulitmu dari dalam. Fatty fish atau ikan dengan kandungan minyak dan lemak sehat, merupakan salah satu sumber terbaik omega-3.

Menurut laman Health, lemak omega-3 tipe EPA (eicosapentaenoic acid) akan mengontrol produksi minyak untuk melembapkan kulitmu dari dalam. Kulit yang lembap akan menjaga elastisitas kulit, sehingga kulitmu tetap kenyal. Hal ini juga memperlambat proses penuaan berupa garis halus, keriput, hingga kulit mengendur.

2. Bantu melindungi kulit dari sinar UV

Ahli dermatologi mengatakan melalui laman Huffpost kalau ikan salmon juga sumber vitamin D yang baik. Vitamin ini memiliki efek fotoprotektif, artinya bantu melindungi kulit melawan efek negatif sinar UV.

Vitamin D juga bagus untuk pertumbuhan dan perbaikan sel kulit, sekaligus membantunya melawan radikal bebas. Namun bukan berarti kamu jadi malas pakai tabir surya, ya!SahabatQQ

3. Bantu melawan penuaan

Salmon mengandung astaksantin, sebuah senyawa antioksidan yang memberi warna merah muda pada daging salmon. Selain itu, astaksantin juga bersifat anti-peradangan.  Makan ikan salmon akan membuat tubuh memproduksi lebih banyak kolagen dan meredakan peradangan. Studi menunjukkan kalau astaksantin bantu mengurangi tampilan keriput, bintik-bintik, dan memperbaiki tekstur kulit.

4. Bikin kulit glowing alami

Sebagai sumber lemak sehat, ikan salmon akan membuat kulitmu glowing alami. Kulit memiliki minyak alami pada lapisan terluar untuk perlindungan, sekaligus menjaga kelembapan dan kandungan air dalam kulit.

Ketika tubuh mendapatkan asupan lemak sehat yang tinggi, kulitmu akan dapat bagiannya juga. Kulit akan memproduksi minyak alami sehat yang semakin kuat menjaga kesehatan kulit. Itulah yang membuat kulit mendapatkan tampilan glowing-nya.Agen Domino99

5. Bantu mencegah kanker kulit

Selain melindungi kulitmu dari sinar UV, kandungan antioksidan pada ikan salmon juga membantu tubuhmu mencegah kanker kulit. Menurut Skin Cancer Foundation, omega-3 menghalangi senyawa yang mendukung perkembangan sel kanker. Sifat anti-peradangannya juga membantu, karena kanker kulit berkaitan dengan peradangan kronis.

Selain itu, kandungan vitamin D yang terkandung pada salmon juga meningkatkan sistem imun untuk melawan kanker.

Nah, mau coba rutin makan ikan salmon?

Jumat, 30 Oktober 2020

Jangan Dibuang! 5 Sayuran Pahit yang Manfaatnya Besar bagi Kesehatan

DokterSehat - Banyak orang yang enggan makan sayur, apalagi sayur yang cita rasanya pahit. Kamu sering membuang sayuran pahit di piring makan? Sayang banget, lho!

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Beruntunglah kalau kamu menyukai sayuran pahit, seperti pare, daun pepaya, dan sebagainya. Walau rasanya pahit, tetapi manfaatnya begitu "manis" untuk mendukung kesehatan tubuhmu.

Berikut ini daftar sayuran dengan cita rasa pahit dan berbagai manfaat sehat yang ditawarkan.

1. Pare

Kamu pasti sudah tak asing dengan sayuran yang satu ini. Ya, banyak orang yang tak suka pare karena rasanya yang pahit. Namun, siapa sangka, di balik rasanya, ternyata manfaatnya segudang!

Ada sebuah penelitian dalam Journal Cell Communication and Signaling menemukan bahwa dalam sebuah uji coba pada tikus, ekstrak pare efektif dalam mencegah sel tumor dan kanker tumbuh dan menyebar.

Ada pula manfaat lainnya yang dibuktikan lewat sebuah penelitian yang dilakukan oleh Garvan Institute of Medical Research and the Shanghai Institute of Materia Medica, bahwa pare (bitter melon) bisa membantu mengobati diabetes tipe 2. Ini berkat adanya empat senyawa bioaktif yang dapat mengaktifkan enzim AMPK, protein yang dapat mengatur bahan bakar metabolisme dan memungkinkan penyerapan glukosa. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Chemistry & Biology tahun 2008.

Semakin banyak transporter di permukaan sel, maka akan meningkatkan glukosa dan sirkulasi dalam darah ke jaringan tubuh seperti otot, sehingga bisa menurunkan gula darah.

Selain dijadikan masakan, kamu juga bisa, lho, mencampurkannya saat membuat jus atau smoothie. Untuk mengurangi rasa pahit, kamu bisa menambahkan lemon, madu, atau buah-buahan manis.

2. Terong

Rasa asli terong akan sedikit pahit, sehingga mungkin banyak yang kurang menyukainya. Padahal, seperti dikemukakan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), terong dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL) dalam aliran darah. Manfaat ini bersumber dari asam klorogenik, antioksidan paling tinggi dalam terong yang bisa dengan efektif mengurangi kolesterol jahat.

Tak hanya itu, menurut sebuah laporan yang dimuat dalam Journal Mechanism of Action Dietary Fibre in The Human Colon, terong mengandung serat yang tinggi, yang dapat melewati sistem pencernaan secara utuh. Ini dapat membantu dalam mengendalikan gula darah. Penyerapan yang lebih lambat membuat kadar gula darah menjadi stabil dan mencegah kerusakan.

Jangan mengonsumsi terong secara mentah karena adanya kandungan racun solaline di dalamnya, yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Kamu bisa mengolahnya dengan cara dikukus, ditumis, atau cara lainnya sesuai selera.SahabatQQ

3. Daun pepaya

Selain buahnya yang kaya akan vitamin C, daun pepaya juga menawarkan nutrisi yang tak kalah dahsyat, lho!

Mengutip buku Healing Foods, pepaya memiliki sifat antibakteri yang meningkatkan kesehatan pencernaan, begitu pula dengan daun pepaya yang kaya akan enzim seperti papain dan cymopapin yang membantu kerja pencernaan dan mencegah perut kembung.

Menurut sebuah studi dalam Journal Society of Biology, terdapat zat antikanker yang terdapat pada getah berwarna putih di bagian batang daun pepaya.

Cara mengonsumsinya bisa dengan ditumis, direbus, atau meminum air rebusan atau perasan daun pepaya secara rutin.

4. Kale

Kale tergolong keluarga kubis seperti brokoli, kembang kol, dan sawi. Padahal merupakan salah satu sayuran yang bergizi tinggi, tetapi sayur ini banyak dihindari karena rasanya yang pahit.

Kale mengandung sekuestran asam empedu yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol. Menurut penelitian dalam Journal Food Chemistry, kandungan tersebut bisa menurunkan risiko penyakit jantung dari waktu ke waktu.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa minum jus kale setiap hari selama 12 minggu bisa meningkatkan kolesterol baik (high-density lipoprotein atau HDL) sebesar 27 persen, sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyak 10 persen, serta meningkatkan status antioksidan.

5. Lobak putih

Menurut laporan Food Series, lobak putih atau daikon memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Kandungan tersebut sangat baik untuk menangkal radikal bebas penyebab penyakit kronis, salah satunya mengontrol tekanan darah.Agen Domino99

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, lobak putih ini disebut mengandung senyawa tertentu yang bisa mencegah penyakit jantung dan stroke. 

Lobak juga dikenal kaya akan antioksidan, dan inilah yang diyakini dapat menurunkan  tekanan darah tinggi sekaligus mencegah penyakit jantung dan stroke.

Kamu bisa mengolahnya menjadi berbagai olahan masakan seperti sup. Untuk mengurangi rasa pahit dari lobak, kamu bisa mengupas kulit lobak terlebih dahulu dan memotongnya sesuai selera, kemudian merendamnya dengan air garam. Nah, perendaman ini berfungsi untuk menghilangkan getah pada lobak.

Itulah beberapa jenis sayuran pahit beserta manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Jangan lagi membuang sayuran pahit, ya. Bila diolah dengan benar, rasa pahitnya tak akan terasa!

Minggu, 27 September 2020

7 Sumber Protein Nabati bagi Vegetarian beserta Manfaatnya!

DokterSehat - Makin banyak orang yang makin peduli akan kesehatannya dengan menerapkan pola makan sehat. Satu di antaranya adalah dengan mengadopsi pola makan vegetarian asupan protein hewaninya sangat minim, bahkan ada yang menghindarinya sama sekali (misalnya pada vegan). Sumber utama proteinnya adalah dari nabati.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Namun, sumber protein terbesar datang dari produk hewani. Protein amat dibutuhkan untuk mendukung daya tahan tubuh dan proses metabolisme.

Nah, vegetarian rentan kekurangan asupan protein. Namun, tak perlu khawatir, karena protein nabati tetap bisa diandalkan. Apa saja sumber makanannya?

1. Kacang kedelai dan edamame

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2018, produk kacang kedelai seperti tahu dan tempe serta kacang edamame adalah sumber protein nabati yang sangat baik.

Setiap 100 gram kacang kedelai mengandung 17 gram protein yang baik untuk membangun otot tubuh. 

Melansir laman HealthifyMe, ada beragam manfaat yang diberikan oleh kacang kedelai, salah satunya adalah membantu mengelola diabetes. Menurut beberapa penelitian, kacang kedelai mampu meningkatkan reseptor insulin dalam tubuh sehingga efektif untuk mengatasi diabetes.

2. Kacang polong

Secangkir kacang polong yang dimasak (240 ml) mengandung 9 gram protein. Menurut laman NutritionData, jumlah tersebut sedikit lebih banyak dari secangkir susu.

Jumlah tersebut juga dapat memenuhi 25 persen dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) serat, vitamin A, C, K, tiamina, folat, dan mangan harian. 

Kacang polong juga merupakan sumber zat besi, magnesium, fosfor, zink, tembaga, dan jenis vitamin B lainnya.

Menurut sebuah laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2010, kacang polong dan legum telah terbukti dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh, yang mana keduanya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika kadarnya berlebihan.

Cara mengolahnya pun beragam, bisa dijadikan isian ravioli, sup, atau sesederhana direbus.

3. Quinoa

Sering dimasak menjadi couscous, quinoa memiliki tekstur crunchy dan rasanya yang seperti kacang. Bebas gluten, secangkir quinoa matang (185 gram) mengandung sekitar 8 gram protein.

Melansir FoodData Central dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), selain mengandung protein lengkap, quinoa juga menawarkan magnesium, zat besi, serat, dan zink dari biji-bijian biasa.

Quinoa umumnya sering dijadikan sebagai pengganti nasi, atau dicampurkan dengan susu untuk tekstur creamy seperti bubur untuk sarapan.SahabatQQ

Menurut sebuah studi dalam British Journal of Nutrition, orang-orang yang rutin mengonsumsi quinoa akan merasa lebih kenyang ketimbang nasi. Ini tentu dapat mencegah pola makan berlebihan.

4. Oatmeal

Oatmeal merupakan bahan makanan yang sering direkomendasikan sebagai menu sarapan sehat. Oat terbuat dari gandum kering, masih satu jenis keluarga dengan gandum. Oatmeal juga menjadi salah satu alternatif sumber protein karena kandungannya cukup tinggi dan dapat membantu produktivitas hormon dan enzim dalam tubuh.

Menurut keterangan dari FoodData Central, secangkir oatmeal matang mengandung 5,94 gram protein.

Melansir Medical News Today, salah satu manfaat oatmeal adalah menurunkan kadar kolesterol. Sebuah penelitian tahun 2014 menyebutkan bahwa oatmeal mampu mengurangi kadar kolesterol jika dikonsumsi setidaknya 3 gram per hari.

Untuk mengolah oatmeal menjadi sarapan sehat, kamu bisa mencampurnya dengan air hangat atau segelas susu. Tambahkan potongan buah atau kacang-kacangan agar lebih nikmat!

5. Kacang-kacangan

Melansir Health, semua jenis kacang mengandung lemak dan protein, sehingga baik untuk dikonsumsi para vegetarian. Kacang almon, mete, dan pistachio sebagai contoh, semuanya mengandung 5-6 gram protein per ons (setara dengan 28,3 gram).

Saat membelinya, pastikan memberi produk dengan kandungan paling minimal atau yang kandungan garamnya paling sedikit. Hindari produk yang mengandung minyak yang terhidrogenasi atau tinggi gula.

Manfaat dari kacang-kacangan banyak sekali! Salah satunya, menurut sebuah penelitian dalam jurnal Clinical Interventions in Aging tahun 2007, kacang-kacangan mengandung antioksidan polifenol yang dapat melawan stres oksidatif, dengan cara menetralkan radikal bebas, yakni molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan meningkatkan risiko penyakit.

6. Bayam

Bayam sangat mudah didapat. Melansir Healthline, sebanyak 100 gram bayam mentah mengandung 2,9 gram protein.

Selain kaya akan kandungan protein, menurut World Healthiest Food, bayam juga merupakan sumber vitamin K, vitamin A (karotenoid), mengan, folat, tembaga, vitamin B2, B6, E, C, dan kalsium yang tinggi.

Begitu istimewanya sayur ini, nutrisi yang dikandungan bermanfaat untuk mendukung kesehatan tubuh. Melansir laman Balai Penelitian Tanaman Sayur (Balitsa) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Kementerian Pertanian, salah satu manfaatnya adalah membantu proses pembentukan paru-paru dan janin pada ibu hamil karena kandungan zat folat dan vitamin A yang membentuk sistem saraf lengkap.Agen Domino99

7. Biji chia

Berasal dari Amerika Tengah, biji chia sering dicampurkan ke dalam smoothie atau yoghurt. Sebanyak 1,25 ons (setara dengan 35 gram) mengandung 6 gram protein dan 13 gram serat. 

Biji chia juga mengandung zat besi, kalsium, selenium, dan magnesium, begitu juga asam lemak omega-3, antioksidan, dan senyawa bermanfaat lainnya.

Menurut keterangan dari USDA, biji chia merupakan salah satu makanan yang baik untuk orang-orang dengan diabetes, karena dapat memperbaiki tingkat tekanan darah.

Meski menyehatkan, hindari mengonsumsinya secara berlebihan. Rekomendasi hariannya tak boleh lebih dari 48 gram per hari.

Itulah beberapa sumber protein nabati bagi vegetarian beserta manfaatnya. Sebetulnya ada banyak lagi sumber lainnya. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa konsultasikan ke ahli gizi agar kebutuhan nutrisi harian tetap tercukupi meskipun minim konsumsi produk hewani.

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...