Senin, 17 Oktober 2022

Optimalisasi Pajak Rokok Daerah Untuk Pelayanan Kesehatan

 


Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono membuka Dialog Publik :Pemanfaatan Pajak Rokok Daerah (PRD) dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digelar secara daring dan luring pada Kamis (29/4)

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada 31 Mei, Kementerian Kesehatan menggelar Dialog Publik: Pemanfaatan Pajak Rokok Daerah (PRD) dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang digelar secara daring dan luring pada Kamis (29/4).DominoQQ

Membuka dialog, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa hingga kini prevalensi merokok di Indonesia sangat tinggi. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menyatakan bahwa terdapat peningkatan prevalensi merokok penduduk umur 10 Tahun dari 28,8% pada tahun 2013 menjadi 29,3% pada tahun 2018.

Sekarang ini, kebiasaan merokok tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa, namun juga semakin marak pada kalangan anak dan remaja. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya prevalensi merokok pada populasi usia 10 hingga 18 Tahun yakni sebesar 1,9% dari tahun 2013 (7,2%) ke tahun 2018 (9,1%).

Tentunya hal ini menimbulkan kekhawatiran akan timbulnya masalah kesehatan baru terutama Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai akibat dari merokok.

“Peningkatan konsumsi rokok ini juga berdampak pada beban biaya kesehatan. Data BPJS Kesehatan tahun 2019 menunjukkan bahwa jumlah kasus Penyakit Tidak Menular akibat konsumsi tembakau seperti jantung, stroke, kanker adalah 17,5 juta kasus dengan biaya lebih dari 16,3 triliun rupiah,” kata Wamenkes.

Hal ini tentunya mendorong pemerintah untuk terus melakukan upaya-upaya pencegahan mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Di tingkat pusat, Kementerian Kesehatan bersama Kementerian/Lembaga terkait berupaya melindungi masyarakat dari paparan asap rokok dengan meningkatkan cukai rokok, melarang iklan rokok serta kebijakan kawasan bebas rokok.

Sementara itu, penguatan kepada daerah dilakukan dengan meningkatkan kemampuan daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan serta membatasi konsumsi rokok serta melindungi masyarakat terhadap dampak negatif dari rokok, salah satunya dengan menetapkan Pajak Rokok Daerah (PRD).

Secara spesifik aturan penggunaan pelayanan kesehatan diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 53 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Pajak Rokok untuk Pendanaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.

Wamenkes berharap melalui PRD dan DBHCHT, daerah dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk melakukan berbagai inovasi untuk mengurangi peredaran dan konsumsi rokok di daerahnya, semakin meningkatkan pelayanan kesehatan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

“Program ini harus secara masif tereskalasi di 34 provinsi dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia,” pinta Wamenkes.

Pihaknya menegaskan bahwa masalah rokok adalah masalah bersama. Tentunya perlu dukungan dari seluruh pihak agar apa yang menjadi harapan bersama yakni menuju Indonesia sehat 2045 mendatang tercapai.

Minggu, 16 Oktober 2022

Hindari Narkoba Dan Kenali Bahaya Narkoba

 

Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. DominoQQ


Narkoba dapat menyebabkan efek serta dampak negatif bagi pemakainya. Narkoba dampaknya sangat besar bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional. Narkoba memiliki dampak langsung dan dampak tidak langsung. Dampak langsung penyalahgunaan narkoba terhadap tubuh manusia berupa gangguan pada jantung yang mengakibatkan infeksi akut otot jantung dan gangguan peredaran darah, dehidrasi yang membuat tubuh mengalami kejang-kejang, halusinasi, perilaku agresif dan rasa sesak bagian dada, hemoprosik, pernapasan tidak akan bekerja dengan baik dan akan lebih mudah merasakan lelah, hilang ingatan, lalu dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS, hepatitis, TBC dll. Narkoba yang dipakai berlebihan mengakibatkan overdosis yang berujung pada kematian.


Dampak tidak langsung narkoba adalah uang dan harta benda habis terkuras, dikucilkan dalam lingkungan masyarakat dan dari pergaulan orang-orang baik, tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.


Beberapa faktor penyebab terjadinya penyalahgunaan narkoba sebagai berikut:


Faktor individu, adanya keingintahuan yang besar untuk mencoba, tanpa sadar atau berpikir panjang mengenai akibatnya, adanya keinginan untuk bersenang-senang dan mencoba mengikuti trend gaya.

Faktor ekonomi, setiap pecandu narkoba setiap saat membutuhkan narkotika sebagai bagian dari kebutuhan hidupnya yang cenderung dosisnya akan selalu bertambah, dibandingkan dengan beberapa barang dagangan lainnya.

Faktor lingkungan, penyalahgunaan narkoba bisa dari luar lingkungan keluarga biasanya dikarenakan adanya jaringan-jaringan yang berupaya menembus setiap tembok penghalang di Negara dengan jaringan yang cukup terorganisir dengan rapi dan berupaya dengan keras untuk menciptakan konsumen-konsumen baru dalam mengembangkan pemasaran narkoba. Kemudian dari dalam lingkungan keluarga itu sendiri dimana adanya hubungan keluarga yang retak sehingga memicu seseorang untuk melakukan penggunaan zat narkoba.

Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba yang dapat dilakukan yaitu


Melakukan kerjasama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba atau melakukan razia dadakan secara rutin,

Melakukan program pembinaan dengan tujuan meningkatkan peranan dan kegiatan masyarakat agar kelompok masyarakat lebih sejahtera dan tidak berpikir untuk memperoleh kebahagiaan dengan menggunakan narkoba.

Melakukan program kuratif yaitu program pemulihan atau pengobatan untuk menyembuhkan ketergantungan pemakai narkoba.

Melakukan program represif yang ditujukan untuk menindak para produsen, bandar, pengedar dan pemakai narkoba secara hukum dengan mengawasi dan mengendalikan produksi ataupun distribusi narkoba.


Sabtu, 15 Oktober 2022

Seputar Gas Air Mata,dan Dampaknya bagi Kesehatan

 


Gas air mata umumnya digunakan untuk mengendalikan dan membubarkan massa, misalnya saat terjadi kerusuhan. Namun, paparan zat ini diketahui bisa menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan. Ketahui apa saja dampak yang bisa terjadi. DominoQQ

Walaupun ditujukan untuk mengendalikan situasi, tetapi sampai saat ini keamanan penggunaan gas air mata masih menjadi perdebatan. Ini karena gas air mata bisa membawa dampak negatif bagi kesehatan orang-orang yang terpapar, apalagi jika paparannya terlalu banyak dan dalam waktu yang lama.

Apa Itu Gas Air Mata?

Gas air mata dibuat dari beragam senyawa kimia, seperti chloroacetophenone (CN) dan chlorobenzylidenemalononitrile (CS). Selain itu, chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA), dibenzoxapine (CR), juga bisa digunakan sebagai agen iritatif yang dapat digunakan untuk mengendalikan massa.

Gas air mata dirancang untuk menimbulkan iritasi sementara, khususnya pada bagian mata, mulut, kulit, tenggorokan, dan paru-paru. Dengan begitu, diharapkan kerusuhan bisa mereda.

Saat terpapar gas air mata, tingkat keparahan gejala yang bisa timbul tergantung pada beberapa faktor, seperti:

Jumlah gas air mata yang digunakan

Jarak tubuh dengan lokasi pelepasan gas air mata

Lokasi di mana gas air mata digunakan, apakah di dalam atau di luar ruangan

Lamanya waktu terpapar gas air mata

Dampak Paparan Gas Air Mata bagi Kesehatan

Secara umum, sesaat setelah terpapar gas air mata, seseorang bisa mengalami beberapa atau bahkan semua gejala di bawah ini:

Mata merah, berair, terasa terbakar, dan penglihatan kabur

Muncul ruam atau kulit yang terasa terbakar dan melepuh

Hidung meler, bengkak, dan terasa terbakar

Mulut iritasi, terasa terbakar, diikuti dengan keluarnya air liur secara berlebihan atau sulit menelan

Batuk, sesak napas, napas pendek, mengi, dan muncul rasa tercekik

Jika dibiarkan dan tidak segera ditangani, gejala-gejala tersebut bisa semakin parah bahkan berisiko menyebabkan kondisi yang fatal.

Paparan gas air mata dalam waktu yang lama dan jumlah yang banyak, terlebih bila terjadi di tempat tertutup, berisiko menyebabkan kerusakan mata yang berat, seperti katarak, glaukoma, dan kebutaan, serta kematian akibat gagal napas atau serangan jantung.

Risiko gagal napas akibat paparan zat kimia ini lebih tinggi pada orang-orang yang menderita asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Sementara itu, risiko kematian akibat serangan jantung lebih rentan dialami oleh penderita penyakit jantung. Hal ini karena paparan gas air mata bisa memicu peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.

Tidak hanya itu, saat seseorang terkena paparan gas air mata risiko terjadinya post-traumatic stress disorder (PTSD) juga akan meningkat. PTSD merupakan gangguan kecemasan yang membuat penderitanya takut, khawatir, dan cemas, akibat kejadian traumatis yang pernah dialaminya, termasuk kerusuhan dan terpapar gas air mata.

Makanya, kalau tanpa sengaja kamu berada di area kerusuhan, segera cari tempat aman dan hindari kerumunan, ya. Kemudian, bila kamu terpapar gas air mata, segera cuci wajah dengan air mengalir dan sabun. Jika memungkinkan, kamu juga bisa segera mandi dan keramas.

Namun, apabila setelah melakukan hal tersebut kamu masih merasakan gejalanya atau justru semakin berat, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jumat, 14 Oktober 2022

Bagi Pemilik Alergi, Ini Jenis Olahraga yang Disarankan Dokter

 

Berolahraga merupakan aktivitas fisik yang penting dilakukan oleh siapa saja tak terkecuali pada mereka yang memilki alergi. Walau begitu, karena kondisi mereka, terdapat sejumlah olahraga yang lebih disarankan.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi klinik Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, menyarankan orang dengan alergi rutin berolahraga khususnya berjalan kaki dan senam.

"Paling bagus jalan kaki, senam," kata dia dalam sebuah acara daring beberapa waktu lalu dilansir dari Antara.DominoQQ

Iris mengatakan, pemilihan lokasi perlu menjadi pertimbangan. Bagi mereka yang alergi rumput dan debu sebaiknya menghindari berolahraga di atas rumput, sementara penderita alergi dingin tak memilih berenang.

"Banyak pilek dan bersin jangan berenang dulu karena dingin. Untuk asma dianjurkan berenang karena rongga parunya lebih bisa latihan napas tetapi enggak boleh dingin. Harus cari waktunya misalnya setelah jam 15.00 atau pagi ada matahari," kata dia.

Berolahraga, sambung Iris, berdampak positif untuk menjaga kesehatan secara umum. Selain melakukan hal ini, orang dengan alergi juga perlu menjaga pola makan sehat termasuk menghindari makanan tinggi kalori, lemak, gula dan garam, termasuk hidangan digoreng dengan minyak berulang.

Faktor stres juga sangat mempengaruhi segala macam penyakit termasuk alergi. Menurut Iris, pada alergi, stres berdampak sangat nyata. Oleh karena itu, dia menyarankan orang-orang mengelola stres mereka.

"Jadi kalau stres, bagi yang gatel-gatel itu cepat banget keluar. Biduran menambah. Management of stress itu penting. Kalau stres terus urtikaria akan muncul terus," ujar Iris.

Alergi merupakan hal yang sering ditemukan pada pasien. Ada beberapa cara alergen masuk ke dalam tubuh, yaitu lewat inhalan (saluran napas), ingestan (saluran cerna), injektan (suntikan) dan kontak langsung dengan kulit.

Respons pada alergi bisa berbeda-beda, tergantung dari sumber alergen dan bagaimana cara alergen itu masuk ke tubuh.Reaksi alergi yang umum dijumpai, tambahnya, bisa berupa alergi kulit seperti urtikaria atau biduran dan alergi pernafasan berupa rinitis alergi.

Di Indonesia, angka kejadian alergi berkisar antara 20 - 64 persen. Laporan Omnibus survey yang dilakukan Nielson pada tahun 2005 mencatat gejala alergi yang umum dijumpai berupa alergi kulit dan rinitis alergi yang mencapai 24 persen.

Rabu, 12 Oktober 2022

4 Rekomendasi Vitamin untuk Anak Terlambat Jalan

 


Jadi hal yang dinanti-nanti, momen anak berjalan adalah momen yang paling ditunggu orang tua. Sayangnya, beberapa anak dapat alami keterlambatan berjalan. Hal ini tentu membuat orang tua merasa cemas dan khawatir.

Apa penyebab anak terlambat jalan? Dalam artikel ini, Jovee akan memberikan penjelasan lengkap berikut sejumlah rekomendasi vitamin untuk anak terlambat jalan. Yuk, simak selengkapnya!

Penyebab anak terlambat jalan

Ada banyak faktor yang dapat membuat anak terlambat jalan. Umumnya, anak akan mulai berjalan pada usia 11 hingga 16 bulan (usia 1–1,5 tahun). Hanya saja, pada beberapa anak, momen ini dapat tertunda. Jika anak belum berjalan hingga usia 18 bulan, segera temui dokter anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Apa penyebab anak terlambat berjalan? Dilansir dari Medicinet, hal-hal yang dapat menjadi penyebab kondisi ini meliputi:

Kelainan saraf. Gangguan saraf tertentu seperti cerebral palsy atau sindrom Down dapat menunda fase berjalan anak.

Distrofi otot atau gangguan pada otot. Ini adalah salah satu penyebab paling umum dari keterlambatan berjalan pada anak-anak dan membutuhkan perhatian medis secepatnya.

Kekurangan vitamin D. Kekurangan vitamin D pada anak dapat memicu rakitis, yang mana berkaitan dengan perkembangan tulang bayi.

Rakitis. Penyakit ini menyerang tulang bayi, yang dapat menyebabkan keterlambatan berjalan pada anak.

Hipotiroidisme. Tiroid yang kurang aktif dapat menyebabkan otot melemah, sehingga menunda momen berjalan anak. DominoQQ

Kurangnya stimulasi motorik kasar dan berjalan anak. Beberapa anak yang mengalami keterlambatan berjalan dapat dipicu oleh kurangnya stimulus pada kemampuan motoriknya.

Hindari penggunaan baby walker, karena dapat menghambat pertumbuhan otot-otot kaki anak.

Bayi prematur. Bayi prematur diperkirakan akan mengalami keterlambatan pada perkembangannya, termasuk keterlambatan berjalan.

Agar penangangan dapat dilakukan lebih cepat, orang tua perlu mengenali ciri-ciri anak terlambat jalan berikut. Segera periksakan anak ke dokter jika:

Anak tidak dapat duduk sendiri di usia 9 bulan

Anak tidak dapat berdiri sendiri di usia 12 bulan

Anak tidak dapat berjalan dengan seimbang di usia 16–23 bulan

Anak secara konsisten berjalan dengan berjinjit

Jika anak tidak dapat berjalan pada usia 16 sampai 23 bulan, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk memeriksa kekuatan otot, gerak, dan fleksibilitas persendiannya.

Rekomendasi vitamin untuk anak terlambat jalan

Kekurangan vitamin D merupakan salah satu penyebab anak terlambat jalan. Dukung pertumbuhan dan perkembangan tulang anak jadi lebih kuat, kamu bisa coba berikan sejumlah vitamin untuk anak terlambat jalan berikut ini.

1. Apialys Drop

Dapat diberikan pada anak usia di bawah 12 bulan, Apialys Drop mengandung multivitamin dan mineral yang bantu tumbuh kembang tulang anak. Tak hanya itu, suplemen penambah nafsu makan anak ini juga meningkatkan kinerja daya tahan tubuh, sehingga cocok digunakan pasca sakit untuk mempercepat pemulihan.

2. Sakatonik ABC

Hadir dengan rasa jeruk dan anggur yang enak, Sakatonik ABC Anggur 30 Tablet - Multivitamin Anak (Rp 19.878) aman diberikan pada anak usia di bawah 2 tahun. Dilengkapi dengan kalsium dan vitamin D3 100IU yang diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak, multivitamin ini juga menunjang sistem kekebalan tubuh anak, sehingga anak jadi tak gampang sakit.

3. Biolysin Sirup

Dengan kandungan yang kaya akan vitamin dan mineral, Biolysin Sirup multivitamin anak bermanfaat untuk memelihara daya tahan tubuh, memenuhi kebutuhan vitamin harian dan membantu memperbaiki nafsu makan anak. Mengandung vitamin D3 100IU, berikan setengah sendok takar per hari pada anak usia di bawah 1 tahun.

4. Curcuma Plus Grow Emulsion

Buat anak aktif berenergi dengan Curcuma Plus Grow Emulsion. Mengandung cod liver oil, ekstrak curcuma, dan 7 vitamin lainnya yang baik untuk daya tahan tubuh dan meningkatkan nafsu makan anak. Dilengkapi kalsium dan vitamin D3, berikan vitamin untuk cegah anak terlambat jalan ini dengan dosis setengah sendok makan pada anak usia 6–12 bulan untuk menunjang pertumbuhan tulang dan giginya.

Selasa, 11 Oktober 2022

KUPAS TUNTAS SEMBELIT

 


Salah satu gangguan pencernaan yang cukup sering kita alami adalah sembelit atau yang biasa juga kita sebut susah buang air besar. Seperti apa gejalanya? Bagaimana penanganan dan pencegahannya? Simak artikel berikut ya Sahabat.

Sembelit dikenal juga dengan istilah konstipasi. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan gangguan atau masalah pada sistem pencernaan seseorang. Gangguan yang dimaksud yaitu suatu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan saat melakukan Buang Air Besar (BAB), antara lain dikarenakan oleh feses yang keras.DominoQQ

Umumnya, seseorang dikatakan mengalami sembelit apabila frekuensi BAB selama satu minggu hanya berlangsung tiga kali atau kurang.  Menurut North American Society for Pediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition (NAPSGAN) 2006, menyebutkan konstipasi adalah kelambatan atau kesulitan dalam defekasi yang terjadi dalam 2 minggu atau lebih dan cukup membuat pasien menderita. Petunjuk praktis pada World Gastroenterology Organization (WGO) menjelaskan sebagian besar pasien menyebutkan konstipasi sebagai defekasi keras (52%), tinja seperti pil atau butir obat (44%), ketidakmampuan defekasi saat diinginkan (34%), atau defekasi yang jarang (33%).

Penyebab Sembelit atau Konstipasi

Sembelit memiliki beberapa faktor penyebab diantaranya adalah faktor gaya hidup seperti kurang konsumsi serat, kurang cairan, dan kebiasaan tidak langsung buang air besar saat adanya keinginan untuk buang air. Selain itu, ada studi yang melaporkan bahwa waktu transit kolon pada pasien konstipasi fungsional lebih lama dibandingkan kontrol. Gangguan waktu transit ini diduga diakibatkan adanya otonom yang tidak berfungsi. Sedangkan, konstipasi kronik dipengaruhi oleh beberapa hal lain yaitu waktu transit kolon, inersia kolon, obstruksi jalan keluar feses, dan disfungsi dasar panggul.

Jadi, faktor-faktor yang dapat menyebabkan sembelit adalah sebagai berikut:

Kurangnya kandungan serat pada bahan makanan yang dikonsumsi. Serat membantu pergerakan sistem pencernaan, sehingga mencegah terjadinya sembelit. Makanan berserat mencakup sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian (gandum).

Pola hidup. Seseorang yang tidak aktif secara fisik, misalnya pekerjaan menuntut banyak duduk, kurang latihan, atau diharuskan bedrest selama beberapa waktu, lebih beresiko terkena sembelit. Diperkirakan hal ini berkaitan dengan penurunan metabolisme tubuh saat seseorang tidak aktif.

Beberapa jenis obat-obatan bisa menimbulkan kondisi sembelit. Di antaranya adalah obat antinyeri golongan opioid, obat anti-depresan, obat anti-kejang, obat calcium channel blocking (sering kali digunakan sebagai anti-hipertensi), antasida yang mengandung alumunium, dan diuretik.

Susu, pada beberapa orang tertentu malah menyebabkan sembelit.

Penyakit irritable bowel syndrome (IBS).

Perubahan hormonal selama kehamilan dan membesarnya ukuran rahim bisa menekan saluran pencernaan dan dapat menyebabkan sembelit.

Proses penuaan. Penurunan metabolisme, kondisi tidak aktif, dan kerja otot pencernaan yang tidak efektif seperti saat berusia muda bisa menimbulkan sembelit.

Perubahan kebiasaan, misalnya perubahan jam makan, perubahan jam tidur, dan perubahan jadwal BAB dapat menjadi pemicu terjadinya konstipasi.

Penggunaan laksatif secara berlebihan. Beberapa orang menggunakan zat laksatif atau pelancar BAB dalam jangka panjang untuk memperoleh kebiasaan BAB tertentuMenunda BAB.

Kurang konsumsi cairan. Mengonsumsi alkohol dan minuman berkafein (seperti beberapa jenis soda atau kopi) dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan risiko sembelit.

Masalah pada usus besar atau kolon atau rektum, misalnya karena adanya tumor yang menyumbat, jaringan parut (scar), divertikulosis, kolorektal stiktura, penyakit Hirschprung, dan sebagainya.

Penyakit atau kondisi yang memperlambat pergerakan makanan, misalnya penyakit neurologis (multiple sclerosis, stroke, Parkinson), penyakit endokrin dan metabolisme (diabetes, hipotiroid), penyakit sistemik (lupus, scleroderma), atau kanker.

Gejala sembelit atau Konstipasi

Adapun gejala yang ditimbulkan jika seseorang mengalami sembelit adalah sebagai berikut:

BAB tidak teratur

Feses yang kering, keras, bergumpal, atau lebih sedikit dari biasanya

Nyeri perut atau terasa keram

Merasa mual atau kembung

Kehilangan nafsu makan

Beberapa tanda atau gejala sembelit bisa menjadi petunjuk adanya penyakit yang lebih serius, yaitu:

BAB berdarah

Nyeri pada anus dan hemoroid (wasir)

Fisura anal (adanya luka sobekan pada permukaan anus)

Prolapse rectum (kondisi dinding rektum yang keluar dari jalurnya atau keluar dari anus)

Feses yang tidak dapat dikeluarkan (terutama pada anak kecil dan orang lanjut usia)

Sembelit disertai muntah terus menerus dan nyeri perut (dapat menandakan adanya sumbatan)

Sembelit disertai nyeri perut terus menerus bahkan bertambah parah, terutama jika disertai demam.

Bila terdapat gejala seperti diatas segera  bawa ke Rumah Sakit atau klinik terdekat.

PENANGANAN / TERAPI MANDIRI

Perubahan pola hidup biasanya dianjurkan sebagai tahap awal pengobatan sembelit. Jika diperlukan, bisa memberikan obat untuk membantu BAB, seperti zat laksatif. Namun perlu diperhatikan, pemakaian laksatif hanya apabila diperlukan dan sebaiknya tidak dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang. Untuk itu diperlukan pola makan tinggi serat, memperbanyak konsumsi cairan, dan melakukan pola hidup aktif dan rutin berolahraga.

Senin, 10 Oktober 2022

Cara Melatih Kekuatan Otot Punggung yang Bisa Dilakukan di Rumah

Latihan otot punggung bisa dilakukan dengan pull up, bridges, plank, hingga gerakan yang lebih kompleks, seperti resistance band pull apart, wood chop, wide dumbbell row, dan rotational stretches. Melatih otot punggung secara teratur akan membantu mencegah cedera dan nyeri punggung.

Latihan kekuatan otot punggung penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Saat otot punggung tidak terlatih dengan baik, mungkin saja otot menjadi kaku dan nyeri, sehingga Anda jadi tidak nyaman untuk beraktivitas. DominoQQ

Oleh sebab itu, tak ada salahnya mengalokasikan waktu dengan melakukan olahraga untuk melatih otot punggung. Selain bisa menghindari risiko cedera, ini juga membuat tubuh lebih fleksibel bergerak.

Jenis latihan otot punggung 

Latihan kekuatan otot punggung berfokus pada kelompok otot yang berada di punggung bagian atas, bawah, dan sepanjang tulang belakang. 

Jika rutin dilakukan, maka latihan ini dapat memperkuat otot-otot yang menopang tulang belakang tubuh. Latihan kekuatan otot punggung juga dapat membantu mengurangi risiko ketegangan dan cedera saat olahraga maupun melakukan aktivitas berat sehari-hari.

Tak hanya itu, latihan otot punggung juga membantu memperkuat berbagai jenis otot tubuh, seperti:


Otot yang mengatur gerak bahu (latissimus dorsi)

Otot yang mengatur gerak tulang belikat (rhomboid)

Otot yang mengatur gerak tulang belikat (trapezius)

Otot yang mengatur sisi samping tubuh (erector spinae)

Berikut ini jenis latihan otot punggung yang dapat Anda lakukan:


1. Pull up

Cara melatih kekuatan otot punggung yang paling umum adalah pull up. Umumnya, gerakan ini dilakukan oleh orang yang memiliki tingkat kebugaran yang sudah baik karena dibutuhkan kekuatan otot yang besar untuk menggerakkan tubuh ke atas.

Berikut cara melakukan pull up yang benar untuk melatih kekuatan otot punggung:

Berdiri di bawah pull up bar dan genggam erat

Posisi tangan lebih lebar daripada pundak

Angkat kedua kaki dari lantai dengan mengandalkan kekuatan otot punggung dan lengan

Di saat yang sama, tarik badan dengan menekuk siku

Setelah dagu sudah melewati bar, luruskan kembali kedua tangan sehingga tubuh kembali lurus

Lakukan repetisi 10 kali selama 3 set

2. Resistance band pull apart

Latihan otot punggung juga bisa dilakukan dengan alat sederhana, yaitu resistance band. Ini adalah karet elastis yang bisa dipegang kedua tangan sehingga latihan kekuatan otot kian optimal. 

Berikut tahapan latihan untuk melatih otot punggung menggunakan resistance band:

Berdiri dengan kedua tangan lurus ke depan

Tarik resistance band ke kanan dan kiri tubuh

Gunakan otot punggung sebagai penarik utamanya, bukan otot tangan

Pastikan tulang punggung tetap lurus

Lakukan 2 set gerakan ini dengan repetisi 15-20 kali

3. Quadruped dumbbell row

Latihan kekuatan otot punggung juga bisa dilakukan dengan quadruped dumbbell row. Gerakan ini dapat meredakan rasa nyeri terutama di punggung bagian bawah.

Cara melakukannya:

Mulai dengan posisi merangkak sembari memegang dumbbell

Pastikan tulang punggung tetap lurus

Angkat tangan kanan hingga dumbbell berada di dekat ketiak dan gunakan tangan kiri untuk menopang tubuh

Selama mengangkat tangan, pastikan siku tetap menempel ke tubuh

Ulangi gerakan dengan repetisi 12 kali

4. Wide dumbbell row

Salah satu cara melatih kekuatan otot punggung adalah dengan gerakan wide dumbbell row. Gerakan ini dapat menyeimbangkan kekuatan otot sisi tubuh bagian kanan dan kiri. 

Bagi pemula, sebaiknya pilih dumbbell yang ringan terlebih dahulu untuk latihan otot punggung. Tak kalah penting, orang dengan keluhan punggung bermasalah juga sebaiknya melakukannya secara hati-hati. 

Cara melakukannya:

Tubuh berdiri tegak

Pegang dumbbell di kedua tangan agar menggantung di depan tubuh

Leher harus berada di posisi netral

Angkat dumbbell hingga siku berada segaris dengan pundak atau 90 derajat

Ketika melakukan gerakan ini, gunakan otot punggung

Ulangi selama 3 set dengan repetisi 12 kali

5. Plank

Gerakan untuk melatih otot punggung salah satunya plank

Plank cara yang efektif untuk melatih otot punggung

Ingin melakukan latihan kekuatan otot punggung tanpa menggunakan alat apa pun? Plank bisa jadi jawaban. Latihan seluruh tubuh ini menargetkan otot-otot di punggung asal dilakukan secara tepat.

Caranya adalah:

Lakukan posisi plank dengan punggung tetap lurus

Siku dan lengan bagian bawah bertumpu di matras

Tubuh harus berada di garis lurus dari kepala hingga kaki

Aktifkan otot perut agar pinggul tidak turun


Featured Post

8 Penyebab Emosi Tidak Stabil yang Penting untuk Diketahui

Hidupsehat  - Penyebab emosi tidak stabil bisa sangat beragam, mulai dari stres sehari-hari hingga masalah kesehatan mental yang lebih seriu...