Senin, 21 September 2020

Andalan Diet! Inilah 5 Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mentimun

DokterSehat - Sering jadi lalapan, dicampurkan ke air putih (infused water), atau dikonsumsi dalam bentuk acar, siapa, sih, yang tak mengenal mentimun atau timun?

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Timun adalah satu dari sekian banyak jenis makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk mendukung pola makan sehat maupun untuk orang-orang yang sedang menurunkan berat badan.

Mungkin masih banyak belum tahu, inilah manfaat sehat yang akan kamu dapat bila rutin mengonsumsi timun, termasuk keuntungan mengonsumsinya bila kamu sedang diet.

1. Rendah kalori, tinggi nutrisi

Melansir laman NutritionData, satu buah timun yang belum dikupas (300 gram) mengandung nutrisi ini:

- Serat: 2 gram
- Protein: 2 gram
- Mangan: 12 persen dari angka kecukupan gizi (AKG)
- Vitamin C: 14 persen dari AKG
- Vitamin K: 62 persen dari AKG
- Magnesium: 10 persen dari AKG
- Kalium: 13 persen dari DV
- Kalori: 45
- Karbohidrat: 11 gram
- Total lemak: 0 gram

Berdasarkan sebuah laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2016, para peneliti menemukan fakta bahwa sekitar 96 persen timun adalah air. Baik untuk mencegah dehidrasi, nih!

Kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi timun tanpa mengupas kulitnya. Bila dikupas, kamu malah bakal kehilangan sejumlah serat, vitamin, dan mineral tertentu.

2. Kaya akan kandungan antioksidan

Kebanyakan orang tahunya sumber antioksidan yang baik adalah buah-buahan jenis berry. Namun, siapa sangka timun juga punya kandungan antioksidan!

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengukur kekuatan antioksidan yang ada dalam timun. Sebanyak 30 orang dewasa tua diberikan bubuk timun. Hasilnya, terlihat peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa aktivitas dan status antioksidan.

Namun, ada catatan penting dalam penelitian tersebut. Ada kemungkinan kalau bubuk timun mengandung dosis antioksidan yang lebih besar daripada timun segar yang dikonsumsi langsung.

Sementara itu, penelitian lainnya yang tertuang dalam Journal of Young Pharmacists tahun 2010 menyatakan bahwa timun mengandung flavonoid dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut dikatakan efektif untuk memblokir radikal bebas yang berbahaya di tubuh.SahabatQQ

3. Memperbaiki hidrasi tubuh

Selain dengan minum air putih, ada banyak cara lain untuk memenuhi kebutuhan cairan. Timun adalah salah satunya.

Studi dalam Journal of the American College of Nutrition tahun 2007 dan European Journal of Clinical Nutrition tahun 2003 membuktikan bahwa asupan hidrasi yang tepat akan memengaruhi kinerja fisik dan metabolisme menjadi lebih baik.

Sementara itu, laporan dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2013 menemukan adanya perbaikan status hidrasi dari 442 anak yang meningkatkan asupan buah dan sayuran mereka. Timun adalah salah satu yang dikonsumsi.

4. Pendukung dietmu, nih!

Timun bisa kamu andalkan dalam mendukung diet yang mungkin sedang kamu jalani. Bisa menjadi campuran jus, dijadikan salad, campuran roti lapis, dijadikan makanan pendamping menu makan utama, dan sebagainya.

Melansir NutritionData, secangkir jus timun (104 gram) hanya mengandung 16 kalori, sedangkan 300 gram timun hanya mengandung 45 kalori.

Studi dalam jurnal Nutrients tahun 2016 meneliti 3.628 orang yang mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi air dan rendah kalori. Hasilnya, mereka mampu menurunkan berat badan dengan hasil yang cukup signifikan.Agen Domino99

5. Mengurangi kadar gula darah

Timun juga telah terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan mencegah komplikasi lewat studi yang dilakukan pada hewan. Memang, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk dengan uji pada manusia untuk benar-benar membuktikannya.

Seperti yang ada dalam laporan di Journal of Ethnopharmacology tahun 1995, mentimun terbukti dapat mengurangi dan mengontrol gula darah. Bahkan, timun juga ditemukan mampu mengurangi stres oksidatif dan mencegah komplikasi.

Lain kali kalau belanja sayur, masukkan timun ke dalam daftar belanja, ya! Agar hasilnya optimal, kombinasikan dengan makanan lainnya lewat pola makan sehat bergizi seimbang, rutin olahraga, dan pastikan tidur cukup agar tubuhmu senantiasa sehat dan bugar!

Sabtu, 19 September 2020

7 Bahan Herbal Penguat Sistem Imun di Tengah Pandemik, Gak Mudah Sakit

DokterSehat - Salah satu kunci untuk tetap sehat di tengah pandemik COVID-19 yang masih berlangsung adalah dengan memastikan sistem imun tetap terjaga. Sebab, ketika tubuh terserang virus atau bakteri, merekalah garda terdepan yang bertugas untuk memeranginya. 

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Selama ini, masyarakat mengetahui bahwa salah satu cara untuk memperkuat sistem imun adalah dengan mengonsumsi suplemen vitamin, buah dan sayur, serta berolahraga secara rutin. Namun, ada pula bahan-bahan herbal yang juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas. Terlebih kita tinggal di Indonesia, negara dengan segudang tanaman herbal yang siap untuk dieksplor. 

Badan riset Tiongkok bernama Mintel baru-baru ini merilis bahan-bahan herbal yang sedang populer dikonsumsi di negara tersebut. Masyarakat setempat percaya bahwa bahan-bahan ini mampu memperkuat sistem imun mereka, sehingga tubuh bisa tetap sehat di tengah pandemik. 

Untuk menjelaskan setiap bahan herbal yang disebutkan dan penggunaannya, IDN Times menghubungi Dr. Fenny Yunita, M.Si., Ph.D., dokter umum sekaligus alumni magister herbal medik dan doktor integrative chinese and western medicine pada hari Jumat (18/9/2020).

1. Ginseng

Tumbuhan herbal pertama yang banyak digunakan masyarakat Tiongkok adalah ginseng. Tumbuhan akar ini memiliki segudang manfaat untuk tubuh kita. Ada dua penyusun utama yang membuat ginseng menyehatkan, yaitu ginsenosides dan gintonin.

Menurut penelitian dari The Korean Society of Ginseng tahun 2013, kandungan di dalam ginseng secara efektif memperkuat sistem imun tubuh. Cara kerjanya adalah dengan mempertahankan kemampuan homeostasis serta mengontrol aktivitas sel imun. Dengan begitu, tubuh lebih tahan terhadap serangan berbagai patogen. 

"Namun, ada berbagai jenis ginseng dengan sifat yang berbeda pula dan perlu analisis yang tepat untuk memutuskan menggunakan ginseng sebagai suplemen menambah daya tahan tubuh, yang artinya akan digunakan untuk jangka waktu yang cukup panjang. Selain jenis ginsengnya, juga perlu perhatikan dosis dan kombinasi herbal lain dalam suatu produk," kata Dr. Fenny.

2. Jamur cordyceps

Tumbuhan herbal yang satu ini mungkin cukup asing di telingamu. Cordyceps merupakan jamur parasit yang tumbuh di larva serangga. Mereka menumpang dan mengambil nutrisi serangga hingga tubuhnya membesar dan sang larva mati. 

Walaupun terdengar jahat, ternyata jamur cordyceps memiliki banyak manfaat untuk manusia. Mulai dari mencegah penuaan dini, membantu penanganan diabetes tipe 2, hingga menyehatkan jantung dan paru-paru. 

Tumbuhan herbal yang terkenal di Tiongkok ini tidak secara spesifik bisa meningkatkan sistem imun. Namun, riset menyebut bahwa cordyceps bisa menekan produksi protein yang menimbulkan peradangan, terutama ketika tubuh sedang terserang virus dan bakteri. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan dari penggunaan ginseng dan cordyceps. 

"Kedua herbal ini (ginseng dan cordyceps) memiliki sifat hangat, sehingga konsumsi jangka panjang dan pada orang tertentu yang memang sudah punya kondisi tubuh dengan sifat hangat/panas dapat berpotensi menimbulkan keluhan yang tidak nyaman akibat panas di dalam tubuhnya. Namun, di orang yang lain yang kondisi tubuhnya cenderung dingin, kedua bahan ini akan berdampak baik," kata dokter yang menyelesaikan pendidikan doktoral di Hunan University of Chinese Medicine, Tiongkok ini.

3. Asupan probiotik

Kamu pasti sering mendengar kata probiotik di dalam iklan yoghurt. Benar, probiotik merupakan asupan makanan yang mengandung bakteri baik. Bahan yang satu ini biasanya berkaitan erat dengan kesehatan pencernaan. Kamu bisa menemukannya di dalam yoghurt, tempe, dan makanan fermentasi lainnya.

Tak hanya itu, probiotik juga bisa dimanfaatkan sebagai penguat sistem imun. Melansir Healthline, ini karena bahan tersebut mampu meningkatkan produksi sel imun seperti IgA, T limfosit, dan lain sebagainya. 

Studi dari British Medical Journal tahun 2001 mengatakan bahwa konsumsi probiotik bisa mencegah frekuensi dan tingkat keparahan infeksi pernapasan hingga 17 persen. Ini membuktikan bahwa probiotik cocok dikonsumsi di tengah pandemik seperti sekarang ini.SahabatQQ

4. Propolis

Berikutnya ada propolis. Ini merupakan bahan mirip resin yang digunakan lebah untuk membuat sarang. Itulah kenapa kita bisa mendapatkan asupan ini dari sarang lebah. 

Riset mengenai propolis cukup terbatas. Namun, hingga saat ini bahan herbal tersebut dipercaya memiliki sifat antibakteri, antivirus, antijamur, serta antiperadangan. Sangat kaya, ya!

Terlebih, propolis terbukti bisa memperkuat sistem imun kita. Menurut studi yang dipublikasikan oleh Indian Journal of Pharmaceutical Sciences, propolis mampu berperan sebagai immunomodulator atau mengatur fungsi dan aktivitas sistem imun. Bahkan, menurut studi lain, propolis secara spesifik ampuh untuk mencegah penyakit pernapasan atas. 

5. Jahe

"Herbal lain yang juga sering digunakan masyarakat adalah jahe yang dapat menghangatkan paru, dan pada penelitian juga didapakan bukti berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh," begitu kata Dr. Fenny. 

Jahe, tumbuhan rimpang yang banyak tumbuh di Indonesia ini kaya akan manfaat. Sebab, jahe memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan yang sangat kuat. Salah satu khasiatnya adalah memperkuat sistem imun tubuh. 

Menurut studi International Journal of Preventive Medicine tahun 2013, antioksidan berupa gingerols, shogaol, dan paradols yang dikandung oleh jahe bahkan bisa mencegah berbagai macam kanker. Salah satu cara terbaik untuk mengonsumsinya adalah dengan mencampurkan rebusan jahe dengan madu.

6. Bahan herbal lain dari Tiongkok yang bisa dimanfaatkan

Selain yang disebutkan di atas, masyarakat Tiongkok juga mengenal tumbuhan herbal lain yang berperan dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. Di antaranya adalah Radix astragali (akar astragalus), Glycyrrhizae (licorice/akar manis), Saposhnikoviae divaricata, dan Rhizoma Atractylodis Macrocephalae.Agen Domino99

"Ini adalah beberapa herbal Tiongkok yang dapat digunakan sebagai pencegahan maupun sebagai terapi komplementer pada pengobatan COVID-19," terang Dr. Fenny.

Herbal yang digunakan sebagai upaya pencegahan aman dikonsumsi dalam jangka panjang karena sifatnya netral dan bisa meningkatkan sistem imun. Sementara itu, untuk upaya pengobatan, penggunaan tumbuhan herbal harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. 

7. Tumbuhan herbal Indonesia yang bisa kamu manfaatkan sebagai penguat sistem imun

Indonesia juga memiliki ragam tumbuhan herbal yang beragam. Sebagiannya disarankan untuk dikonsumsi di tengah pandemik COVID-19. Berikut ini rekomendasi Dr. Fenny:

- Meniran;
- Kunyit;
- Temulawak;
- Sambiloto;
- Jambu biji;
- Akar manis/licorice.

Bahan-bahan tersebut memiliki banyak khasiat. Mulai dari sumber antioksidan, imunostimulan, antiperadangan, dan lain sebagainya. Selain itu, mereka juga mudah ditemukan, lho.

Penggunaan tumbuhan herbal sebagai penguat imunitas

"Pada prinsipnya obat tradisional itu perlu konsumsi yang rutin untuk mencapai manfaatnya, bukan bersifat instan. Maka, jadikan itu menjadi bagian dari gaya hidup kita," saran dokter yang aktif sebagai pengurus pusat Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI) tersebut. 

Perlu diketahui bahwa ada bahan-bahan herbal yang tidak bisa digunakan secara bersamaan. Namun, yang memiliki aturan seperti itu biasanya bukanlah bahan herbal yang bisa dikonsumsi jangka panjang. Bahan herbal yang ditujukan untuk meningkatkan imunitas biasanya termasuk ke dalam kategori aman dan tak memiliki pantangan khusus dalam mengonsumsinya. 

Selain bahan-bahan herbal, masih banyak lagi cara lain untuk meningkatkan sistem imun. Di antaranya dengan mengonsumsi buah dan sayur, protein, menyeimbangkan nutrisi, tidur yang cukup, berolahraga, dan menjaga kesehatan mental. 

Di tengah pandemik ini, jangan lupa untuk tetap memakai masker ketika keluar rumah, rajin mencuci tangan, dan sebisa mungkin tetap di rumah jika tidak ada urusan yang penting. Semoga kamu selalu sehat!

Jumat, 18 September 2020

5 Fakta tentang Kecanduan Kopi, Penikmatnya Harus Tahu!

DokterSehat - Bagi penikmat kopi, rasanya minuman ini tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Bagi banyak orang, kopi tak cuma membantu mata melek, tetapi sudah menjadi "ritual" harian sebelum dan/atau saat beraktivitas.

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

Kopi adalah minuman dengan kandungan kafein tertinggi, diikuti dengan minuman berkarbonasi dan teh. Menurut laporan dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2015, sekitar 75-80 persen orang di dunia minum minuman berkafein secara rutin, setidaknya 3 cangkir per hari di Amerika Serikat (AS).

Ngopi dalam jumlah banyak dan berlangsung dalam jangka waktu lama ternyata bisa menyebabkan kecanduan, lho! Bagaimana bisa? Simak faktanya berikut ini.

1. Kafein memengaruhi otak

Menurut buku Caffeine for the Sustainment of Mental Task Performance: Formulations for Military Operations, ketika kita minum kopi, kafein di dalamnya akan langsung diserap oleh usus sebelum nantinya menuju otak.

Sesampainya di otak, kafein akan merangsang sel-sel otak. Ini karena struktur kimia kafein menyerupai adenosin, molekul yang memiliki efek santai pada sistem saraf pusat.

Hal ini memungkinkan kafein agar menyesuaikan diri dengan reseptor adenosin di otak, untuk menghalangi dan mencegah adenosin untuk menghasilkan perasaan kelelahan.

Pada gilirannya, reseptor yang terhalang ini merangsang pelepasan stimulan alami seperti dopamin, untuk bekerja lebih efektif. Hal ini menyebabkan meningkatnya rasa waspada dan mengurangi rasa lelah.

Singkatnya, kafein memiliki efek berikut ini:

- Mencegah sel-sel otak untuk memberikan sinyal bahwa tubuh sudah lelah
- Menyebabkan tubuh melepaskan stimulan alami lainnya dan meningkatkan efeknya

2. Manfaat kafein dalam kopi

Di atas tadi adalah cara kerja kafein dalam tubuh. Lantas, apa manfaat senyawa tersebut? Berikut ini dilansir Healthline.

- Meningkatkan fungsi otak
- Meningkatkan mood
- Meningkatkan metabolisme tubuh
- Meningkatkan stamina saat olahraga
- Mencegah penyakit jantung dan diabetes

Menyehatkan, bukan? Namun, perlu diingat bahwa semua manfaat di atas bisa didapat bila kamu mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar.SahabatQQ

3. Kopi dapat menyebabkan kecanduan jika dikonsumsi berlebihan

Kafein adalah salah satu zat adiktif yang paling banyak digunakan dan dipasarkan menyasar orang dewasa, ramaja, bahkan anak-anak. Kafein tak hanya dimiliki kopi, tetapi juga banyak dikandung makanan dan minuman lainnya. Karena itu, asupan kafein kita dalam sehari mungkin lebih besar dari yang kita kira.

Menurut sebuah studi dalam Journal of the American Heart Association tahun 2019, kecanduan kopi bisa menyebabkan dan memperburuk berbagai masalah kesehatan.

Dilansir Verywell Mind, berikut ini adalah beberapa gejala dari kecanduan kopi:

- Kegelisahan
- Gugup
- Kegembiraan
- Sulit tidur
- Agitasi
- Otot berkedut
- Aliran pikiran dan ucapan yang bertele-tele
- Wajah memerah
- Denyut jantung meningkat
- Sakit perut
- Frekuensi buang air kecil meningkat

Kecanduan bisa terjadi karena kafein dapat menyebabkan perubahan kimia pada otak. Singkatnya, kafein bikin otak memproduksi dopamin yang membuat seseorang menjadi nyaman saat ngopi.

Perasaan nyaman inilah yang lama-lama bikin ketagihan. Bahkan, rasanya sulit melewati hari tanpa bercangkir-cangkir kopi. Pada orang yang setiap hari minum kopi lima cangkir per hari, dia cenderung akan kesulitan untuk mengurangi porsinya, apalagi sampai tidak meminumnya sama sekali dalam sehari.

4. Penyebab seseorang kecanduan minum kopi

Dilansir Healthline, faktor genetik dapat menyebabkan seseorang kecanduan minum kopi. Bagi sebagian orang, otak mereka akan sensitif terhadap kafein.

Selain itu, faktor lingkungan sosial juga bisa jadi penyebab seseorang terus menuangkan kopi ke cangkirnya, sehingga akhirnya jadi ketagihan. Misalnya, kalau sedang asyik mengobrol dengan teman baik di rumah ataupun di kedai kopi, biasanya kamu akan tambah lagi bukan kalau cangkirmu sudah kosong dan obrolan masih berlangsung?

Kebiasaan tersebut akan membuat tubuh beradaptasi, sehingga tubuh akan merespons bahwa kopi adalah sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi. Jadi, kalau sehari saja kamu tak minum kopi, maka akan terjadi ketidaknyamanan kalau belum mendapatkan asupan kopi.Agen Domino99

5. Dampak kopi jika dikonsumsi secara berlebihan

Memang kafein memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Namun, harus selalu diingat bahwa sesuatu yang berlebihan tidak baik, tak terkecuali kopi.

Terlalu banyak minum kopi bisa membuat kamu merasakan hal-hal di bawah ini:

- Gangguan tidur
- Kecemasan
- Sakit perut
- Asam lambung naik
- Nyeri otot
- Masalah kardiovaskular
- Sulit konsentrasi
- Sulit bersosialisasi
- Sulit berpikir jernih

Kalau kamu merasakan beberapa gejala di atas dan dalam sehari minum lebih dari tiga cangkir kopi, sebaiknya kurangi secara perlahan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk.

Itulah fakta-fakta tentang kecanduan minum kopi. Walaupun nikmat dan memang kafein dalam kopi membawa manfaat, tapi konsumsilah dengan bijak dan wajar agar tidak menimbulkan masalah.

Senin, 14 September 2020

Ini 5 Penyakit Kronis yang Bisa Terjadi Akibat Kurang Tidur

DokterSehat - Setelah begadang semalaman, esok harinya kamu pasti merasa lelah, pening, dan tidak enak badan. Namun ternyata, kurang tidur tidak hanya memicu perasaan kurang fit pada esok harinya. Efek jangka panjang dari kurang tidur bisa sangat berbahaya dan harus diwaspadai.



Beberapa peneliti telah mengaitkan kurang tidur dengan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari yang sepele hingga kronis. Inilah beberapa penyakit kronis yang disebabkan kurang tidur.

1. Diabetes


Menurut laman Unity Point, penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan perkembangan diabetes tipe 2 karena memengaruhi cara tubuh memproses glukosa.

Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa orang dewasa yang tidur kurang dari 5 jam semalam memiliki peningkatan risiko terkena diabetes. Karenanya, menurut Harvard Medical School, meningkatkan kualitas tidur mungkin bisa meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

2. Penyakit jantung


Orang dengan gangguan tidur lebih mungkin mengalami penyakit jantung koroner, stroke, detak jantung tidak teratur, dan hipertensi. Menurut laman Sleep Foundation, terdapat bukti bahwa sleep apnea berhubungan dengan penyakit jantung.

Sleep apnea adalah gangguan di mana seseorang berhenti bernapas atau mengalami napas pendek saat tidur. Orang dengan sleep apnea dapat terbangun beberapa kali sepanjang malam karena saluran udara mereka tertutup begitu mereka tertidur. Gangguan tidur ini dapat mengakibatkan kebutuhan akan perangkat medis khusus yang disebut monitor apnea atau perangkat CPAP (continuous positive airway pressure).SahabatQQ

3. Depresi


Seiring waktu, kurang tidur dan gangguan tidur bisa berkontribusi pada gejala depresi. Dalam survei yang dilakukan oleh Sleep in America, orang yang didiagnosis dengan depresi atau kecemasan, cenderung tidur kurang dari 6 jam di malam hari.

Gangguan tidur yang paling umum, yaitu insomnia, memiliki kaitan terkuat dengan depresi. Dilansir laman WebMD, mereka yang menderita insomnia lima kali lebih mungkin mengalami depresi daripada mereka yang tidak.

Nyatanya, insomnia sering kali merupakan salah satu gejala awal depresi. Insomnia dan depresi saling mempengaruhi. Kurang tidur sering kali memperburuk gejala depresi dan depresi dapat membuat individu lebih sulit tidur. Sisi positifnya, mengobati masalah tidur dapat membantu mengatasi depresi dan gejalanya, dan sebaliknya.

4. Meningkatkan tekanan darah


Individu dengan tekanan darah tinggi yang tidur kurang dari 5 jam sehari mungkin mengalami gejala yang lebih buruk. Penelitian dalam Current Pharmaceutical Design menemukan bahwa kurang tidur semalam pada orang yang sebelumnya sudah memiliki masalah hipertensi dapat mengalami peningkatan tekanan darah keesokan harinya.Agen Domino99

5. Gangguan sistem saraf pusat


Sistem saraf pusat adalah jalan informasi utama tubuh. Tidur diperlukan agar sistem saraf pusat tetap berfungsi dengan baik, tetapi insomnia kronis dapat mengganggu cara tubuh mengirim dan memproses informasi.

Menurut laman Healthline, selama tidur, jalur terbentuk di antara neuron di otak yang membantu kamu mengingat informasi baru yang telah dipelajari. Kurang tidur membuat otak kelelahan sehingga tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Ini juga mungkin akan membuat kamu lebih sulit berkonsentrasi atau mempelajari hal-hal baru.

Kurang tidur juga berdampak negatif pada kemampuan mental dan kondisi emosional. Itu sebabnya, kamu mungkin merasa lebih tidak sabar atau cenderung mengalami perubahan suasana hati yang mana juga dapat membahayakan proses pengambilan keputusan dan kreativitas.

Jika kurang tidur berlanjut cukup lama, kamu juga bisa mengalami halusinasi. Risiko psikologis lain yang mungkin terjadi, yaitu perilaku impulsif, kegelisahan, depresi paranoia, pikiran untuk bunuh diri, dan mungkin juga mengalami tidur mikro di siang hari.

Ngeri, bukan, penyakit yang bisa menyerang kita karena tidak cukup tidur? Untuk itu, pastikan kamu mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas setiap hari, ya!

Sabtu, 12 September 2020

5 Cara Menangani Luka Tubuh, Jangan Sepelekan Walau Berukuran Kecil

DokterSehat - Permasalahan kesehatan paling umum bukanlah terkena penyakit, melainkan terluka. Dalam Instagram Live yang diadakan oleh Hansaplast Indonesia pada hari Jumat (11/9/2020), disebutkan bahwa setidaknya 70 persen orang terluka dalam kehidupan sehari-hari.



Disebutkan juga bahwa 42 persen luka didapat saat sedang melakukan perjalanan (seperti saat berkendara), 36 persen saat di rumah, dan 5 persen saat di sekolah.

Terjadinya luka, apalagi yang berukuran kecil, sering disepelekan. Namun, yang namanya luka tetap harus ditangani segera, mengingat luka bisa bertambah besar. Lewat acara tersebut, dr. Adisaputra Ramadhinara, MSc, CWSP, FACCWS yang merupakan dokter spesialis luka pertama di Indonesia membicarakan tentang cara mengatasi luka dengan ditemani artis Tasya Kamila.

Apa saja hal-hal seputar luka yang diperbincangkan?

1. Tidak semua permasalahan pada kulit adalah luka


Banyak orang yang datang ke dokter mengeluhkan mengalami luka, mengingat ada permasalahan pada kulitnya, seperti bintik merah dan lainnya. Padahal bintik merah tidak bisa diartikan sebagai luka dalam dunia medis.

Dokter Adi, begitu dr. Adisaputra biasa disapa, mengartikan luka sebagai rusaknya jaringan pada kulit yang dapat memberikan kontinuitas hingga jaringan lainnya. Itu artinya, luka dapat melebar hingga ke mana-mana jika penanganan pertamanya lambat dan tidak akurat.

2. Rasa sakit adalah tanda keberadaan dari luka


Berbicara tentang luka, bayangan paling umum yang ada di kepala adalah rasa sakit. Seperti yang diutarakan oleh Tasya tentang anaknya yang akrab disapa Arrasya, ibu muda tersebut menanyakan kepada dr. Adi tentang bagaimana caranya untuk menghilangkan rasa perih akibat luka.
"Kalau nggak mau perih, ya, jangan sampai luka," seloroh dr. Adi.SahabatQQ

Selanjutnya dokter yang dijuluki "dokter luka" ini menjelaskan bahwa tidak ada luka yang tidak terasa perih. Rasa perih itu merupakan tanda adanya sesuatu yang tidak beres dalam tubuh kita. Untuk urusan luka, hal itu terjadi dikarenakan jaringan kulit dalam kita ada banyak hingga menjadikannya sangat sensitif.
“Malahan kalau terasa perih itu bagus, lho, karena itu jadi indikasi adanya luka,” kata dr. Adi.

3. Rasa perih atau sakit bisa dikurangi dengan penggunaan antiseptik PHMB


Rasa sakit atau perih dari luka memang tak bisa dihindari. Namun, intensitasnya bisa dikurangi dengan memberi pertolongan pertama yang benar. Dokter Adi menyarankan bahwa luka yang ada, walau sekecil apa pun, segera dibersihkan menggunakan antiseptik yang memiliki embel-embel PHMB. Apa itu?

PHMB, atau dikenal sebagai polyhexanide (polyhexamethylene biguanide), adalah senyawa kimiawi yang sering terdapat dalam disinfektan dan antiseptik. Dalam artikel Wounds Research, terdapat penjelasan bahwa PHMB mempunyai kemampuan membunuh dan membersihkan bakteri yang menempel di luka tanpa memberikan efek berlebih pada tubuh manusia.

Disebutkan oleh dr. Adi bahwa senyawa PHMB ini sudah menjadi standar penanganan medis dunia mengingat senyawa tersebut tidak menyebabkan iritasi dan tidak menambah rasa perih.

Penggunaan alkohol untuk luka tidak disarankan, karena alkohol pada dasarnya digunakan untuk disinfektan benda mati, sehingga penggunaannya dapat merusak jaringan di bawah kulit.

4. Untuk membersihkan luka, kamu bisa memulainya dengan membilasnya dengan air yang mengalir


Ada beberapa saran dari dr. Adi tentang pertolongan pertama menangani luka. Hal pertama adalah dengan membersihkannya dengan air mengalir. Setelah itu, keringkan luka tersebut dan bersihkan lagi dengan antiseptik PHMB sebelum diberikan pelindung plester agar luka tidak lagi kotor.

Mengingat selalu ada kemungkinan luka kembali kotor walaupun telah ditutupi plester, selalu bersihkan ulang luka, khususnya setelah mandi, agar luka tidak menjadi lembap dan bernanah. Keringkan dan berikan antiseptik lagi.
“Dengan penanganan yang baik dan benar, seharusnya risiko luka membekas menjadi lebih kecil,” ujar dr. Adi.

5. Luka yang terus berdarah baiknya segera dibawa ke dokter


Tasya menanyakan lebih lanjut tentang luka seperti apa yang harus segera diperiksakan ke dokter.
"Luka yang perdarahannya tak kunjung berhenti," jawab dr. Adi.

Pertolongan pertama menangani luka berdarah adalah dengan cara ditekan. Dengan cara itu, seharusnya perdarahan bisa berhenti. Bila tidak, ditakutkan ada pembuluh darah besar yang ikut rusak. Itulah kenapa luka tersebut sebaiknya mendapat penanganan dari dokter.
“Inilah yang menjadi alasan mengapa sebaiknya memilih antiseptik PHMB yang transparan, bukan berwarna. Itu akan membantu dokter mengecek luka tersebut.”Agen Domino99

Masalah luka pada tubuh sebenarnya mudah ditangani selama penanganannya cepat dan benar. Namun, jika membiarkannya, luka tersebut bisa terinfeksi dan menjadi berbahaya. Jadi, jangan pernah lagi menyepelekan luka sekecil apa pun, ya!

Jumat, 11 September 2020

5 Manfaat Sehat Selai Kacang bagi Tubuh, Salah Satunya Cegah Diabetes

DokterSehat - Sering dioleskan ke atas roti panggang untuk sarapan atau camilan atau langsung menyendok langsung dari sendoknya, semua tahu kelezatan selai kacang. Ternyata di luar gurih dan nikmatnya, selai kacang menyimpan banyak manfaat sehat.



Dengan catatan tidak dikonsumsi secara berlebihan, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa didapat lewat konsumsi selai kacang bagi kesehatan tubuhmu.

1. Mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh


Menurut data dari FoodData Central dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), sebanyak 100 gram selai kacang mengandung nutrisi sebagai berikut:

- Air: 1,23 gram
- Total energi: 598 kcal
- Protein: 22, 21 gram
- Total lemak: 51,36 gram
- Karbohidrat: 22,31 gram
- Serat: 5 gram
- Kalsium: 49 mg
- Magnesium: 168 mg
- Fosfor: 335 mg
- Potasium: 558 mg
- Sodium: 426 mg

2. Selai kacang murni bisa mencegah diabetes tipe 2


Selai kacang bisa ditemukan dengan mudah di swalayan. Ada produk yang kaya akan lemak tak jenuh (jenis lemak sehat), protein, serat, dan minim aditif, sementara produk lainnya mengandung tinggi gula dan bahan lainnya yang membuat selai kacang jadi kurang sehat.

Untuk mendapatkan manfaat sehat yang optimal, kamu dianjurkan untuk mencari selai kacang murni, yaitu yang mengandung 100 persen kacang tanah, dan minim bahan tambahan. Selai kacang murni hanya mengandung 20 persen karbohidrat, sehingga cocok untuk diet rendah karbohidrat.

Tak hanya itu, selai kacang murni juga baik untuk dikonsumsi orang-orang dengan diabetes tipe 2. Hal ini diperkuat dengan studi yang dipublikasikan oleh American Medical Association tahun 2002. Studi tersebut meneliti responden perempuan usia 30-55 tahun. Mereka diminta untuk mengonsumsi selai kacang selama 5 minggu. Hasilnya, mereka mengalami penurunan risiko diabetes tipe 2 sebanyak 21 persen.SahabatQQ

3. Mengandung lemak baik


Makan selai kacang murni dengan porsi wajar tidak akan membahayakan diet. Menurut sebuah laporan dalam The Journal of Nutrition tahun 2008, setengah jumlah lemak dari selai kacang adalah lemak tak jenuh, yang merupakan jenis lemak yang sama dalam minyak zaitun.

Jadi, mengonsumsi selai kacang dalam jumlah kacang yang normal dapat memberikan manfaat kesehatan dari lemak baik tersebut.

4. Mengurangi risiko kanker payudara


Mengonsumsi selai kacang sedari usia muda ternyata bisa menurunkan risiko fibrokistik payudara, yaitu terbentuknya jaringan ikat di payudara. Bila tidak diatasi dengan benar, kondisi tersebut bisa berkembang menjadi kanker payudara.Agen Domino99

Sebuah studi dalam jurnal medis Breast Cancer Research and Treatment tahun 2013, disebutkan bahwa konsumsi selai kacang bisa menurunkan risiko terjadinya kanker payudara.

5. Menjaga kesehatan jantung


Selai kacang mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah untuk jantung. Kandungan lemak tak jenuh, vitamin B, magnesium, dan vitamin E memberikan dampak yang baik bagi organ vital tersebut.

Sebuah penelitian dalam Nutrition Journal tahun 2014 melakukan percobaan klinis acak pada 60 orang dewasa usia 34-84 tahun, kisaran indeks massa tubuh 17,2-48,7 kg/m2. Partisipan mengonsumsi menu makan yang dirancang oleh American Diabetes Association, yang mengandung 20 persen energi dari kacang (kelompok pertama), serta kelompok lainnya tanpa menu tersebut (kelompok kontrol).

Setelah 6 bulan, ditemukan bahwa konsumsi kacang dapat memberi manfaat sehat bagi jantung, mengontrol lemak darah, serta mengontrol berat badan pada penderita diabetes.

Selai kacang bisa menjadi pilihan yang menyehatkan bila produk yang dipilih tepat serta dikonsumsi sewajarnya. Apa, nih, menu makanan dengan selai kacang favoritmu?

Rabu, 09 September 2020

7 Proses yang Terjadi Pada Tubuhmu Ketika Berolahraga

DokterSehat - Tubuh yang bugar dan sehat adalah idaman semua orang. Semua orang juga tahu bahwa berolahraga baik untuk kesehatan. Tapi pernahkah kamu memikirkan proses apa yang terjadi di tubuhmu saat kamu berolahraga?



Saat olahraga, ternyata tubuh kita tidak hanya sekadar membakar lemak dan memproduksi keringat, lho! Menurut sains, ini dia 7 hal yang terjadi pada tubuhmu jika kamu berolahraga.

1. Sel-sel dalam tubuhmu mulai saling berkomunikasi


Menurut sebuah studi dalam jurnal Cell Metabolism tahun 2018, aktivitas olahraga merangsang pelepasan molekul ke dalam sirkulasi, di mana molekul protein pemberi sinyal antar jaringan tubuh adalah perantara penting dari proses adaptasi olahraga. Pada dasarnya, olahraga membantu proses transport pesan biokimia penting dalam tubuh dari satu sel ke sel lainnya.

2. Suhu tubuh meningkat


Otot manusia membutuhkan energi untuk berolahraga, sehingga tubuh akan membakar lemak dan karbohidrat dalam rangkaian reaksi kimia yang menghasilkan panas. Denyut jantung juga akan meningkat dan membantu memompa lebih banyak darah melalui sistem, yang juga akan meningkatkan suhu tubuh. Itulah sebabnya kamu merasa panas saat berolahraga.SahabatQQ

3. Muncul perasaan bahagia


Dilansir dari laman Australian Fitness Academy, aktivitas olahraga ternyata membantu memproduksi endorfin. Endorfin dikenal sebagai hormon yang menghasilkan perasaan bahagia atau euforia. Selain endorfin, tubuh juga akan menghasilkan serotonin, norepinefrin, BDNF, dan dopamin, yang seluruhnya memberi manfaat positif bagi pikiran. Pada dasarnya, kombinasi dari kelima hormon tersebut akan meningkatkan suasana hati, dan telah terbukti membantu meredakan kecemasan dan depresi.

4. Fungsi otak meningkat


Menurut Harvard Health Publishing, olahraga teratur akan meningkatkan daya ingat dan keterampilan berpikir otak manusia. Hal ini karena meningkatnya detak jantung saat berolahraga akan meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga fungsi otak akan meningkat, khususnya fungsi terkait memori. Studi dari Harvard University juga menunjukkan bahwa olahraga ringan minimal 30 menit per hari sudah cukup untuk membantu mencegah penyakit demensia dan Alzheimer.

5. Tubuh merasa lebih aktif dan siaga


Sebagaimana disebutkan di poin sebelumnya, akan lebih banyak darah yang mengalir menuju ke otak. Meningkatnya darah dan oksigen yang mengalir ke otak akan membuat kamu merasa lebih siap siaga dan lebih aktif, bahkan setelah sesi olahraga selesai.Agen Domino99

6. Terjadinya proses pembakaran kalori


Proses pembakaran kalori yang dimaksud adalah reaksi ketika tubuh memecah makanan menjadi ATP (adenosin trifosfat), kemudian mengubahnya menjadi ADP (adenosin difosfat). Proses inilah yang akan menghasilkan energi yang membantu tubuhmu tetap merasa fit, bahkan sesudah berolahraga.

7. Kualitas tidur meningkat


Menurut studi dalam jurnal Mental Health and Physical Activity dari laman Science Direct, orang yang berolahraga setidaknya 150 menit dalam seminggu akan lebih mudah tertidur pulas. Laman National Sleep Foundation juga menyatakan bahwa orang yang berolahraga setidaknya 30 menit sehari memiliki kualitas tidur 65% lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Hal ini diyakini terjadi karena penurunan suhu tubuh yang membantu merilekskan tubuh, sehingga kamu bisa tertidur lebih cepat dan lebih pulas.

Itu tadi 7 proses alami yang terjadi pada tubuhmu jika berolahraga. Seluruh proses tersebut sangatlah baik untuk kesehatanmu. Jadi, jangan malas berolahraga ya!

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...