Kamis, 08 Februari 2024

Daging Merah vs Daging Putih, Mana yang Lebih Aman untuk Kolesterol?

Hidupsehat -  Kolesterol adalah salah satu zat yang penting bagi tubuh, karena berperan dalam pembentukan membran sel, hormon, dan vitamin D. Namun, jika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, maka bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Contohnya penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Salah satu faktor yang mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah adalah pola makan, termasuk jenis daging yang dikonsumsi.Daging memang sumber protein hewani yang banyak digemari oleh masyarakat, karena rasanya yang lezat dan mengenyangkan. Namun, apakah semua jenis daging sama baiknya bagi kolesterol? Apakah ada perbedaan antara daging merah dan daging putih dalam hal pengaruhnya terhadap kolesterol? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini. - SahabatQQ

1. Apa beda daging merah dan daging putih?

Daging merah adalah daging yang berwarna merah ketika mentah. Biasanya berasal dari hewan berkaki empat, seperti sapi, kambing, domba, dan babi. Daging merah mengandung banyak protein, zat besi, seng, dan vitamin B12 yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, daging merah juga mengandung banyak lemak jenuh dan kolesterol, yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar jika dikonsumsi secara berlebihan.Sementara itu, daging putih adalah daging yang berwarna putih atau keabu-abuan ketika mentah. Biasanya berasal dari unggas, seperti ayam, bebek, kalkun, dan angsa. Daging putih juga mengandung protein, zat besi, seng, dan vitamin B12, tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit daripada daging merah. Daging putih juga mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan kolesterol daripada daging merah, sehingga dianggap lebih sehat bagi jantung dan pembuluh darah.                


2. Pengaruh daging merah dan daging putih terhadap kolesterol

Kolesterol adalah jenis lemak yang terdapat dalam darah, yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dan kolesterol HDL (high-density lipoprotein). LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat, karena bisa menumpuk di dinding pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan. Sementara itu, HDL disebut juga sebagai kolesterol baik, karena bisa membawa LDL keluar dari pembuluh darah dan menuju hati untuk diuraikan.Daging merah dan daging putih memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kolesterol LDL dan HDL. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas California-San Francisco, Amerika Serikat, mengonsumsi daging merah dan daging putih sama-sama meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Jumlahnya lebih tinggi dibandingkan saat kita mengonsumsi protein nabati, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk kedelai. Hal ini berlaku baik untuk diet tinggi lemak jenuh maupun rendah lemak jenuh. Namun, daging merah dan daging putih tidak berpengaruh terhadap kolesterol HDL dalam darah.Penelitian ini menunjukkan bahwa daging merah dan daging putih sama-sama tidak baik bagi kolesterol, jika dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini berbeda dengan anggapan umum yang menganggap bahwa daging putih lebih sehat daripada daging merah. Penelitian ini juga menyarankan bahwa faktor lain selain lemak jenuh mungkin lebih berperan dalam menjelaskan hubungan antara konsumsi daging dan penyakit jantung, seperti asam amino, hormon, atau zat aditif yang terdapat dalam daging.


3. Manfaat daging merah dan daging putih bagi kesehatan

Daging merah dan daging putih merupakan sumber vitamin B12 yang hanya terdapat dalam makanan hewani. Vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah, DNA, dan mielin, yaitu zat yang melapisi saraf. Vitamin B12 juga berperan dalam menjaga fungsi otak dan sistem saraf.             

Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan anemia pernisiosa. Ini adalah kondisi di mana tubuh tidak bisa membuat cukup sel darah merah yang sehat. Selain itu, defisiensi vitamin B12 juga bisa menyebabkan kerusakan saraf, gangguan kognitif, dan depresi.Selanjutnya, daging merah dan putih juga merupakan sumber protein hewani yang berkualitas, yang mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein berperan dalam pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, seperti otot, tulang, kulit, rambut, dan kuku. Protein juga berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, hormon, dan enzim.Selain itu, daging merah dan putih merupakan sumber seng yang penting bagi tubuh. Seng berperan dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan dan perkembangan, penyembuhan luka, dan indera pengecap dan penciuman. Seng juga jadi zat yang penting untuk produksi testosteron, hormon seks pria yang berpengaruh terhadap kesuburan, libido, dan kesehatan tulang. Kekurangan seng bisa menyebabkan pertumbuhan terhambat, infeksi, kehilangan nafsu makan, dan gangguan fungsi seksual.


4. Bagaimana cara mengonsumsi daging yang sehat?

Untuk mendapatkan manfaat dari daging merah dan daging putih, tanpa meningkatkan risiko kolesterol dan penyakit jantung, kita perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini: 

  • Pilihlah daging yang segar, tidak olahan, dan tidak mengandung zat aditif, seperti pengawet, pewarna, atau perasa. 
  • Pilih daging yang rendah lemak, dan potong atau buang bagian yang mengandung lemak berlebih 
  • Batasi porsi dan frekuensi konsumsi daging merah dan daging putih. 
  • Pilihlah cara memasak daging yang sehat, seperti merebus, mengukus, memanggang, atau menumis dengan sedikit minyak. 
  • Padukan konsumsi daging merah dan daging putih dengan makanan lain yang sehat, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu yang rendah lemak. 

Perlu diingat bahwa meskipun daging merah dan daging putih memiliki banyak manfaat nutrisi, konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kolesterol dan penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan dalam diet dan memasukkan berbagai jenis makanan.


5. Makanan lain yang bisa membantu menurunkan kolesterol

Selain mengonsumsi daging merah dan daging putih dengan cara yang sehat, kita juga bisa menambahkan makanan lain yang bisa membantu menurunkan kolesterol dalam menu makanan kita. Beberapa makanan yang baik untuk kolesterol adalah: 

  • Ikan laut, seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel. 
  • Kacang-kacangan, seperti kacang almond, kacang walnut, kacang mete, dan kacang tanah.  
  • Oatmeal dan gandum utuh. 
  • Buah-buahan dan sayuran. 

Daging merah dan daging putih adalah sumber protein hewani yang bermanfaat bagi tubuh, asalkan dikonsumsi dengan porsi dan frekuensi yang sesuai. Daging merah dan daging putih sama-sama meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah, tetapi tidak berpengaruh terhadap kolesterol HDL.Untuk menjaga kesehatan kolesterol, kita juga perlu mengonsumsi makanan lain yang bisa menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL, seperti ikan laut, kacang-kacangan, oatmeal, gandum utuh, buah-buahan, dan sayuran. Selain itu, kita juga perlu menjaga pola hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan menghindari stres. - DominoQQ

Rabu, 07 Februari 2024

6 Alasan Pentingnya Mengurangi Konsumsi Gula, Tubuh Jadi Lebih Sehat!

Hidupsehat -  Gula adalah salah satu sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, gula justru dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dilansir Healthline, mengonsumsi terlalu banyak gula merupakan salah satu penyebab utama obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kronis lainnya.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimal konsumsi gula per hari adalah 50 gram atau setara dengan 5–9 sendok teh. Sementara itu, menurut American Heart Association (AHA), batas maksimal konsumsi gula per hari adalah 24 gram atau setara dengan 6 sendok teh.Oleh karena itu, sangat penting untuk membatasi konsumsi gula agar bisa hidup lebih sehat. Jika kamu mulai mengurangi konsumsi gula, berikut sederet manfaat yang bisa kamu dapatkan

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimal konsumsi gula per hari adalah 50 gram atau setara dengan 5–9 sendok teh. Sementara itu, menurut American Heart Association (AHA), batas maksimal konsumsi gula per hari adalah 24 gram atau setara dengan 6 sendok teh.Oleh karena itu, sangat penting untuk membatasi konsumsi gula agar bisa hidup lebih sehat. Jika kamu mulai mengurangi konsumsi gula, berikut sederet manfaat yang bisa kamu dapatkan - SahabatQQ

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

1. Mengurangi efek penuaan

Mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan gula dapat menyebabkan produksi AGEs, yaitu senyawa dalam tubuh yang diyakini berperan dalam proses penuaan kulit. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi kusam, kendur, dan berkerut. Artinya, dengan kamu mengurangi konsumsi gula, kadar AGEs dalam tubuh akan berkurang. Dengan begitu kamu bisa lebih awet muda.           


2. Mengurangi lemak perut

Gula, terutama fruktosa, dapat meningkatkan penimbunan lemak di sekitar perut dan organ dalam. Lemak perut dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik, seperti diabetes dan penyakit jantung. Dengan mengurangi dan membatasi konsumsi gula, kamu dapat menurunkan lemak perut dan lingkar pinggang.


3. Menjaga berat badan tetap ideal

Gula merupakan sumber kalori yang tidak memberikan rasa kenyang yang lama. Jika kamu mengonsumsi gula secara berlebihan, kalori yang masuk ke dalam tubuh kemungkinan lebih besar daripada yang dibakar. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas. Dengan mengurangi konsumsi gula, kamu dapat mengontrol asupan kalori dan menjaga berat badan tetap ideal.             


4. Menjaga kesehatan jantung

Gula dapat meningkatkan kadar trigliserida, kolesterol jahat (LDL), dan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Gula juga dapat menyebabkan peradangan pada pembuluh darah, yang dapat mengganggu aliran darah ke jantung. Maka dari itu, penting untuk mengurangi asupan gula yang masuk ke dalam tubuh agar kesehatan jantung tetap terjaga. 


5. Mencegah diabetes

Gula dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah yang cepat, yang dapat mengganggu keseimbangan hormon insulin. Insulin adalah hormon yang berfungsi mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, tubuh akan menjadi resisten terhadap insulin, yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Dengan mengurangi konsumsi gula, kamu dapat menjaga kadar gula darah normal dan mencegah diabetes.


6. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Gula merupakan makanan favorit bakteri yang hidup di mulut. Bakteri ini dapat menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi dan menyebabkan karies atau gigi berlubang. Gigi berlubang dapat menyebabkan rasa ngilu, infeksi, dan bahkan kehilangan gigi. Dengan mengurangi konsumsi gula, kamu dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut.Nah, setelah kamu tahu manfaat dari mengurangi gula, mulai sekarang kamu bisa mencoba menerapkannya. Kamu bisa mengikuti cara-cara ini dalam mengurangi konsumsi gula: 

  • Baca label nutrisi pada produk makanan dan minuman yang kamu beli. Perhatikan kandungan gula, karbohidrat, dan kalori yang tertera pada label. Pilihlah produk yang rendah gula atau tanpa gula tambahan. 
  • Kurangi atau hindari makanan dan minuman manis, seperti kue, permen, cokelat, es krim, sirup, soda, jus buah, dan teh manis. Gantilah dengan makanan dan minuman yang lebih sehat, seperti buah segar, air putih, teh hijau, atau susu rendah lemak. 
  • Gunakan pemanis alami sebagai alternatif gula. Misalnya madu, gula aren, atau stevia, sebagai pengganti gula pasir. Namun, tetap gunakan dengan jumlah yang sedikit dan sesekali saja. 
  • Kurangi atau hindari makanan olahan, seperti roti, sereal, biskuit, kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya. Makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, dan lemak yang tinggi. Gantilah dengan makanan segar, seperti sayuran, buah, daging tanpa lemak, ikan, telur, dan kacang-kacangan. 
  • Kombinasi mengonsumsi gula dengan bahan lain. Kamu bisa mengkombinasikan gula dengan protein, lemak sehat, dan serat pada makanan yang kamu konsumsi. Hal ini dapat membantunya menurunkan indeks glikemik (IG) dari makanan dan bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama. Contohnya, kamu bisa menambahkan kacang almond, selai kacang, atau keju pada roti gandum. 

Demi tubuh yang lebih sehat, penting untuk mengurangi konsumsi gula. Dengan mengurangi konsumsi gula, kamu dapat terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan berat badan yang ideal. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantumu mengurangi konsumsi gula. Yuk, mulai hidup sehat! - DominoQQ

Selasa, 06 Februari 2024

5 Alasan Kurang Tidur Memengaruhi Pekerjaan dan Karier

Hidupsehat - Kita pada umumnya perlu tidur selama 7–8 jam setiap malamnya. Namun, banyak orang yang tidak terlalu memperhatikan waktu tidur dan tidur lebih singkat dari kebutuhan. Padahal, mendapat tidur yang cukup penting bagi kesehatan fisik dan mental.Para peneliti telah mengungkap berbagai efek buruk yang timbul akibat kurang tidur. Mulai dari masalah fisik seperti obesitas dan penyakit jantung hingga masalah mental. Gak hanya itu, kurang tidur juga bisa memengaruhi pekerjaan dan karier. Berikut ini alasannya! - SahabatQQ

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

1. Kurang tidur bisa memperlambat proses berpikir

Saat tidur, mata akan terpejam, pernapasan melambat dan otot perlahan menjadi relaks. Tubuh dan pikiran beristirahat untuk menyimpan energi lebih banyak sehingga kamu merasa bugar saat bangun.Namun, jika kamu tidur kurang dari yang dibutuhkan, ini dapat memengaruhi fungsi otak dalam berpikir. Dilansir WebMD, kurang tidur membuat kamu bisa mengalami kesulitan untuk fokus dan memusatkan perhatian pada pekerjaan.Akibatnya, sulit melakukan pekerjaan yang memerlukan logika dan pemikiran mendalam. Selain itu, membuat keputusan menjadi sulit karena terjadi penurunan kemampuan dalam menilai sesuatu.          


2. Menurunkan daya ingat

Saat tidur, sistem saraf akan menyimpan hal-hal yang dipelajari dan dialami ke memori jangka pendek. Proses ini berlangsung dalam beberapa fase, yang mana masing-masing fase punya peranan penting dalam menyimpan informasi ke dalam memori.Ketika salah satu fase terputus atau tidak berlangsung dengan baik, proses menyimpan informasi menjadi terhambat. Akibatnya, hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya tidak dapat masuk ke dalam ingatan jangka pendek, apalagi jangka panjang. Ini membuat seseorang mudah lupa dan ingatannya lemah.


3. Menghambat proses belajar hal-hal baru

Dijelaskan dalam laman Sleep Foundation, selain mengistirahatkan tubuh, saat tidur neuron berganti mode menjadi mode "tidur". Akan terjadi sejumlah proses-proses biologi termasuk di dalamnya perbaikan sel-sel yang rusak.Apabila tidak memperoleh tidur yang cukup, neuron perlu bekerja secara berlebih. Akibatnya, kamu menjadi sulit fokus sehingga kegiatan belajar menjadi tidak efisien.Ini tentunya akan menimbulkan masalah, terutama untuk kamu yang bekerja di lingkungan yang dinamis dan mesti memahami segala sesuatu dengan cepat. Kamu sulit menyelesaikan pekerjaanmu dan performa kerja kamu jadi menurun.


4. Lambat dalam merespons sesuatu

Saat kamu tidur kurang dari 7–8 jam secara terus-menerus, fungsi otak akan menurun. Kamu akan menjadi kurang waspada dan sulit berkonsentrasi.Selain itu, kinerja otak dan tubuh melambat sehingga waktu otak dan tubuh dalam bereaksi terhadap suatu kondisi menjadi lebih lama.Kondisi ini tentunya bisa menimbulkan sejumlah kerugian. Jika kamu punya pekerjaan yang fokus dalam pelayanan pelanggan, respons yang lambat bisa membuatmu melewatkan panggilan atau pekerjaan dari klien penting. Ini juga sangat berbahaya bagi orang yang dituntut untuk sigap dan waspada dalam pekerjaannya, misalnya dokter, pemadam kebakaran, dan sopir truk. 


5. Rentan melakukan kesalahan

Penurunan konsentrasi dan daya ingat akan meningkatkan kemungkinan terjadinya eror atau kesalahan dalam pekerjaan. Padahal, dalam setiap pekerjaan pasti perlu ketelitian.Mengantuk atau tidak fokus saat rapat bisa membuatmu melewatkan sesuatu yang penting. Apabila terjadi terus-menerus, tentunya akan mengancam stabilitas karier. Kamu tidak ingin karier yang dibangun susah payah hilang dalam sekejap, bukan?Daripada memaksakan diri, saat kamu merasa sangat mengantuk dan kurang fokus, ada baiknya untuk beristirahat atau melakukan power nap. Ini bisa membuat tubuh menjadi lebih bugar dan kamu bisa lebih fokus dalam bekerja.Manusia umumnya memerlukan tidur selama 7–8 jam. Jika kurang, besar kemungkinan dapat menurunkan kesehatan fisik bahkan memengaruhi kondisi mental. Kurang tidur juga berimbas pada menurunnya performa kerja. Kalau selama ini waktu tidurmu berantakan, mulai sekarang coba perbaiki, ya. - DominoQQ

Minggu, 04 Februari 2024

5 Bahaya Tersembunyi Makan Permen bagi Kesehatan, Jaga Batasan!

Hidupsehat -  Banyak orang menyukai permen karena rasanya yang manis. Makan permen sesekali biasanya tidak masalah. Namun, mengonsumsinya secara teratur atau sering bisa berdampak negatif bagi kesehatan.Makan permen terlalu banyak bisa memberi kamu sejumlah besar zat tidak sehat, seperti gula dan lemak. Selain itu, jika kamu menikmatinya setiap hari, kamu mungkin tidak mengonsumsi cukup makanan yang diperlukan untuk kesehatan.Sebelum kamu membuka bungkus permen favoritmu, baca dulu artikel ini untuk memahami bahaya tersembunyi dari permen dan mengapa penting untuk membatasi konsumsinya. - SahabatQQ

SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

1. Gula berlebihan berpotensi memicu diabetes

Permen sering kali menjadi sumber gula ekstra yang tidak terlihat. Konsumsi gula berlebihan terkait dengan peningkatan risiko diabetes.Meskipun mengonsumsi permen atau gula tidak secara otomatis menyebabkan diabetes, tetapi pola makan tinggi gula tambahan, lemak jenuh, dan asupan energi berlebih dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena diabetes, menurut American Diabetes Association.Pola makan tinggi gula juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kelebihan berat badan dan obesitas, penyakit hati berlemak nonalkohol, dan sindrom metabolik.Diabetes tipe 2 tentu dapat dipengaruhi oleh jumlah asupan gula dalam makanan. Gula dalam makanan berdampak pada gula darah, jadi masuk akal jika peningkatan asupan gula dikaitkan dengan risiko diabetes. Namun, mengonsumsi gula saja tidak cukup untuk menyebabkan diabetes. Cara tubuh membuat dan menggunakan insulin berkontribusi terhadap risiko diabetes.                


2. Ancaman kerusakan gigi dalam setiap gigitan

Saat mengonsumsi gula, gula akan segera berinteraksi dengan bakteri plak di mulut yang menyebabkan terbentuknya asam. Asam kemudian mulai melarutkan enamel secara perlahan, menciptakan gigi berlubang, sehingga menjadikan asam sebagai penyebab kerusakan gigi.Permen yang lengket dan kenyal seperti taffy, karamel, dan gummy tertentu bisa menempel di sela-sela gigi sehingga air liur tidak dapat dengan mudah memecahnya.Permen keras juga dapat menyebabkan kerusakan parah pada gigi. Mengunyah permen terlalu keras secara tidak sengaja dapat menyebabkan gigi patah, nyeri rahang, dan bahkan gigi tanggal.Selain itu, cobalah sebisa mungkin menghindari permen asam karena mengandung asam pemakan enamel di dalamnya.Selain rajin menyikat gigi, kamu juga disarankan untuk flossing. Flossing sangat penting untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi untuk menghilangkan makanan atau bakteri yang dapat membahayakan kesehatan mulut.             


3. Kenaikan berat badan

Terlalu banyak makan permen berarti banyak asupan gula tambahan, dan ini berarti kamu mengonsumsi kalori berlebih, yang menyebabkan penambahan berat badan seiring waktu.Orang yang mengikuti diet tinggi gula tambahan lebih mungkin mengalami obesitas seiring waktu dibandingkan orang yang mengonsumsi gula tambahan dalam jumlah rendah.Terlebih lagi, asupan gula tambahan dikaitkan dengan akumulasi jenis lemak berbahaya yang disebut lemak viseral. Ini adalah jenis lemak perut bagian dalam yang mengelilingi organ dalam. Memiliki lemak viseral dalam jumlah tinggi sangat terkait dengan peningkatan risiko sejumlah kondisi kesehatan, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung (Polish Journal of Food and Nutrition Sciences, 2019).Sebuah studi yang melibatkan 3.070 orang yang diikuti selama 25 tahun menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi lebih banyak gula tambahan memiliki kadar lemak viseral serta lemak tubuh secara umum yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi lebih sedikit gula tambahan (European Journal of Preventive Cardiology, 2020).


4. Gula tambahan bisa berdampak negatif pada kesehatan jantung

Gula tambahan dalam permen dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung. Konsumsi gula berlebihan terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.Sebuah studi menemukan hubungan antara diet tinggi gula dan risiko kematian akibat penyakit jantung yang lebih besar. Selama penelitian selama 15 tahun, orang yang mengonsumsi 17 hingga 21 persen kalorinya dari gula tambahan memiliki risiko 38 persen lebih tinggi untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi 8 persen kalorinya sebagai gula tambahan (JAMA Internal Medicine, 2014).


5. Kecanduan pada gula

Permen, terutama yang mengandung gula tinggi, dapat menciptakan kecanduan pada gula. Ketergantungan ini dapat memengaruhi mood, energi, dan kesehatan mental.Dilansir WebMD, gula menjadi bahan bakar setiap sel di otak. Otak juga melihat gula sebagai "imbalan", yang membuat kamu terus menginginkannya lebih banyak. Jika kamu sering makan banyak gula, kamu memperkuat imbalan tersebut, sehingga sulit untuk menghentikan kebiasaan tersebut.Sebelum kamu mengonsumsi permen, pertimbangkan dampak-dampaknya bagi kesehatanmu. Mengurangi konsumsi permen dan makanan serta minuman manis lainnya dapat membawa manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang. - DominoQQ

Jumat, 02 Februari 2024

Apa Bahaya Merokok setelah Olahraga?

Hidupsehat -  Meskipun berolahraga adalah kebiasaan baik dan penting untuk menjalani gaya hidup sehat, tetapi merokok adalah salah satu kebiasaan buruk yang dapat berdampak negatif pada kebiasaan baik dalam berolahraga. Selain itu, bahaya rokok bagi kesehatan juga sudah diketahui secara luas.Faktanya, beberapa perokok berolahraga secara rutin, dan mereka sering kali merokok setelah selesai berolahraga. Lantas, apa sih bahaya merokok setelah olahraga? Temukan penjelasannya di bawah ini. - SahabatQQ

1. Sebaiknya tidak merokok usai olahraga

Dijelaskan oleh dokter spesialis paru dan pernapasan Eka Hospital Cibubur, dr. Paulus Arka Triyoga, SpP, sebaiknya kamu tidak merokok setelah olahraga.Yang ditakutkan dari merokok setelah olahraga adalah kadar oksigen yang masuk ke paru-paru berkurang. 

Sederhananya, terjadi penyempitan jalan napas seperti orang terkena asma.Selain itu, merokok dapat mengganggu pemulihan tubuh dan pembuluh darah setelah latihan aerobik, yang mungkin berdampak buruk pada fisiologis jangka panjang dan perlindungan pembuluh darah (The Korean Journal of Sports Medicine, 2021).Kebiasaan tersebut dapat menghambat proses pemulihan detak jantung serta meningkatkan rate-pressure product setelah berolahraga. Kondisi tersebut berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi serta penyakit jantung.Olahraga sebenarnya dapat mengoptimalkan fungsi pembuluh darah serta mengurangi kekakuan pembuluh darah arteri. Namun, merokok setelah olahraga justru membuat kerja pembuluh darah tidak optimal.          


2. Bagaimana rokok memengaruhi olahraga

Ketika merokok, kamu membahayakan kemampuan untuk berolahraga dan menjaga kebugaran fisik. Menurut laman Smokefree, merokok merusak kinerja atletik dalam beberapa cara:

  • Darah 

Nikotin dan karbon monoksida dari merokok dapat membuat darah “lengket” dan arteri menyempit. Arteri yang menyempit mengurangi aliran darah ke jantung, otot, dan organ tubuh lainnya, sehingga membuat olahraga menjadi lebih sulit. Selama berolahraga, aliran darah membantu meningkatkan suplai oksigen ke otot. Jika otot kamu tidak mendapatkan oksigen dengan cukup cepat, tubuh kamu tidak dapat bekerja dengan baik.

  • Jantung 

Merokok meningkatkan detak jantung istirahat. Denyut jantung istirahat adalah berapa detak per menit yang dihasilkan jantung saat kamu tidak beraktivitas.Saat kamu merokok, jumlah ini meningkat karena kerja ekstra yang harus dilakukan jantung untuk menjaga tubuh kamu tetap bekerja. Detak jantung kamu mungkin bisa naik ke tingkat berbahaya untuk melakukan aktivitas fisik. Detak jantung istirahat yang lebih tinggi dari normal dapat meningkatkan risiko kematian.

  • Paru-paru 

Kamu bisa berolahraga lebih baik bila kapasitas paru-paru dalam kondisi baik dan paru-paru bekerja dengan baik. Merokok merusak kapasitas paru-paru kamu.Tar dalam asap rokok melapisi paru-paru dan membuat kantung udara menjadi kurang elastis. Merokok juga menghasilkan dahak yang dapat membuat paru-paru sesak. Merokok, bahkan beberapa batang sehari, dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen secara efektif.


3. Manfaatkan olahraga untuk membantu kamu berhenti merokok

Olahraga dapat menjadi bagian penting dari rencana kamu untuk berhenti merokok. Olahraga mengurangi nafsu makan dan membantu kamu mengelola gejala withdrawal lainnya dan mengurangi stres.Ditambah lagi, ketika berhenti merokok, detak jantung akan menurun, sirkulasi darah akan meningkat, dan fungsi paru-paru akan membaik—membuat performa latihan kamu juga lebih baik.Kalau kamu sedang berusaha untuk berhenti merokok, melakukan rutin berolahraga dapat membantu mengurangi keinginan untuk merokok dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, selain mengurangi keinginan untuk merokok, olahraga juga membantu mengatasi gejala withdrawal lainnya seperti gelisah, merasa lebih lapar, berat badan bertambah, gangguan tidur, dan kecemasan.Saat hari-hari tanpa rokok makin bertambah, kamu mungkin juga merasakan penurunan detak jantung dan peningkatan fungsi paru-paru, yang dapat meningkatkan performa olahraga. Meskipun mungkin perlu waktu untuk memperkuat jantung dan paru-paru, tetapi melakukan latihan aerobik setelah kamu berhenti merokok akan membuat perbedaan.Selain itu, olahraga meningkatkan endorfin, yang merupakan hormon “perasaan nyaman” yang dilepaskan tubuh sebagai respons terhadap aktivitas fisik. Ini dapat membantu mengurangi beberapa perasaan negatif yang kamu alami selama masa berhenti merokok. Ini juga merupakan alat yang hebat untuk membantu kamu mengelola stres.Jika berhenti merokok membuat kamu merasa gelisah atau sulit bersantai, pertimbangkan kelas yoga untuk membantu menenangkan saraf, menurunkan detak jantung, dan meningkatkan suasana hati.Terakhir, jika kamu khawatir bahwa berhenti merokok akan menyebabkan berat badan bertambah, menambahkan olahraga ke dalam rutinitas harian dan mengonsumsi makanan yang mencakup protein tanpa lemak, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta banyak buah dan sayuran dapat membantu menjaga berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.Singkatnya, merokok dan olahraga tidak berjalan beriringan. Jika kamu ingin mendapatkan hasil maksimal dari olahraga, maka kamu harus mempertimbangkan untuk berhenti merokok. Tak hanya setelah berolahraga, tetapi juga seterusnya. -  DominoQQ

Mengonsumsi Minuman yang Kemasukan Lalat, Berbahayakah?

Hidupsehat - Pada suatu hari, kamu sedang menikmati minuman favoritmu, lalu tiba-tiba ada lalat yang tercebur ke dalam minuman kamu. Apa yang akan kamu lakukan?Apakah kamu akan membuang minuman itu, atau tetap meminumnya setelah membuang lalatnya?Apakah ada bahaya kesehatan yang mengintai jika kamu meminum minuman yang sudaj kemasukan lalat?

Kadang kejadian seperti ini bikin kamu mengalami dilema. Di sisi lain, sayang jika sisa minuman dibuang begitu saja. Namun, jika nekat menghabiskannya, kamu takut akan terkena penyakit. Sebenarnya, apakah berbahaya meminum minuman yang kemasukan lalat? Temukan jawabannya di sini! - SahabatQQ


SahabatQQ: Agen DominoQQ Agen Domino99 dan Poker Online Aman dan Terpercaya

1. Lalat pembawa kuman penyakit

Lalat adalah serangga yang sering berkeliaran di tempat-tempat yang kotor, seperti tempat sampah, bangkai, atau kotoran.Di sana, mereka bisa mengumpulkan berbagai macam kuman penyakit, seperti bakteri, virus, atau parasit yang menempel di tubuh, kaki, atau mulut mereka.Lalat juga bisa menyebarkan kuman tersebut ke makanan, minuman, atau permukaan yang mereka hinggapi, dengan cara muntah, buang air, atau sekadar menyentuhnya.Menurut ScienceAlert, beberapa kuman yang bisa ditularkan oleh lalat antara lain adalah bakteri E. coli, Salmonella, Shigella, dan Listeria, yang bisa menyebabkan infeksi serius pada manusia, bahkan bisa saja berakibat fatal.Gejala yang bisa timbul akibat infeksi bakteri tersebut antara lain adalah diare, muntah, demam, sakit perut, dehidrasi, dan keracunan.


2. Jenis minuman yang cenderung aman untuk tetap dikonsumsi

Minuman yang bersifat asam, seperti jus jeruk, lemon, atau anggur, cenderung lebih aman dari kuman, karena asam bisa menghambat pertumbuhan dan aktivitas kuman.Minuman yang mengandung alkohol, seperti bir, wine, atau wiski juga bisa membunuh kuman, karena alkohol bersifat antiseptik.Minuman yang biasa disajikan panas, seperti teh, kopi, atau susu juga bisa mengurangi risiko infeksi, karena suhu panas bisa membunuh kuman.Namun, minuman yang bersifat basa, seperti susu, atau minuman yang manis, seperti sirop, soda, atau jus buah lebih berisiko terkontaminasi kuman, karena kuman bisa berkembang biak dengan mudah di dalamnya.Minuman yang disajikan dingin, seperti es, juga lebih rentan terhadap kuman, karena suhu dingin bisa memperlambat metabolisme kuman, sehingga mereka bisa bertahan lebih lama.Selain itu, lama lalat hingga di minuman juga berpengaruh pada jumlah kuman yang ditularkan. Makin lama lalat hinggap di sana, maka makin banyak kuman yang dapat disebarkan oleh lalat tersebut.Jadi, jika kamu melihat lalat hinggap sebentar di minumanmu, kemungkinan besar jumlah kuman yang disebarkan masih sedikit dan tidak cukup untuk menyebabkan infeksi atau penyakit.Akan tetapi, jika kamu melihat lalat sampai tenggelam dalam minumanmu, atau berada di sana dalam waktu yang lama, sebaiknya kamu membuang minuman itu, karena kuman yang disebarkan jumlahnya bisa lebih banyak dan lebih besar risikonya untuk menyebabkan infeksi.


3. Tips mencegah lalat masuk ke dalam minuman

Untuk menghindari risiko terkena penyakit akibat kuman yang disebarkan oleh lalat, ada tips yang bisa kamu lakukan untuk mencegah lalat masuk ke dalam minuman atau makananmu, antara lain: 
  • Tutup gelas dengan penutup gelas.
  • Simpan minuman di tempat yang tertutup. 
  • Jauhkan minuman dari tempat-tempat yang disukai oleh lalat. 
  • Bersihkan tempat-tempat yang bisa menjadi sarang lalat. 
  • Gunakan obat nyamuk, lilin aromaterapi, atau tanaman pengusir lalat. 
Minuman yang kemasukan lalat bisa menjadi sumber infeksi kuman penyakit yang berpotensi bahaya bagi kesehatan. Namun, tidak semua minuman punya risiko sama untuk terkontaminasi kuman.Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi risiko tersebut, seperti jenis, suhu, dan lama lalat berada dalam minuman. Untuk menghindari bahaya kuman, ada tips yang bisa dilakukan untuk mencegah minuman kamu dihinggapi lalat. Dengan begitu, kamu bisa menikmati minumanmu dengan aman dan nyaman. - DominoQQ

Kamis, 01 Februari 2024

4 Pijat Penurun Berat Badan, Tertarik Mencobanya?

Hidupsehat -  Pijat umumnya dilakukan sebagai bentuk relaksasi dan menghilangkan pegal. Ternyata, pijat juga bisa membantu menurunkan berat badan.Memang, cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan kombinasi antara pola makan sehat dan rutin olahraga. Karena bagi banyak orang penurunan berat badan membutuhkan kerja keras, sesuatu yang menenangkan seperti pijatan dapat membantu proses ini.Penelitian menunjukkan bahwa diet seimbang, olahraga, dan pijat yang dirancang untuk menurunkan berat badan merupakan strategi efektif untuk mengurangi berat badan dengan cepat (Journal of Traditional and Complementary Medicine, 2015).

Selain itu, dengan kombinasi tersebut kamu bisa mendapatkan manfaat penurunan berat badan jangka panjang.Ketahui apa saja jenis pijat yang berpotensi membantu menurunkan berat badan. - SahabatQQ


1. Swedish massage

Swedish massage bisa bermanfaat bagi sebagian besar orang. Kalau belum pernah mencobanya, disarankan untuk mendapatkan pijat intensitas sedang.Dilansir OnlyMyHealth, Swedish massage dikenal dengan manfaat penurunan berat badan dan manfaat lainnya. Pijat yang dilakukan oleh terapis profesional dapat membantu meningkatkan aliran darah dalam tubuh, mengurangi stres, meningkatkan fleksibilitas, mengurangi rasa sakit, merehabilitasi cedera sendi, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.Pijat ini bekerja dengan menargetkan otot-otot superfisial dan membantu meningkatkan aliran darah tubuh serta memberikan efek relaksasi pada otot. Pijatan melibatkan gerakan menguleni yang lembut dan panjang ke tubuh yang membantu melepaskan ketegangan dari otot terdalam tubuh.     

     

2. Pijat drainase limfatik

Pijat drainase limfatik akan mengeluarkan cairan berlebih dari pinggang, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Metode ini membantu detoksifikasi dan mengurangi bengkak serta kembung.Sebuah penelitian menemukan bahwa pijat drainase limfatik atau pijat drainase limfatik manual dapat membantu mengurangi lemak paha dan perut (The Journal of Physiology, 2017).Agar efektif, kamu juga harus berhenti mengonsumsi makanan yang tidak sehat, melakukan pengaturan kalori, serta menjaga tingkat nutrisi yang lebih baik lewat pola makan seimbang.


3. Pijat aromaterapi

Pijat aromaterapi adalah jenis pijat khusus penurunan berat badan yang mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.Minyak aromatik yang terbuat dari ekstrak bunga, buah, daun, kulit kayu, dan biji-bijian digunakan untuk memijat area yang bermasalah atau seluruh tubuh. Pijat aromaterapi selama satu jam dengan minyak grapefruit, minyak cemara, dan minyak lainnya selama enam minggu terbukti membantu mengurangi lemak perut dan lingkar pinggang (Taehan Kanho Hakhoe chi, 2007).Banyak orang melaporkan tidur mereka lebih nyenyak dan nyeri otot berkurang setelah melakukan pijat aromaterapi. Pijat aromaterapi juga membantu mengurangi stres dan depresi. Ini pada gilirannya dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebihan atau tidak makan sama sekali (yang menyebabkan lambatnya metabolisme dan kenaikan berat badan).


4. Pijat perut

Pijat perut adalah teknik terapi yang melibatkan pemijatan area perut untuk berbagai tujuan seperti relaksasi dan dukungan pencernaan. Ini harus dilakukan oleh terapis profesional.Sebuah penelitian terhadap tikus obesitas yang mengonsumsi diet tinggi lemak menemukan bahwa pijat perut dapat menurunkan kadar gula darah dan massa lemak, sehingga mengakibatkan penurunan berat badan. Disimpulkan bahwa pijat dapat melawan obesitas bahkan ketika diet tinggi lemak dilanjutkan (Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity, 2023). Studi lainnya menunjukkan bahwa pijat dapat meningkatkan metabolisme lipid dan mengurangi peradangan (Cell Biochemistry and Biophysics, 2021).Meski demikian, masih butuh penelitian lebih lanjut, khususnya pada manusia, untuk memahami prinsip klinis pijat perut dalam penanganan obesitas.


5. Pijat vakum dan lipatan kulit

Terkait penurunan berat badan, pijatan lipatan kulit dapat membantu menyamarkan selulit. Alat getar digunakan untuk memijat area yang terkena.Penelitian menunjukkan bahwa pijatan lipatan kulit dapat membantu menghaluskan kulit (Skin Research and Technology, 1997). Pijat getaran selama 60 menit lima kali seminggu juga menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi selulit (Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2019).Pijat vakum adalah teknik non invasif lainnya untuk mengurangi selulit. Ini membantu dalam restrukturisasi kolagen, melepaskan ketegangan pada otot, meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi ketebalan lipatan kulit, meningkatkan kolagen, dan mengurangi nyeri otot (Burns & Trauma, 2016).Kunjungi terapis vakum profesional untuk melakukan pijatan ini.- DominoQQ

Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...