Tampilkan postingan dengan label Penyebab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyebab. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2022

4 Manfaat Daun Kumis Kucing bagi Kesehatan



“Daun Kumis Kucing adalah salah satu bahan alami yang dipercaya dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Nah, salah satu manfaat yang bisa didapatkan adalah mencegah tekanan darah tinggi.”

Jakarta – Kumis kucing adalah salah satu tanaman yang terkenal hanya tumbuh di area Asia Tenggara, termasuk juga di Indonesia. Tanaman herbal ini kerap dijadikan obat herbal untuk memberikan manfaat kesehatan, terutama pada daunnya. DominoQQ

Beberapa khasiat utama dari tanaman ini yaitu sebagai antiradang, antioksidan, atau antibakteri. Maka dari itu, perlu tahu berbagai manfaat dari konsumsi tanaman yang memiliki nama latin Orthosiphon stamineus ini.

Berbagai Manfaat Daun Kumis Kucing untuk Kesehatan
Daun kumis kucing dapat dijadikan obat saat diolah menjadi teh herbal. Ada berbagai macam kandungan yang mampu menjaga kesehatan tubuh dan mengobati penyakit, seperti anti-hipertensi, diuretik, anti-jamur, anti-bakteri, dan anti-inflamasi.

Nah, berikut berbagai manfaat daun kumis kucing yang perlu diketahui:

1. Mencegah Tekanan Darah Tinggi
Tanaman ini dapat mencegah tekanan darah tinggi karena kandungan antioksidan dan antiinflamasinya. Kandungan pada daun ini mampu menyerang Enzim Pengubah Angiotensin melalui bantuan dari asam rosmarinic. Sehingga, peregangan pada pembuluh darah terjadi yang akhirnya mencegah tekanan darah.

2. Mengatasi Masalah pada Ginjal
Ekstrak daun dan batang dari tanaman ini dapat mengatasi batu ginjal. Hal ini disebabkan sifat anti-inflamasi dan anti-mikroba yang ada dapat mencegah infeksi pada ginjal dan saluran kemih. 

Selain itu, daun kumis kucing saat diolah menjadi teh memiliki sifat diuretik dan detoksifikasi alami, mampu mengeluarkan racun dari tubuh. Alhasil, batu ginjal dapat menghilang.

Bukan hanya itu, tanaman ini juga memiliki kandungan glikosida Orthosiphonin, yang mampu menjaga kesehatan ginjal dalam melarutkan asam urat, fosfat, dan oksalat. Dengan begitu, batu ginjal dapat diatasi dan juga dicegah untuk kambuh.

3. Mencegah Diabetes
Daun kumis kucing juga mengandung asam ursolat dan oleanolat, yang mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah di tubuh. Selain itu, tanaman ini juga memiliki sifat anti-inflamasi yang baik dalam pencegahan diabetes. Saat diolah menjadi teh, peningkatan leptin di dalam tubuh terjadi yang sangat baik dalam mengontrol gula darah.

4. Mengatasi Jamur
Tanaman kumis kucing memiliki sifat antijamur, salah satu fungsinya untuk mengatasi infeksi dari jamur, terutama yang disebabkan Candida Albicans. Infeksi jamur ini dapat menyebabkan infeksi saluran kencing dan candidemia. Maka dari itu, konsumsi olahan tanaman ini menjadi salah satu cara alami yang bisa dipilih untuk pengobatan.

Selain mengatasi infeksi jamur, tanaman ini juga mampu mengatasi gangguan yang disebabkan oleh virus, termasuk penyakit Dengue. Hal ini disebabkan adanya senyawa polisakarida, terpenda, alkaloid, dan fenolat yang ampuh untuk atasi gangguan disebabkan oleh virus.

Nah, itulah beberapa manfaat dari daun kumis kucing yang patut diketahui. Masih banyak manfaat lainnya dari konsumsi tanaman ini untuk kesehatan. Maka dari itu, tidak ada salahnya mengonsumsi teh dari olahan daun kumis kucing agar tubuh lebih sehat dan bugar.

Apabila masih memiliki pertanyaan lainnya terkait manfaat dari daun kumis kucing, fitur tanya dokter dari Halodoc bisa digunakan untuk mendapatkan jawaban langsung dari ahlinya. Dengan download aplikasi Halodoc, kemudahan berinteraksi dengan ahli medis bisa dilakukan kapan dan dimana saja melalui smartphone yang dimiliki!

Selasa, 01 Juni 2021

5 Alasan Kerja Lembur itu Berbahaya Bagi Kesehatan

BlogSehat - Dalam bekerja gak sedikit orang yang memilih untuk kerja lembur sebagai solusi menyelesaikan pekerjaan mereka. Selain itu tuntutan dari bos untuk menuntaskan pekerjaan yang menumpuk juga menjadi alasan seseorang untuk lembur. Apakah kamu sering melakukannya? Jika sekali atau dua kali lembur, hal itu mungkin tidak menjadi masalah besar. Namun jika kamu terlalu sering lembur, bahkan menjadikannya rutinas itu akan berbahaya bagi kesehatanmu, lho!

Randy Simon, Ph.D., seorang psikolog klinis berlisensi yang berbasis di Montclair dan Summit, New Jersey, mengatakan bahwa bekerja di suatu tempat dengan jam kerja 40 hingga 50 jam per minggu sudah lebih dari cukup bagi kebanyakan orang.

Nah, kerja lembur memang akan memberikanmu penghasilan tambahan, tapi kamu harus mengetahui alasan kenapa bekerja lembur berbahaya bagi kesehatan, berikut ini penjelasannya. 

1. Meningkatkan stres dan depresi

Bekerja secara berlebihan atau kerja lembur  cenderung membuat seseorang  mudah mengalami stres bahkan depresi, lho!

Huffpost melansir dalam sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa pekerja yang bekerja setidaknya 11 jam dalam sehari memiliki risiko depresi yang lebih tinggi dibandikan orang yang bekerja sesuai standar yaitu 7-8 jam dalam sehari. Temuan itu juga bergabung dengan sejumlah temuan lain yang berkaitan antara menghabiskan waktu berjam-jam bekerja dengan masalah kesehatan yang serius.

Makadari itu nikmatilah waktu hari libur untuk beristirahat atau melakukan hobi yang kamu senangi. Kamu perlu rehat sejenak dari pekerjaan  sehari-hari untuk menghindari stres atau depresi yang muncul akibat kelelahan fisik dan mental.

2. Penglihatan menjadi buram

Bagi kamu yang sering bekerja di depan gadget atau layar monitor seperti laptop dan komputer tentu cenderung mengalami hal ini, bukan? Nyatanya bekerja di depan layar monitor tanpa jeda memang bisa membuat penglihatanmu menjadi buram.

Dilansir Web MD bahwa mata akan bereaksi terhadap gambar yang terus bergerak dan berubah, hal ini mengalihkan fokus kemudian mengirimkan gambar yang bervariasi dengan cepat ke otak. Pekerjaan ini membutuhkan banyak usaha dari otot mata, selain itu mata juga lebih jarang berkedip saat menggunakan komputer dan perangkat sejenisnya. Oleh sebab itu matamu menjadi kering dan membuat penglihatan menjadi buram.SahabatQQ

3. Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke

Bukan hanya menyebabkan mata buram, bahaya kerja lembur yang tak main-main berikutnya adalah dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke, lho! Tentu ini menjadi masalah kesehatan serius yang perlu kamu hindari.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet, menyebutkan bahwa karyawan yang menghabiskan waktu bekerja selama berjam-jam meningkatkan risiko lebih tinggi terkena stroke dibandingkan mereka yang bekerja dengan jam kerja standar. Para peneliti juga berspekulasi bahwa bekerja selama 61 hingga 70 jam seminggu menyebabkan peningkatan risiko penyakit arteri koroner sebesar 42 persen. Apalagi jika kamu memperpanjang lembur menjadi 71 hingga 80 jam, risikonya meningkat 63 persen, melansir laman Firstpost.

4. Kurang tidur menyebabkan kelelahan di siang hari

Ketika kamu memutuskan lembur hingga larut malam, kamu tentu akan kekurangan waktu tidur  dan akhirnya merasa sangat lelah dan mengantuk di siang hari. Mungkin terdengar sepele, namun dibalik itu ada masalah kesehatan yang mengintai, lho!

Randy Simon, Ph.D., seorang psikolog klinis berlisensi yang berbasis di Montclair dan Summit, New Jersey menyebutkan bahwa terbangun lebih lama akan menyebabkanmu kurang tidur dan merasakan kelelahan di siang hari. Jika kamu menghabiskan waktu sepanjang hari untuk bekerja dalam jangka waktu yang lama, kamu akan sangat sulit untuk menenangkan pikiran sebelum tidur, dilansir Healthline.Agen Domino99

Ini semua berakibat turunnya produktivitas sekaligus meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. 

5. Memicu sakit leher dan punggung

Bagi para pekerja yang sering lembur tentu tidak jauh-jauh dengan yang namanya sakit leher dan punggung. Hal ini diakibatkan karena bekerja dalam kondisi duduk atau berdiri dalam jangka waktu yang lama sehingga menyebabkan ototmu menjadi kaku.

Dilansir Healthline dalam sebuah studi yaitu jurnal Occupational & Environmental Medicine menemukan bahwa semakin banyak jam kerja seseorang maka semakin besar risiko mereka mengalami sakit punggung.

Randy Simon, Ph.D., mengatakan bahwa wanita cenderung mengalami nyeri di bagian leher, sedangkan untuk pria nyeri muncul di bagian punggung bawah.  Itulah salah satu tanda stres yang menyebabkan ketegangan otot.

Nah, itu tadi beberapa bahaya yang bisa saja mengintai kesehatanmu jika mengabaikan waktu istirahat. Memang gak ada salahnya menukarkan waktumu untuk mendapat penghasilan tambahan. Tapi jangan sampai kamu mengorbankan kesehatan dengan terus-terusan mengambil kerja lembur hingga larut malam. Hargailah waktu istirahat maka kamu pun akan lebih semangat dan produktif dalam bekerja keesokan harinya.

Minggu, 30 Mei 2021

6 Penyebab Sakit Perut pada Wanita setelah Berhubungan Seks

BlogSehat - Wanita memang rentan mengalami nyeri setelah berhubungan seks. Baik nyeri di sekitar vagina, pinggang maupun perut. Terdapat berbagai penyebab timbulnya sakit perut setelah berhubungan intim.

Mulai dari dampak orgasme hingga menjadi suatu indikasi penyakit yang lebih serius. Nah, berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit perut setelah berhubungan seks. Keep scrolling!

1. Orgasme

Penyebab sakit perut setelah berhubungan intim yang kerap tidak disadari adalah orgasme. Dilansir Healthline, saat wanita mengalami orgasme maka dapat memicu otot-otot pelvic untuk berkontrasi. 

Bagi sebagian orang, kontrasi otot ini akan terasa begitu menyakitkan pada bagian perut bawah dan panggul. Nyeri setelah melakukan orgasme disebut dysorgasmia. 

Beberapa kondisi yang menyebabkan wanita rentan mengalami dysorgasmia, antara lain : 

- Wanita yang sedang hamil
- Wanita yang memiliki kista ovarium
- Wanita yang menderita endometriosis

2. Penetrasi yang terlalu dalam

Masih berdasarkan keterangan dari Healthline, penetrasi yang terlalu dalam akibat penis yang terlalu panjang dapat menyebabkan nyeri pada area vagina ataupun perut. Namun, jangan khawatir karena rasa sakit ini hanya bersifat sementara.

Rasa sakit ini juga akan hilang setelah beristirahat. Gantilah posisi seks untuk mencegah sakit perut akibat penetrasi yang terlalu dalam.SahabatQQ

3. Penyakit menular seksual

Dilansir Medical News Today, beberapa penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonore dapat menimbulkan kram perut, termasuk setelah berhubungan seks. Penyakit ini juga akan menyebabkan keluarnya keputihan lebih banyak dari vagina, demam, serta nyeri saat buang air kecil.

Namun, baik klamidia atau gonore menjadi sulit dideteksi jika dialami oleh wanita. Pasalnya, kedua penyakit ini seringkali tidak menimbulkan gejala apapun. 

4. Infeksi saluran kemih

Sakit perut setelah berhubungan seks dapat disebabkan oleh adanya infeksi pada saluran kemih. Wanita memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan pria untuk mengalami infeksi saluran kemih.

Dilansir WebMD, infeksi saluran kemih atau urinary tract infection, adalah terjadinya infeksi pada sistem saluran kemih, yang meliputi ginjal, kandung kemih, ureter, dan uretra.

Infeksi pada saluran kemih ini akan menimbulkan beberapa tanda dan gejala lainnya, antara lain : 

- Rasa terbakar ketika buang air kecil
- Timbul rasa sakit atau seperti tertekan di punggung atau perut bagian bawah
- Demam (sebagai tanda infeksi mungkin sudah masuk ke area ginjal)
- Dorongan yang sering atau intens untuk buang air kecil, meskipun hanya sedikit yang keluar saat kamu melakukannya

5. Masalah pada pencernaan

Dilansir Netdoctor, adanya gangguan kesehatan pencernaan dapat menimbulkan sakit perut bahkan setelah berhubungan seks. Masalah pencernaan yang dapat menimbulkan kondisi tersebut, contohnya irritable bowel syndrome (IBS) dan penyakit crohn.Agen Domino99

Kedua penyakit tersebut dapat mempengaruhi frekuensi buang air besar, seperti diare bahkan sembelit. Kondisi itulah yang dapat menyebabkan kram perut setelah bercinta.

6. Vaginismus

Dilansir laman Patient, vaginismus adalah kondisi dimana terjadi pengencangan otot-otot di sekitar vagina secara tidak sengaja pada saat penetrasi. Meskipun vaginismus tidak berpengaruh pada hasrat seksual wanita. Namun, wanita yang mengalami vaginismus akan merasakan sakit atau kram pada perut setelah berhubungan intim. 

Selain beberapa penyebab diatas, pengaruh emosional seperti stres, trauma, atau merasa tegang dapat menyebabkan wanita merasakan sakit perut setelah berhubungan intim. 

Perut yang mengalami nyeri atau sakit setelah berhubungan seks dapat menghilang dengan sendirinya. Akan tetapi, jika rasa sakit semakin meningkat dan intens. Maka, sebaiknya segera untuk menemui dokter agar mendapatkan solusi yang tepat.

Jumat, 28 Mei 2021

5 Kesalahan yang Tanpa Kita Sadari Bikin Olahraga Gak Maksimal

BlogSehat - Sudah tidak diragukan lagi, olahraga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh dan jiwa. Olahraga dengan rutin bisa meningkatkan hormon endorfin yang membantu kita untuk memiliki emosi yang stabil. Dengan begitu banyak manfaat yang didapat, sesering apa pun kamu berolahraga, tapi ketika kamu masih melakukan cara yang salah maka itu tidak akan ada artinya.

Maka untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pertama-tama kamu harus melakukannya dengan benar. Nah, berikut ini adalah beberapa kesalahan yang tanpa kita sadari sering dilakukan saat berolahraga. Yuk koreksi bersama.

1. Olahraga dengan perut kosong

Bahayanya olahraga dengan perut kosong adalah yang terbakar bukan lemak tapi otot. Padahal tujuan dari berolahraga adalah membakar lemak dan membentuk otot. Setidaknya makan pisang, sereal, atau minum susu untuk mengisi perut. Nantinya makanan itulah yang berfungsi menjadi energi saat berolahraga. 

2. Melewatkan pemanasan sebelum olahraga

Karena terlalu bersemangat, kita melupakan satu hal sederhana namun penting yaitu pemanasan. Sekalipun terlihat sepele, pemanasan sebelum olahraga bisa menghindari cedera dan bikin olahraga lebih efektif. Pemanasan juga meningkatkan suhu otot dan aliran darah yang berkontribusi ke peningkatan kinerja olahraga.

Tips pemanasan yang efektif yaitu sesuaikan dengan olahraga yang akan kamu lakukan. Misalnya hari ini kamu akan olahraga yoga atau pilates, maka fokuskan ke pemanasan di area punggung dan leher untuk meregangkan otot.SahabatQQ

3. Overtraining saat olahraga

Memiliki pemikiran bahwa semakin banyak olahraga akan lebih berpengaruh ke kesehatan adalah pemikiran yang salah. Hal ini justru mengakibatkan overtraining atau kondisi tubuh yang mulai menurun karena terlalu banyak olahraga dan tidak diimbangi dengan pemulihan yang cukup. Olahraga yang berlebihan menyebabkan otot tertarik dan mengalami cedera.

Maka untuk memastikan sudah berolahraga dengan intensitas dan waktu yang tepat, dengarkanlah tubuhmu. Ada waktu untuk intens bergerak, ada juga waktu untuk beristirahat. Bagaimanapun juga melakukan olahraga konsisten dengan intensitas yang tepat akan lebih berpengaruh dibanding memaksakan tubuh bekerja keras selama satu hari penuh.

4. Terlalu nyaman dengan latihan yang itu-itu saja

Tubuh kita perlu ditantang untuk mendapatkan hasil yang progresif. Itulah alasan mengapa kita tidak melihat kemajuan jika melakukan latihan yang sama. Ya, karena tubuh kita sudah terbiasa dengan gerakan yang dilakukan.

Yuk, tantang diri kita agar kebugaran tubuh kita meningkat. Misalnya, bila hari ini kita sanggup untuk plank selama 15 detik, tantang diri kita untuk plank selama 30 detik di hari berikutnya. Sekalipun rasanya pasti tidak nyaman, tapi bukankah no pain no gain?Agen Domino99

5. Perlengkapan olahraga tidak tepat

Setiap jenis olahraga pasti memiliki perlengkapan yang berbeda-beda. Memaksakan diri untuk menggunakan pakaian dan perlengkapan yang tidak semestinya akan meningkatkan risiko cedera. Misalnya, ketika workout seharusnya menggunakan matras tapi kamu tidak menggunakannya, alhasil tangan dan punggungmu pasti sakit setelahnya.

Olahraga akan lebih maksimal ketika kita melakukannya dengan cara yang tepat dan waktu yang tepat. Oleh karena itu, jangan sampai kamu buang-buang waktu dan energi karena melakukan kesalahan-kesalahan di atas. Saatnya tingkatkan olahragamu!

Selasa, 23 Februari 2021

Bisa 'Bunuh' Libido, 5 Makanan Ini Perlu Kamu Waspadai!

BlogSehat - Libido atau gairah seksual menjadi hal penting bagi pasangan suami istri. Hubungan ranjang yang intim dan harmonis bisa menguatkan ikatan cinta pasangan.

Begitu pula sebaliknya, saat performa seksual tak sesuai harapan, muncul ketidakpuasan yang bisa berbuntut panjang. Ketidakharmonisan hingga godaan perselingkuhan.

Aspek psikologis ataupun hormon dapat memengaruhi libido seseorang. “Pada laki-laki dan perempuan, hormon testosteron mendorong banyak libido. Testosteron rendah, artinya dorongan seks pun rendah,” kata Dr. Michael Hirt, pendiri Center for Integrative Medicine, Amerika Serikat (AS), mengutip Insider.

Dengan alasan inilah kenapa banyak orang tertarik dengan makanan yang diyakini bersifat afrodisiak, yakni bisa meningkatkan libido, meskipun masih sedikit fakta ilmiah yang bisa membuktikannya.

Di sisi lain, ada beberapa jenis makanan yang diketahui bisa "membunuh" libido, sehingga sebaiknya batasi atau kurangi konsumsinya. Apa saja? Ini daftarnya!

1. Alkohol

Terdapat kesalahpahaman terhadap pengaruh alkohol yang banyak diyakini bisa meningkatkan gairah seks seseorang. Memang, efek alkohol dapat membuat kamu lebih berani. Namun, untuk performa seksual, justri bisa berdampak sebaliknya.

Menurut Hirt, minuman beralkohol bisa merusak performa seks karena dapat menurunkan kadar hormon testosteron dan fungsi seksual.

2. Makanan manis

Waspadalah dengan makanan dan minuman manis. Sering mengonsumsinya tak hanya meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, tapi juga dapat memengaruhi kehidupan seks.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Endocrinology melibatkan 74 orang pria berusia 19-74 tahun. Hasilnya, pemberian asupan gula 75 gram ternyata dapat menurunkan kadar testosteron hingga 25 persen. Efeknya bahkan bertahan hingga 2 jam setelah melahapnya. Para peneliti meyakini hal ini dapat terjadi akibat gangguan pada testis akibat konsumsi gula.

Penelitian lain yang dimuat dalam jurnal Reproductive Biology and Endocrinology menunjukkan kesimpulan serupa. Melibatkan 545 laki-laki berusia 20-39 tahun, ditemukan adanya hubungan antara konsumsi minuman manis dengan tingkat testosteron yang rendah.SahabatQQ

3. Air minum dalam kemasan

Karena praktis dibawa ke mana-mana, air minum dalam kemasan kerap jadi pilihan saat bepergian. Namun, sebaiknya hindari sering-sering mengonsumsi air minum dalam kemasan. Kenapa?

Melansir Eat This, Not That!, yang dipermasalahkan bukanlah airnya, melainkan botol plastik yang digunakan. Diketahui bahwa bisphenol A (BPA) adalah senyawa kimia yang umum ditemukan pada berbagai kemasan plastik dan kaleng, dan telah dikaitkan terhadap penurunan kesuburan pada perempuan maupun laki-laki.

Sebuah studi yang terbit di jurnal Fertility & Sterility menemukan hubungan antara konsentrasi BPA pada urine lelaki dengan kuantitas sperma. Dibandingkan dengan urine laki-laki yang tidak mengandung BPA, urine laki-laki yang mengandung BPA lebih berisiko mengalami penurunan konsentrasi sperma, vitalitas sperma, jumlah sperma, dan rendahnya motilitas atau kemampuan sperma untuk bergerak secara lebih efisien. Tentunya ini akan menyulitkan bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan.

Tak hanya berdampak buruk bagi laki-laki, paparan BPA juga memengaruhi sistem reproduksi perempuan. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, perempuan dengan kadar BPA yang tinggi dalam tubuhnya mengalami penurunan kuantitas sel telur yang matang.

4. Cokelat

Walaupun jenis dark chocolate baik untuk kesehatan, tapi mengonsumsinya bisa berdampak kurang baik untuk performa seks. Melansir Insider, Hirt mengatakan bahwa cokelat kerap dianggap sebagai afrodisiak karena efeknya yang bisa meningkatkan suasana hati. Sayangnya, cokelat juga bisa menekan kadar testosteron, hormon yang penting dalam mendongkrak gairah seks.

Alasan lainnya untuk menghindari makan cokelat sebelum berhubungan intim adalah kandungan cokelat yang bikin mengantuk.

“Walaupun benar-benar nikmat, cokelat penuh dengan (kandungan) methylxantines, yang bisa membuat kita merasa lesu dan mengantuk, (dan) secara alami menurunkan gairah seks kamu,” ujar Frida Harju, ahli nutrisi pada aplikasi Lifesum, mengutip Cosmopolitan.Agen Domino99

5. Gorengan

Jenis makanan lain yang bisa menurunkan libido adalah gorengan. Menurut Frida, jenis makanan berminyak tak hanya buruk bagi kesehatan, tapi juga memengaruhi gairah seks.

“Lemak trans yang ditemukan pada kebanyakan makanan yang digoreng telah diketahui dapat menurunkan libido perempuan maupun laki-laki, dengan meningkatnya produksi sperma abnormal pada laki-laki dan mengganggu proses kehamilan pada perempuan,” ujar Frida.

Mengutip The Healthy, gorengan juga tinggi kadar lemak jenuh yang dapat menyumbat pembuluh arteri, menghambat aliran darah, dan memicu penambahan berat badan. Semua faktor itu bisa menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi, sehingga akan mengganggu libido seks pada kaum adam.

Menurut Jamin Brahmbhatt, MD, salah satu direktur di PUR Clinic di Clermont, Florida, AS, pola makan yang buruk akan meningkatkan risiko terkena obesitas, diabetes, atau tekanan darah tinggi, yang kesemuanya itu dapat memengaruhi libido. Ia menyarankan untuk menerapkan pola makan yang sehat demi kehidupan seks yang lebih sehat.

Supaya kehidupan rumah tanggamu semakin harmonis, pastikan hindari makanan yang bisa menurunkan libido saat hendak melakukan hubungan intim, supaya performa di ranjang bisa maksimal!

Minggu, 20 Desember 2020

Bernutrisi dan Menyehatkan, Ini 5 Makanan yang Cepat Dicerna Tubuh

DokterSehat - Pada hari-hari biasa dan sehat, kebanyakan orang cenderung menginginkan makanan yang tinggi serat karena membutuhkan waktu lebih lama bagi tubuh untuk mencerna makanan tersebut sehingga membuat kamu kenyang lebih lama. Namun, ada kalanya perut menginginkan makanan yang dapat dicerna dengan mudah dan cepat.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Beberapa orang memiliki masalah yang menyebabkan kesulitan mencerna beberapa makanan. Gejala masalah pencernaan ini seperti refluks asam, kembung, sakit perut, muntah, dan diare. Untuk individu dengan masalah pencernaan seperti ini, makanan yang mudah dicerna dapat membantu menjaga pencernaan tetap sehat.

Di bawah ini akan dibahas makanan yang mudah dicerna yang dapat membantu beberapa masalah pencernaan dilansir dari laman Medical News Today dan Women's Health.

1. Telur

Telur merupakan bahan makanan yang sangat mudah didapat, diolah, dimakan, dan dicerna. Sebut saja, telur rebus, dadar, atau orak-arik merupakan beberapa olahan telur favorit banyak orang. Berbagai olahan telur ini juga sering kali cocok untuk orang yang baru sembuh dari virus perut atau mual.

Putih telur mengandung lebih sedikit lemak dan lebih mudah dicerna, tetapi banyak orang dengan masalah pencernaan tetap mampu mentolerir kuning telur. Telur juga merupakan bahan makanan yang penuh gizi.

Saat memasak telur, tambahkan susu rendah lemak alih-alih mentega, karena lemak hewani sulit ditoleransi bagi sebagian orang. Juga, telur seharusnya dimasak sampai benar-benar matang, karena telur yang mentah berisiko menyebabkan keracunan salmonella.

2. Gelatin

Gelatin biasa disajikan sebagai makanan penutup untuk pasien yang baru selesai menjalankan operasi. Gelatin tidak mengandung serat atau minyak dan mudah dicerna, serta membantu mengelola dehidrasi. Gelatin manis juga bisa memberi energi.

Nilai gizi hidangan gelatin sebenarnya bervariasi dan bergantung pada bahan lainnya. Tetapi, gelatin umumnya mengandung nilai gizi yang sederhana, yaitu air, kalori, protein, dan karbohidrat.

Gelatin tidak sama dengan agar-agar ataupun jeli. Agar-agar dan jeli terbuat dari bahan nabati, seperti rumput laut dan buah-buahan. Sedangkan gelatin terbuat dari bahan hewani, sehingga tidak cocok untuk vegan atau vegetarian.SahabatQQ

3. Oat yang dimasak

Oat yang dimasak dengan air mudah dicerna oleh perut. Sebab, proses memasak ini membantu memecah komponen oat, artinya kamu pada dasarnya memulai proses pencernaan bahkan sebelum oat masuk ke mulut.

Tapi, pastikan kamu memasak menggunakan air, bukan susu atau susu kacang. Sebab, susu dan susu kacang dapat memicu masalah pada sistem pencernaan.

4. Sayuran masak atau kalengan

Sayuran utuh memiliki banyak serat. Tapi setelah dimasak, serat ini sangat berkurang menjadi lebih sedikit. Sebagai contoh, 128 gram wortel mentah mengandung 4 gram serat. Sedangkan pada porsi yang sama, wortel kalengan atau dimasak mengandung kurang dari 2 gram serat.

Kamu bisa memasak sayuran di rumah atau membeli sayuran kalengan di toko bahan makanan terdekat untuk mendapatkan sayuran yang lebih mudah dicerna. Kentang tanpa kulit dan saus tomat juga merupakan pilihan sayuran rendah serat dan cepat dicerna.Agen Domino99

5. Pisang matang

Semakin matang pisang, makin mudah dicerna. Pisang yang kurang matang dan memiliki kulit lebih hijau memiliki pati yang lebih resisten, yang mirip dengan prebiotik karena sulit dicerna dan memberi makan bakteri di usus.

Tapi, saat pisang matang dan terdapat bintik-bintik di kulitnya, artinya pati telah berubah menjadi gula, yang berarti usus tidak akan kesulitan mencerna pisang matang. Terlebih lagi, pisang dapat memicu sembelit, sehingga sangat bermanfaat untuk mengatasi diare.

Itulah sejumlah makanan yang cepat dicerna oleh tubuh. Perlu diingat, saat makan makanan yang rendah serat, kamu mungkin memperhatikan bahwa tinja menjadi lebih kecil dan frekuensi buang air besar berkurang. Jadi, pastikan kamu minum banyak cairan untuk menghindari sembelit

Selasa, 15 Desember 2020

5 Makanan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Kurang-kurangin deh!

DokterSehat - Walau umur bertambah, tetapi siapa, sih, yang tak mau terus terlihat awet muda? Namun, pada kenyataannya justru lebih banyak orang yang tampak lebih tua dibandingkan usia sebenarnya. Salah satu penyebabnya adalah sering mengonsumsi jenis makanan yang bisa bikin cepat tua. 

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Menjaga tubuh agar tetap muda dan terbebas dari tanda-tanda penuaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjaga pola makan. Tidak banyak yang tahu bahwa makanan yang kita konsumsi setiap hari bisa saja menjadi salah satu faktor yang mempercepat penuaan.

Penasaran makanan apa saja yang memicu penuaan dini? Langsung simak daftarnya di bawah ini!

1. Makanan yang mengandung banyak gula gula

Lewat sebuah penelitian tahun 2009, American Heart Association merekomendasikan kadar maksimal konsumsi gula untuk perempuan sebanyak 6 sendok teh gula per hari. Sementara, untuk laki-laki tak lebih dari 9 sendok teh, dan untuk anak-anak tidak lebih dari 3-6 sendok teh per harinya.

Berhubungan dengan masalah penuaan, melansir Furtherfood, disebutkan bahwa kelebihan kadar gula dalam darah mengakibatkan melekatnya glukosa ke molekul protein dan membentuk AGEs atau produk akhir glikosilasi. Hal ini yang kemudian menyebabkan hilangnya kekuatan dan fleksibilitas kolagen, sehingga kulit menjadi keriput dan kendur.

2. Makanan yang dipanggang

Memasak dengan cara dipanggang tentunya menciptakan aroma dan cita rasa tersendiri pada makanan. Metode ini sering kali diterapkan untuk mengolah daging dan beberapa jenis kue. Namun, cara masak tersebut ternyata dapat mengurangi jumlah vitamin dan mineral makanan selama proses pengolahan.

Melansir Healthline, disebutkan bahwa setidaknya ada 40 persen vitamin dan mineral B yang kemungkinan hilang selama pemanggangan. Selain itu, zat polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) yang dapat terbentuk akibat proses pemanggangan juga tak kalah jadi sorotan, mengingat zat tersebut dapat memicu kanker dan merusak kolagen kulit.

Sebuah penelitian dalam jurnal Food Chemistry tahun 2016 menegaskan bahwa zat PAHs dari proses pemanggangan dapat dikurangi sebanyak 41-89 persen jika tetesan dari pemanggangan dibuang dan asap diminimalkan.SahabatQQ

3. Makanan pedas

Makanan bercita rasa pedas dipercaya dapat menggugah selera makan dan kelezatan. Akan tetapi, jika kamu terlalu sering mengonsumsi makanan jenis ini maka lama kelamaan pembuluh darah kulitmu justru akan melebar.

Melansir WebMD, makanan pedas berpotensi menyebabkan rosasea. Rosasea adalah gangguan kulit wajah yang ditandai dengan kemerahan dan bintik yang mirip jerawat. Bila dibiarkan terus-menerus, kondisi tersebut bisa membuat kulit tampak lebih tua.

Oleh karena itu, kamu tidak disarankan untuk terus-menerus melahap makanan pedas supaya kesehatan dan keremajaan kulit tetap terjaga.

4. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji merupakan jenis makanan yang menjadi favorit banyak orang. Mudah didapat dan rasanya yang enak menjadikannya sebagai godaan yang sulit ditolak. Namun, di balik itu semua, ada ancaman beberapa gangguan kesehatan seperti penambahan berat badan dan penyakit kronis. Itulah kenapa kamu mesti membatasi konsumsi junk food.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2020, makanan yang diproses berlebihan (ultra-proses) berpotensi tinggi menyebabkan pemendekan telomer yang merupakan bagian dari DNA tubuh. Perubahan tersebut yang kemudian menyebabkan indikasi penuaan biologis pada tingkat sel atau menyebabkan seseorang akan tampak lebih tua dari usianya.Agen Domino99

5. Makanan tinggi garam

Melansir Eat This Not That!, seorang konsultan kesehatan dan nutrisi Carrington Farms, Amerika Serikat (AS), Deborah Orlick Levy, MS, RD, mengatakan bahwa makanan yang tinggi sodium bisa menyebabkan retensi air dan kembung.

"Retensi air ini bisa membuat kulit terlihat sembap dan lelah," katanya.

Dikatakan juga bahwa makanan asin bisa memicu dehidrasi dan beberapa penelitian awal menyebut bahwa bisa juga terjadi kerusakan DNA, pemendekan telomer, dan mempercepat penuaan.

Selain itu, sebuah penelitian dalam American Journal of Lifestyle Medicine tahun 2018 menyebutkan bahwa konsumsi garam tinggi setiap hari selama bertahun-tahun dapat meningkatkan tekanan darah dan pendarahan mikrovaskuler. Parahnya, kondisi ini juga berpotensi merusak dinding bagian dalam pembuluh darah di otak dan meningkatkan permeabilitas serta kecenderungan untuk mengalami stroke.

Itulah beberapa jenis makanan yang bisa bikin kamu tampak lebih tua alias memicu penuaan dini. Maka dari itu, kurangi konsumsinya dari sekarang, ya. Bukan cuma menjaga tampilan kulit, tetapi itu juga bisa mencegah beberapa penyakit.

Rabu, 09 Desember 2020

Plus Minus Tidak Memakai Celana Dalam bagi Laki-laki, Simak Yuk!

DokterSehat - Bagi sebagian laki-laki, tidak pakai celana dalam adalah suatu kebebasan. Penis dan testis pun bisa "bernapas" untuk sementara. Beraktivitas tanpa celana dalam dipercaya dapat meningkatkan sirkulasi udara, menurunkan risiko infeksi, dan membantu produksi sperma.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Benarkah klaim keuntungan tersebut? Lalu, adakah efek negatifnya? Simak plus minus tidak pakai celana dalam bagi lelaki lewat ulasan berikut ini.

1. Ada kemungkinan iritasi kulit akibat gesekan

Tanpa celana dalam, tidak ada lagi perlindungan antara lapisan luar kulit dengan kain celana. Menurut Mona Gohara, M.D., profesor klinis dermatologi di Yale University, Amerika Serikat (AS), ini bisa menyebabkan iritasi kulit yang menyakitkan, ungkapnya kepada Men's Health.

Untuk mencegah iritasi kulit, disarankan untuk mengaplikasikan bedak bayi atau petroleum jelly ke selangkangan. Tujuannya adalah membentuk penghalang untuk meminimalkan gesekan.

Selain itu, Hadley King, M.D., seorang dokter kulit, menyarankan untuk mengoleskan krim pelembap untuk mempercepat penyembuhan kulit dan mencegah gesekan pada hari esok. Ya, kamu harus telaten melakukannya.

2. Celana menjadi lebih cepat kotor dan berbau, sehingga harus sering dicuci

Jika biasanya kamu memakai celana untuk lima kali pemakaian sebelum dicuci, kini kamu hanya bisa memakainya dua kali saja. Tanpa celana dalam, celana menjadi lebih cepat kotor dan berbau, apalagi yang bahannya ringan dan tipis.

Sementara, celana yang bahannya lebih berat dan lebih tebal seperti jeans, biasanya bisa bertahan lebih lama. Dianjurkan untuk lebih sering mengganti celana karena alat kelamin membawa banyak bakteri.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa bakteri bisa bertahan di pakaian meski sudah dicuci. Oleh karena itu, Mary Johnson, ilmuwan yang bekerja untuk Tide & Downy, menyarankan untuk mencuci celana di air panas serta memakai detergen laundry berkualitas tinggi untuk menghempaskan bakteri, terutama untuk pakaian dalam, pakaian olahraga, handuk, dan seprai, ucapnya seperti dikutip di laman Well+Good.SahabatQQ

3. Timbul rasa gatal di selangkangan akibat jamur

Saat kulit terpapar jamur, gatal pada selangkangan dan ruam kulit akan timbul. Menurut dr. Gohara, jamur suka lingkungan yang hangat dan lembap seperti di dalam celana saat selangkangan berkeringat. Ini bisa mengakibatkan rasa tidak nyaman dan canggung.

Menurut buku berjudul Tinea Cruris yang ditulis oleh Micah M. Pippin dan Michael L. Madden, gatal di selangkangan disebabkan oleh jamur patogen bernama dermatofita. Jamur ini memengaruhi struktur keratin seperti rambut dan stratum korneum epidermis, lalu menghasilkan ruam yang khas.

Dianjurkan untuk menaburkan bedak bayi di pagi hari pada area selangkangan. Tak lupa, rutin mengoleskan krim antijamur dan mencuci celana lebih sering.

4. Meningkatkan jumlah sperma

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh peneliti dari Harvard TH Chan School of Public Health, AS, ditemukan bahwa laki-laki yang memakai celana pendek boxer memiliki jumlah sperma 25 persen lebih tinggi dari laki-laki yang mengenakan pakaian dalam ketat. Studi ini dipublikasikan di jurnal Human Reproduction dan melibatkan 656 laki-laki.

Penjelasannya, suhu yang lebih sejuk di sekitar testis bisa meningkatkan produksi sperma, dan celana boxer yang longgar lebih kondusif untuk produksi sperma. Menurut Dr. Lidia Minguez-Alarcon, ketua peneliti studi, pakaian jenis ini bisa meningkatkan fungsi testis kaum adam.Agen Domino99

5. Tanpa pakaian dalam, area selangkangan lebih mudah berkeringat

Pada dasarnya, pakaian dalam berfungsi untuk menyerap keringat di area selangkangan yang dihasilkan seharian. Tanpa celana dalam untuk menyerap kelembapan, selangkangan akan dipenuhi oleh keringat yang berbau tidak sedap.

Noda keringat lebih terlihat pada kain dengan warna yang lebih terang dan tipis seperti celana khaki, tetapi tersamarkan pada celana yang gelap dan berbahan berat.

Melansir Healthline, kamu disarankan untuk mengaplikasikan bedak bayi untuk menyerap kelembapan ekstra dan mengurangi gesekan. Bisa juga pakai bedak khusus untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Pilihlah bedak yang mengandung kalamin untuk meredakan gatal serta mentol untuk memberikan sensasi dingin.

Nah, itulah plus minus tidak memakai celana dalam bagi lelaki. Kini, pilihan ada di tanganmu!

Selasa, 08 Desember 2020

5 Dampak Buruk Overthinking dari Sisi Medis, Dampaknya Luas!

DokterSehat - Manusia diberi kelebihan akal yang membuatnya bisa memilah mana yang baik dan buruk, mana yang salah dan yang benar. Itulah kenapa kita disarankan untuk berpikir dulu sebelum bertindak agar tak jadi bumerang atau merugikan orang lain. Hanya saja, bila berpikir terlalu berlebihan alias overthinking, dampaknya bagi kesehatan buruk, lho.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Salah satu dampak buruk overthinking adalah membuat seseorang takut untuk mencoba hal-hal baru karena terlalu fokus memikirkan kerugian yang bisa terjadi, bisa menurunkan kepercayaan diri karena selalu terbayang-bayang dengan kesalahan atau peristiwa memalukan di masa lalu, dan lain sebagainya.

Dari segi medis, ternyata overthinking memang diketahui tidak baik, seperti dijelaskan dalam poin-poin di bawah ini.

1. Meningkatkan risiko gangguan mental 

Berdasarkan studi yang dimuat dalam Journal of Abnormal Psychology tahun 2013, berulang-ulang memikirkan hal yang bikin stres, seperti kesalahan di masa lalu atau berbagai persoalan hidup dapat meningkatkan risiko terkena gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.

Yang mengkhawatirkan, hal ini bisa membentuk siklus. Melakukan overthinking bisa menurunkan kondisi kesehatan mental seseorang, dan saat kesehatan mental menurun itu akan mendorong perilaku overthinking.

2. Mengganggu proses pemecahan masalah 

Penelitian lain terkait dampak negatif overthinking diterbitkan dalam jurnal Perspectives on Psychological Science. Selain dapat memperburuk depresi, overthinking juga dapat meningkatkan pemikiran negatif serta mengganggu proses pemecahan masalah (problem solving).

Sering kali para overthinker "tertipu" merasa bahwa apa yang dilakukannya bisa membantu menemukan solusi. Faktanya, overthinking menyebabkan seseorang lebih terpaku pada suatu masalah ketimbang mencari cara penyelesaiannya.

Orang yang berlebihan menganalisis sesuatu, memutuskan masalah sederhana pun jadi terasa seperti persoalan hidup dan mati. Contohnya adalah memutuskan baju mana yang ingin dipakai ke acara tertentu. Itu bisa jadi rumit pada orang-orang yang overthinking.SahabatQQ

3. Menurunkan kualitas tidur 

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Personality and Individual Differences melibatkan 126 mahasiswa sebagai partisipan. Hasilnya, overthinking berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang.

Memikirkan sesuatu atau khawatir secara berlebihan dapat membuat otak tidak berhenti untuk berpikir, membuat tidur lebih sulit, sehingga jam tidur jadi lebih sedikit.

Sekalipun kamu sudah berusaha tidur lebih lama, tetap saja hal itu tidak membantu. Overthinking akan membuat tidurmu tidak nyenyak, sehingga kualitas tidur menjadi buruk.

4. Memperpendek umur 

Melansir Psych2Go, ada sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard Medical school dan diterbitkan dalam jurnal Nature. Pada penelitian tersebut, dilakukan pengamatan pada otak partisipan berusia 60-70 tahun lalu dibandingkan dengan partisipan berusia lebih dari 100 tahun.

Disimpulkan bahwa mereka yang meninggal dunia pada usia muda memilki kadar protein penenang aktivitas otak yang lebih rendah dibanding otak partisipan yang berusia lebih panjang. Overthinking bisa meningkatkan aktivitas otak secara berlebihan, sehingga menurunkan kadar protein tersebut.

Aktivitas yang berlebihan pada otak diketahui berkaitan dengan angka harapan hidup yang lebih rendah. Sebaliknya, menghindari aktivitas otak berlebihan dapat memperpanjang harapan hidup.

5. Menurunkan kreativitas 

Berlawanan dengan apa yang diyakini banyak orang bahwa overthinking bisa membuat seseorang lebih kreatif, fakta ilmiah justru membuktikan sebaliknya.

Mengutip laman Scientific American, ahli saraf dari Universitas Stanford, Amerika Serikat (AS), melakukan penelitian dengan menghubungkan peralatan pencitraan ke otak partisipan. Para partisipan kemudian diminta untuk menggambar berdasarkan kata-kata tertentu, dan diberi waktu selama 30 detik.Agen Domino99

Setelah itu, mereka diminta untuk mengurutkan mana gambar yang paling mudah hingga yang paling susah. Setelah diamati, bagian depan otak yang disebut dengan prefrontal cortex, yang dihubungkan dengan proses berpikir, paling aktif pada saat partisipan membuat gambar yang sulit.

Sementara itu, bagian otak kecil yang disebut cerebellum, yang dikaitkan dengan kreativitas, justru paling aktif pada saat partisipan membuat gambar yang mudah.

Hasil penelitian tersebut menyimpulkan, semakin sedikit partisipan memikirkan apa yang akan mereka buat, mereka semakin kreatif. Makin dipikirkan, justru mengurangi kreativitas seseorang.

Intinya, kalau ingin melakukan sesuatu, jangan kebanyakan mikir, nanti nggak mulai-mulai. Mulai saja dulu, nanti lama-lama ide akan mengalir.

Dari uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa segala sesuatu yang berlebihan memang baik, termasuk soal berpikir. Daripada overthinking yang ternyata punya berbagai dampak buruk, lebih baik fokus pada pencarian masalah secara aktif, cari waktu untuk refleksi diri, atau cobalah mempraktikkan mindfulness.

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...